
Rion hanya menatap datar berita yang kini menyergapnya. Kisah masalalu diungkit beberapa orang yang mulai menanggap miring kepiawaian remaja itu dalam bisnis.
Terra benar-benar marah. Ia pun harus melakukan sesuatu untuk melindungi putranya. Tidak ada satu pun yang boleh menyakiti perasaan seluruh darah dagingnya.
"Te akan mengadakan konferensi pers akan masalah ini!" ujar Terra tak terima.
Lidya sedih dengan semua orang yang mulai menanggapi miring mereka.
"Apa kami juga salah karena hadir dari sebuah pengkhianatan?" tanyanya sedih.
Demian memeluk istrinya. Ia sudah tau jika Lidya adalah adik dari Terra yang merupakan hasil dari perselingkuhan ayahnya.
Darren tampak terpukul dengan pernyataan para kolega bisnis yang mulai mempermasalahkan status dirinya. Saf jadi sedih melihat suaminya langsung murung seperti itu.
"Tidak ada yang salah. Kalian adalah anak-anak Mama. Tidak ada yang boleh sangksikan itu!" tekan Terra benar-benar tak terima.
Wanita itu pun memanggil para wartawan. Ia akan melakukan pembelaan pada ketiga adik yang menjadi anaknya itu.
"Aku mendukungmu. Darren, Lidya dan Rion adalah seorang Dougher Young. Terlepas ia terlahir dari rahim siapa. Tapi, darah mereka adalah Dougher Young!" tekan Bart mendukung penuh cucunya.
Terra mengangguk. Ia akan melakukan apapun untuk melindungi putra dan putrinya.
Para wartawan berkumpul. Mereka penuh sesak. Setelah beberapa tahun berlalu, orang-orang mulai mempertanyakan keturunan Dougher Young.
"Selamat siang para rekan media cetak dan media elektronik lainnya. Saya adalah pengacara dari keluarga Dougher Young. Nama saya adalah Profesor Sofyan S.H.!"
Terra memanggil kembali pengacara ayahnya dulu. Sofyan yang memang sudah lama pensiun kembali muncul akibat konflik tentang keturunan Dougher Young yang lahir akibat perselingkuhan mantan kliennya dulu.
Sofyan merupakan pengacara senior. Sekarang ia bekerja sebagai profesor hukum. Banyak kasus besar masih ia tangani. Pria berusia tujuh puluh tahun itu masih gagah. Ia mengambil beberapa berkas. Pernikahan Ben Hudoyo dan Firsha memang hanya tertulis sirri tapi itu sudah sah di mata agama dan hak Terra sebagai ahli waris yang sah juga ada di tangan pria itu.
"Pertama-tama akan saya jelaskan apa kedudukan dari Darren Putra Hudoyo, Lidya Pratiwi Hudoyo dan Rion Permana Hudoyo!" ujar pria itu.
Lalu keluarlah berkas-berkas. Budiman membagikan fotokopi berkas itu pada wartawan. Pria itu juga geram akan keculasan para pebisnis yang banyak mengambil keuntungan dari status keturunan klien sekaligus kakak iparnya itu.
Virgou sudah geram. Ia ingin sekali menutup mulut orang-orang dengan todongan senjata. Ia sudah mulai merangsek untuk menggoyahkan pasar saham. Sedang Haidar. Pria itu terus berada di sisi istrinya.
Demian dan Saf juga berada di sisi pasangannya. Saf sudah tau apa hubungan Darren dengan Terra. Tapi, Demian baru tahu, pria itu tak mempermasalahkan asal-usul istrinya.
"Di sini terang dan sangat jelas jika Darren, Lidya dan Rion adalah keturunan langsung keluarga Hudoyo yang kita ketahui adalah kepanjangan dari Hugrid Dougher Young. Putra dan Putri mendiang Ben Hudoyo atau Ben Hugrid Dougher Young dengan Saudari Firsha Lestari!" ujar pria itu menjelaskan.
"Mereka memang menikah sirri. Tapi, kedudukan ketiga anak mendiang sah secara hukum agama!" lanjut pria itu menjelaskan.
Semua kamera menangkap wajah pria yang penuh karisma itu. Semua tak ada yang bersuara hanya kilatan lampu blitz yang menyala mengabadikan momen.
"Untuk Terra Arimbi Hudoyo adalah anak hasil pernikahan sah antara Ben Hudoyo dan Aura Triatmojo!" sahut Sofyan lagi.
"Terra lah yang mewarisi perusahan Hudoyo Grup dan kini berkembang menjadi dua perusahan Hudoyo Cyber Tech!"
