Another Me, Another World

Another Me, Another World
Chapter 430. Brought To Chaos



Ternyata Gerbang Timur sama Gerbang Barat udah dijebol mereka semua. Sedangkan gue harus hancurin sebagian Chaoseum dari arah barat daya.


““DJIIIINNN!!!””


Haha! Akhirnya gue ketemu temen-temen gue lagi—


“*PHUK!!!”


“*Bruk!”


“W-Woy! Kok kalian—”


“U-Untung aja kamu nggak kenapa-kenapa! A-Aku kira kamu—”


“HUAAAAAA!!! AING KIRA TEH SIA MODAR, ANYING!!!”


D-Duh! Dua bocah ini!


Baru aja dateng udah diserbu gue—


“*Phuk…”


“Woy! Siapa yang peluk kepala gue—”


“Machinno… merindukan Djinn.”


“…”


Haaaaah…! Nih lagi mahluk lemot ini! Tiba-tiba peluk kepala gue!


“Luvast! Liat tuh! Mereka pada khawatir sama sodara lo—”


“*Phuk…”


“W-Woy! Jangan tiban gue kayak gini dong—”


“S-Syukurlah…! A-Aku sangat mengkhawatirkanmu, Djinn…!”


“…”


Haaaaah…! Dasar mereka semua…!


“Hehe! Bisa diri nggak?!”


“*Tap…”


Untungnya Myllo nggak ikut-ikutan kayak mereka…


“Eh! Si Brengsek satu ini kenapa?! Kok dia pingsan?!”


“Kita nggak tau. Dia tiba-tiba dateng sambil ditopang Paul. Katanya sih dia yang bunuh Executioner itu.”


“Ternyata dia berhasil ya?”


“Hah? Lo nggak kaget?”


“Ya nggak lah! Karena dia udah latian sekeras-kerasnya, sebelum pergi ke tempat ini!”


“Hehe! Bagus deh! Artinya kalian berdua makin kuat ya!”


“Ya!”


Walaupun kalo ngikutin keinginan gue sendiri, gue sebenernya nggak mau kekuatan ini. Tapi gue butuh kekuatan ini, supaya nggak ada kejadian kayak waktu itu lagi!


“Djinn, apakah kamu baik-baik saja—”


“Vas, ada yang harus gue kasih tau ke lo.”


“Hm? Ada apa—”


“Abang lo Rivrith ada di sini.”


“Seperti itu kah? Pantas aku merasakan sesuatu yang tidak asing.”


Oh ternyata dia juga udah tau.


“ZORLYAAAANNN!!! ALETHRAAAA!!! ROYYYYCE!!!”


““W-Winona! Maha!””


“Kalian nggak apa-apa kan?!”


“Gue nggak akan bilang kita nggak kenapa-kenapa, sih. Yang pasti, kita masih bisa ketemu lagi!”


Andromeda Party juga ngumpul lagi.


“Bos! Lo nggak apa-apa kan?!”


“Pastinya sih nggak apa-apa. Kalo nggak ada mereka semua, mungkin gue sama Molly udah kenapa-kenapa.”


Lynx Party udah.


Tapi ada satu Party yang cuma keliatan beberapa orang aja.


“Mil, kemana Taurus Party?”


““…””


Mereka diem aja?


Jangan-jangan—


“*Ngunggggg…”


Suara apaan tuh—


“Semuanya! Di sini Leonard! Karena kondisinya mendesak, gue ambil alih acara kali ini!”


Cih! Dasar anak anjing satu itu! Kenapa dia nggak—


“*Pertama-tama, untuk para pemimpin negara sekalian, gue minta maaf sebesar-besarnya karena kekacauan yang*kalian liat sekarang! Tapi, di tengah kekacauan kayak gini, gue jadi kepikiran untuk buat suatu ide menarik!”


Hm? Ide menarik?


