
Djinn dan Ryūhime telah berkumpul bersama Myllo dan Dalbert. Setelah mereka saling berbagi informasi dari
perjalanan mereka masing-masing di dalam Hidden Dungeon, kita mereka hendak menuju Chamber of Ancient Armament.
Sementara itu, ketiga anggota Aquilla lainnya yang sedang mencari anggota Taurus, yang terpisah antara satu sama lain.
“Gia… tidak keberatan?”
“B-Berat sih berat! Tapi aku harus gendong kamu, supaya kamu nggak kemana-mana!”
Jawab Gia, sambil menggendong Machinno di pundaknya.
Bersama-sama, mereka melompat dari awan ke awan untuk menemukan anggota Taurus.
“*Boink…”
“Muehehe! Seru juga atuh ya Hidden Dungeon ieu!”
“Machinno… juga terhibur.”
“Ya. Aku juga ngerasa begitu—”
“*Boom!”
““!!!””
Mereka bertiga dikejutkan dengan adanya suara ledakan, ketika mereka melompat bersama dari atas awan ke atas awan lainnya.
“Suara ledakan itu…”
“Eta pasti anggota Taurus, Teh Gia!”
Seru Garry kepada Gia, sebelum mereka bergegas menuju arah suara ledakan itu.
Ketika mereka tiba…
“Woy, Kritach! Fokus kuatin diri gue aja! Biarin gue yang serang mereka semua!”
“Tidak! Anda terlalu sembrono, Lozrick! Jika saya terlalu fokus untuk memperkuat diri anda, anda justru membiarkan saya diserang oleh mahluk-mahluk ini!”
…mereka mendapati adanya Lozrick dan Kritach yang sedang bertarung melawan puluhan Hainu.
“Haaah?! Ya maklumin dong! Kan kita nggak ada Frontliner! Lo pikir gue bisa tahan mereka semua—”
“Raaaur!”
“Lozrick! Belakang anda!”
Seru Kritach, setelah melihat adanya seekor Hainu yang hendak menerkamnya.
Akan tetapi…
“*Pranggg…”
““!!!””
…Gia datang untuk mencegah Hainu tersebut, yang mengejutkan mereka berdua.
“Sekarang kalian ada Frontliner! Bahkan kalian punya dua!”
Seru Gia kepada Lozrick dan Kritach.
““Raaaaur!””
““*Bwung, bwung, bwung…””
Dari arah belakang Kritach, Machinno telah menghalau serangan beberapa Hainu dengan sihirnya.
“Oi, anying!”
“Hey! Anda adalah—”
“Bawel, anying! Aing teh mau konsentrasi untuk bantu Teh Gia sama Machinno! Sia teh bantu eta sigobloug wae!”
“Hah?! Siapa yang anda maksud Si Goblok?!”
Tanya Kritach dengan kesal karena hinaan dari Garry.
((Spirit Call))
““…””
Dengan sihirnya, Garry memanggil dua Roh untuk memperkuat Gia dan Machinno.
“Cih! Sebenarnya saya tidak bisa terima dengan apa yang ia perbuat kepada kami! Bahkan sekarang ia terlihat seperti memerintahkan saya! Tetapi sekarang kami membutuhkan Party-nya! Apakah saya sanggup meredam amarah saya akan tindakannya terhadap kami?!”
Pikir Kritach akan Garry, sebelum ia merapal sihirnya.
((Buff Magic: Twofold Attack))
“…”
Karena sihirnya, seketika Lozrick merasa lebih kuat daripada sebelumnya.
“Lozrick—”
“Ya! Gue juga tau!”
Seru Lozrick, sebelum menyerang seluruh Hainu yang berada di luar perlindungan Gia dan Machinno.
“…”
Ia pun keluar sambil menggenggam dengan keras senjatanya, yang berupa gada besar.
((Element Switch: Fire))
“*Vwumm…”
Dengan sihirnya, seketika gada besar miliknya diselimuti api.
“*Bhuk!”
“Rauurr…”
“*Bhuk, bhuk, bhuk…”
““*Vwumm…””
““Raaurr…””
Lozrick pun memukul beberapa Hainu yang menyerang Gia. Setelah itu, Hainu yang ia pukul pun terbakar karena
gada berapinya.
““Raaaurr!!!””
“Lozrick! Di belakang sana!”
“Iya gue juga tau!”
Seru Lozrick dengan kesal kepada Kritach.
((Element Switch: Wind))
“*Fwush…”
Seketika api yang menyelimuti gada besar miliknya berubah menjadi angin.
“Graaaagh!”
“*Fwush!!!”
““Raurr…””
Dengan diselumuti oleh angin, Lozrick mengayunkan gada besar miliknya dari jauh. Karena itu seluruh Hainu
yang datang dari arah Machinno terhempas jauh.
“Haaaah…! Akhirnya selesai juga!”
Seru Lozrick, setelah ia berhasil mengalahkan seluruh Hainu yang menyerangnya.