Semua bukti wawancara dan test dibagikan lagi oleh Budiman. Semua pebisnis terdiam ketika melihat betapa geniusnya semua keturunan Dougher Young dan Pratama. Mereka bisa menundukkan ratusan saingan berusia jauh di atas mereka. Nilai-nilai mereka di atas rata-rata. Bahkan Calvin yang kini menjabat sebagai Presiden Direktur PT Hudoyo Cyber Tech melewati ujian game hingga tembus di level sembilan. Rion juga masuk melalui test terlebih dahulu.
"Rion Permana Hugrid Dougher Young memang awalnya mengikuti ayah atau kakak iparnya Tuan Haidar Pratama. Tetapi, setelah itu ia mengikuti test untuk pangkatnya sekarang sebagai kepala Divisi Kepemimpinan Perusahaan!" lanjut Sofyan lagi.
"Masalah penempatan seluruh keturunan Hudoyo dan Pratama sudah melalui prosedur dan disetujui oleh semua pemegang saham terbesar yakni Nona Hugrid Dougher Young Dan Tuan Haidar Putra Hovert Pratama sendiri!"
"Jadi tak ada alasan bagi semuanya untuk meragukan kepemimpinan perusahaan pada Darren, Rion, Calvin atau Sean sendiri karena mereka adalah keturunan langsung pemilik saham tertinggi! Terlebih selama kepemimpinan mereka perusahaan tetap stabil!" seru pria itu penuh luapan emosi.
Semua pengusaha terdiam. Mereka sebenarnya tak menemukan masalah yang berarti tentang kepemimpinan Rion, Darren, Sean dan Calvin. Bahkan mereka malah mendapat keuntungan dan profit baik ketika bekerjasama dengan perusahaan tersebut.
"Jangan hakimi putra dan putriku karena kesalahan ayah mereka. Jika pun ingin, mereka tak mau dilahirkan dari sebuah kesalahan. Mereka semua adalah anak-anakku itu tidak boleh diganggu gugat oleh siapapun!" tekan Terra berapi-api.
Wanita itu menghapus kasar air matanya.
"Saya adalah seorang ibu dari dua puluh lima anak! Tak ada satu pun dari saya biarkan kalian semua menyakiti anak-anak saya!"
Haidar langsung merengkuh istrinya. Virgou maju ke depan mimbar. Matanya tajam menatap para wartawan dan satu kamera.
Semua menelan saliva kasar. Pria dengan sejuta pesona itu memang sangat mengerikan jika sudah mulai terusik.
"Aku sangat paham akan senggolan dan sensitif bisnis. Tapi kalian salah jika menyerang kami dengan semua keturunan kami!" tekan pria itu.
"Aku sangat tahu siapa dalang dari semua ini. Tinggal menunggu waktu kehancuran siapa-siapa yang berani mengusik keluarga ku!" ancam pria itu.
"Kau yang ada di sana. Aku sengaja tak menyebut namamu tapi aku sangat tau siapa dirimu. Bersiaplah. Seluruh kekuatanku akan aku kerahkan untuk menghancurkan mu!"
Ancaman pria beriris biru itu benar-benar membuat semuanya bergidik ngeri. Mereka membayangkan pertumpahan darah akan dimulai. Para pebisnis mulai pasang bendera putih jika tak mau terseret dan membuat mereka harus runtuh karena kekuasan Virgou yang tak main-main. Bahkan saham kini merosot turun akibat ulah pria sejuta pesona itu.
"Aku sangat paham dengan sentimen bisnis. Jika itu tentang produk, mungkin aku bisa terima. Tapi kalian mempermasalahkan semua keturunanku, hal itu yang tak bisa aku tolelir sedikit pun!" tekan Virgou lagi.
Pria itu turun dari mimbar. Kini Herman maju. Semua pebisnis sudah ketakutan oleh kekuatan Virgou, lalu datang lagi sebuah kekuatan yang tak bisa ditembus oleh siapa pun.
"Saya adalah Herman Triatmojo, paman dari Terra! Saya pastikan perusahan Hudoyo akan menjadi satu-satunya perusahaan yang bisa bekerjasama dengan Perusahaan PT Triatmojo!"
Semua menahan napas mendengar keputusan itu. Bahan baku dari perusahaan Herman sangat berpengaruh bagi semua perusahaan yang ada di negara itu. satu-satunya penyuplai tar, baja, dan olah sumber daya alam terbaik.
Tertutup sudah akses kerjasama dengan perusahaan besar itu. Mereka harus merogoh kocek dalam-dalam jika ingin masuk menjadi salah satu pemegang tender jika ingin bersaing dengan perusahan Hudoyo, Bermegah Pratama dan Triatmojo Grup.
bersambung.
Lah ... iya lah ... semua bidang bisnis dikuasai oleh ketiga keluarga itu. Selamat bekerja keras.
Next!