UNLUCKY

UNLUCKY
Ch.198 - Kembali



Dengan beban pikiran yang terus menumpuk, Felix mulai berangkat ke tempat pemain selanjutnya.


Beban yang diemban oleh anak yang baru berusia 11 tahun itu sangatlah berat bahkan untuk seorang Felix yang hebat. Tapi tidak mungkin Felix yang dipilih mengemban beban itu jika Felix tidaklah sanggup. Felix dipilih menjadi Caelvita karena ia memang pantas mendapatkan gelar itu, karena ia memang bisa melaksanakan tanggung jawab dengan baik.


Pahlawan yang hebat pasti akan mendapat musuh yang hebat juga, "Aku tidak menyangka Efrain dengan sengaja memasukkan Veneormi pada tubuh Dallas untuk menjebak Felix ...." kata Tom.


"Kau itu mudah sekali ditebak!" kata Cain memaki Felix, "Sudah pasti kau akan menggantikan Dallas sebagai sarang Veneormi dan sekarang ... bagaimana kau bisa melawannya dengan tubuh lemah seperti itu!"


"Cain!" teriak Tan.


"Apa ada perkataanku yang salah? dia itu memang mudah sekali ditebak! mudah dijebak!" kata Cain kesal.


Pasangan ke 27, lompatan waktu ke hari kelima. Kennard 15 tahun dan Hira 15 tahun. Keduanya merupakan anak nakal yang akan berpotensi menjadi penjahat di masa depan. Mereka memilih Hira, bagaimanapun juga pasti Hira yang perempuan tidak akan terlalu membuat pengaruh di masa depan dibanding Kennard yang laki-laki.


"Sudah kukatakan kalau memilih mereka berdasarkan gender tidak menjamin masa depan yang kita takutkan tidak akan terjadi ...." kata Cain.


"Yang kalah suara diam saja!" kata Teo.


Felix mulai menyisir rambutnya kebelakang dengan menggunakan jarinya dan memunculkan Mahkota Ruleorum. Segera saja Felix menghancurkan jam kehidupan Kennard dan bergegas ke pemain selanjutnya.


"Kau tidak apa-apa?" tanya Tan pada Cain yang akan membawa mereka melompati waktu lagi.


"Masih baik-baik saja ...." sahut Cain.


"Kalau kau mau ... kita beristirahat dulu sebentar!" kata Tan.


"Tidak perlu! kau mau aku terlihat buruk ya?! dari Felix yang sakit!" kata Cain.


"Kau ini ... sensitif sekali!" kata Tom.


"Aku hanya menyarankan kalau kau tidak apa-apa ya kita lanjut!" kata Tan.


Cain langsung mengatur waktunya dan membawa mereka semua ke hari keenam dengan muka masih kesal. Bagaimana tidak kesal kalau Felix yang sedang sakit saja tidak mengeluh dan terus menerus melakukan tugasnya menukar kematian. Tentu saja Cain merasa tersinggung saat ditanya apa baik-baik saja.


Tom langsung mencatat apa yang terjadi di hari kelima setelah sampai ke hari ke enam.


"Kau itu inti dari misi ini! kalau kau jatuh sakit misi ini akan kacau ...." kata Tan.


"Iya, tanpa kekuatanmu untuk melompati waktu ... semuanya akan sia-sia!" kata Teo.


"Jadi kalau kau lelah ... lebih baik kita istirahat dulu!" kata Tan.


"Aku tidak apa-apa!" kata Cain.


"Baiklah ...." kata Teo santai.


"Yang penting kami sudah bertanya dan kau bilang baik-baik saja ya ... tidak masalah kalau begitu!" kata Teo.


Felix tertawa mendengar itu membuat Cain dan Tiga Kembar kaget, "Kenapa kau tertawa?" tanya Teo.


"Hahh ... untung saja kalian ikut! sekarang aku bisa berpikir jernih lagi ...." kata Felix senang mendengar mereka bertengkar.


Tapi wajah Felix tetaplah terlihat pucat, meski tertawa tidak bisa menyembunyikan fakta itu. Cain, Tan, Teo dan Tom hanya ikut memaksakan tertawa bersama Felix meski tersiksa rasanya melihat Felix memaksakan diri seperti itu.


Karena kau bebas berbohong kepada mereka yang mempercayaimu. Mereka akan tahu jika kau berkata bohong.


Ketika kau bilang baik-baik saja mereka akan mengusikmu untuk melakukan hal yang aneh dengan tujuan untuk menghiburmu. Karena mereka tahu kau punya alasan kenapa berbohong. Sahabat adalah salah satu pendeteksi kebohongan terbaik yang ada di dunia ini. Sehingga kau bisa dengan bebas berbohong tanpa kau harus memberitahu mereka yang sejujurnya.


