Another Me, Another World

Another Me, Another World
Chapter 317. The Power That Defies The Nature's Law



“Sepertinya sudah selesai. Semoga saja engkau tidak mengalami hal yang sama seperti ini.”


“Ya. Makasih banyak, ya.”


Akhirnya badan gue nggak berjamur kayak tadi!


“Mari ikuti aku dan bergabung bersama teman-temanmu, Djinn Dracorion.”


“OK, Ivis.”


Karena udah selesai, kita berdua jalan ke tempat Myllo sama yang lainnya.


“Hehe! Udah mendingan?!”


“Djinn! Kamu jadi ganteng lagi, deh!”


“Teh Gia! Kan aing lebih ganteng ketimbang Djinn, atuh!”


Cih! Bawel banget sih bocah-bocah sialan ini!


“Terimalah makanan ini, teman-teman Machinno.”


Makanan ini… ternyata semacam sup jamur gitu, ya?!


“Wuhuuu! Kita dikasih makan la—”


“Duh, nggak ada lauknya, ya? Padahal kan… gue nggak suka sayur-sayuran…”


“Bawel, brengsek! Makan tinggal makan!”


“Hah?! Apa lo bi—”


“Ih! Kalian berdua tinggal makan aja pake ribut segala, sih!”


““M-Maaf…””


Daripada kena marah Gia, mending makan secepetnya deh.


“Wuaaah! Enak banget!”


“Iya, ya! Kamu pasti juga suka kan, Dalbert?!”


“I-Iya…”


Keliatannya dia nggak suka sama sup jamur ini.


“Et! Jamur-jamur ini teh… nggak bikin kita berjamur kan, Teh Ivis?!”


“Tentu saja tidak. Jamur-jamur yang ada pada makanan itu tidak lebih dari sekedar jamur yang biasa dikonsumsi oleh warga dunia pada umumnya.”


Gue juga udah mikir gitu, sih.


Karena gue yakin semua Dryad yang ada di sini juga nggak keliatan mau musuhin kita.


Cuma bedanya…


““…””


…sebelum gue dateng, mereka masih ada di sekitar Myllo sama yang lainnya. Tapi waktu gue dateng bareng Ivis ke sini, mereka pergi semua sambil natap tajem gue.


Cih! Kalo nggak karena klan dari High Elf yang gila kekuatan, yang bahkan sampe harus ngincer mereka!


Ya ada untungnya juga sih nggak ada Luvast di sekitar kita. Kalo ada dia, bisa-bisa dia ngerasain yang sama


kayak yang gue rasain.


Oh ya, ngomong-ngomong soal gila kekuatan.


“Ivis, gue mau nanya dong.”


“Silakan, Djinn.”


“Sebelum kita ada di sini, salah satu warga desa yang bilang kalo Kaum Jamur bisa kasih kekuatan lebih pake


tumbal. Untuk itu, kira-kira bener, nggak?”


“Tumbal? Tentu saja tidak.”


“Oh gitu, ya?”


Artinya yang dia bilang tuh rumor do—


“Tetapi, kami bisa mengkualifikasi seseorang yang pantas untuk kami ajarkan sesuatu yang dapat melawan hukum alam di dunia ini.”


““!!!””


Emangnya kekuatan apa yang bisa lawan hukum alam?!


“Lawan hukum alam?!”


“Emangnya bisa?!”


“Eta teh sihir?!”


“Bisa disebut sebagai sihir, namun juga tidak. Karena kekuatan tersebut juga menggunakan Mana. Namun


yang pasti, yang akan kuajarkan ini merupakan kekuatan besar bagi kalian semua.”


Kekuatan besar? Emangnya kekuatan macem apaan?


“Hm? Sepertinya salah satu dari antara kalian sudah menyadari apa yang akan kuajarkan.”


““…””


Myllo keliatannya tau apa yang dia maksud. Makanya kita semua sampe ngeliatin dia.


“Jangan-jangan… yang mau lo ajarin itu… Union, ya?”


“Kau benar. Aku mampu mengajarkan Union kepada kalian semua.”


Union?! Kok gue kayak sering denger, ya?!


“Union itu kan…”


“Bukannya cuma bisa dipakai orang-orang hebat yang ada di dunia, ya?!”


Orang-orang hebat?!


“Aku tidak mengerti apa yang kau maksud dengan orang-orang hebat. Namun pada dasarnya, semua orang bisa menggunakan Union. Mungkin yang kau maksud dengan orang-orang hebat adalah mereka yang bisa menggunakan seluruh Tiga Prinsip Union.”


Hah?! Terus apa yang bikin Union itu unik dibanding yang lain?!


