
Myllo telah bertemu kembali dengan Tarruc, setelah ia dan Slasher mengalahkan dua mantan anggota Argus
Navis, yang menjaga gerbang di mana Tarruc dipenjara.
Tetapi reuni antara mereka berdua diinterupsi oleh Leonard, yang datang bersama dengan Zophiel. Oleh karena itu, Tarruc terpaksa mengarahkan semua anggotanya untuk pergi secepatnya bersama kelompok yang dipimpin oleh Zorlyan dan Ollie.
Sementara itu, anggota Aquilla Party yang bersama dengan Andromeda Party dan Lynx Party, di mana mereka harus menghadapi beberapa anggota Leo, untuk membuka jalan bagi Myllo dan Taurus.
““*Chring, chring, chring…””
“*Boom!”
““*Shrak!””
Pertarungan besar terjadi antara kedua belah pihak. Baik senjata maupun sihir dikerahkan oleh mereka semua.
“Cih! Mereka tidak ada habisnya! Mengapa ada sangat banyak anggota Leo?!”
“Kita harus hati-hati! Kemungkinan mereka setara Kasta Jingga atau Kasta Merah!”
“Tapi kita nggak boleh keluarin semua kekuatan kita! Karena kita masih nggak tau ada di mana para Executioners!”
Seru Luvast, Zorlyan, serta Ollie, secara bergantian.
((Diamond Magic: Shell Holder))
“*Brrrrk!!!”
““Aaaargh!””
Gia menggunakan sihirnya untuk menahan pergerakan dua anggota Leo. Tetapi masih ada anggota Leo lainnya yang mampu bergerak untuk menyerangnya.
((Ice Magic: Lance Shot))
““*Shrrrkk!””
““Aaaargh!””
Beruntung ada Luvast yang menyerang mereka dengan sihirnya, sehingga mereka gagal menyerang Gia.
“Makasih, Luvast!”
“Ya! Senang bisa membantu!”
Jawab Luvast kepada Gia.
“*Chring, chring, chring…”
“Cih! Apa-apaan nih orang?!”
Seru salah seorang anggota Leo, yang serangannya terus dicegah oleh Ollie.
“Paul!”
“Siap, bos!”
“*SHRAK!!!”
“…”
Kemudian Paul langsung menyerang mereka yang berusaha untuk menyerang Ollie, dengan sekali ayunan kapaknya.
“Yang lainnya gimana?!”
“Aman, bos!”
“Kita udah hajar beberapa dari antara mereka!”
“…”
Ollie hanya menatap anggota Lynx lainnya dengan tersenyum, setelah ia melihat mereka semua yang mengalahkan beberapa anggota Leo.
“Royce! Lo siap?!”
“Siap, Zorlyan!”
Balas Royce, yang punggungnya ditancapkan oleh duri milik Zorlyan.
((Needle Magic: Capacity Boost))
Zorlyan menggunakan sihirnya lewat duri miliknya untuk meningkatkan kekuatan Royce.
“♫La la lala la…”
““…””
Kemudian Royce bersenandung, hingga membuat beberapa anggota Leo tidak bisa bergerak.
Karena hal itu…
““*Shrak, shrak, shrak…””
…Mahadia langsung menyerang mereka dengan kedua belatinya, sementara Alethra menyerang dengan pedangnya.
Sambil mereka bertarung dengan antara satu sama lain…
“*BRRRR!!! BRRRR!!!”
““…””
…mereka mampu merasakan adanya gempa pada tanah yang mereka pijak, serta dinding-dinding langit yang bergetar.
“A-Ada apa ini?! Mengapa tiba-tiba ada gempa?!”
“A-Aing teh juga penasaran, Teh Luvast!”
Jawab Garry kepada Luvast, sementara semua yang sedang bertarung sama herannya dengan mereka berdua.
“Ayo tahan mereka terus! Jangan sampe mereka keluar—”
“Gimana cara tahannya! Kita nggak boleh bunuh mereka, tapi mereka mau bunuh kita!”
Seru seorang anggota Leo kepada rekannya, dengan gelisah dan putus asa, setelah jumlah mereka semakin
berkurang.