““*Ngunggg…””
““!!!””
Lozrick dan Kritach pun dikejutkan dengan Garry yang langsung menyembuhkan mereka.
“Hey! Mengapa anda menyembuhkan saya?!”
“Et! Bawel pisan, anying! Harusnya mah bilang makasih, gobloug!”
“Saya juga Keeper seperti anda! Tidak seharusnya anda—”
“Bawel lo, Kritach! Kan lo cuma bisa tingkatin kekuatan kita! Makanya ada Hobart di tengah-tengah ki—”
“Diamlah, Lozrick! Seharusnya anda membantu saya! Bukan ikut menjatuhkan harga diri saya!”
Seru Kritach dengan kesal.
“Oh ya, kalian itu… anggota Aquilla, ya?”
“Ya! Aku Gia! Mereka Garry sama Machinno! Kita udah denger cerita dari—”
“Jadi pacar gue, Gia!”
“!!!”
Gia terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Lozrick. Seketika pipinya memerah karena Lozrick.
“Ah, kamu ini!”
“*Coel…”
“Kamu pasti suka ya sama cewek cantik kayak aku?!”
Tanya Gia dengan gembira, sambil mencolek pipi Lozrick.
“Haha! Gue suka sama lo bukan karena cantik! Tapi gue suka cewek yang kuat kayak lo—”
“IH JAHAT!!!”
“*TUNG!!!”
“Aduh!”
Seru Lozrick, setelah kepalanya diketuk oleh Gia, hingga memar.
“Et! Teh Gia! Makanya cukup sama Kang Garry wae!”
“Ah, nggak. Kamu kurang ganteng.”
“ET!!! TEH GIA—”
“Ehem!”
““…””
Seketika perbincangan mereka berhenti karena Kritach.
“Sebelumnya, maafkan kebodohan Lozrick yang mengganggu penjelasan kalian.”
“Woy! Kurang ajar—”
“Sebelumnya apa yang hendak anda sampaikan, Gia?”
Tanya Kritach, tanpa memperdulikan Lozrick.
“Oh ya! Tadi kita ketemu cewek yang namanya Sonda! Dia jelasin semua ke kita!”
“Sonda?! Sekarang di mana lokasinya?!”
“Dia tadi ikut Myllo sama Dalbert untuk nyusul temen kalian yang namanya Slasher. yang lagi…”
“Hm?”
“…lagi lawan rekan kita, Djinn.”
““!!!””
Kritach dan Lozrick kembali terkejut, setelah Gia menyampaikan apa yang ia terima dari bisikan jarak jauh Ryūhime.
“Duh! Bego banget sih tuh orang?!”
Seru Lozrick dan Kritach secara bergantian dengan kesal.
“Makanya itu kita diminta Myllo untuk cari kalian. Katanya kita nanti ketemuan di Chamber of Ancient Armament.”
“Seperti itukah?”
“Artinya sisa Mila sama Hobart aja yang belom kita temuin—”
“KYAAAA!!!”
““!!!””
Mereka semua terkejut ketika mendengar jeritan seorang wanita. Namun hanya Kritach dan Lozrick yang
mengetahui suara tersebut.
“Itu suara Mila!”
“Cih! Kita harus segera menghampirinya!”
“O-OK!”
Sahut Gia, yang kemudian hendak menghampiri arah suara Mila bersama rekan-rekannya.
Ketika mereka tiba, mereka dikejutkan dengan adanya Hobart yang terluka di samping Mila.
“Mila! Hobart!”
“Urgh…”
“Jangan gerak! Biar aing sembuhkeun!”
Seru Garry, yang langsung merapal sihirnya untuk menyembuhkan Hobart.
“Ada apa di sini?! Kenapa Hobart—”
“T-Tunggu dulu…! S-Semuanya belom selesai!”
Seru Mila kepada mereka semua.
Karena itu, Gia langsung mempersiapkan World Quaker miliknya, bersama Lozrick dengan gada besarnya.
“Di sini ada apa, Mila—”
“T-T-Tadi… ada Griffin… y-yang—”
“Chaaaaakkk!!!”
““…””
Mereka semua terdiam dengan adanya suara seekor elang, yang terdengar dari jauh.
Hingga tiba-tiba…
“Chaaaaakkk!!!”
““!!!””
…mereka semua dikejutkan dengan adanya seekor Griffin yang ukurannya jauh lebih besar daripada Griffin pada umumnya.
“*BWUNG!!!”
“…”
Machinno menggunakan sihirnya untuk mencegah Griffin tersebut, yang hendak menyerang mereka semua.
“*BWUNG!!! BWUNG!!! BWUNG!!!”
“*Chrng…”
Griffin tersebut terus menyerang sihir yang Machinno ciptakan, hingga terlihat sebuah retakan pada sihirnya.
“Machinno! Biar aku aja yang tahan mahluk ini!”
