The CEO'S Proposal

The CEO'S Proposal
End Part



Denzello Gabbriel Abram.



Putra pertama El dan Fara. Kini sudah berusia delapan bulan. Dia yang sudah sangat aktif bergerak menjelajahi rumah dengan merangkak. Mommy Vanya bahkan sering mengajak Cello, panggilan Danzello, untuk pergi jalan-jalan ke mall. Hal itu sering membuat El uring-uringan karena tidak memiliki waktu bersama sang putra.


Hal yang sama juga sering dilakukan oleh daddy Kenzo. Dia sangat antusias sekali saat mengetahui cucu pertamanya berjenis kelamin laki-laki. Daddy Kenzo bahkan sering mengajak Cello ke kantor jika tidak sedang sibuk hanya untuk bermain.


El dan Fara hanya bisa pasrah saat melihat orang tua mereka mengambil alih Cello. Meskipun begitu, Cello masih tetap lengket dengan Fara karena dia masih minum ASI eksklusif. Untuk hal yang satu itu, semua orang sependapat jika Cello harus mendapatkan ASI eksklusif.


Shanum Aura Atmaja



Putri pertama Revina dan juga Bian. Kini sudah berusia hampir tiga bulan. Revina harus resign dari kantor saat mendekati masa melahirkan. Suami dan juga orang tua Revina juga terus mendesak agar Revina berhenti bekerja. Mau tidak mau, Revina melakukan hal itu. Dia juga ingin memberikan perhatian ekstra untuk sang buah hati.


Hal yang sama juga dilakukan oleh mama Fida dan juga papa Reyhan. Mereka benar-benar sangat antusias saat mendapatkan cucu pertama mereka. Mama Fida meminta Revina dan juga Bian untuk pindah ke rumah mereka setelah Revina melahirkan. Mau tidak mau, mereka pun menuruti permintaan mama Fida dan juga papa Reyhan.


Saat Shanum sudah berusia tujuh bulan, berita bahagia datang pada keluarga Revina. Dia ternyata mengandung buah hati kedua. Mama Fida dan papa Reyhan tak kalah antusiasnya mendengar berita tersebut. 


.


.


.


.


.


Sudah benar-benar end ya. Jangan minta othor untuk lanjutin lagi, nanti akan kebanyakan partnya.


Setelah ini, othor akan istirahat dulu. Othor masih nabung bab untuk cerita yang lainnya. 


Untuk KhanAl Story, othor masih hiatus dulu. Kenapa tidak dilanjutkan lagi? Othor benar-benar lagi ada kerjaan yang harus diselesaikan. Jadi, ngetiknya juga sedikit-sedikit. Tidak bisa langsung selesai untuk satu bab sekali up. Othor hanya berusaha untuk tidak semakin membuat penasaran semuanya.


Cerita Zee (Mendadak Istri 2) In Sya Allah tetap up di sini. Sedangkan cerita Fajar, masih belum tahu up dimana. Cerita Fajar ini sedikit berbeda dengan cerita-cerita othor sebelumnya. Tapi, untuk part gesreknya sih masih tetap ada. 🤭


Ini adalah sedikit bocoran cerita Fajar. 👇


"Aku tidak pernah meminta makanan enak. Aku hanya minta sisakan sedikit nasi dan garam saja." Kata Fajar kecil saat berada di dekat pintu dapur. Kedua matanya menatap rantang makanan yang tengah berada di atas sebuah meja di dapur tersebut.


Seorang wanita menoleh dan menatap wajah Fajar dengan tatapan nanarnya. 


"Kamu itu sudah dikasih tempat tinggal harusnya bersyukur. Masih berani minta makan disini. Pergi sana, tidak ada makanan!" Kata wanita tersebut.


Fajar kecil yang masih berusia delapan tahun pun hanya bisa menelan air liurnya dengan keras. Sudah biasa baginya setiap hari mendapati perkataan seperti itu. Bahkan bagi Fajar, makan nasi dengan garam adalah makanan yang cukup mewah. Jika beruntung, dia bisa menambahkan dengan parutan kelapa sisa memasak sayur.


Sambil menunduk, Fajar berbalik dan melangkahkan kakinya menuju samping rumah. Kedua tangan kecilnya masih memegangi perutnya yang terasa lapar karena belum terisi sejak semalam.