The CEO'S Proposal

The CEO'S Proposal
Musim 2 - Wedding Day



Satu minggu berlalu sejak kepergian Reyhan dan Fida ke butik hari itu. Minggu ini, mereka menjalani tradisi pingitan. Mereka benar-benar dilarang untuk bertemu. Mama Fida benar-benar membatasi aktivitas Fida di luar rumah selama satu minggu ini. Alhasil, Fida menjadi lebih uring-uringan dan mudah sekali marah.


Sementara Reyhan, dia masih pergi ke kantor sebelum mengambil cuti. Dia masih menangani proyek yang dipercayakan kepadanya. Minggu ini, Kenzo juga sudah mulai aktif kembali ke kantor. Vanya ditemani sang ibu dan sesekali mama Tari juga ikut menemani.


"Bagaimana persiapan acara pernikahan kamu Rey?" Tanya Kenzo begitu mereka berjalan menuju ruangan Kenzo setelah menyelesaikan meeting bersama para direksi.


"Alhamdulillah sejauh ini sembilan puluh lima persen sudah siap, Tuan. Tinggal pemeriksaan terakhir lokasi acara nanti." Jawab Reyhan.


Kenzo mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti. Setelahnya, mereka segera masuk ke ruangan Kenzo.


"Lalu, rencana kalian setelah menikah akan tinggal dimana?" Tanya Kenzo.


"Ehm, kami akan tinggal di rumah saya Tuan. Selain jarak yang lebih dekat ke kantor, rumah itu juga lebih dekat dengan kampus Fida." Jawab Reyhan.


"Orang tua Fida bagaimana? Mereka tidak keberatan?" 


"Awalnya memang keberatan, Tuan. Mengingat Fida putri mereka satu-satunya. Tapi Fida tetap memaksa untuk tetap tinggal sendiri di rumah saya. Katanya, agar waktunya lebih cepat untuk berangkat ke kantor ataupun ke kampus." 


"Ccckkk. Sebenarnya pasti bukan itu alasan Fida, Rey." Kata Kenzo.


"Hhaaa? Maksudnya apa, Tuan?"


"Fida pasti merasa tidak ingin diganggu saat hokya-hokya. Jika kalian tinggal di rumah Fida, bisa dipastikan kalian tidak akan leluasa berperang nanti. Hahaha." Kata Kenzo sambil tertawa.


Reyhan yang mendengar perkataan Kenzo hanya bisa mencebikkan bibirnya.


Satu minggu pun sudah berlalu. Saat ini adalah hari pernikahan Reyhan dan Fida. Acara pernikahan mereka di adakan di sebuah hotel milik papa Mike.


Sejak pagi, Fida sudah dirias pengantin oleh MUA terbaik pilihan mama Tari. Meskipun Fida terkesan bar-bar dan ceplas-ceplos saat berbicara, namun untuk acara sakral seperti ini, dia benar-benar bisa membawa diri. Tidak ada tingkah bar-bar dan ceplas-ceplos seperti yang biasa dilakukannya.


Acara ijab qobul dilaksanakan pukul sepuluh pagi. Papa Surya sendiri yang saat itu menikahkan Fida. Suara Reyhan yang lantang mengucapkan ijab qabul terdengar begitu menyentuh hati Fida. Hatinya berbunga-bunga karena bahagia. Laki-laki yang diharapkannya benar-benar sudah sah menjadi suaminya.


Setelah acara penandatanganan dokumen pernikahan, Fida dan Reyhan saling memasangkan cincin pernikahan pada jari masing-masing. Selanjutnya, Fida langsung meraih tangan Reyhan untuk dikecupnya dengan takzim sebagai bentuk penghormatannya kepada sang suami. Sedangkan Reyhan langsung meraih kepala Fida dan langsung dikecupnya ubun-ubun kepalanya.


Fida dan Reyhan sama-sama malu saat aktivitas mereka benar-benar menjadi pusat perhatian seluruh orang yang hadir saat itu. Ealah, ternyata Fida bisa juga ya merasa malu saat di depan banyak orang. Biasanya juga malu-maluin. Hahahaha.


Siang itu, acara resepsi pernikahan Fida dan Reyhan di gelar. Banyak tamu undangan yang hadir saat itu. Kenzo dan keluarganya, bertindak sebagai keluarga dari mempelai pria. Mama Tari dan papa Mike bahkan menjadi pengganti orang tua Reyhan yang sudah meninggal.


"Kenapa senyum-senyum sendiri?" Tanya Reyhan.


Fida pun membalas menatap wajah Reyhan. Senyumannya pun tak lepas dari bibirnya.


"Aku benar-benar bahagia sudah sah menjadi istri kamu, Mas. Aku jadi bebas mau ngapa-ngapain kamu." Jawab Fida sambil mengerling jahil.


Reyhan menghembuskan napas beratnya setelah mendengar jawaban Fida.


"Maksudnya apa itu bebas mau ngapa-ngapain? Kamu mau ngapain saya?" Tanya Reyhan.


"Mau unboxing mas Reyhan dong."


"Lho kok.."


.


.


.


.


.


\=\=\=\=\=


Hadeehhh sabar dulu Neng. Baru juga kalem pas prosesi ijab qabul. Sekarang sudah kumat lagi 🤦


Mohon dukungannya ya, klik like dan komen di setiap bab. Jangan lupa vote setiap hari Senin. Kasih hadiah buat othor agar semangat nulis juga ikhlas kok menerima 🤗


Untuk informasi kapan up dan karya terbaru, bisa mampir di ig othor @keenandra_winda


Thank you