
Beberapa hari sebelum seluruh berita diumumkan, di First Guild Hall yang berada di Holy Land Centra Geoterra.
Gedung tersebut dikenal sebagai pusat Guild Petualang, di mana seluruh Quest dan rekam jejak kinerja seluruh Petualang yang berada di Geoterra tercatat.
Kali ini, seluruh Petualang yang menjadi Wali Dunia berkumpul dalam satu ruangan, untuk membahas berita yang akan disebarkan kepada warga dunia.
“Hoo… Ternyata saya telat, kah?”
““…””
“Ahahaha! Mengapa saya mendapati tatapan anda sekalian yang sangat tidak bersahabat?”
Tawa Snake, setelah melihat 9 Wali Dunia lainnya yang berkumpul di sana, yang menatapnya dengan tajam.
“Rawrawrawraw! Ini ya yang tadinya Petualang Nomor Tiga?! Buat apa lo tunjukkin nama lo, kalo ke sini aja
masih pake to—”
“Ah, maaf. Saya tidak mengerti bahasa anjing.”
“Keuk! Rawraw…! Belagu juga lo ya, mentang-mentang sekarang jadi Nomor Satu…!”
Kata Doughaz Coldless, sambil menahan kekesalannya.
“Hm? Ada apa Lupherius Nighteeth? Mengapa anda menatap tajam seperti itu?”
“…”
Lupherius hanya menatap Snake dengan dingin. Bahkan lebih dingin dibandingkan Wali Dunia lainnya.
“…”
Lupherius kemudian menghampiri Snake. Ia hendak membisikkan sesuatu kepadanya.
“Informasi yang lo kasih tentang anak gue yang namanya Luphius Nighteeth[1]. Itu fakta atau bohongan?”
Tanya Lupherius dengan berbisik kepada Snake.
Mendengar hal tersebut…
“Hahahaa!”
““Hm?””
…Snake pun tertawa, sehingga membuat para Petualang lainnya heran.
“Gue tanya serius ke lo, Snake—”
“Tentu saja berita tersebut fakta, Lupherius Nighteeth.”
Jawab Snake kepada Lupherius lewat telepati.
“Mengetahui darimana anda berasal dan siapa guru anda, saya sangat yakin bahwa Petualang yang saya temui itu merupakan anak anda. Hanya saja…”
“…”
“Nama Luphius Nighteeth… tidak lebih dari sekedar nama yang saya ciptakan, semenjak anak anda menyamarkan identitasnya—”
“*Krrrttt…”
““!!!””
Seketika seluruh Petualang dikejutkan dengan Lupherius yang tiba-tiba mencekik Snake.
Walaupun…
“…”
…dengan sigap dan tanpa suara, Snake mengarahkan pedangnya pada jantung Lupherius.
“A-Antara ular dan serigala… mari kita lihat… siapa yang—”
“Apakah semua Wali Dunia telah berkumpul?”
Tanya seorang anggota Centra Geoterra yang menghampiri ruangan para Wali Dunia berada.
“…”
“*Shring..”
Lupherius pun melepaskan genggamannya dari Snake, sedangkan Snake memasukkan kembali pedang yang ia
arahkan pada jantung Lupherius.
“Ya. Saya telah datang.”
“Baiklah. Saya adalah Darwin Davin, Wakil Jenderal dari Centra Geoterra. Sebelumnya, saya mewakili Centra
Geoterra mohon maaf atas ketidakhadiran 5 Jendral lainnya. Maka dari itu, saya sebelumnya akan menyebut nama anda sekalian, sebelum kita memulai rapat kita.”
Jelas Wakil Jendral yang bernama Darwin itu.
“…”
Ia pun membacakan nama semua Wali Dunia, dengan maksud meresmikan mereka semua sebagai Wali Dunia.
Berikut ini adalah nama-nama Wali Dunia, mulai dari Nomor Sepuluh, hingga Nomor Satu.
Petualang Nomor Sepuluh, Ella Crystalglow. Guildmaster dari Papilio Guild yang berperan sebagai Striker. Total Sub-Guildbase yang ia miliki ada sebanyak 2 Sub-Guildbase.
Petualang Nomor Sembilan, Karl Thrope. Guildmaster dari Auriga Guild. Dengan perannya sebagai Frontliner, ia memiliki Sub-Guildbase sebanyak 2 Sub-Guildbase.