Namun apa yang mereka rasakan seketika berubah, setelah datangnya puluhan bala bantuan anggota Leo.
“Tenang aja! Kita udah di sini!”
“Mau berapapun yang mereka kalahin, pasti mereka juga kecapean, kan?!”
“Makanya itu kita harus manfaatin jumlah kita!”
Sahut beberapa bala bantuan yang datang untuk menghadapi Aquilla, Andromeda, serta Lynx.
“Cih! Mereka nggak ada habis-habisnya!”
“Ini udah bala bantuan ke berapa yang dateng?! Kok nambah terus sih?!”
Seru Zorlyan dan Ollie dengan kesal, setelah mendapati anggota Leo yang terus berdatangan.
Walaupun banyak anggota Leo yang datang untuk mencegah mereka keluar dari Chaoseum, nyatanya kondisi ketiga Party itu tetap prima.
“Garry! Kamu udah kecapean, belum?!”
“Tenang wae atuh, Teh Gia! Aing teh masih kuat!”
Seru Garry, yang terus menjaga stamina seluruh anggota dari ketiga Party.
“Semuanya! Kalian masih kuat, kan?!”
“Selama belom ada Leonard atau Executioners, kita harus keluar dari sini!”
Seru Ollie dan Zorlyan kepada seluruh anggota dari ketiga Party, agar mereka tetap semangat untuk keluar dari tempat tersebut.
Hingga akhirnya…
((Sun Fall))
“*BOOMMM!!!”
““Uaaaargh!!!”
Kritach datang bersama anggota Taurus dan membakar sebagian besar anggota Leo.
“Gyehehehe! Bagus banget! Sekarang waktunya kita—”
“Nggak, Paul! Mending kita pergi dari sini secepetnya, sebelum Keeper mereka mulai sembuhin mereka semua!”
“Ya! Lo bener!”
Sahut Zorlyan yang setuju dengan Ollie.
““…””
Mereka pun bersama-sama pergi melewati seluruh anggota Leo yang masih terbakar.
Namun ketika dalam perjalanan…
“Sialan! Dia itu Keeper kan?!”
“Kok bisa Keeper ngalahin mereka segampang itu?!”
“Malu banget gue kalo kalah dari lo, Kritach!”
“…”
…Mahadia, Paul, bahkan Lozrick dan Slasher, sama-sama merasa tidak berdaya karena kekuatan yang diperlihatkan oleh Kritach.
……………
Sementara itu, di sisi lain Chaoseum, di mana Tetsuo hendak mencari Ryūhime, lewat jejak Mana yang
disebar oleh Ryūhime.
“Hmm. Ia meninggalkan jejak Mana seperti ini, agar kepada siapapun yang akan membawanya, kah? Tetapi, jika Ia meninggalkan jejak seperti ini, tidakkah Pengacau itu juga mengetahuinya?”
Bisik Tetsuo, yang tiba di depan sebuah ruangan terpencil.
“*Bruk!”
Ia pun mendobrak pintu tersebut. Di hadapannya, terhadap Ryūhime yang duduk di atas sebuah kursi dengan terlelap.
Oleh karena itu, ia hendak membawanya pergi.
Akan tetapi…
“Ryūhime-chan—”
“Untuk siapapun yang mendengar-Ku, Aku mohon agar sekiranya kalian melarikan diri sesegera mungkin!”
“!!!”
…ia dikejutkan dengan suara bisikan Ryūhime, hingga kupingnya berderik.
“R-Ryūhime-chan…? A-Apa maksud—”
“Kesadaran-Ku akan menghilang karena Aku telah dikendalikan! Diri-Ku yang berada di hadapan kalian…”
“*SWUSH!!!”
“…tidak lebih dari sekedar binatang buas yang akan membunuh siapapun!”
“!!!”
Tetsuo pun terkejut. Tidak hanya mendengar pesan dari Ryūhime saja. Ia pun juga terpaksa untuk menghindari
serangan kejutan dari seorang gadis yang hendak ia selamatkan.