“Sebelumnya, biarlah aku menjelaskan kepada kalian tentang Union itu sendiri. Semoga kalian paham.”


““…””


---------------


Seperti yang kalian semua ketahui, setiap mahluk berakal tersusun oleh tiga struktur utama pada diri mereka.


Tubuh, yang memiliki energi kehidupan,


Roh, yang memegang kendali atas Tubuh,


serta Jiwa, yang menjadi tempat menampung Mana.


Naasnya, tidak semua Mahluk Intelektual menyadari, jika ketiga hal tersebut adalah terpisah.


Sebagian besar Mahluk Intelektual merasa bangga dengan adanya kekuatan alam yang mereka miliki.


Ada juga Mahluk Intelektual yang membanggakan kapasitas Jiwa mereka yang besar.


Tentu saja ada Mahluk Intelektual yang merasa rendah diri karena kapasitas Jiwa mereka yang kecil.


Tetapi beberapa Mahluk Intelektual menyadari, jika Tubuh, Roh, dan Jiwa adalah ketiga hal yang terpisah. Karena itu mereka menggabungkan ketiga hal tersebut, sehingga terciptalah Union.


Union itu sendiri terdiri dari Tiga Prinsip yang berbeda.


Pertama, Union Utuh.


Union yang digunakan seseorang, agar struktur Tubuh miliknya mengalir dengan Mana. Hal itu membuat orang tersebut menjadi sulit dikalahkan, karena kekuatannya fisiknya yang menjadi berlipat ganda. Bahkan dalam beberapa kondisi, seseorang yang menemukan panggilan alam yang diterima Jiwa-nya mampu berubah menjadi alam itu sendiri.


Kedua, Union Zona.


Union yang digunakan seseorang untuk menyebarluaskan Mana di area sekitarnya, agar ia mampu memanipulasi kekuatan alam di area tersebut.


Perhatikan ini baik-baik.


“*Krrrttt…”


““!!!””


Aku menciptakan sebuah pohon kecil yang berada di atas udara, dengan jarak yang cukup jauh dariku. Tanpa kesatuan antara Tubuh, Roh, dan Jiwa-ku, mungkin aku tidak akan mampu melakukan hal tersebut.


Dan terakhir, Union yang hanya mampu dimiliki oleh seseorang yang sangat kuat, yang hanya dimiliki oleh mereka yang layak disebut sebagai raja dunia.


Yaitu, Union Domi.


Union berupa aura yang digunakan untuk mendominasi Jiwa milik lawannya, sehingga lawannya tersebut tidak mampu menggunakan Mana yang terkandung di dalam Jiwa yang lawannya miliki. Bahkan, Union Domi mampu menghancurkan Jiwa seseorang, jika aura yang ia gunakan terlalu mendominasi.


Akan tetapi, pengguna Union Domi tidak akan mampu mendominasi Jiwa milik lawannya, ketika lawannya tersebut juga seorang pengguna Union Domi.


Dengan kata lain, satu-satunya cara untuk menangkal Union Domi adalah dengan menggunakan Union Domi itu sendiri.


Kelak ketika mereka bertemu, yang tersisa dari pertarungan mereka hanyalah kehancuran hukum alam di sekitar mereka.


Kalian bisa membayangkan betapa bahayanya Union, bukan?


Karena pada dasarnya…


Union diciptakan oleh Melchizedek untuk bertarung dengan Mahluk Abadi.


---------------


Gila…! Pantes aja ngelawan hukum alam…!


Tadi, sambil ngejelasin, Ivis tiba-tiba pamerin Union Zona, di mana ada pohon yang tiba-tiba tumbuh di udara! Padahal jarak dia sama pohon yang dia ciptain itu jauh banget!


Terus tentang Union Domi tuh…


“…”


Cih! Pantes aja kekuatan gue suka hilang!


Kayak waktu gue latihan bareng Lupherius di rumahnya Garry[1]! Tiba-tiba kekuatan gue hilang, waktu dia keluarin aura yang keras banget! Tambah lagi waktu lawan Narciel juga[2]!


Eh, tapi bukannya… Narciel itu Malaikat—


“Hehe! Keliatannya menarik!”


Pasti Myllo penasaran banget sama kekuatan itu.


Nggak cuma Myllo aja, sih. Gue juga pengen banget punya kekuatan itu, khusus Union Do—


“Mohon maaf jika aku berbicara secara terus terang. Namun dari yang aku lihat, kalian semua tidak akan


““!!!””


Ng-Nggak akan bisa?!