Seru Gia, sebelum merapal sihirnya.
((Diamond Magic: Giant Barricade))
“…”
“Hah?! Kok nggak bisa?!”
Seru Gia dengan kesal, karena ia gagal menciptakan sihirnya.
“Gia! Serahin pacar lo aja untuk serang monster ini!”
“Nggak! Aku nggak mau pacaran sama kamu!”
“…”
Lozrick tidak memperdulikan seruan Gia, karena ia hendak menyerang Griffin tersebut.
((Element Switch: Earth))
“*BRUK!!!”
“Chaaakk…”
“*Boink…”
Dengan sihirnya, gada besar milik Lozrick seketika diselimuti oleh bebatuan keras. Ia kemudian menyerang kaki Griffin tersebut dengan sangat keras, hingga terjatuh.
“Chaaaakkk!!!”
“Hah?! Dia masih bisa bangun?! Padahal gue yakin banget, kalo tadi kakinya patah!”
“Kakinya emang patah! Tapi Griffin itu masih bisa bangun!”
Seru Gia, sambil menyaksikan Griffin tersebut yang berdiri dengan tiga kakinya.
“*FWUP, FWUP, FWUP…”
Griffin itu hendak terbang dan melarikan diri. Tetapi dari antara mereka ada yang hendak mencegahnya.
((Barrier Magic: Pet Cage))
“*Bwung…”
“Chaaaakkk!!!”
Machinno menjebak Griffin tersebut dengan sihirnya, sehingga tidak bisa terbang lebih jauh.
“Hey, Machinno!”
“*Vwumm…”
“Lepas sihir anda! Sekarang!”
Seru Kritach, yang telah mempersiapkan Sihir Api miliknya.
((Fire Magic: Sun Fall))
“*Vwumm…”
Kritach pun mengarahkan bola api raksasa ciptaannya kepada Griffin itu.
“*BOOMMM!!!”
Seketika Griffin itu meledak karenanya.
“Wah. Ledakan dahsyat.”
Puji Machinno dengan nada yang datar.
“Tentu saja, Machinno! Walaupun seorang Keeper, saya adalah satu-satunya anggota Taurus Party dengan Kasta Jingga—”
“Yaudah, kita lanjut aja ke Chamber of Ancient Armament.”
“Oh, kita ke sana?”
“Yaudah, deh. Semoga Sonda sama Slasher nggak kenapa-kenapa.”
Sahut Lozrick, Hobart, dan Gia, yang kemudian berjalan bersama anggota Aquilla dan Taurus lainnya, tanpa
memperdulikan Kritach.
“Hey! Saya sedang mempromosikan diri saya!”
““…””
“Keuk! Dasar keterlaluan, kalian semua!”
Seru Kritach, yang kemudian berlari mengejar mereka.
Walaupun mereka berhasil mengalahkan Griffin Besar itu, Gia mulai mengkhawatirkan Machinno.
“Machinno, kamu apa-apa, kan?”
“…”
“Kan kamu daritadi liat mahluk-mahluk itu di—”
“Semua mahluk bersayap… jahat. Machinno… tidak ingin bertemu mereka kembali.”
“Oh gitu, ya? Untung deh kamu ngerasa begitu. Aku kira kamu gelisah karena liat mahluk-mahluk itu kita
bunuh.”
“…”
Machinno hanya mengangguk, sambil melanjutkan perjalanannya bersama dua anggota Aquilla dan sebagian besar
anggota Taurus.
Bersamaan dengan regu yang dipimpin Myllo, mereka semua hendak menuju Chamber of Ancient Armament untuk bertemu di sana.
Namun mereka tidak menyadari, bahwa bahaya hendak mengancam mereka semua.
“Kita udah sampe, ya?!”
“Oh! Ternyata ini yang namanya—”
“Grahahaha! Bagus! Sekarang waktunya kita bawa Myllo Olfret!”
Seru Leonard dengan tertawa riang, karena telah tiba di dalam Hidden Dungeon bersama beberapa anggota Leo Guild dan The Executioners.
“Bastheus!”
“Siap, bos!”
Balas Bastheus, yang kemudian mengambil Orb Call miliknya.
“Woy kalian, sampah-sampah! Kalian udah masuk ke sini, kan?!”
“Udah, Bastheus!”
“Kita juga udah masuk!”
“Kita juga!”
““…””
Sebanyak 10 Orb Call menjawab pertanyaan Bastheus.
“Bos?!”
“Ya! Cari mereka! Sekarang!”
“OK! Kalian denger kata Bos Leonard, kan?! Kalo gitu buruan gerakin pantat kalian untuk cari mereka semua!”
““Siap!””
Seru seluruh Orb Call yang terhubung dengan Bastheus.
Sementara Leonard…
“Grahahaha…! GRAHAHAHAAHA!!!”
…tertawa dengan sangat gembira, karena ia akan mendapatkan pria yang sangat ia inginkan.