
Ah…
Pasti tadi gue pingsan lagi, ya?
Sekarang gue balik lagi ke Ruang Hampa ini lagi.
Padahal gue cuma mau dapet kekuatan gue doang. Tapi kenapa gue harus tau tentang masa lalu yang nggak orang-orang tau?
Emang sih kalo kata orang sejarah itu penting. Tapi apa sejarah yang gue pelajarin ini penting buat gue atau temen-temen gue?
“…”
Eh? Mana dia? Kok nggak muncul-muncul?
Apa karena kata-kata gue tadi, jadi nggak ada—
……………
“Wuaaaah! Ini kah yang namanya Laguna Empire?!”
“!!!”
Tiba-tiba gue ada di tengah-tengah masa lalu!
Huuuuh! Gue masih nggak biasa sama sejarah yang tiba-tiba muncul kayak gini!
Eh, tadi orang ini bilang apa?
Laguna Empire?!
“…”
Ini…
Bener-bener di bawah laut?!
Bahkan dua orang yang gue liat ini pake semacam gelembung gitu di kepalanya, sambil berenang-renang!
Eh ngomong-ngomong, siapa orang yang gue liat i—
“Hey, Melchizedek! Mengapa anda lari-lari ke sana dan kemari?! Bisakah anda tenang sedikit?!”
“!!!”
Ternyata dia Melchizedek?! Kok beda banget sama yang gue liat waktu itu?!
“…”
Eh, penampilannya sih nggak beda jauh.
Tapi kalo diliat dari sifatnya, kayaknya Melchizedek yang ini periang banget. Apa mungkin yang ada di sini tuh kejadian sebelum yang gue liat di Erviga kali, ya?
Terus siapa yang manggil dia…
“!!!”
Rambut putih, mata hijau, kuping panjang?!
Di-Dia High Elf?!
“Alfgorth! Maafkan aku yang terlalu bersemangat mengunjungi tempat ini! Ahahaha!”
Oh, namanya Alfgorth ya? Apa mungkin orang ini… leluhur gue?
“Baiklah! Tanpa membuang-buang waktu kita lagi, ayo kita masuk ke dalam Laguna Empire!”
“Haaaaah… Saya masih tidak terbiasa dengan semangat anda, Melchizedek!”
Melchizedek keliatannya semangat banget untuk masuk ke Laguna Empire. Entah kenapa, ngeliat dia bikin gue keinget Myllo, deh…
……………
Alfgorth ujung-ujungnya ngejar Melchizedek yang lari ke Laguna Empire.
Masalahnya, waktu sampe sana…
“Aku adalah Iadolis! Dengan ini aku menyatakan, bahwa kalian dilarang masuk!”
…mereka dilarang masuk sama penjaga kekaisaran itu.
Tapi kalo gue perhatiin lagi… keker banget nih cewek! Pantesan aja jadi penjaga kekaisaran!
“Haaaah?! Mengapa kami dilarang masuk?!”
“Ada dua alasan!”
Dua alesan?
“Yang pertama! Saat ini Laguna Empire sedang menghadapi konflik dengan Posagon Empire! Artinya, besar kemungkinan kalian adalah penyusup yang dikirim oleh mereka!”
Hah? Penyusup?
“Yang kedua!”
““…””
“Kalian sebagai Mahluk Fana tidak pantas berlalu lalang begitu saja! Bukankah kalian seharusnya bekerja
melayani teritori kalian?!”
Wah, brengsek! Denger omongan dia bikin gue kesel!
“Ah, ternyata kita tidak boleh masuk begitu saja, Alfgroth! Ahaha—”
“Su-Sudah aku ingatkan kepadamu, Melchizedek!”
“Baiklah, lebih baik kita berkeliling ke tempat lain saja.”
Hah? Berkeliling?
“Anda benar! Setidaknya kita telah melihat kekaisaran megah ini, Melchizedek!”
“Ya! Mari kita lanjutkan petualangan kita kembali!”
Te-Ternyata mereka lagi petualangan—
““Aaaargh!””
Eh! Ada apaan, tuh?! Kok tiba-tiba ada yang teriak?!
“To-Tolong kami!”
“A-Ada Land Shark liar yang memburu kami semua!”
“…”
Kok… hiu itu punya empat kaki…?
“Tolong selamatkan ka—”
“*Crat!”
“AAAAAARGH!!!”
Eh! Ada beberapa Merfolk yang digigit tangannya!
((Kinetic Wrap))
“*Swush!”
Hah?! Sihir macem apaan, tuh?!
Beberapa Merfolk yang digigit hiu berkaki itu tiba-tiba kayak ditarik Melchizedek!
Anehnya, dia nariknya tanpa pake tali atau benda apapun!
Apa mungkin dia pake telekinetik?!
((Spirit Beast: Ent))
“*Krrrrkk…”
High Elf yang namanya Alfgorth itu berubah jadi semacam pohon gitu?!