“Untuk kalian semua! Mau itu dari Black Guild, kerajaan, atau kekaisaran, bahkan anggota Leo yang masih hidup, gue akan kasih 50,000,000 Gerra, kalo kalian berhasil bawain kepala dari semua Petualang yang ada di arena pertarungan!


““!!!””


Hah?! Gila kali ya nih orang—


“Ups! Tenang dulu! Nggak semua Petualang harganya sama! Karena gue akan kasih 100,000,000 Gerra, kalo kalian berhasil tangkap anggota dari Aquilla Party, Andromeda Party, atau Lynx Party! Sedangkan untuk kalian yang bisa tangkep Leader dari Party masing-masing, gue kasih 350,000,000 Gerra!”


““!!!””


A-Anjing nih orang! Kok kita dijadiin—


“Terus untuk kalian yang bisa bunuh warga Centra Geoterra itu, gue akan kasih kalian 500,000,000 Gerra!”


““WUOAAAAAHHHH!!!””


“Tabungan kita jadi makin banyak!”


“Wuahahaha! Sepertinya menarik!”


Brengsek tuh orang! Gara-gara gue masuk sini bareng yang lain, dia mau adu kita para Petualang sama semua penonton yang ada di sini!


“Dasar Manusia jahat!”


“Apaan sih tuh orang?! Kok kita mau diadu kayak gitu?!”


“Sianying teh keterlaluan—”


“LEONAAAAAARRRRRDDD!!!!!!”


““…””


Tiba-tiba Myllo teriak kayak gitu—


“SINI LO KALO BERANI!!! BIAR GUE LAWAN LO SEKARANG JUGA!!! LEONAAAAAARRRDDD!!!””


“Grahahahaha!!! Gue suka semangat lo, Myllo! Tapi sekarang bukan waktu yang tepat untuk kita saling lawan satu sama lain!”


“Hah?! Apa maksud lo—”


“Ada sesuatu yang khusus buat lo, Myllo!”


Hah?! Khusus untuk Myllo?!


“Ayo cari ibu lo sekarang juga! Sebelum gue bunuh dia!”


Hah?! Ibu Myllo?!


“M-Maksud dia a—”


“Uhuk, uhuk, uhuk…”


“D-Dalbert! Sia teh—”


“Gue… dikasih tau sesuatu… sama orang yang namanya Cassidian…!”


Hm? Siapa tuh?


“Et, Dalbert! Jangan ngomong heula, atuh! Mending sia teh istirahat heula—”


“Denger gue baik-baik… kalian semua…! Gue—”


“…”


Alethra jelasin ke kita semua tentang info dari orang yang namanya Cassidian itu.


Orang itu bilang, kalo ada Malaikat yang disuruh jagain Cawan yang isinya itu ada campuran darahnya sendiri sama darah Mahluk Abadi yang lagi dia kontrol.


Semisal ada Cawan yang isinya darah Bocil Naga tumpah, artinya Bocil Naga bisa lepas dari kendalinya.


“Berarti secara nggak langsung


cawan itu kayak Artifact, ya?”


“Bener, Djinn! Makanya itu kita cuma perlu buang semua isi Cawan itu, supaya Mahluk Abadi yang ada di sini bisa lepas dari kendalinya!”


Sialan! Kok bisa ada Malaikat yang…


Tunggu, tunggu, tunggu…


“…Budak Yang Kehilangan Tuannya Tetaplah Menjadi Budak Kepada Tuan Yang Lain.”


Apa mungkin itu kali ya maksud Melchizedek—


“Myllo, artinya…”


“Ya! Berarti gue harus temuin ibu gue, supaya bisa buang isi dari cawan itu!”


Hah…? Ibu Myllo…?


“Mil, ibu lo itu…”


“Malaikat yang diperbudak Leonard… yang namanya Zophiel…!”


HAH?! ZOPHIEL?!


Tunggu, tunggu, tunggu!


Bukannya Zophiel itu—


“Semua penonton yang ada di sini! Tanpa buang-buang waktu lagi, sekarang waktunya dimulai sekarang!”


