
Dunia masih terkejut dengan berita yang telah disiarkan oleh GT News.
Mulai dari tanda-tanda Pemula Emas, Penakluk terbaru, pengenalan 10 Wali Dunia, serta Jarvanaag Kronovik,
pemimpin dari Children of Purgatory, yang menjadikannya sebagai kriminal yang paling berbahaya di dunia.
Walaupun terdapat banyak berita besar yang tersiar, nyatanya warga dunia tetap menaruh perhatian mereka pada Pemula Emas, khususnya Aquilla Party.
“Eh iya! Ngomong-ngomong, kok nggak ada ya kabar tentang Vast?!”
“Anggota Aquilla yang lagi terpisah dari Aquilla ya?”
“Oh iya! Bener juga! Ke mana ya perempuan itu?!”
““…””
Vast tidak ada kabar.
Vast menghilang.
Itulah yang menjadi perhatian warga dunia yang mengikuti kisah dari Aquilla.
Dan kali ini, di sebuah pulau kecil yang terdapat di wilayah barat tengah Geoterra.
“Hoaaaamm…! Yaudah, kita jalan sekarang. Biar gue bisa tidur di dalam kapal kita.”
““Siap, bos!””
Seluruh anggota Lynx hendak meninggalkan pulau kecil itu.
Setelah menyelesaikan Quest untuk mengalahkan seekor Hydra liar, Ollie mendapatkan Kenaikan Kasta menjadi Frontliner Kasta Jingga. Atas pencapaiannya, ia menduduki peringkat ke-1,416 dalam Peringkat Kasta Jingga.
Namun, dengan adanya sebutan Pemula Emas baginya, tentunya semakin banyak rintangan baginya dan Party yang ia pimpin.
“Oh ya, ngomong-ngomong ke mana Paul?”
“Kalo nggak salah dia tadi ada di—”
“*Bruk, bruk, bruk…”
““!!!””
Ollie dan anggota Lynx dikejutkan dengan adanya Paul yang jatuh terlontar ke hadapan mereka, dengan kondisi yang terluka berat.
“Paul! Lo nggak apa-apa?!”
“*Tap, tap, tap…”
“Woy, Paul!”
Seru Ollie kepada Paul, yang sudah tidak sadarkan diri, sambil menepuk pipinya.
“Lynx! Siapin senjata kalian!”
““Siap, Bos!””
Atas perintah Ollie, seluruh anggota Lynx mempersiapkan senjata mereka.
“*Prok, prok, prok…”
Seseorang berbadan besar datang menghampiri Lynx bersama beberapa orang lainnya.
“Muahahaha! Ini ya yang kata orang-orang Pemula Emas?”
“Siapa lo?!”
“Gue?! Lo nggak kenal gue?! Ya ampun! Petualang jaman sekarang kayaknya kurang edukasi ya!”
“…”
Ollie hanya menatap tajam pria berbadan besar yang menghampirinya, sambil mewaspadai gerakan tidak terduga yang akan ia lakukan.
“Bastheus Brawrackus! Pernah denger nama itu, nggak?!”
“!!!”
Ollie pun terkejut ketika mendengar nama pria tersebut.
“Bos! Lo kenal dia—”
“Lo itu… salah satu pemimpin Black Guild yang paling bahaya di Geoterra, kan?! Bukan harusnya… lo udah mati di tangan Leonard Rochdale?!”
Tanya Ollie dengan heran.
“…”
Ollie kemudian menatap seluruh anggotanya. Ia merasa khawatir akan ketidaksanggupan anggotanya untuk
menghadapi pria yang ada di hadapannya.
“Cih! Andai Paul masih sadar, mungkin kita masih ada peluang untuk lawan bajingan ini!”
Pikir Ollie dengan khawatir, karena ia merasa kekurangan daya serang.
“Semuanya! Kalo kita terpaksa lawan mereka semua, gue minta supaya kita 10 kali lebih serius daripada lawan Hydra kemarin! Paham?!”
““Paham, Bos!””
Seru seluruh anggota Lynx, sebelum menghadapi Bastheus Brawrackus.
Sementara Bastheus sendiri, yang datang bersama beberapa orang di belakangnya…
“Muahahaha! Kalian semua diem aja di sini! Biar gue yang hajar mereka semua, sebelum kita bawa mereka!”
““Siap, Bastheus!””
