UNLUCKY

UNLUCKY
Ch.450 - Pelajaran Hidup



"Sepertinya, semua tidak berjalan seperti yang kau mau Cain ...." kata Felix mengingat Cain yang sudah membuat air kematian membeku sekaligus sebuah perisai untuk menutupi air kematian agar tidak terlihat dan mengalihkan para korban di tempat lain untuk melindungi air kematian agar tidak ada lagi yang turun ke dalam lubang. Tapi ternyata ada variabel lain yang merusak segalanya, "Dengan begini ... di bawah sana akan terus ada pencarian tentang hewan seperti ini."


"Jika saja tidak ada kemunculan Esurivaliati maka semuanya tidak akan seheboh ini." para korban juga telah ditemukan selamat di tempat lain walau dengan banyak luka. Cain sudah mempersiapkan semuanya sedemikian rupa tapi segalanya menjadi berbeda karena kedatangan hewan Mundebris.


Tan juga tidak bisa menggunakan kemampuan Tellopper untuk menghapus ingatan karena tidak diketahui sampai mana yang sudah tahu. Bisa saja ada yang sudah pergi jauh. Walau yang ada disana sudah dihapus ingatannya, percuma untuk yang tidak ada disana akan tetap ingat dan akan lebih mencurigakan lagi. Apalagi bila ada rekaman, Mertie sudah mengatakan tidak semuanya bisa dihack. Jadi, akhirnya mereka pasrah saja membiarkan itu terjadi. Lagipula, Tan juga ingin menyimpan kekuatannya itu untuk gerbang neraka.


Satu orang yang tidak bisa ditemukan, dianggap sudah mati oleh Esurivaliati. Padahal sebenarnya orang itu ada di sisi lain Mundclariss saat ini. Korban akibat hewan dari dalam lubang dinyatakan ada dua padahal hanya satu atau begitulah yang mereka percayai.


20 korban tidak ada yang ingat bagaimana mereka bisa selamat dan bisa sampai menelusuri saluran air. Tidak ada juga yang mengingat melihat ada hewan buas. Akhirnya tim khusus dibentuk untuk melakukan pencarian di bawah lubang itu. Yang ditakutkan ternyata terjadi juga, tapi untunglah Cain melakukan pencegahan dan bisa menyembunyikan keberadaan air kematian.


Perempatan jalan di tengah kota itu ditutup dan jalan dialihkan ke rute lain. Jalan itu yang biasanya dipenuhi oleh tempat penjual jajanan di pinggir jalan dan toko-toko semuanya terpaksa harus pindah tempat. Karena tempat itu menjadi lokasi penelitian.


"Jadi, ada dunia seperti ini ... hewan buas yang membunuhku berasal dari sini?!" korban yang meninggal itu terus mengajukan pertanyaan membuat Tan, Teo dan Tom risih menjawab.


"Bukankah aneh, dia terbunuh oleh hewan itu tapi tetap saja penasaran tentang itu ...." bisik Teo.


"Dia itu Agen YCIA! pekerjaannya adalah penasaran dan bertanya ...." balas Tan.


Sedangkan Tom hanya terus berjalan, berharap Jembatan Ruleorum sudah dekat. Mereka bertiga mengantar kepergian roh itu karena merasa bersalah tidak bisa menyelamatkan saat diserang Esurivaliati. Tapi korban itu hanya terus asyik mengajukan pertanyaan seakan lupa kalau dirinya sudah mati.


"Aku jadi tidak tahu harus menjawab apa ...." keluh Teo.


"Kalau tidak dijawab juga, kasihan ... dia akan melangkah ke Jembatan Ruleorum." kata Tan tidak ingin juga memberi rasa penasaran pada seseorang yang akan menjalani kehidupan lain.


"Seharusnya kita menerima tawaran Felix saja, aku jadi serba salah rasanya ...." kata Teo risih karena korban itu harusnya meneriaki, marah, menyalahkan mereka atas apa yang terjadi tapi malah bersikap biasa saja.


"Setelah meninggal, aku jadi bisa melihat dengan jelas ternyata ada kalian yang membantu kami. Ternyata ada orang seperti kalian yang memiliki kekuatan spesial membantu kami. Ternyata ... kami tidaklah berjuang sendirian ...." kata Roh Agen YCIA itu.


Tiga Kembar semakin merasa tidak enak setelah mendengar itu. Tapi untungnya mereka sudah sampai di depan Jembatan Ruleorum.


"Sepertinya disinilah kisah hidupku berakhir ya?!" Roh Agen YCIA menatap Jembatan berwarna biru yang dipenuhi batu permata sapphire seperti menyihir mata karena kilaunya.


"Maaf, seharusnya kami bisa melakukan sesuatu ...." kata Tan merasa bersalah.


