
Tak berapa lama kemudian, Cello tiba di rumah. Dia langsung memasukkan mobilnya ke garasi. Cello buru-buru beranjak membuka pintu rumahnya karena memang dia mempunyai kunci cadangan.
Ceklek.
Saat Cello membuka pintu, dia melihat bi Yam yang baru saja keluar dari dapur sambil membawa air minum.
"Lho, Aden sudah pulang? Tumben cepet. Biasanya pulang hampir tengah malam jika main futsal?" Tanya bi Yam sambil berdiri di dekat ruang makan.
"Bosen Bi main bola tapi rebutan. Mending main bola sendiri yang nggak direbut orang lain." Jawab Cello sambil melangkahkan kakinya untuk mengambil air minum dari kulkas.
"Lhah, main bola apa yang nggak rebutan bolanya? Bola bowling itu ya, Den?" Tanya bi Yam masih belum sadar.
"Bukan. Bola usus." Jawab Cello sambil ngeloyor pergi meninggalkan bi Yam yang masih terbengong-bengong tidak mengerti maksud perkataan Cello.
"Bola usus? Memangnya ada bola usus? Ususkan kan panjang, ndak berbentuk bola. Aya-aya wae mah si Aden." Gumam bi Yam sambil menggelengkan kepalanya. Ya, bi Yam tidak mengerti plesetan yang dikatakan oleh Cello.
Setelah mengambil air minum, Cello buru-buru melangkahkan kakinya ke kamar. Jantungnya berdegup dengan kencang dan kakinya terasa sangat lemas untuk melangkah. Meskipun begitu, dia benar-benar penasaran dengan apa yang dilakukan oleh sang istri di dalam kamar.
Cello berhenti di depan pintu kamar sambil menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya pelan-pelan. Setelah mengulanginya beberapa kali, Cello memberanikan diri memegang gagang pintu dan menggerakkannya ke bawah untuk membuka pintu tersebut.
Ceklek.
Pintu terbuka sedikit. Cello melongokkan kepalanya sedikit ke dalam untuk melihat keberadaan Shanum. Namun, dia tidak melihat sang istri di dalam. Sayup-sayup Cello mendengar suara gemericik air di dalam kamar mandi.
Setelah meyakinkan diri, Cello memberanikan masuk ke dalam kamarnya. Dia juga menutup dan mengunci pintu kamar tersebut agar tidak ada orang yang mengganggu acara peresmian perubahan statusnya nanti.
Cello meletakkan air minum yang dibawanya di atas nakas. Setelahnya, dia berjalan ke arah kamar mandi sambil melepaskan jaket yang dipakainya. Namun, belum sampai Cello mencapai pintu kamar mandi, pintu tersebut sudah terbuka.
Shanum keluar dari kamar mandi sambil mengikat jubah tidurnya. Sontak saja dia terkejut saat melihat sang suami sudah berada di dalam kamar. Shanum sama sekali tidak mendengar kedatangan Cello.
"Kamu kan di dalam kamar mandi. Mana dengar suara mobil datang."
Shanum mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti. Setelah memperhatikan suaminya yang hendak melepaskan jaket, Shanum tersenyum tipis. Dia berjalan mendekat ke arah Cello sambil memegangi tali jubah tidurnya.
"Mau mulai sekarang, Mas? Aku sudah kedinginan dari tadi. Nunggu kamu kelamaan, Mas." Kata Shanum sambil hendak melepaskan simpul tali jubah tidurnya tersebut.
Seketika Cello langsung membulatkan kedua bola matanya. Kali ini, tidak hanya dadanya yang terasa sesak. Namun, sesuatu dibawah sana ada yang mendesak sangat cepat.
"Eh, jangan dibuka dulu. Aku bersih-bersih dulu." Kata Cello sambil memegangi tangan Shanum agar tidak menarik simpul tali tersebut.
Melihat wajah sang suami yang terlihat serius, Shanum menganggukkan kepalanya dan mengurungkan niatnya untuk menarik simpul tali tersebut.
"Ya sudah. Bersih-bersih dulu, Mas. Aku akan menunggu kamu di tempat tidur." Kata Shanum sambil berjinjit dan mencium leher sang suami.
Jangan lupakan tangan nakalnya yang sudah nangkring di roket Cello yang sudah standby untuk bersiap lepas landas. Shanum juga memberikan sedikit re*ma*san pada bagian tubuh Cello tersebut hingga membuat si empunya menegang tak karuan.
Setelahnya, dengan tanpa rasa bersalah Shanum berjalan menuju tempat tidurnya. Sementara Cello segera tersadar dan buru-buru berjalan menuju kamar mandi sambil melempar jaket yang sudah berhasil dilepas dari tubuhnya.
"Hhhhh, sabar, sabar. Tahan sebentar lagi. Setelah ini, kamu bisa mulai menjelajah lahan gundulmu."
•••
Part 'horor' nya menyusul ya. Agak gimana gitu up sore-sore begini. 🤭
Oh iya, othor ada cerita baru dan sudah mulai launching. Ceritanya masih bergenre sama, komedi gesrek romance. Upnya dimana? Di cénel utup. Mungkin bisa mampir di sana ya, bisa cari akun othor dengan nama yang sama. Terima kasih. 🤗
Informasinya juga sudah othor up di igeh othor @keenandra_winda.