
“Di sini ya arah ke Ruang Ancient Armament?!”
Kata Brandt, bersama dengan beberapa Homunculus.
“*Puink, puink, puink…”
Machinno yang takut dengan kedatangan anggota Chemia langsung berlari ke belakang kaki Myllo dan Jennania dengan maksud bersembunyi.
“Oi, Machinno! Lo ngapain di belakang kaki gue?!”
“Machinno…”
“…”
“…takut…”
Jawab Machinno kepada Myllo.
“Brandt, bukankah itu…”
“Ya. Itu Mecha-Chimera Nova.”
“Jadi, apa yang harus kita lakukan terhadap mahluk tersebut?”
“Diemin aja. Yang lebih penting, Siren yang ada di depan kita.”
““…””
Semua anggota Chemia seketika menatap Nemesia.
“Apakah itu pemimpin Siren yang dibutuhkan oleh Sang Professor?”
“Ya. Keliatannya begitu. Apalagi…”
“Hm?”
“Perhatiin baik-baik senjata yang dia pegang!”
“Maksud anda, senjata itu…”
“Ya! Itu Ancient Armament, Wavebringer!”
Seru Brandt dengan semangat.
“Semua! Ayo tangkep Siren i—”
“*Tunggg…”
Myllo langsung menyerang Brandt ketika ia sedang memberi perintah.
Akan tetapi, dengan sigap Brandt membuat zirah yang menutup sekujur lengannya, untuk menangkal pukulan tongkat Myllo.
“Cih! Myllo Olfret, ya?!”
“Hehe! Jangan lo pikir lo bisa ganggu kita semua!”
Seru Myllo kepada Brandt.
Karena kedatangan Chemia, Myllo mengalihkan perhatiannya untuk menghadapi mereka semua. Tambah lagi, Myllo, yang sama sekali belum menggunakan kekuatan Zegin, merasa sudah waktunya ia menggunakan kekuatan tersebut.
“Zegin!”
“**Zzzzz…*”
“Oi, Zegin!”
“Ya, ya, ya!”
Balas Zegin, sambil memberikan beberapa porsi kekuatannya kepada Myllo, lalu kembali terlelap di dalam pikirannya.
“*Fwush!”
Seketika angin meliputi tubuh Myllo.
“Jenna! Machinno! Gue masih butuh kalian!”
“Baik!”
Jawab Jennania atas permintaan Myllo.
Namun, Myllo juga memberikan permintaan yang mengejutkan Jennania.
“Oi, Nemesia! Orang-orang ini mau macem-macem sama lo! Kalo lo mau kita tolong, mending lo tolong kita juga!”
Seru Myllo kepada Nemesia.
“Myllo! Tidak mungkin ia mengabuli permintaanmu begitu saja!”
Tegas Jennania, yang mengetahui sifat asli kakaknya.
“Serang mereka, Chemia!”
““Ya!””
Sahut anggota Chemia kepada Brandt.
Dengan begitu, Myllo dan rekan-rekannya bertarung melawan Brandt dan Chemia.
Sementara Nemesia…
“…”
“Oi! Lo mau ke mana, Nemesia?!”
…berlari menuju Chamber of Ancient Armament.
“Lebih baik aku menghancurkan Chamber of Ancient Armament dan membunuh Pria Terjanji, sebelum ia menghancurkan satu-satunya rumah kami, para Siren!”
Pikir Nemesia dengan berlari tergesa-gesa.
Di sisi lain Hidden Dungeon of Whisper, Dalbert juga masih menghadapi beberapa anggota Chemia yang berjumlah banyak.
“*Dor, dor, dor…”
“Cih! Kok di mana-mana ada mereka, sih?!”
Seru Dalbert dengan kesal.
Namun, ada satu hal yang membuatnya lebih kesal daripada menghadapi anggota Chemia.
“Garry! Lo di mana, sialan?!”
Ia sangat kesal dengan Garry yang meninggalkan dirinya sendirian, serta membawa Delolliah tanpa arah yang jelas.
Akan tetapi, kesendiriannya tidak berlangsung lama.
“*Vwumm…”
“Aaargh…”
“Hraaaagh!”