"Aku bersekolah sebagai murid yang rajin, bahkan aku sering pingsan dan mimisan karena terlalu memaksakan belajar. Semua itu kulakukan agar mendapatkan pekerjaan yang bagus di masa depan. Setelah mendapat pekerjaan, kukira kini aku bisa menjalani hidup yang leluasa ... ternyata lebih berat lagi daripada masa sekolah. Hidupku hanya sebatas belajar kemudian ujian, bekerja kemudian tidur dan mendapat gaji yang tidak tahu caranya bagaimana kuhabiskan karena sibuk bekerja. Selama hidup, aku terus berlari ... dan aku sudah lelah ... sepertinya disinilah garis finish untukku." kata Roh Agen YCIA sambil tersenyum, "Kalau tahu aku akan mati begini, pasti aku akan menjalani hidupku dengan santai saja ... tidak usah belajar keras, tidak usah berambisi mendapatkan pekerjaan tinggi, hanya hidup dengan bahagia saja ... tapi apa boleh buat, sepertinya takdirku mungkin sudah digariskan begini ... Sebagai pelari jarak pendek." sambunya kemudian melangkahkan kaki menginjak Jembatan Ruleorum dengan senyuman tidak lepas di wajahnya, "Dengan begini aku bisa beristirahat ...." lanjutnya dalam hati sambil menutup mata sambil berjalan tanpa menoleh kebelakang.


"Kalau tahu akan mati pasti memang tidak ada niat untuk bekerja keras ...." kata Teo.


"Semua yang bernapas pasti akan mati. Terserah masing-masing bagaimana menjalani hidup." kata Tan.


"Inilah kenapa aku tidak terlalu belajar keras dan santai saja dalam menjalani hidup. Agar tidak ada penyesalan nanti kalau aku sudah mati karena aku menikmati hidup dengan baik ...." kata Teo.


"Dia juga akan selamanya diingat sebagai murid teladan dan Agen YCIA yang hebat berkat belajar keras dan pilihannya untuk menggapai impian bekerja di tempat yang tinggi. Hidupnya tidaklah semata-mata hanya sekedar penyesalan saja ...." kata Tan.


"Aku benar-benar tidak cocok dengan kalian berdua!" kata Teo kesal dan pergi duluan darisana.


***


"Maaf, karena tidak datang lebih cepat ...." kata Verlin.


"Kau itu benar-benar tidak menganut kepercayaan Ruleorum ya?! seseorang dari Ruleorum seharusnya mengatakan kalau itu sudah ditakdirkan ... tapi kau menyesal tidak bisa datang lebih cepat?! bahkan jika kau datang lebih cepat pasti akan tetap terjadi karena dia sudah ditakdirkan begitu." kata Felix.


"Aku hanya seperti menumpang lahir saja di Kerajaan Ruleorum, selebihnya ... hidupku ada di luar istana. Tentu saja, pemahamanku bukanlah seseorang dari Ruleorum." kata Verlin.


"Setidaknya ... hanya satu yang menjadi korban. Itu adalah sebuah keberuntungan ... Esurivaliati bisa memakan ribuan orang kalau mau. Bahkan memakan seluruh gedung di kota juga kalau sangat lapar." kata Felix mengambil sisi positifnya saja, tidak mau meninggalkan banyak rasa bersalah dan penyesalan disana-sini dihati dan pikirannya.


"Setidaknya ... dia bisa meninggal dengan cara yang wajar kalau aku cepat datang." kata Verlin.


"Yang meninggal itu akan dikenang sebagai pahlawan di kejadian ini. Berkat keterlambatanmu namanya akan tercatat dalam sejarah." kata Felix.


"Jadi, kau memuji keterlambatanku ... kau benar Caelvita yang aneh!" kata Verlin.


"Bagaimanapun itu terimakasih, sudah datang membantu mereka selama kepergianku ...." kata Felix ingin pamit.


Verlin seperti ingin mengatakan sesuatu, Felix tahu itu dan sampai detik terakhir tetap menunggu kalimat keluar dari mulut Verlin. Tapi Felix sudah jauh, Verlin tetap diam dan tidak mengejar.


"Entah bagaimana pertemuannya dengan Cain, sehingga tidak mau menceritakan apa-apa ... tapi wajar saja, kesan Cain saat ini sangatlah berbeda. Pastinya Verlin serba salah harus mengatakan apa padaku ...." kata Felix yang sudah menunggu lama Verlin dan Zeki mengatakan sesuatu soal apa yang terjadi di Berenice waktu itu tapi tetap saja dengan alasan yang sama. Katanya bertemu musuh lama dan terjadi pertengkaran hebat. Soal Cain tidak ada disebutkan di dalamnnya, "Mereka ternyata sangat bisa dipercaya lebih dari yang kubayangkan ...." kata Felix dalam hati.


Pusat Kota Pippa menjadi sangat berbeda setelah kejadian itu. Banyak tempat di tutup yang dekat dengan lokasi kejadian. Bahkan ada isu kalau pusat kota akan berubah karena Kota Pippa tidak bisa dikatakan aman lagi. Semua warga yang tinggal di Pusat Kota Pippa resah karena kejadian seperti itu bisa saja terjadi lagi. Bisa saja tanah runtuh lagi, begitulah anggapan dari pebisnis yang menjual gedungnya dengan harga murah untuk menjauh dari Kota Pippa.


...-BERSAMBUNG-...


Btw, ternyata sudah 400k🤭🎉


Baru sadar, ternyata sudah dari tanggal 17 April 2022👏😆Wah!


Terimakasih untuk para pembaca sekalian🙏☺️ Untuk Para Gold Fans dan Silver Fans ... juga untuk pembaca baru yang asyik marathon🤗


Akan lebih baik juga kalau dibaca ulang loh, supaya bisa lebih mengerti jalan ceritanya. Banyak juga cerita dari episode sebelumnya yang sudah saya revisi😉


Semoga tamat bisa mencapai 500k🙏😁 (ketinggian ya mimpinya?! hehe)😂