…justru menghadapi Lynx seorang diri.
Akan tetapi, beberapa hari kemudian.
“Balikin temen-temen gue!”
“Bawel! Lo itu properti Chaoseum! Nggak usah bacot deh lo!”
“…”
Ollie terbangun dari tidurnya. Ia mendapati dua orang yang sedang beradu argumen.
“*Kranggg…”
Ia juga mendapati dirinya yang berada di dalam suatu sel tahanan, dengan terikat Mana-Restrictions. Di sampingnya terdapat seorang Beastwoman, yang juga terikat oleh Mana-Restrictions.
“Siapa ya cewek itu? Kok gue kayak ke—”
“Woy! Lo bawa ke mana Bos gue?! Balikin temen-temen gue—”
“*Dhuk!”
“Diem lo! Dasar sialan!”
“…”
Saat sedang menatap Beastwoman tersebut, Ollie kemudian mendengar suara argumen antar dua orang dari luar sel tahanannya, di mana terdapat suara seseorang yang tertendang.
Mendengar argumen tersebut, Ollie mengetahui suara milik salah satu pria yang sedang berargumen.
“Apa lo bilang?! Gue bunuh lo—”
“Paul! Lo ada di mana?! Gue baik-baik aja!”
“Bos! Untung aja lo nggak kenapa-kenapa, bos!”
Sahut Paul, yang terdengar jauh dari Ollie.
“…”
Ia pun memikirkan alasan dirinya yang berada di dalam jeruji tahanan saat ini.
“Ternyata… gue sama rekan-rekan gue kalah ya lawan orang itu. Apalagi gue inget kalo Kristotte sama Vizrox…! Keuk…!”
Pikirnya ketika mengingat kekalahannya melawan Bastheus Brawrackus, yang bahkan membuat dirinya tidak sadarkan diri selama beberapa hari. Ia juga mengingat akan nasib Kristotte dan Vizrox yang kritis dan terlihat seakan meninggal dunia, ketika ia dan rekan-rekannya dibawa secara paksa oleh Bastheus.
““WUOOOAAAAHHH!!!!””
““*Prok, prok, prok…””
“Keren banget tuh cewek!”
“Jago banget teknik pedangnya!”
“Seenggaknya pilihan saya bener! Artinya saya menang beberapa kali lipat!”
“…”
menyaksikan gemuruh sorak sorai orang-orang yang berada mengelilingi sebuah arena besar, di mana terdapat seorang wanita yang telah mengalahkan puluhan mahluk yang dikenal dengan nama Redcap.
“Oi, cewek. Gue ada di ma—”
“Hah?! Siapa yang lo maksud cewek?! Gue juga punya nama, kali!”
“Oh ya, maaf. Nama gue Ollie. Lo siapa?”
“Hah?! Lo Ollie Remmington?! Gue ini Zorlyan Qollinc!”
“!!!”
Ollie pun terkejut ketika mengetahui wanita yang ada di sampingnya merupakan Petualang, yang juga disebut
sebagai Pemula Emas.
“Tempat macem apa ini? Kenapa kita ditahan kayak gini?”
“…”
Zorlyan pun terdiam, sebelum memberikan beberapa informasi kepada Ollie.
“Gue nggak tau banyak tentang tempat ini, tapi kira-kira ini yang gue tau.”
“…”
“Tempat ini namanya Chaoseum. Di sini, Petualang yang ditangkep kayak kita ini disebut Petarung. Nanti kita bakalan diadu sama monster-monster yang disebut Tantangan. Biasanya ada puluhan monster yang harus kita lawan, mau kita sendirian atau berkelompok.”
“Diadu?! Siapa emang yang bikin tempat i—”
“Leonard Rochdale, Penakluk yang baru diumumin!”
“!!!”
Lagi, Ollie dikejutkan dengan informasi dari Zorlyan.
“Leonard Rochdale?! Berarti… Bastheus Brawrackus itu… kerja di bawah Leonard Rochdale?! Apa mungkin berita tentang matinya orang itu di tangan Leonard itu… berita palsu…?!”
Pikir Ollie dengan heran, yang berusaha untuk mencerna informasi dari Zorlyan.
““…””
Ollie pun terus bertukar informasi dengan Zorlyan. Hingga akhirnya terdapat kegaduhan di dalam ruang
penjara.
“Lepaskan saya!”
