
Hari itu, Cello benar-benar tidak bisa berkonsentrasi dengan kuliahnya. Cello masih terngiang-ngiang dengan perkataan Fajar saat makan siang tadi.
Flashback on.
"Om, memangnya segalak apa istri Om saat di ranjang?"
"Eh," Fajar terkejut dengan pertanyaan dadakan dari Cello. "Apa maksudnya, Mas?" tanya Fajar sambil menatap wajah Cello.
"Itu, di leher om Fajar banyak sekali stempel alami berwarna merah. Aku yakin jika itu hasil karya istri om Fajar." Kata Cello dengan entengnya.
Fajar yang semula terlihat salah tingkah hanya bisa menghembuskan napas beratnya. Fajar sadar dengan siapa saat ini dia berbicara. Cello, putra dari Elleon Abram yang sudah sangat diketahui Fajar jika dia benar-benar sangat gesrek. Apalagi jika sudah bertemu dengan Zee, sang sahabat. Fajar hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.
Fajar yang juga sudah mengetahui jika saat ini Cello sudah menikah pun berusaha untuk menjelaskan sesuatu.
"Mas Cell, sebagai seorang laki-laki, sudah sewajarnya kita memberikan nafkah lahir dan juga batin untuk istri. Kita tidak bisa seenaknya menuntut hak kita kepada istri tanpa mendengarkan apa yang juga menjadi keinginannya."
"Kita tidak bisa egois hanya memikirkan apa yang kita inginkan tanpa mengetahui apa yang juga menjadi keinginan istri kita. Menurut saya, dengan saling terbuka untuk hal 'itu' akan mempengaruhi keharmonisan hubungan rumah tangga." Kata Fajar sambil tersenyum.
Cello yang juga pernah mendapatkan nasehat seperti itu dari sang daddy hanya bisa mengangguk-anggukkan kepalanya. Sebenarnya, daddy El sudah mengatakan hal serupa kepada Cello beberapa hari setelah pernikahannya. Namun, Cello yang memang belum begitu mengerti hal itu hanya bisa menanggapinya biasa-biasa saja.
Namun, semakin hari, dia dan Shanum sudah mulai melakukan skinship yang sedikit lebih intim. Tidak menutup kemungkinan sebentar lagi mereka akan saling membuka segel. Hal itu membuat Cello semakin penasaran.
"Lalu, apa yang biasanya om Fajar lakukan untuk mengetahui keinginan istri Om?"
"Ya, biasanya sih kami suka ngobrol. Kami juga sering quality time berdua jika kedua anak kami sedang tidak ada di rumah. Ya, banyak-banyak komunikasi saja, sih. Dan yang paling penting, jangan malu untuk menyampaikan keinginan. Sedangkan pasangannya, juga harus bersabar menjadi pendengar."
Cello kembali menganggukkan kepalanya mengerti.
"Apa om Fajar sering membuat istri kewalahan?" Tanya Cello.
"Eh, pertanyaan macam apa itu?"
"Ya, maaf Om. Aku kan hanya penasaran. Jika mendengar dari perkataan om Fajar, mungkin saja istri Om cukup kewalahan meladeni keinginan om Fajar. Hehehehe."
"Bukan istriku yang kewalahan. Tapi justru aku yang sering kewalahan meladeni semua keinginannya." Jawab Fajar sambil mendengus kesal. (Hehehe, cerita tentang part ini masih beberapa part lagi di cerita 'mendadak suami' milik Fajar. Jangan dicari dulu sekarang, othor gelagapan ngetiknya nanti)
"Apa?! Memang ada wanita yang keinginannya kenceng seperti itu, Om?" Tanya Cello kaget.
Cello hanya bisa menerawang memikirkan perkataan Fajar.
Flashback off.
Hingga perkuliahan berakhir, pikiran Cello masih saja menjelajah dunia angan-angan karena terkontaminasi oleh percakapannya dengan Fajar. Cello bahkan tidak menyadari jika ponselnya sudah berdering beberapa kali.
Begitu sadar, Cello langsung menghubungkan panggilan telepon tersebut.
"Hallo, Mom?"
"Cell, kamu sudah mendapat kabar dari Fajar untuk mewakili daddy kamu menghadiri acara nanti malam, kan?"
"Iya, sudah kok."
"Bagus kalau begitu. Pulang kuliah, sekalian ajak Shanum pergi ke butik untuk membeli baju. Mommy dan daddy akan segera berangkat ke Semarang."
"Eh, memangnya Mommy ikut ke Semarang?"
"Iya lah. Mana mungkin mommy kamu tidak ikut. Daddy mau ngecharge dimana?" Kali ini bukan mommy Fara yang menjawab pertanyaan Cello. Namun, daddy El yang ternyata berada di dekat mommy Fara yang menjawabnya.
"Cckkk, pakai charger ponsel kan bisa, Dad."
"Ogaahh, kesetrum malah letoy nanti."
"Hhhhh,"
•••
Mumpung ada jatah vote, mohon bantuan vote untuk cerita ini ya.
Jangan lupa tinggalkan jejak like dan komen. Kasih bunga dan kopi buat othor juga boleh lho 🤗
Mohon maaf, jika ada yang tanya cerita Fajar (Mendadak Suami) tidak up disini ya 🙏