"Aku mengerti bagaimana perasaan Efrain saat ini ... akupun pasti akan melakukan hal yang sama jika terjadi sesuatu dengan Felix ...." kata Tan dalam hati.


Pasangan ke 28, hari keenam : Isaura 23 tahun dan J̶a̶r̶e̶b̶ ̶3̶2̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 29, hari ketujuh : Iniko 10 tahun dan J̶i̶a̶y̶a̶ ̶2̶0̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 30, hari kedelapan : K̶a̶i̶l̶a̶ ̶8̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶ dan Hermes 40 tahun. Pasangan ke 31, hari kesembilan : Gene 70 tahun dan L̶a̶n̶d̶r̶a̶ ̶5̶6̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 32, hari kesepuluh : Manyari 25 tahun dan F̶e̶r̶r̶i̶s̶ ̶1̶9̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 33, hari kesebelas : E̶r̶l̶i̶n̶g̶ ̶3̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶ dan Nara 49 tahun. Pasangan ke 34, hari kedua belas : Ormanda 51 tahun dan D̶e̶m̶a̶s̶ ̶8̶0̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 35, hari ketiga belas : C̶o̶n̶a̶r̶y̶ ̶3̶0̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶ dan Pasha 29 tahun. Pasangan ke 36, hari keempat belas : Reyhan 18 tahun dan B̶a̶n̶j̶i̶r̶o̶ ̶2̶2̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 37, hari kelima belas : Asker 27 tahun dan S̶h̶a̶t̶a̶r̶a̶ ̶1̶6̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 38, hari keenam belas : Taraka 62 tahun dan W̶a̶d̶i̶ ̶5̶8̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 39, hari ketujuh belas : T̶r̶i̶n̶a̶ ̶5̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶ dan Vega 10 tahun. Pasangan ke 40, hari kedelapan belas : W̶i̶n̶o̶l̶a̶ ̶2̶9̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶ dan Osborn 14 tahun. Pasangan ke 41, hari kesembilan belas : N̶a̶e̶e̶m̶ ̶5̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶ dan Zamira 5 tahun. Pasangan ke 42, hari ke dua puluh : Adrienne 11 tahun dan M̶u̶g̶i̶s̶a̶ ̶6̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 43, hari ke dua puluh satu : Leif 29 tahun dan C̶a̶l̶y̶a̶ ̶2̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 44, hari ke dua puluh dua : Darda 10 bulan dan J̶u̶s̶t̶i̶s̶ ̶9̶2̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 45, hari ke dua puluh tiga : Hototo 64 tahun dan E̶u̶s̶t̶a̶c̶i̶a̶ ̶6̶3̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 46, hari ke dua puluh empat :


Fausta 21 tahun dan G̶a̶n̶t̶a̶r̶i̶ ̶9̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 47, hari ke dua puluh lima : Flibert 50 tahun dan G̶r̶i̶s̶e̶l̶d̶a̶ ̶1̶7̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶. Pasangan ke 48, hari ke dua puluh enam : H̶a̶u̶d̶a̶ ̶1̶9̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶ dan Erasma 37 tahun. Pasangan ke 49, hari ke dua puluh tujuh : Dobry 26 tahun dan I̶n̶a̶s̶ ̶1̶2̶ ̶t̶a̶h̶u̶n̶.


Tanpa beristirahat sedikitpun mereka langsung melompati waktu terus menerus hingga ke hari terakhir dua puluh delapan yakni pasangan terakhir yang ke 50, hari ke dua puluh delapan : Kiana 5 tahun dan Bella 9 tahun.


"Ayo kita kembali!" kata Felix.


"Tidak menukarnya sekarang?" tanya Tan.


"Lagipula Bella tidak berniat menukar kematiannya ... dia tidak akan menjadi masalah!" kata Tom.


"Tahu darimana? kita tidak tahu bagaimana kedepannya ... bisa saja Bella berubah dan menjadi sosok yang berbahaya!" kata Teo.


"Jangan khawatir! itu tidak akan terjadi! Felix sudah membuat perlindungan tertinggi pada Kiana ...." kata Cain membuka tutup botol sambil menatap Felix.


"Jangan menatapku begitu ... kalau mau berkelahi langsung saja!" kata Felix lewat pikiran.


"Buat apa aku bertarung kalau sudah pasti menang!" balas Cain.


Felix mengambil batu dan melempar botol minuman yang masih diminum Cain. Saat botol minuman itu jatuh tumpah ke tanah, mereka juga sudah kembali ke 26 hari yang lalu. Yakni hari kedua saat libur tapi diumumkan bahwa sekolah sudah buka kembali.


"Botol minumanku tertinggal di masa depan!" kata Cain mengacak rambutnya.


"Siapa suruh!" kata Felix.


...-BERSAMBUNG-...