““WRUAAAAAAGGGHHH!!!””


Cih! Anak anjing lo, Leonard! Sekarang jadi ada ratusan ribu orang yang mau ke sini untuk incer kita!


“H-Hey! S-Selamatkan saya! Jika kalian menyelamatkan—”


“Bisa diem nggak?!”


“Hieeekh!”


Oh itu ya orang Centra Geoterra yang dikasih harga paling mahal daripada Myllo, Zorlyan, sama Ollie?


“Myllo! Terus kita harus gimana—”


“Mil! Lakuin aja apa yang lo mau! Biarin kita dipimpin Zorlyan sama Ollie!”


“Hehe! Thanks, Djinn! Kalo gitu…”


“*Tap…”


“Et! Sianying—”


“Ayo temenin gue, Garry!”


“M-Myllo! J-Jangan aing, anying!”


“…”


Myllo udah pergi bareng Garry—


“*Syut, syut, syut…”


“*Tuk, tuk, tuk…”


“Myllo! Apakah kamu baik-baik sa—”


“Tenang aja! Panah-panah mereka nggak ada apa-apanya! Pokoknya kalian harus hidup, Aquilla!”


““Siap, Kapten!””


Yaudah deh, semoga aja dia nggak kenapa-kenapa sambil cari ibunya.


“Semuanya! Denger gue!”


““…””


“Mau gimana pun, kita harus lindungin orang ini!”


“L-Lindungin orang ini?! Buat apa?! Kenapa nggak kita—”


“Lo nggak akan mau punya urusan panjang sama Centra Geoterra, kalo nggak mau selamatin orang ini!”


Mungkin Ollie ngomong kayak gitu. Tapi di mata gue, keliatannya dia sendiri juga nggak mau lindungin orang itu.


Tambah lagi…


“Benar! Saya adalah warga suci Centra Geoterra! Jika saya terluka, maka kalian semua akan merasakan sendiri akibat kelalaian kalian!”


““…””


…orang ini tuh rada ngeselin juga.


“*Jlub…”


((Needle Magic: Sleepy Head))


“*Zzzzz…”


“Mending gue bikin tidur aja orang ini, daripada banyak ngomong!”


“Bagus, Zorlyan! Kalo gitu kita bisa fokus lawan semua orang ini!”


Untungnya Zorlyan bisa bikin orang ini jadi tidur.


“…”


Udah ada banyak orang yang mau ke sini, ya?


Kalo gitu, waktunya gue tunjukin kekuatan gue!


“Mundur kalian semua! Kalo nggak mundur, jangan salahin gue!”


““…””


Semua Petualang mundur dari gue. Untungnya mereka nggak banyak nanya.


Kecuali…


“Hah?! Lo mau ngapain, bocah topeng—”


“Nggak usah banyak nanya! Ikutin aja kata-kata dia!”


“O-OK, bos!”


…psikopat yang namanya Paul itu.


“Huuuuufffffff…”


Hirup Mana yang banyak, tapi jangan berlebihan.


“…”


Rasain Aroma dari semua orang yang mau nyerang gue atau Petualang lainnya.


“…”


Totalnya kurang lebih ada 500,000 orang ya?


Yaudah. Kalo gitu…


((Judgement: Target Charge))


““*JGRUM!!!””


““Aaaaaargh…””


…pake kekuatan petir gue untuk samber mereka semua yang mau nyerang kita!


““*Bruk…””


Oh! Ternyata mereka semua pada tumbang!


“Dj-Djinn… da-darimana kekuatanmu itu…?”


Eh iya! Luvast masih nggak tau tentang gue sebagai Pria Terjanji!


““…””


Semuanya juga terlalu kaget sama kekuatan gue…


Haaaaah… padahal gue mau langsung kalahin semua penonton yang ada di sini. Tapi gue lupa kalo cara gue bisa narik perhatian semua Petualang yang ada di tempat ini…