“*BRUK!!!”
““…””
Bahkan hiu-hiu berkaki itu langsung dihajar dia!
((Tree Magic: Healing Branch))
“*Krrrkkk…”
“L-Lenganku… tumbuh kembali?!”
“T-Terima kasih banyak, Manusia!”
G-Gila! Sihir macem apaan, tuh?!
Melchizedek tiba-tiba ciptain pohon, yang ranting-rantingnya bisa sembuhin semua Merfolk ini! Bahkan yang buntung pun bisa tumbuh lagi, seakan mereka regenerasi!
“Haaaaahhh…”
“*Bruk…”
“Melchizedek, maafkan aku! Sepertinya Mana-ku karena transformasiku!”
“Hehe! Tenang saja, sahabat pertamaku!”
Ternyata berubah jadi Monster Pohon tadi bikin secapek itu, ya?
“Hey! Apa yang kalian lakukan di tempat ini?!”
“Ka-Kami sedang berburu Seacrocs untuk makanan para Siren, Tuan Petualang.”
Berburu untuk makan para Siren…?
Para Merfolk ini… budak?
Eh, tunggu! Ada yang lebih bikin gue heran dari semua yang ada di sini!
“…”
Kenapa pengawal itu diem doang?!
“Hey, pengawal! Apa yang kau lakukan?! Bukankah seharusnya kau menolong rakyatmu?!”
Makasih banyak, Melchizedek! Untung lo tanya soal itu!
“Itu adalah risiko yang mereka terima! Selama bukan di dalam teritori Laguna Empire, maka kami tidak memiliki
kewajiban untuk menyelamatkan mereka!”
““!!!””
Dasar pengawal brengsek!
“*Swush!”
Cih! Anda gue bisa pukul dia!
Karena sekarang gue nggak lebih dari sekedar “hantu” doang!
“Alfgorth, kau tau apa yang kupikirkan?”
“Kau mau bertindak seperti itu?”
“Ya!”
Hah? Kira-kira Melchizedek mau ngapain?
“Baiklah! Kita mulai sekarang, Alfgorth!”
“Baiklah!”
Melchizedek langsung pergi ke beberapa Land Shark itu.
Sementara Alfgorth…
((Tree Magic: Giant Rook))
…bikin pohon yang gede, sambil lindungin Merfolk yang mereka selamatin?!
Tunggu! Mereka sama-sama bisa bikin pohon?!
“Heeey! Tangkap aku!”
““Raaaaar!””
Melchizedek mau jadi umpan semua Land Shark ini?
Harusnya Alfgorth bakal serang Land Shark itu semua kalo—
“*Swush!”
““*Drapdrapdrapdrap…””
Eh?! Di lewatin do—
“Hey! Apa yang kau lakukan, Manusia!”
“Minggir, minggir, minggir!”
“*Bruk!”
Gi-Gila nih orang! Dia malah bawa masuk semua Land Shark itu masuk ke teritorinya Laguna Empire?!
“Waspada! Terlihat beberapa Land Shark yang memasuki teritori Laguna Empire!”
“Untuk semua penjaga teritori Laguna Empire! Hentikan semua Land Shark itu!”
““Ya!””
Gue sebenernya tau tujuan dia itu
supaya pancing semua pengawal untuk hajar semua Land Shark itu.
Tapi gue nggak nyangka orang ini tuh senekat itu!
……………
Ujung-ujungnya beberapa Siren yang jagain kekaisaran ini berhasil hajar semua Land Shark yang dibawa Melchizedek.
Masalahnya…
““*Shringgg…””
…Melchizedek sama Alfgorth mau ditangkep.
“Hey, hey, hey! Mengapa kalian hendak menangkap kami?!”
Ka-Kayaknya dia nggak perlu nanya, deh…
“Kau telah memasuki teritori yang seharusnya terlarang bagimu! Kau juga telah membahayakan Laguna Empire!”
“Haaaah?! Kau bilang aku membahayakan Laguna Empire?! Bagaimana dengan kalian yang membahayakan warga Laguna Empire?! Bukankah seharusnya kalian menyayangi dan menjaga seluruh rakya kali—”
“Kau tidak berhak membuka suaramu! Jika kau berbicara sekali lagi, kalian akan mati di tangan kami!”
Cih! Kesel banget gue liatnya!
Ternyata kayak gini ya Siren jaman
dulu?!
“…”
Eh, buset!
Ekspresi riangnya tiba-tiba berubah jadi serem!
“Me-Melchizedek, jangan kau melakukan tindakan yang cero—”
“Hey. Kalian pikir kalian bisa mengancamku seperti itu? Bisa saja kalian mati di tanganku saat ini juga.”
“Me-Melchizedek!”
Kalo tau dia siapa sih, gue kayaknya juga bisa setuju.