“*SWUSH!!! SWUSH!!! SWUSH!!!”
“SIAPA YANG BERANI-BERANINYA MEMANIPULASI PIKIRAN-NYA?!?!”
Teriak Tetsuo dengan gelisah, marah, dan sedih, setelah mengetahui apa yang sudah terjadi kepada Ryūhime.
……………
Kembali ke perjalanan anggota dari Aquilla, Andromeda, Lynx, serta Taurus, yang hendak pergi dari Lapisan Bawah Chaoseum.
“Sebentar lagi kita harusnya udah bisa keluar!”
Seru Ollie kepada seluruh rekannya, agar mereka semua tetap semangat, setelah mereka semua dilanda rasa lelah.
Khususnya…
“Haaaaah…! Haaaaaah…! Aing teh udah nggak sanggup…!”
“Kamu mau aku angkat?!”
“Hehe…! Boleh atuh, Teh Gia—”
“Machinno bisa mengangkat Garry.”
“Et!”
…Garry, setelah dirinya terus memulihkan kondisi rekan-rekannya selama bertarung melawan ratusan anggota Leo.
“*Bwung…”
“Haaaaah…! Padahal mah… aing maunya diangkat Teh Gia—”
“Ih! Ngeluh mulu! Bilang makasih kek ke Machinno!”
Tegas Gia kepada Garry yang mengeluh, walaupun sudah diangkat oleh Machinno dengan sihirnya.
““…””
Mereka semua akan tiba di gerbang keluar Chaoseum. Oleh karena itu beberapa dari antara mereka merasa senang, walaupun pada kenyataannya mereka harus tetap berjuang untuk keluar dari tempat tersebut.
“Gyehehe! Akhirnya kita udah mau keluar!”
“Semoga aja udah nggak ada—”
“T-T-Tunggu! A-Aku bisa ngerasain ada orang di sekitar kita!”
Seru Radomila kepada semua yang hendak keluar dari gerbang.
“Ada orang?!”
“Ya! Saya juga bisa merasakannya, Zorlyan!”
Jelas Royce, yang mendukung argumen Radomila.
Akan tetapi…
“…”
…tidak ada jawaban dari Ervi, yang juga seorang Observer dari Lynx.
“Ervi…?”
“M-Maaf, bos… gue nggak ngerasain apa-apa—”
“*SWUSH!!!”
“*Chringgg…”
““!!!””
Tiba-tiba mereka dikejutkan dengan adanya sebuah tombak yang melaju dengan cepat menuju mereka, ketika Ervi akan mendapat teguran dari Ollie.
Beruntung Ollie dengan sigap menghadang tombak tersebut, sehingga tidak ada yang terluka dari antara mereka.
“…”
Ollie menatap Ervi dengan tajam, karena ia gagal menjalankan tugasnya sebagai seorang Observer.
“M-Maaf, bos! Gue juga nggak bisa ngerasain kayak gitu!”
Balas Ervi karena mengerti tatapan dari Ollie.
“*Swush…”
Seketika tombak yang menyerang Ervi melayang pergi, seakan seperti ditarik sesuatu.
““…””
Kemudian tibalah 10 orang yang datang menghampiri mereka semua.
“T-Tunggu…! Mereka bukannya…”
“Ya! Mereka sebelumnya… adalah anggota Argus Navis… sama seperti saya…!”
““!!!””
Sebagian dari antara mereka terkejut dengan jawaban Ollie dan Kritach.
““…””
Mereka sama-sama menyaksikan adanya para Petualang yang masih mengenakan Lencana Petualang, di mana terdapat 1 Frontliner Kasta Jingga, 1 Keeper Kasta Jingga, 1 Observer Kasta Kuning, 1 Observer Kasta Jingga, 1 Rounder Kasta Jingga, 2 Striker Kasta Jingga, serta dua Petualang Kasta Merah, yang merupakan seorang Frontliner, seorang Rounder, dan seorang Striker.
“K-Kenapa mereka ada di—”
“V-Vice-Guildmaster Nibley…! A-Apakah anda… juga menjadi bagian dari Leo Guild…?!”