“Jangan banyak ngomong! Cepet balik ke dalem penjara!”
“Keterlaluan! Apakah anda pikir anda akan—”
“*Phak!”
““…””
Ollie dan Zorlyan mendengar suara seorang wanita, yang sedang beradu argumen dengan seseorang. Bahkan mereka mendengar suara tamparan yang keras, yang menggema di ruang penjara.
“Suara cewek itu…”
“Dia cewek yang barusan lawan puluhan Redcap tadi. Selama gue ada di sini, cewek itu yang paling keras kepala. Dia selalu adu mulut sama semua sipir yang ada di sini.”
Jelas Zorlyan kepada Ollie, sebelum mereka kembali mendengar argumen antara wanita tersebut dengan sipir sel tahanan.
“Harus berapa lagi saya harus di tempat i—”
“Banyak nanya banget sih jadi orang?! Udah jelas sampe lo mati!”
“Hah?! Anda pikir saya akan mati begitu sa—”
“*Phak!”
Wanita tersebut kembali ditampar oleh sipir penjara.
“Bawel banget sih jadi cewek!”
“*Dhuk!”
“Sana diem! Jangan banyak berulah lagi!”
“Cih!”
Kemudian wanita tersebut dimasukkan kembali ke sel tahanannya, dengan cara ditendang oleh sipir tersebut.
““…””
Ollie dan Zorlyan kemudian menyaksikan wanita tersebut yang dimasukkan secara paksa ke dalam satu sel tahanan yang sama dengan mereka.
“…”
Wanita tersebut menatap Ollie yang baru pertama kali ia temui.
“Zorlyan, apakah pria ini merupakan pendatang baru di tempat hina ini?”
“Ya. Mending lo kenalan aja sama dia, mumpung kita ini sama-sama Petualang.”
Balas Zorlyan kepada wanita itu.
“…”
Wanita itu pun membuka tangannya untuk berkenalan dengan Ollie.
“Nama saya Vast.”
“O-Ollie…”
Jawab Ollie sambil mengingat dengan jelas nama wanita tersebut.
“Kok gue kayak pernah denger, ya?!”
Pikirnya, hingga ia teringat tentang siapa wanita yang bernama Vast tersebut.
“Tunggu! Lo itu anggota Aquilla?!”
“Ya. Saya adalah—”
“Gue sempet ngerjain Quest Joint Party bareng Kapten lo, Myllo!”
Jelas Ollie kepada Luvast.
“Anda juga pernah bekerja sama dengan Myllo?! Artinya kita semua juga mengenal Myllo, bukan?!”
“Kita semua?! Lo juga, Zorlyan?!”
“Ya. Makanya itu gue kenal baik cewek ini.”
Balas Zorlyan kepada Ollie.
Karena mereka mengenal satu pria yang sama…
“Jadi, apakah anda juga ingin bekerja sama dengan kami untuk keluar dari tempat ini?”
“Pastinya gue mau. Tapi… gue harus pastiin keselamatan anggota-anggota gue dulu.”
“Ya. Gue juga, Ollie. Dua anggota gue, Winona sama Royce… nggak tau gimana kabarnya, semenjak gue sama dua anggota gue aja yang dibawa paksa sama orang-orang ini!”
…aliansi antara mereka pun terbentuk.
Dan kali ini, di ruang khusus yang berada di Chaoseum.
“Jadi, menurut lo kita masih kekurangan orang, bos?”
“…”
Leonard Rochdale, Penakluk yang berharga 559,820,000 Gerra, memerhatikan arena Chaoseum yang ia bangun, sebelum menjawab pertanyaan dari salah satu anggota yang ia percaya.
“Ya! Kita masih kurang orang!”
“*BRAK!!!”
“Tambahin lagi Petualang baru! Yang lama udah mati satu per satu! Kalo sampe nggak ada Petarung baru yang kuat, bisa-bisa kita semua cuma bikin pertunjukkan tolol ini aja!”
Seru Leonard, sambil menghentakkan kakinya ke atas meja, hingga hancur.
“Cepet suruh anak-anaknya Si Banteng untuk cari Petualang yang baru!”
“Muahahaha! Siap, Bos!”
Sahut Bastheus, pria yang menghancurkan Ophiucus Party, Gemini Party, serta Lynx Party, sebelum
menjalankan tugas dari Leonard, tuannya.