UNLUCKY

UNLUCKY
Ch.173 - Rahasia



"Berarti bukan pagi-pagi sekali! yang dirasakan Cain saat berangkat sekolah besok adalah banyaknya hewan yang dibunuh ... masih ada waktu!" kata Felix dalam hati.


"Akan ada pembantaian hewan besar-besaran!" kata Cain.


"Ayo kita cepat berangkat!" kata Felix.


"Lebih baik kita bertemu Franklin, untuk menanyakan urutan posisi pemain!" kata Cain.


"Ck! kau hanya ingin bertemu dengan Haera kan?! tidak perlu! aku tahu urutannya ...." kata Felix sudah tahu apa yang sebenarnya diinginkan Cain.


"Ah, kau tahu ya ...." kata Cain tidak bisa berkata-kata lagi.


"Ayo kita berangkat! perlu waktu lama untuk memilih!" kata Felix melihat Cain masih tidak beranjak dari tempatnya.


"A ... aku penasaran dengan surat misi lainnya! terutama bagaimana lima pemain yang mendapat serangan jantung!" kata Cain tidak berhenti memandang buku yang dipegang Bella berisikan surat misi.


"Kambuh lagi penyakit penasarannya!" kata Felix memukul kepalanya dan kemudian menarik Cain untuk segera pergi.


"Bukankah kita seharusnya mendiskusikan ini dengan Tan, Teo dan Tom!" kata Cain.


"Mereka sekarang sedang bersama diri kita yang lain!" kata Felix.


"Tapi ...." kata Cain.


"Hahh ... besok saat berangkat ke sekolah kita bisa mendiskusikannya lagi!" kata Felix.


"Baiklah ...." akhirnya Cain mengalah.


Sebenarnya saat mulai memantapkan hati mengikuti permainan mereka semua sudah memiliki kandidat masing-masing yang dipilih untuk hidup. Bukan hanya mempertimbangkan satu alasan tapi dengan banyak alasan untuk bisa dibandingkan dengan pemain lain. Seberapa pantaskah pemain yang akan dipilih untuk hidup.


"Tapi kita juga bisa melihat dari cara mereka melaksanakan misi hari ini!" kata Cain ingin melihat bagaimana reaksi pemain dengan misi yang mengharuskan mereka membunuh hewan.


"Kita tidak bisa terlalu menilai dari sana! semakin banyak hewan yang dibunuh oleh pemain tidak menandakan pemain itu jahat dan dimasukkan dalam list untuk tidak dipilih. Kemauan untuk hidup bisa membuat mereka terpaksa untuk membunuh hewan karena berusaha untuk bertahan hidup. Naluri bertahan hidup manusia sangatlah besar ...." kata Felix.


"Lucu sekali kau mengatakan itu! maka dari itu ... kita bisa menilai mana yang betul-betul punya hati yang baik. Melukai hewan adalah tindakan yang hanya dimiliki oleh seseorang yang berpotensi menjadi psikopat. Seseorang yang berhati baik tidak akan sanggup untuk melukai nyamuk sekalipun sedang digigit!" kata Cain.


"Kau yang lucu sekali! orang baik seperti itu tidak ada di dunia nyata!" kata Felix, "Itu! lihat ...." Felix menunjuk ke atas jendela perpustakaan.


Cain melihat Bella memegang sebuah vas bunga dan dibawah ada anjing yang sedang tidur, "Bahkan orang sebaik Bella juga ...." kata Felix tidak bisa melanjutkan kalimatnya.


"Haha, kau lihat!" kata Cain membuktikan perkataannya disaat Bella tidak jadi menjatuhkan vas bunga itu dan menutup jendela perpustakaan.


"Hanya Bella yang terlalu baik begitu! tidak semua orang sebaik Bella!" kata Felix masih keras kepala dan tidak mau kalah, "Lagipula ...." Felix berhenti berbicara setelah menyadari dirinya hampir keceplosan.


"Lagipula apa? kau punya rahasia yang lain lagi?!" kata Cain jengkel.


"Surat misi itu bukanlah Franklin yang membuat! sebenarnya aku tidak terlalu mempercayai surat misi itu! bisa saja surat misi itu tidak ada hubungannya dengan permainan!" kata Felix.


"Memang sudah dipastikan kalau Efrain yang membuatnya! tapi bukankah itu lebih bagus lagi, kita bisa menjadikannya sebagai cara untuk memilah siapa pemain yang pantas untuk dihidupkan!" kata Cain.


"Kau tidak mengerti ... Efrain melakukan itu untuk mempermainkan kalian! untuk membuat perasaan kalian campur aduk, untuk membuat kalian ragu dalam permainan! itulah tujuan dari Efrain! surat misi bukanlah untuk pemain tapi untuk kalian ... sebisa mungkin Efrain berusaha untuk menjatuhkan mental kalian!" kata Felix.


"Karena itulah kenapa kau tidak terlalu terobsesi melihat surat misi? kalau bukan karena besok ada 19 pemain yang akan meninggal, kau pasti tidak akan mau melihatnya kan?!" kata Cain.