Petualang Nomor Delapan, Galaneth Dornorin. Leader dari Sagitta Party. Ia adalah seorang Elf yng memiliki peran sebagai Observer.
Petualang Nomor Tujuh, Riva Cleria. Guildmaster dan juga dari Sol Puer Guild yang berperan sebagai Keeper. Saat ini ia memiliki 4 Sub-Guildbase. Sebelumnya, ia berada dalam Urutan Kelima dalam Ranking Petualang.
Petualang Nomor Enam, Lana Vrecher. Sama seperti Riva Cleria, ia juga seorang Guildmaster dan Keeper.
Saat ini, ia bersama Rosalba Guild memiliki 4 Sub-Guildbase. Ia sebelumnya berada dalam Urutan Ketujuh dalam Ranking Petualang.
Petualang Nomor Lima, Jack Frost. Ia adalah seorang Guildmaster dan juga seorang Striker dari Glacialis
Guild. Saat ini, ia memiliki 5 Sub-Guildbase.
Petualang Nomor Empat, Kalamir Grezeron, Guildmaster dan Frontliner dari Caetus Guild. Ia memiliki total sebanyak 9 Sub-Guildbase. Sebelumnya ia berada dalam Urutan Kedelapan dalam Ranking Petualang.
Petualang Nomor Tiga, Lupherius Nighteeth, seorang Rounder. Ia dikenal sebagai Petualang Solo karena tidak memiliki Guild atau Party. Sebelumnya ia berada dalam Urutan Kesembilan dalam Ranking Petualang.
Petualang Nomor Dua, Doughaz Coldless. Ia merupakan Guildmaster dan Striker dari Canis Regem Guild, dan Guild miliknya tidak memiliki Sub-Guildbase. Sebelumnya ia berada dalam Urutan Keenam dalam Ranking Petualang.
Terakhir, Snake.
Petualang Nomor Satu di Dunia, yang juga seorang Guildmaster dan Observer dari Serpentis Guild, di mana sebelumnya berada dalam Urutan Ketiga dalam Ranking Petualang.
Dan Sub-Guildbase yang ia miliki ada sebanyak…
“Hah?! 30 Sub-Guildbase?!”
“Banyak sekali!”
“K-Kenapa ada banyak banget?!”
“Ya. Reaksi kami dari Centra Geoterra juga sama seperti anda sekalian, ketika kami mengetahui hal tersebut.”
Sahut beberapa Wali Dunia dan Darwin, ketika ia memperkenalkan Snake.
Dan seperti biasa…
“…”
…Snake hanya tersenyum.
Setelah meresmikan seluruh Wali Dunia, Darwin mulai mengumumkan seluruh Penakluk yang harus mereka dan Petualang lainnya hadapi, serta informasi terkait para Penakluk tersebut.
“Flederick Borael, dari Caprae Guild!
Sebelumnya ia merupakan Petualang Nomor Dua di Dunia. Karena itu kami, Centra Geoterra, menghargai kepalanya dengan harga sebesar 397,340,000 Gerra!”
““!!!””
Beberapa Wali Dunia terkejut dengan penjelasan Darwin.
“B-Banyak sekali! Bukankah ia sebelumnya tidak lebih dari sekedar Petualang Nomor Dua di Dunia?!”
“K-Kalo dia aja sebanyak itu… gimana yang lainnya?!”
Tanya beberapa Wali Dunia dengan terkejut, sebelum Darwin kembali melanjutkan penjelasannya.
“Nikolas Reigner dari Crux Guild!
Sebelumnya ia merupakan Petualang Nomor Satu di Dunia. Karena aksinya yang mengalahkan Penakluk bernama Montraul Beigher dan deklarasinya untuk berseteru dengan Centra Geoterra, maka kepalanya kami hargai sebesar 440,590,000 Gerra!”
Jelas Darwin terkait Nikolas Reigner.
Akan tetapi…
“Hahaha!”
…Snake justru tertawa mendengarnya.
“Leonard Rochdale, Guildmaster dari Leo Guild!
Sama seperti Penakluk Nikolas Reigner, ia sebelumnya juga Petualang Nomor Satu di Dunia! Karena dirinya yang berbahaya, maka Centra Geoterra menetapkan harga kepalanya sebesar 559,820,000 Gerra!”
““…””
Tidak ada komentar dari para Wali Dunia terkait Leonard.