“Ivis! Tapi badan gue tiba-tiba bisa jadi angin! Bukannya itu—”


“Itu bukanlah Union Utuh. Yang kau gunakan selama ini adalah kekuatan dari Dewi Zegin. Itu bukanlah kekuatanmu. Seharusnya, sebagai seorang Saint, kau bisa mencapai tahap yang lebih tinggi dibandingkan menggunakan Union Utuh.”


Yang lebih dari Union Utuh?!


“Ada yang lebih dari itu! Emangnya apa, Ivis?!”


“Demigod Form.”


Demigod Form?!


Bukannya itu…


[3]“Wu-Wujudmu ini… Demigod Form!”


…wujud yang gue pake waktu lawan Narciel?!


“Jika Tubuh, Jiwa, dan Roh milikmu berhasil menyatu, maka seharusnya Dewi Zegin bisa lebih mudah untuk


bersatu denganmu, dan engkau memiliki Demigod Form, seorang Mahluk Fana dengan kekuatan Dewa.”


““!!!””


Pantes aja mereka semua kaget.


Gue yang pernah punya kekuatan itu pun juga masih kaget sampe sekarang.


“Mohon maaf. Mungkin saja kalian menguasai Union bukan dariku. Bisa saja orang lain dapat membantu kalian menguasai Jiwa kalian, semenjak aku merasakan panggilan alam dari Jiwa kalian.


Karena merasakan panggilan alam dari Jiwa kalian adalah satu langkah besar untuk menguasai Union. Walaupun ada kalanya bagi beberapa orang yang mampu menguasai Union tanpa menggunakan kekuatan alam sama sekali, sehingga orang tersebut menyatu dengan Mana murni pada Tubuh-nya.”


Hah?! Ngerasain panggilan alam dari Jiwa kita?!


“Kok kamu bisa, Ivis?!”


“Mohon maaf sebelumnya, Gia Maevin. Bukan maksudku menipu kalian. Tetapi jamur yang kalian santap sebelumnya berasal dari sihir yang aku ciptakan. Oleh karena kalian telah menelan jamur itu, aku mampu merasakan Jiwa kalian.


Ih?! Ja-Jadi secara nggak langsung—


“Ehehe… Rasakeun badan aing, Teh Ivis….”


““…””


Nggak. Gue nggak boleh mikir kayak tadi. Bisa-bisa gue sama anehnya kayak Si Mesum satu ini!


“Baiklah. Mungkin kalian bisa menjawab pertanyaanku.”


““Hm?””


“Apa yang kalian rasakan dari Jiwa kalian?”


A-Apa yang gue rasain…?


““…””


Dari antara kita berenam, gini kira-kira jawaban kita. Mulai dari Myllo, Machinno, gue, Dalbert, Garry, sampe Gia.


“Hah? Apa ya? Yang gue tau sih, Jiwa gue udah mati! Tapi karena ada Zegin di dalam Tubuh gue, mungkin aja ada angin di Jiwa gue? Hehe! Nggak tau, deh!”


“Machinno… merasakan kesuburan.”


“G-Gue nggak tau…”


“Gue juga…”


“Aing teh teu rasakeun apa-apa. Tapi semoga wae ada Teh Ivis yang raba-raba aing. Muehehe…”


“Hm? Nggak tau kenapa, tapi aku ngerasain ada sesuatu yang keras? Ini tuh… batu, ya? Eh, bukan! Lebih tepatnya… besi…? Atau mungkin… sesuatu yang lebih keras dari itu semua?”


Kira-kira gitu jawaban kita.


Dari yang gue denger sih, yang masuk akal tuh cuma Gia aja. Kalo yang lain keliatannya masih bingung.


Kecuali Garry.


“Hmm… Seperti itu kah jawaban kalian?”


“Ya.”


“Baiklah, inilah yang aku rasakan dari Jiwa kalian.”


Ivis pun jelasin ke kita, sesuai urutan yang sebelumnya.


“Myllo Olfret, mungkin kau benar. Jiwa milikmu tidaklah aktif. Namun dengan adanya Dewi Zegin, kau menggantikan kekuatan Jiwa milikmu dengan kekuatan-Nya. Dengan adanya kekuatan dari-Nya, kau memaksakan kehendak dengan menggunakan energi kehidupanmu. Oleh karena itu, kau harus mencari cara agar Jiwa-mu kembali aktif, jika kau mau menggunakan Union.”


“Hah?! Ternyata Jiwa gue nggak mati, ya?!


“Tentu saja tidak. Karena selama tidak hancur, Jiwa tidak akan mati.”


“Hehe! Makasih, Ivis! Nanti gue cari caranya!”


Waduh. Terus cara aktifin Jiwa-nya gimana tuh ya?