"Kalau begitu kau pasti sudah tahu alasan kenapa lima orang yang mendapat serangan jantung itu kan? katamu tadi tidak ada hubungannya dengan surat misi berarti kau sudah tahu apa penyebabnya?!" sambung Cain setelah melihat Felix hanya diam saja.


"Kau sudah tahu kan kalau penyebabnya ya minuman penyegar yang berisi darah iblis itu!" kata Felix.


"Tapi kenapa hanya lima pemain yang terkena pengaruhnya?" tanya Cain bersikeras untuk pertanyaannya itu dijawab.


"Urutan 19 pasangan pemain besok adalah :


...1. Adelio (Usia 18 tahun) - Donahue (Usia 46 tahun)...


...2. Casimira (Usia 27 tahun) - Fredella (Usia 21 tahun)...


...4. Larrimore (Usia 32 tahun) - Niscala (Usia 58 tahun)...


...5. Pastika (Usia 41 tahun) - Reseda (Usia 36 tahun)...


...6. Taksa (Usia 83 tahun) - Velma (Usia 65 tahun)...


...7. Yuwen (Usia 15 tahun) - Adara (11 tahun)...


...8. Bernessa (89 tahun) - Cetta (9 tahun)...


...9. Daiva (64 tahun) - Elvaretta (10 bulan)...


...10. Farica (20 tahun) - Garini (39 tahun)...


...11. Halona (28 tahun) - Isadora (27 tahun)...


...12. Jimi (Usia 1 tahun) - Kavindra (Usia 1,5 tahun)...


...13. Leilani (35 tahun) - Milada (60 tahun)...


...14. Neva (88 tahun) - Orea (5 tahun)...


...15. Parisya (19 tahun) - Qabil (9 tahun)...


...16. Ransi (24 tahun) - Salaga (48 tahun)...


...17. Tasanee (90 tahun) - Umeko (91 tahun)...


...18. Vondro (14 tahun) - Winona (25 tahun)...


...19. Yocelyn (51 tahun) - Zita (52 tahun)...


"Elvaretta sudah masuk juga?!" kata Cain tidak pernah melupakan bayi yang pernah tersenyum saat Cain selesai memasang kamera dan Elvaretta sedang lewat disampingnya dengan kereta yang didorong oleh ibunya untuk berjalan-jalan sore.


"Kau tidak akan memilihnya karena alasan dia masih sangat kecil kan?!" kata Felix.


"Tentu saja, yang terhubung dengannya berusia 60 tahun ... bukankah alasan itu sudah jelas!" jawab Cain.


"Kau ini terlalu fokus dengan usia! anak yang berusia 10 bulan tidak bisa diketahui bagaimana dia tumbuh besar kelak ... bagaimana kalau besar nanti dia jadi pembunuh? lebih aman memilih orangtua yang sudah bisa dilihat kepribadiannya daripada anak 10 bulan yang tidak bisa ditebak!" kata Felix.


"Kau ini tidak melihat dari sudut pandang orangtuanya. Bagaimana perasaan orangtua yang hanya bisa bersama anaknya selama 10 bulan. Bahkan Nenek yang terhubung dengan Elvaretta pasti akan rela mengorbankan dirinya jika tahu ...." kata Cain.


"Hanya karena sudah hidup lama, bukan berarti seseorang sudah siap untuk mati! kau ini terlalu polos menilai seseorang!" kata Felix.


"Jadi maumu bagaimana?! bahkan semalaman pun tidak akan selesai-selesai kalau begini terus!" kata Cain.


"Biarkan aku yang memilih!" kata Felix.


"Mana bisa begitu!" kata Cain protes.


"Pertama kita gugurkan Adara, Orea, Fredella, Vondro!" kata Felix.


"Ada apa dengan 4 orang itu? tunggu ... bukankah itu yang terkena serangan jantung? kenapa mereka langsung digugurkan?!" kata Cain.


"Yang terkena serangan jantung akibat minuman penyegar yang berisi darah iblis adalah yang berpotensi menjadi sosok yang berbahaya di masa depan! itulah guna sebenarnya dari minuman penyegar berisi darah itu untuk mengungkap siapa yang akan berpotensi menjadi orang jahat sehingga Franklin mudah dalam memilih!" kata Felix.


"Jadi semua yang kau katakan sebelumnya adalah bohong?! bagaimana dengan satu orang lainnya? kenapa hanya 4 orang!" kata Cain.


"Tidak sepenuhnya bohong! hanya saja jika kukatakan dengan jujur bisa membuat pertemuanku dan Franklin terbongkar. Tapi karena kau sudah tahu jadi ya ... untuk yang satu orang Hara memang punya penyakit jantung dan minuman berisi darah iblis itu memicunya sehingga Hara terkena penyakit jantungnya lebih cepat dari waktu semestinya!" kata Felix.


...-BERSAMBUNG-...