“*Prang!”
Gia dan Styx datang membantunya.
“Dalbert! Kamu nggak apa-apa?!”
“Ya. Gue baik-baik aja. Masalahnya…”
““…””
Dalbert menjelaskan Garry yang berlari dengan ketakutan, sambil membawa Delolliah kepada Gia dan Styx.
“Iiiih! Ada-ada aja sih anak itu?!”
“Haaaaahh… Dasar bocah sialan!”
Seru Gia dan Styx secara bergantian dengan kesal.
Sambil menghadapi anggota Chemia yang ada di hadapan mereka, Styx pun membuat keputusan.
“Mending kita balik ke grupnya Angela!”
“Hah?! Kok balik ke sa—”
“Jumlah mereka banyak! Daripada lawan mereka secara terpisah, mending kita lawan mereka bareng-bareng!”
Jelas Styx kepada Dalbert.
“Bener juga sih—”
“Eh?! Terus gimana Garry sama Delolliah?!”
Tanya Gia dengan khawatir.
“Percaya aja kalo mereka pasti baik-baik aja, Gia! Kalo emang dia rekrutan langsung Myllo, pasti dia bisa lewatin semua bahaya di depan matanya, kan?!”
“Ya!”
Balas Gia dengan tersenyum.
Dengan begitu, mereka bersama-sama pergi untuk berkumpul kembali bersama Angela dan yang lainnya.
Akan tetapi, yang sebenarnya terjadi dengan Garry…
“Graaaaw!”
“Aaaargh! Hati-hati dengan mahluk-mahluk itu!”
“HYAAAAAAA!!! MAAFKEUN AING, TEH DELOLLIAH!!!”
Ia menopang Delolliah, sambil berlari dari kejaran Teddy Fish bersama beberapa anggota Chemia.
“Hey! Bukankah ia adalah anggota Aquilla!”
“Ya! Serang dia!”
Seru beberapa anggota Chemia.
Dengan begitu, mereka hendak menyerang Garry, sambil berlari dari kejarang Teddy Fish.
“Wuoh! Et! Et!”
Mereka menyerang Garry dengan senjata api ciptaan Ghibr, namun Garry masih sanggup menghindari serangan mereka.
“Sianying! Bisa-bisanya nyerang aing sambil dikejar, gobleug!”
Seru Garry dengan kesal.
Akan tetapi, kekesalannya tidak sampai situ saja.
“*Boom!”
“Aduh!”
“*Bruk…”
Mereka berhasil menembak Garry hingga jatuh. Namun, dengan dirinya yang terjatuh, Delolliah yang ia topang juga ikut terjatuh. Karena melihat seorang wanita cantik yang terjatuh, Garry pun marah besar.
((Spirit Call: Wind Blow))
“*Fwushhh…”
““Aaaargh!””
Roh yang dipanggil olehnya langsung menghempaskan anggota Chemia ke arah Teddy Fish yang mengejar mereka.
“*Haurp!”
“Aaaargh!”
“*Chrak!”
“Akh!”
Seluruh anggota Chemia yang mengejarnya langsung diterkam oleh beberapa Teddy Fish.
Akan tetapi…
““Graaaaw!””
…masih ada beberapa Teddy Fish yang berlari ke arahnya.
“HYAAAAA!!! KENAPA MEREKA TEH—”
“*DHUMMM……”
““Grrrr…””
Seketika, semua Teddy Fish terdiam dan ketakutan karena aura besar yang keluar dari Delolliah.
“Te-Te-Teh Delolliah…?”
“Terima kasih karena telah menyelamatkanku, Garry.”
Balas Delolliah kepada Garry.
“Mungkin aku dihantui oleh memoriku 5,000 tahun yang lalu. Tapi aku berjanji kepada Djinn, bahwa aku harus menjadi pribadi yang lebih baik!”
“Teh Delolliah…!”
Bisik Garry dengan gembira, setelah melihat determinasi dari Delolliah.
“Garry, alangkah baiknya jika kita berdua kembali berkumpul bersama Angela!”
“Siap, Teh Delolliah!”
