
Pagi ini aku bangun dari tidurku dan langsung bergegas ke kamar mandi untuk siap-siap ke sekolah, aku siswi kelas X SMK jurusan teknik komputer dan jaringan, ya itu jurusanku “teknik” hari itu aku berangkat sekolah dengan malas sekali, hari itu hari jumat, ya ini hari jumat dimana yang membuat kemalasan ku bertambah adalah dengan adanya pelajaran “praktikum” padahal itu jurusanku jurusan komputer tapi entah kenapa aku paling malas dengan pelajaran praktikum hari itu, dan lebih tepatnya sih bukan males dengan pelajaran nya, tapi dengan guru nya. Setelah siap aku bergegas untuk berangkat ke sekolah.
“ma, aku berangkat dulu ya” kataku
“sarapan dulu sayang” kata mamaku
“ga keburu mah kesiangan nih, ntar angkotnya penuh”
Ya, aku berangkat sekolah dengan menggunakan angkutan umum, aku lebih suka menggunakan angkutan umum karena menurutku itu dapat membantu menambah penghasilan dari pekerjaan mang sopir untuk menafkahi keluarganya.
Sesampainya di sekolah aku meletakkan tasku di bangku, lalu aku langsung menuju lab praktikum untuk memulai pelajaran pertama,
“Assalamualaikum” kataku.
“Waalaikumsalam”
Aku kaget karena yang ada di hadapanku bukanlah seorang guru melainkan dia juga sama seorang murid sepertiku, namun dapat kupastikan dia kakak kelas,.
“Maaf, boleh saya masuk?”
“ya silahkan” katanya.
Aku senang karena aku diperbolehkan masuk, sebelum pelajaran dimulai dia menjelaskan bahwa guru yang mengajar praktikum sedang berhalangan hadir maka dia menggantikkan nya, dia anak labkom, organisasi yang isinya orang pinterpinter gitu lah.
Untung gurunya ga masuk. Batinku
Lalu dia memulai pelajaran praktikum di lab, karena saat itu aku malas jadi aku hanya mengobrol dibelakang dengan teman-temanku yang lain tanpa memperhatikan dia yang sedang menjelaskan di depan, dia bahkan beberapa kali menoleh ke arahku, namun aku mengabaikannya toh dia bukan guruku, dia hanya seorang murid sepertiku. Pikirku.
Di akhir pelajaran dia memberitahu bahwa semua yang dipelajari dilab hari ini akan dijadikan ulangan nanti oleh guru itu dikelas dan lisan, sontak aku berdiri kaget karena aku sama sekali tidak memperhatikan dia dari awal, udah dateng telat terus malah nggosip haddeeeuuhhh. Dasar aku.
Bodoh bgt aku kalo sampe hari ini aku ga dapet ilmu sedikitpun. Batinku
Ya aku emang bukan orang yang pinter, bukan orang yang nakal juga, bukan orang yang neko-neko deh pokonya, aku termasuk yang biasa-biasa aja di sekolah, ya kayak gitu biasa pinter, biasa bodoh, biasa nakal, hingga menjadi kebiasaan haha.
“A, bisakah ulangi dari awal karena aku ketinggalan” tanyaku memberanikan diri.
““Huuuuuuuuuuuuuuu” ya sontak sekelas menyoraki ku karena mereka tau bahwa aku yang sedari tadi ngobrol mulai menyesal karena ketinggalan pelajaran pentingku hari itu, dia menoleh kearahku dan datanglah dia ke komputerku lalu dia duduk disampingku,
" Jadi gimana, mulai dari mana?" tanyaku
Dia menatapku, lalu dia menjelaskan semua yang dipelajari hari itu, dia mengajari praktikum hari itu hingga aku mengerti, tak terasa di ruangan itu semua murid udah keluar tinggal aku dan dia di lab itu, setelah dia selesai mengajariku
" Mana " tanya nya sembari senyum, sambil memberikan tangan tanda minta
"gratis dong ya ya ya" jawabku sambil tertawa
"eh, ko gratis harusnya bayar 2x lipat noh, aku udah ngajarin yang lebih dari pelajaran hari ini"
"dih suruh siapa"
"hah"
"hah apa? Nggak" kataku lalu kabur dan aku langsung kembali ke kelas.
****
Sepulang sekolah aku berjalan kaki dengan temanku dili menuju terminal, dan aku juga melihat ada dia yang jalan kaki bersama dengan temannya di belakangku, aku melihatnya lalu tersenyum padanya, begitupun dia
Setelah hari itu aku jadi lebih sering melihat dia berada di sekitarku, mungkin karena aku telah mengenalnya mengetahui keberadaannya, jadi sering ketemu kali yaaaa pikirku.
D e n g a n s e g a l a k e r e n d a h a n h a t i m o h o n m a a f a t a s s e g a l a k e k u r a n g a n d a l a m t u l i s a n i n i , s e m o g a k a l i a n d a p a t m e n g a m b i l h i k m a h n y a
S e l a m a t m e m b a c a 😊