“Machinno, jika “kesuburan” yang kau maksudkan itu adalah tumbuhan, maka kau benar. Itulah panggilan Jiwa milikmu. Maka dari itu, alangkah baiknya jika kau mempelajari kekuatan yang berasal dari tumbuhan.”


“Ya.”


Hm. Keliatannya beda banget sama sihir yang biasa dia pake.


“Djinn Dracorion, ada yang aneh darimu.”


A-Ada yang aneh?


Pasti yang dia maksud tuh tentang kekuatan gue yang disegel.


“Mungkin Jiwa milikmu aktif. Tetapi, ada sesuatu yang terkunci di dalamnya. Tidak hanya itu saja. Bahkan aku juga merasakan adanya suatu kejahatan di dalam Jiwa-mu. Jujur saja, Jiwa-mu sangatlah unik dan kompleks. Namun bukan berarti kau tidak mampu menggunakan Union.”


“O-Oh. OK, deh.”


Cih! Ternyata Ivis bisa rasain adanya Si Bajingan di dalem badan gue ini!


“Dalbert Dalrio, Jiwa milikmu jugalah unik. Aku merasakan adanya suatu kegelapan di dalam Jiwa-mu.”


“K-Kegela—”


“Tenang saja. Tidak semua kegelapan merupakan suatu kejahatan.”


“M-Maksudnya…?”


“Panggilan Jiwa milikmu adalah bayangan yang sangat gelap. Jika kau ingin menggunakan Union, kau harus mengenali kegelapan yang berada di dalam Jiwa milikmu.”


“O-OK. Makasih banyak, Ivis.”


Bayangan, ya?


Kalo dipikir-pikir, yang ngedeskripsiin Jiwa dia tuh cuma Obscure Cloak doang, kan?


“Garry Geri, mohon maaf sebelumnya. Namun apa yang kurasakan pada Jiwa-mu hanya membuatku pusing.”


“Et! Kok—”


““Hahahaha!””


“Sianying kalian tiga! Malah ketawakeun aing!”


Gimana nggak mau ketawa?! Ivis aja udah nggak sanggup ngerasain seberapa mesumnya Jiwa lo!


“Gia Maevin.”


“Ya?”


“Kau adalah satu-satunya yang memenuhi kualifikasi untuk mempelajari Union.”


““!!!””


Dari kita semua, Gia doang yang bisa pake Union?!


“Kau sepertinya telah mengenali kekuatan alam yang memanggil Jiwa milikmu.”


“E-Emang iya, ya?”


“Ya. Kau benar. Jika yang kau maksudkan adalah batu atau besi, maka itulah panggilan Jiwa-mu.”


“Hihi! Hore! Aku bisa belajar Uni—”


“Hm? Sepertinya kau telah menggunakan Union sebelumnya. Apakah benar, Gia Maevin?”


“Hah?! Masa sih?! Emangnya kapan?!”


Gia nggak sadar, ya?


Artinya…


“Gia, inget nggak waktu lo diserang Jamur tadi?”


“Oh iya! Aku inget! Harusnya badan aku berjamur kayak kamu tadi, kan—”


“Tadi tuh… lo pake Union Utuh!”


“Kau benar, Djinn. Bahkan aku rasa ia telah menggunakan Union sejak lama.”


Hah?! Udah dari lama?!


Tunggu…


Kalo gitu, waktu dia dipukul bandit yang dia lawan di Dreaded Borderland itu, dia juga pake Union Utuh?!


“Gia. Sihir pedang yang sebelumnya kau gunakan itu, adalah salah satu wujud dari Union milimu.”


“Hah?! Maksud kamu… ((Iron Crusher))?”


“Benar. Kau mengalirkan Mana dari Jiwa-mu menuju Tubuh-mu. Apakah selama ini kau tidak menyadari hal itu?”


“I-Itu sih… ke tangan aja, Ivis. Tapi—”


“Tangan adalah satu bagian dari Tubuh, bukan? Maka dari itu aku mengatakan kepadamu, bahwa engkau memenuhi kualifikasi untuk mempelajari Union.”


Artinya selama ini… Gia udah ngelawan hukum alam…?


_______________


[1]Lupherius menggunakan Union Domi kepada Djinn, sehingga Djinn tidak mampu menggunakan


kekuatan Mata miliknya kala itu (Chapter 104).


[2]Ketika bertarung di dalam kastil kerajaan, Narciel menggunakan Union Domi, sehingga Djinn tidak mampu menggunakan kekuatan petirnya kala itu (Chapter 136).


[3]Kutipan Narciel ketuka Djinn menggunakan Demigod Form di hadapannya, setelah Djinn menyerap serangan petir darinya, dalam skala yang sangat besar (Chapter 147).