The CEO'S Proposal

The CEO'S Proposal
S3 TCP Part 161



"Apaa?!"


Daddy El dan mommy Fara langsung terkejut. Mereka saling pandang dengan ekspresi yang sama.


"Ken Geraldy?!" tanya daddy El memastikan.


"Iya. Kami sudah bertemu beberapa kali," jawab Cassandra sambil tersenyum.


"Kalau boleh tahu, kalian pernah bertemu dimana?"


"Di Dubai, dan di Spanyol. Kami beberapa kali terlibat kerjasama. Perusahan daddyku bekerja sama dengan perusahaan tempat Ken Geraldy bekerja," jawab Cassandra sambil mengulas senyumannya.


"Maksud kamu perusahaan tempat Ken bekerja itu, GC?"


"Iya. Beberapa kali pertemuan antara perusahaannya dan perusahaan daddy selalu diwakili oleh Ken Geraldy."


Lagi-lagi daddy El dan mommy Fara saling pandang. Mereka bingung bagaimana menjelaskan kepada Cassandra.


"Ehm, kamu sudah tahu tentang kehidupan pribadi Ken Geraldy?" kali ini mommy Fara yang bertanya.


"Belum. Dia sangat dingin dan sulit sekali diajak ngobrol. Dia juga tidak mempunyai akun sosmed. Dan, aku juga sudah mencari informasi tentang kehidupan dia, tapi tetap saja tidak ditemukan. Informasi tentang GC benar-benar tidak bisa ditemukan. Hanya ada beberapa prestasi dan kerja sama yang aku temukan."


Daddy El dan mommy Fara hanya bisa menghembuskan napas dengan berat. Tentu saja Cassandra tidak akan menemukan informasi tentang GC. Sebegitu besar pengaruh GC hingga informasi tentang perusahaan mereka tidak bisa ditemukan. Jangankan tentang data perusahaan, siapa pemilik dan orang-orang yang berada di balik GC pun tidak sembarangan orang yang tahu. (Ini sudah othor jelaskan di cerita sebelah ya 🤭)


"Kamu yakin jika Ken Geraldy masih sendiri?" tanya daddy El.


Sembarangan saja. Jika kamu tahu seberapa galaknya istri om Ken dan seberapa bucinnya dia kepada istrinya, aku bisa pastikan kamu akan langsung dieliminasi sampai pluto, batin mommy Fara.


"Kira-kira, kapan kalian bertemu?" tanya daddy El sambil meraih gelas minumnya yang baru saja diantarkan oleh pelayan restoran tersebut.


"Ehm, sekitar empat sampai lima bulan yang lalu."


Daddy El dan mommy Fara mengingat-ingat kira-kira empat atau lima bulan yang lalu apa yang terjadi dengan tante Gitta hingga sampai tidak ikut om Ken ke luar negeri. Dan, mereka ingat jika saat itu Om Vanno sedang dirawat di rumah sakit. Bisa dipastikan, tante Gitta membantu tante Retta merawat Om Vanno.


"Ehm, kalau boleh aku memberi saran, sebaiknya kamu melupakan Ken Geraldy. Setahuku, dia sudah menikah. Dan, asal kamu tahu juga, Ken sudah punya cucu," jawab daddy El sambil terkekeh.


"Hhaahhh? Kamu serius?!" Cassandra sedikit berteriak. Dia tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh daddy El.


"Tentu saja. Aku sudah mengenalnya sejak lama. Kamu masih saja suka sama om-om. Aku kira, sifat kamu yang suka dengan laki-laki yang berusia di atas kamu itu sudah hilang, ternyata masih saja sama." Kata daddy El sambil tergelak.


Cassandra mengerucutkan bibirnya. Entah mengapa dia masih saja suka dengan laki-laki yang usianya jauh di atasnya. Bahkan, saat kuliah di US pun dia sudah tertarik dengan salah satu pengajar di kampusnya.


"Asal kamu tahu, Cass. Ken Geraldy itu adalah pewaris GC. Dia putra pertama pemilik dan pendiri GC. Jadi, aku harap kamu tidak meneruskan niatanmu tersebut."


"Pe-pemilik GC? Ken Geraldy?"


"Iya."


Wuuaahhh, sudah opa-opa masih saja dilirik ini Ken, jika Zee tahu, pasti langsung minta sogokan motor baru nih 😂