“Kau berani mengancam kami?! Matilah kau—”
“Hentikan!”
““!!!””
A-Ada Siren di antara Merfolk yang dikejar Land Sh—
““*Druk!””
Kok mereka semua tiba-tiba berlutut?!
““Salam kami bagi Putri Syllia Laguna!””
Syllia Laguna?!
Artinya cewek ini kakaknya Delolliah?!
“Siapa kalian berdua?”
“Aku adalah Melchizedek! Pria ini adalah sahabat pertamaku, Alfgorth! Kami sedang—Hey, Alfgorth?! Mengapa kau tiba-tiba menghilang?!”
“!!!”
Lah iya! Kok tiba-tiba dia ngilang kayak gitu?! Perasaan tadi ada di sampingnya, deh!
“Mengapa… kalian? Hmm…? Sepertinya aku hanya melihat dirimu saja. Baiklah, itu tidak penting. Saat ini, aku hendak menanyakan alasanmu kalian menolong Merfolk di teritori kami.”
“…”
Kok… Melchizedek senyum doang?
“Karena terdorong oleh perasaan kami!”
“Terdorong perasaan? Apa maksudmu?”
“Tentu saja, bukan?! Bayangkan jika kami yang tidak berdaya akan kejaran Land Shark itu? Ups, sepertinya bukan seperti itu…”
“Hm?”
“Bayangkan, jika orang terdekatmu yang dikejar seperti itu. Pasti kau akan melakukan hal yang sama, bukan?”
Ya, dia bener.
Makanya itu—
“Oleh karena itu, aku yakin bahwa rakyat kalian ini memiliki keluarga, rekan, maupun kekasih. Bisakah kau bayangkan jika mereka semua menyaksikan korban-korban ini?”
Gu-Gue juga mikir begitu…
Kok rasanya kita kayak satu pikiran, ya?
“Pu-Putri Syllia! Alangkah baiknya jika Engkau—”
“*DHUMMM……”
“Siapa yang berani menginterupsiku?!”
““!!!””
Keras juga aura dia! Semua Siren yang jaga kekaisaran ini sampe nunduk karena aura di—
“Wuaaaah! Sepertinya kau wanita yang kuat! Bukankah begitu, Alf… Ah, sepertinya ia belum kembali…”
Nih orang nggak bisa baca situasi, ya?! Dia nggak liat ya cewek ini mukanya lagi kesel banget?!
“Dengar perintahku, wahai para penjaga gerbang Laguna!”
““…””
“Bunuhlah diri kalian semua!”
Hah?! Kok dia tiba-tiba—
““Ba-Baik, Tuan Putri!””
Serius mereka mau—
“*Tap…”
“…”
Melchizedek tiba-tiba pegang pundaknya?
“Hentikan. Sama seperti rakyatmu, mereka juga memiliki orang lain yang sedang menunggu mereka, bukan?”
Bener juga, sih…
Karena terlalu kesel sama penjaga-penjaga sialan ini, gue jadi lupa tentang itu.
“Kukira kau akan puas, jika aku menghukum mereka demi rakyat kami. Lalu, apa yang kau inginkan, Melchizedek?”
“Hehe…”
Ke-Kenapa dia tiba-tiba senyum…?
Eh! Dia lagi petualangan, kan?!
Jangan-jangan—
“Bagaimana jika kau ikut berpetualang denganku?!”
Tuh, kan! Dia ternyata mau ajak Syllia petualangan!
“Hey! Apa yang kau pikir—”
“Fufu… Sepertinya menarik.”
Di-Dia terima gitu aja?!
“Ahahaha! Baiklah! Sekali lagi, perkenalkan! Namaku Melchizedek! Dan pria ini…”
“Hm? Siapakah pria yang daritadi kau maksud, Melchi—”
“Tunggu sebentar…”
“…”
Nih orang sebenernya mau ngapain, sih?
Eh, yang bikin gue penasaran, kemana temennya tadi?!
((Kinetic Pull))
“*Swush!”
“!!!”
T-Tiba-tiba Alfgorth muncul di sampingnya?!
Gue yakin banget! Melchizedek narik Alfgorth pake sihirnya!
Tapi kok…
“…”
…muka Alfgorth merah kayak gitu…?
“*Puk, puk, puk…”
“Cepat, perkenalkan dirimu!”
“Na-Na-Nama saya… Alfgorth Vamulran! Se-Senang berkenalan dengan anda!”
HAH?!?! TERNYATA DIA BENERAN LELUHUR GUE!!!
“Baiklah! Namaku Syllia Laguna! Senang berkenalan denganmu juga, Melchizedek! Alfgorth Vamulran!”
Bahkan Syllia tiba-tiba semangat, ya?
Ternyata gini ya cerita tentang pertemuan pertama kali kakaknya Delolliah petualangan bareng Melchizedek!