Dengan begitu, mereka berdua berlari menuju Laguna Empire.
……………
Sementara semua rekan-rekan Myllo hendak berkumpul bersama Angela dan yang lainnya, keempat orang-orang kepercayaan Ghibr berpencar di sekitar Dungeon of Whisper.
“Di sini Thelial. Gue udah di lokasi yang tepat untuk keluarin semua Chimera.”
Lapor Thelial dengan Orb Call kepada rekan-rekannya dari atas karang yang tinggi.
“Di sini Kwajoe. Gue juga udah di posisi yang tepat untuk lepas semua Chimera.”
Lapor Kwanjoe kepada rekan-rekannya, pada lokasi yang berbeda dari Thelial.
“La-Lapor! Gue lagi mau kejar target! Tapi ada Mecha-Chimera Nova sama Myllo The Wind yang hadang gue!”
““!!!””
Thelial dan Kwajoe begitu terkejut ketika mendengar laporan dari Brandt yang mereka dengar lewat Orb Call.
“Wickerd? Lo gimana?”
“…”
“Wickerd?!”
Tanya Thelial dengan khawatir karena tidak ada respon dari Wickerd.
“Wickerd?! Lo kena—”
“Le-Lepas aja sekarang!”
“Lepas sekarang? Eh! Lo nggak apa-a—”
“Kalo kalian udah lepas, kalian langsung pergi ke kekaisaran para Siren!”
“Hah?! Kok—”
“…”
“Wickerd!”
Thelial semakin khawatir ketika komunikasi dari Wickerd terputus dengan tiba-tiba.
Sementara Wickerd…
“*Crat… crat… crat…”
…sudah berlumuran darah, bersama dengan beberapa Homunculus yang sudah hancur berkeping-keping.
“Oi! Ke-Kenapa lo tiba-tiba nyerang gue, Kaswar?!”
Tanya Wickerd kepada Kaswar yang menatapnya dengan angkuh.
“Rekrut gue? Kalian pikir kalian siapa?”
“De-Denger gue! Lo sama pemimpin gue, Ghibr, punya musuh yang sama! Bu-Bukannya lo harusnya seneng punya aliansi?!”
“Aliansi? Emangnya gue butuh kayak gituan?”
Balas Kaswar dengan pertanyaan.
“*Krrrtttt…”
“Urgh!”
Kaswar menggenggam kepala Wickerd dengan keras.
“Yang gue butuh cuma satu. Namanya Wavebringer! Jadi, gue nggak butuh yang namanya aliansi atau apapun itu. Paham?”
“*CRAT!!!”
Kata Kaswar, sambil menggenggam kepala Wickerd dengan sangat keras, hingga hancur berkeping-keping.
……………
Kembali ke sekitar Coral Castle.
“*Prang!”
“Maaf kita telat datengnya!”
Gia datang bersama Dalbert dan Styx untuk kembali berkumpul dengan Angela.
“*Bwush!”
“Aku juga sudah kembali bersama dengan Garry.”
Sahut Delolliah yang datang bersama Garry.
Dengan begitu mereka semua kembali berkumpul di depan Coral Castle.
Namun, bukan hanya mereka saja yang datang.
““Raaarrrr…””
“Pasukan Chimera datang!”
Sahut salah satu anggota Chemia, dengan menyaksikan kedatangan Chimera dari dua karang yang tinggi, yang berada di kedua sisi Laguna Empire.
Oleh karena itu, semua anggota Chemia merasa sudah menang.
“Bagus!”
“Dengan pasukan Chimera, kita pasti menang!”
Namun, ada pihak lain yang datang secara tiba-tiba.
““*Chringgg…””
Beberapa sinar yang terang kembali bermunculan.
Anehnya, sinar-sinar tersebut berada di satu titik yang sama.
“Siapa lagi yang da—”
“Tu-Tunggu! Mereka itu…”
“Anda juga mengetahui mereka semua, Nyonya Maevin?”
“Pastinya! Karena mereka itu Guild yang hancurin desa aku!”
Balas Gia atas pertanyaan Angela, sambil mereka menyaksikan kedatangan Serpentis Guild.