Namun begitu…
“Anggota gue, Cassidian Arnault, hilang karena bajingan itu! Andai gue bisa langsung serang markas orang itu, mungkin gue nggak perlu beraliansi sama semua orang di ruangan ini!”
…Lana Vrecher menaruh dendam atas Leonard, walaupun ia sadar atas ketidakberdayaannya untuk menghadapi Penakluk tersebut.
“Mungkin itu adalah 3 Penakluk Terbaru yang saya sampaikan kepada anda sekalian. Tetapi tetaplah waspada terhadap para Penakluk ini.”
Kata Darwin, sebelum melanjutkan penjelasannya.
“Ulva Lovelace, dari Corvus Guild! Harga sebesar 498,559,000 Gerra!
Ethrierrin dari Draco Guild! Harga sebesar 889,778,000 Gerra!”
Tetapi nama terakhir yang dijelaskan Darwin membuat sebagian besar Petualang merasa kesal.
“Draco Guild, ia bilang? Siapa wanita itu?! Mengapa ia menggunakan nama Guild milik Dox yang saya hormati?!”
“Cih! Nggak gue sangka Party yang dibentuk Dox tiba-tiba jadi Guild yang dikuasain Penakluk!”
Pikir Ella Crystalglow dan Lupherius dengan heran dan kesal terkait Ethrierrin.
““…””
Seketika seisi ruangan terdiam. Para Wali Dunia menatap Darwin yang terlihat cemas.
“Woy! Cepetan lanjutin—”
“M-Maafkan saya, Doughaz Coldless. Saya akan melanjutkan penjelasan saya. Hanya saja… dua Penakluk terakhir ini merupakan Penakluk terlama dibandingkan Penakluk lainnya… yang bahkan tidak bisa dikalahkan selama 50 tahun yang lalu. Bahkan Pahlawan pun kesulitan menghadapi mereka.”
““…””
Semua Wali Dunia terdiam. Mereka mengetahui siapa yang sedang dibicarakan oleh Darwin.
“Ehem!”
Darwin sedang membersihkan tenggorokannya, sebelum melanjutkan penjelasannya.
“Dante Shadowend. Guildmaster dari Umbra Guild. Kami menaikkan harga baginya… sebesar 2,599,940,000 Gerra…!”
““!!!””
Seluruh Wali Dunia kembali terkejut dengan penjelasan Darwin terkait Dante Shadowend.
“Keterlaluan! Harga sebesar itu bisa kita gunakan untuk membantu warga yang—”
“Ini adalah tindakan yang tepat yang diambil oleh Centra Geoterra, agar semakin banyak Petualang yang ingin menjatuhkannya! Jika anda mengkhawatirkan segelontor hadiah yang kami sediakan, lebih baik anda segera mengalahkan pria ini!”
“Cih!”
Gerutu Riva Cleria terkait apa yang dijelaskan Darwin terkait hadiah atas kepala Dante Shadowend.
“Dan terakhir… Rock Head, dari Oculus Guild. Satu-satunya Penakluk yang berani menantang seorang
Pahlawan. Kami memberi harga sebesar… 4,091,963,000 Gerra…”
““…””
Tidak ada jawaban dari seluruh Wali Dunia.
Karena sebagian besar dari mereka…
““…””
…gemetar ketakutan, ketika mendengar namanya.
“Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan kepada—”
“Akhirnya selesai juga penjelasan anda, wahai Wakil Jendral.”
“…”
Darwin terdiam dengan tidak percaya, ketika melihat aksi Snake yang seolah tidak peduli dengannya.
“Tuan Snake…! Saat ini kita sedang—”
“Tanpa membuang waktu lebih banyak, alangkah baiknya jika kita semua fokus terhadap ancaman terbesar, yang saya yakini jauh lebih besar dibandingkan para Penakluk, Tuan Davin.”
Jelas Snake kepada Darwin dan para Wali Dunia lainnya.
“L-Lebih bahaya daripada Penakluk?! Siapa maksud lo—”
“Children of Purgatory.”
Kata Darwin, ketika Karl Thorp sedang bertanya kepada Snake.
“Permisi, Tuan Davin. Alangkah baiknya jika saya yang menjelaskan tentang sekte sesat tersebut, semenjak mereka baru saja menyentuh wilayah saya.”
“B-Baiklah, Tuan Snake.”
Balas Darwin kepada Snake, yang hendak mengambil alih rapat.