Tanya Kritach kepada pria bernama Reubenn Nibley, pria yang sebelumnya merupakan seorang Frontliner Kasta Merah, serta Vice-Guildmaster dari Argus Navis Guild.
“Jika tidak salah, anda adalah Kritach, benar?”
“B-Benar…! Apa yang sebenarnya terjadi di—”
“Kemarilah! Jika anda masih berdiri di sana, maka anda adalah musuh kami!”
Seru Reubenn kepada Kritach, seakan ia memerintahkannya.
Akan tetapi, Kritach telah membulatkan keputusannya.
“M-Maafkan saya, Reubenn…!”
“Hm?! Apa yang anda katakan—”
“S-Saya adalah… Keeper dari Taurus! Anda tidak punya hak untuk memerintah saya!”
““…””
Seluruh anggota Aquilla, Andromeda, serta Lynx, begitu takjub dengan tindakan Kritach.
Khususnya Luvast.
“*Jika**tiba waktunya bagiku untuk dipaksa kembali oleh Vamulran Kingdom, apakah aku** bisa melakukan hal yang sama seperti dirinya***?"
Pikir Luvast dengan takjub.
Sementara anggota Taurus menyaksikan tindakan Kritach dengan tersenyum.
“Baiklah. Lagipula saya tidak peduli dengan anggota Argus Navis yang tidak dibawa oleh Guildmaster, 5 tahun yang lalu. Karena semenjak saat itu, siapapun anggota Argus Navis yang tidak ikut sama saja mati di mata saya.”
“…”
Kritach terdiam ketika mendengar kata-kata dari Reubenn.
“Reubenn, apa yang harus kita lakukan—”
“Kita bunuh mereka semua, kecuali anggota Aquilla—”
“*Chringg…”
“…”
Reubenn menatap tajam Paul, yang tiba-tiba menghampirinya dan mengayunkan kapak yang ditahan olehnya.
“Woy, lo! Kalo gue bunuh orang ini, lo nggak masalah kan?!”
“Y-Ya.”
Jawab Kritach kepada Paul.
“Bos! Gue ikut bantu Paul, ya!”
“Gue juga, bos!”
Seru Ervi dan Awva kepada Ollie.
“Zorly! Biar gue sama Alethra yang bantu mereka!”
“OK, Maha!”
Jawab Zorlyan kepada Mahadia, sambil menyaksikan Mahadia dan Alethra yang berlari untuk menyerang para mantan anggota Argus Navis.
“Kritach! Lo pergi dari sini!”
“P-Pergi?! Tetapi—”
“Lo nggak akan sanggup untuk lawan mereka! Karena gue yakin kalo lo pasti nggak tega untuk lukain mereka!”
“Biar gue ikut Sonda untuk lawan mereka!”
“A-A-Aku juga…!”
Seru Sonda, Lozrick, serta Radomila secara bergantian.
“Graaaagh!”
“*Bwung!”
Machinno dengan spontan menahan serangan salah seorang mantan anggota Argus Navis dengan sihirnya.
“M-Machinno—”
“Pergilah.”
Jawab Machinno agar mereka semua pergi dari hadapannya.
Oleh karena itu, 10 dari 19 aliansi dari 4 Party mulai menghadapi seluruh anggota Argus Navis, hingga menyisakan 9 orang.
“Woy, Aquilla!”
““…””
“Kalo kalian nggak bisa jagain Bos Ollie, gue hajar Wakil Kapten kalian nanti!”
Seru Paul kepada anggota Aquilla, sebelum ia bersama rekan-rekannya menghadapi pertarungan besar di Lapisan Bawah.
“*BRUK!!!”
Ollie dan Zorlyan berhasil memimpin beberapa anggota dari keempat Party keluar dari Chaoseum.
Tetapi di hadapan mereka…
“Muahahaha! Ternyata bener, kalo mereka dateng dari Gerbang Selatan!”
“Kok bisa tau ya Bos Leonard?!”
“Gue kira dia kepala otot, ternyata dia pinter juga.”
…terdapat ketiga Executioners, yang hendak menghadang mereka.