
"Kau terlihat kacau hanya karena menjaga satu pohon, tch!" decak Goldwin.
"Lama tak bertemu dan kau hanya langsung mengkritik bahkan tidak menyapa dulu!" balas Banks.
"Memangnya aku harus menyapa apa? aku sudah tahu bagaimana kabarmu dengan melihat kejadian tadi ...." kata Goldwin.
"Setidaknya ... hanya untuk berbasa-basi, hahh ... kau ini masih saja benar-benar sangat menyebalkan!" sahut Banks cepat, "Tapi sebenarnya aku jadi merasa bersalah juga karena menghalangi pembangunan dengan melindungi satu pohon ini ...." lanjut Banks dengan wajah murung.
"Apa kau tidak bisa pindah ke pohon lainnya?" tanya Cain, "Mungkin kau bisa merelakan pohon ini ...." tambah Cain.
"Enak saja! jangan Banks! pertahankan pohon ini!" kata Goldwin.
"Kau sudah melakukannya dengan baik ... jangan mengalah hanya karena kasihan ... lagipula mereka itu yang bodoh ... apa katanya tadi? untuk masa depan negeri ini? mengorbankan pohon untuk masa depan berarti mengorbankan masa depan sendiri! walau ada masalah yang bisa terselesaikan tapi nantinya penderitaan datang 10x lipat ...." kata Felix setuju dengan Goldwin.
"Kalian berdua memang cocok sekali! tidak ada rasa kasihan sama sekali ...." kata Cain disambut tawa Banks.
"Kami bahkan lebih perhatian dibanding kalian! coba bayangkan bagaimana nantinya mereka hanya bisa membeli oksigen karena kurangnya pohon oleh perbuatan mereka sendiri
... kami hanya mencegah mereka untuk menyesal!" jawab Felix mulai tos dengan Goldwin.
"Kalau begitu solusi kalian apa Tuan Perhatian?!" sindir Cain.
"Biar aku yang memutuskan ... lagipula aku punya waktu berpikir karena perlindungan Tuan Muda Alvauden!" kata Banks.
"Tapi semakin lama tinggal di desa ini semakin terasa damai dan tenang sekali ...." kata Felix menutup mata sambil merasakan aura disekitarnya.
"Sepertinya Yang Mulia sudah banyak belajar ... bahkan sudah bisa merasakan aura ... rasanya tidak perlu lagi datang kesini untuk bertanya ...." kata Banks.
"Apa terjadi sesuatu saat kau tertidur selama enam hari?" tanya Cain.
"Aku masuk kedalam dimensi khusus untuk Caelvita dan bertemu dengan Iriana ... walau masih belum bisa melihat wujudnya ...." jawab Felix.
"Aku jadi ingat dulu Goldwin mengeluh pada Sang Caldway untuk dicarikan tuan karena lama menganggur dan hanya tinggal di istana Leaure saat Unimaris lainnya sudah menjalankan banyak misi penyelamatan ...." kata Banks.
"Iriana sering ke Istana Leaure?" tanya Felix.
"Nona muda Iriana bisa dibilang hampir tiap hari ke Istana Leaure ... dikarenakan tugas kami sebagai pelindung! biasanya hanya datang untuk sekedar berjalan-jalan saja agar kami bisa menghirup banyak Viriaer atau datang untuk mendengar keluh kesah Leaure setelah melakukan misi ... setiap misi penyelamatan akan ada saja kisah mengharukan dari manusia atau viviandem yang ditolong dan itu bisa membuat Leaure ikut merasakan kesedihan mereka yang ditolong ...." jawab Goldwin.
"Jadi kau sudah menunggu lama dan akhirnya mendapat Tuan, tapi sayangnya itu adalah Cain?" tanya Felix mulai menggoda Cain.
"Hei ... hei apa maksud dari perkataan itu ... biar hanya setengah Leaure aku akan melakukan banyak penyelamatan nantinya ... lihat saja!" sahut Cain merasa tersinggung.
"Aku baru mengerti kenapa lama baru mendapat Tuan karena aku sudah ditakdirkan untuk menjadi Unimaris Cain ... dia bukan hanya sekedar setengah Leaure tapi Leaure kedua yang akan menjadi Malaikat pelindung terhebat nantinya ... untung aku sudah lama beristirahat jadi sekarang aku sudah siap untuk nelindunginya dan selalu bersamanya dalam misi sampai aku mati bahkan sampai menjadi Zewhit pun akan tetap aku lindungi! Haha ... benar-benar tidak kusangka akan menjadi seorang Unimaris Leaure terhebat ... sebandinglah dengan penantianku selama ini ...." kata Goldwin dalam hati sambil tersenyum.