“Saya langsung ke intinya saja, kawan-kawan sekalian.”
““…””
Semua merasa risih ketika Snake memanggil mereka dengan sebutan kawan.
“Di dalam sekte tersebut, ada suatu pangkat tertentu yang disebut Acolyte. Tentu saja anda sekalian mengetahui hal tersebut. Akan tetapi, waspadalah terhadap dua Acolyte tertinggi, yang merupakan Mahluk Abadi.”
““!!!””
Semua terkejut dengan apa yang Snake jelaskan.
Akan tetapi, kejutan darinya belum selesai.
“Untung saja kala itu tidak ada Inkarnasi Demon Lord di antara mereka, sehingga pemimpin sekte tersebut ikut
menyerang teritori saya. Oleh karena itu saya mengetahui identitas pria tersebut.”
““…””
“Ia adalah Jarvanaag Kronovik, anak haram dari pasangan Pangeran Kravo Kronovik dan seseorang dari Klan Mistyx.”
““!!!””
Kembali mereka semua terkejut dengan apa yang ia sampaikan.
“Artinya… orang itu keturunan asli Kronovik?!”
“Tunggu! Bukankah Kronovik telah hancur 500 tahun yang lalu?!”
“Kalo itu sih mungkin aja karena energi terkutuk di dalam dirinya!”
“Nggak disangka! Ternyata nggak cuma Klan Mistyx aja sisa-sisa negara itu!”
““…””
Seluruh Wali Dunia mulai saling bersahut-sahutan untuk mencerna dengan jelas informasi dari Snake. Hingga
akhirnya, ada satu orang yang merasakan ada yang mencurigakan dari informasi itu.
“Saya hendak bertanya kepada anda.”
“Hm? Anda adalah…”
“Jack Frost.”
Jawab Wali Dunia yang bernama Jack Frost, tanpa memperdulikan…
““…””
…tatapan dingin dari Wali Dunia lainnya.
Itu semua terjadi karena semua Wali Dunia merasa curiga dengan caranya yang misterius, yang tiba-tiba berada dalam Urutan Kelima.
“Ya, silakan.”
“Maaf jika meragukan anda. Namun, apakah mungkin anda bisa mengambil informasi yang bahkan tidak bisa
didapatkan seorang Pahlawan? Lantas, bagaimana cara anda mengetahui identitas pria tersebut?”
“…”
Snake hanya tersenyum sebelum menjawabnya.
“Anggap saja… saya mendapatkan dari seseorang yang lebih dari seorang Pahlawan.”
“Lebih dari seorang Pahlawan?! Siapa maksud an—”
“Maaf, hanya itu yang bisa saya sampaikan. Percaya atau tidak, saya serahkan kembali kepada anda, Jack Frost.”
Jelas Snake yang memotong rasa ingin tahu dari Jack Frost.
“Baiklah. Berdasarkan apa yang Snake jelaskan, maka seperti inilah yang akan kita semua beritakan kepada dunia.”
““…””
Semua Wali Dunia pun menyimak apa yang akan dijelaskan oleh Darwin.
……………
Dan kembali ke sekarang, di mana semua warga dunia sedang dikejutkan dengan berita terbesar dari GT News.
“Nama pemimpin sekte sesat itu… ada Kronovik-nya?!”
“Artinya dia itu keturunan pangeran-pangeran yang ada di sana, dong?!”
“Bahkan dia itu juga keturunan Klan Mistyx?!”
Seru beberapa warga dunia ketika membaca berita tentang Jarvanaag.
“Woy… li-liat harga yang dipasang untuk dia!”
“HAAAAAH?!?! 6,660,000,000 GERRA?!?!”
““…””
Warga dunia pun terkejut dengan harga yang dipasang oleh Jarvanaag.
Dengan kata lain, harga yang dipasang oleh Centra Geoterra untuk Jarvanaag adalah harga yang terbesar sepanjang sejarah Centra Geoterra memimpin dunia.
Mengetahui hal tersebut…
“Sial kau, Djinn Dracorion! Kupastikan nyawamu ada di tanganku!”
…amarah dan dendam Jarvanaag kepada Djinn semakin membara.
________________
[1]Lupherius pernah menitip kepada Djinn tentang anaknya yang bernama Luphius Nighteeth, sebelum Djinn dan teman-temannya pergi dari Erviga Kingdom (Chapter 151).