"Buah darah yang kau tanam di perkebunan Leaure mulai layu ... kau bisa kesana sekarang, tidak usah menghiraukanku!" kata Goldwin agak malu mengatakan.
Cain mulai mual saat buah darah disebut dan menutup mulutnya, "Bisa tidak kita membicarakan yang lain saja?!"
"Semua pelindung pemula yang baru lulus sekolah dan masa pelatihan akan sepertimu yang tidak bisa makan buah darah tapi nanti lama kelamaan kau akan terpaksa harus memakannya sendiri dan lama kelamaan akan terbiasa juga ... haha!" kata Banks.
"Bahkan sebelum keluar dari istana dan akan melakukan misi semua Leaure akan diberikan persiapan buah darah untuk dibawa atau mengambil jus buah darah karena di pintu keluar istana Leaure berjejer banyak macam olahan buah darah ...." kata Goldwin.
"Mengambil? tidak dibeli?" tanya Cain.
"Khusus untuk Leaure, buah darah digratiskan! penjual yang ada disana adalah semua yang pernah ditolong oleh Leaure dan katanya ingin membalas budi ...." sahut Goldwin bangga.
"Tapi, Banks ... apa mudah mengganti pohon untuk dilindungi?" tanya Felix kembali ke topik awal.
"Sebenarnya saat ini sangatlah mudah karena para Viviandem belum dibangkitkan jadi tidak harus melapor ke bagian administrasi Leaure terlebih dahulu dan tidak ada pengawas yang tiap hari datang mengecek tapi pohon ini sudah lumayan lama saya jaga mulai dari saya baru-baru meninggal sampai sekarang tapi jika memang malah membuat para karyawan perusahaan kesusahan hanya karena perasaan saya ini ... akan saya cari pohon lain untuk dijaga ...." jawab Banks yang bisa dirasakan bagaimana ia sudah sangat terikat dengan pohon yang dijaganya.
"Jadi Leaure yang mengatur pekerjaan Nucusno?" tanya Cain.
"Alexavier juga ... semua yang menyangkut perlindungan, Leaure yang bertanggung jawab!" jawab Banks.
"Bukankah Leaure sudah disibukkan dengan misi penyelamatan ... harus bekerja juga dibagian tenaga kerja?" Cain jadi heboh sangat bersemangat bertanya.
"Biasanya yang bekerja disana adalah setengah manusia dan setengah Viviandem yang tidak bisa memiliki seorang Unimaris jadi mereka juga tidak bisa ikut melakukan misi penyelamatan ...." jawab Goldwin.
"Jadi tetap buka dong karena pasti banyak yang setengah Leaure setengah Manusia?" tanya Cain.
"Walau begitu ... tanpa persetujuan dari Caelvita yang berkuasa pekerjaan disana tidak akan bisa berjalan dan Yang Mulia juga belum resmi sebagai Caelvita karena belum membangkitkan Viviandem ...." jawab Banks.
"Tunggu ... tapi aku setengah Leaure kenapa bisa memanggil Goldwin?" tanya Cain.
"Sebenarnya dari aura, Tuan Muda tidak bisa ditebak adalah setengah Leaure karena aura Tuan Muda tidak bisa dilihat ... sebenanrya ini sangatlah aneh ... hanya Viviandem tingkat tinggi yang bisa menyembunyikan auranya dengan baik tapi dengan bukti Tuan Muda bisa menarik para Zewhit datang menandakan memang Tuan Muda adalah Leaure ...." Banks sambil berpikir dan mengelus-elus dagunya.
"Walau begitu ... aku tidak setuju kau merelakan pohon ini dan mencari pohon lain ...." kata Goldwin mengalihkan karena jika identitas Cain sebagai Penerus Pelindung Terhebat terbongkar akan membuatnya menjadi sasaran utama para Malexpir.
"Walau tidak perlu susah mengurus pemindahan perlindungan pohon tapi apa tidak ada dampak buruk bagi Nucusno sendiri jika meninggalkan pohon yang dijaga?" tanya Felix.
"Poin yang dikumpulkan sebagai Nucusno akan hangus dan harus memulai dari awal dengan pohon yang baru Yang Mulia ...." jawab Banks.
...-BERSAMBUNG-...