
Kita kumpul bareng lagi untuk lari dari negara ini.
Tapi sebelum kita lari, ada satu hal yang bikin gue penasaran.
“Mil, kenapa Machinno jadi kecil kayak gini?!”
“Hah?! Mana gue tau! Pokoknya projek Ghibr gagal karena gue! Tiba-tiba dia jadi sekecil ini! Ahahaha!”
“Hah?! Kok bisa gagal karena…”
“…”
K-Kenapa Machinno kesannya kayak ngumpet dari gue…?
“Djinn, ih! Kamu bikin Machinno takut aja!”
“Mana gue tau, Gi—”
“Maaf sebelumnya. Terkait pertanyaan Djinn, saya juga penasaran dengan cara anda, Myllo Olfret.”
Siapa cewek ini? Kalo nggak salah, dia tadi ke sini bareng temen-temen gue, kan?
“Uhm… lo siapa, ya?”
“Perkenalkan sebelumnya. Nama saya adalah Angela Meadow, wanita yang membantu rekan-rekan anda untuk membebaskan anda. Walaupun sepertinya… usaha saya terlihat sia-sia karena anda berhasil bebas di tengah kekacauan yang terjadi di negara ini.”
Angela Meadow?! Artinya dia dong yang kasih peta sama denah lewat Lephta?!
“Myllo, Myllo, Myllo…”
“Hm? Ada apa, Garry?”
“Teteh geulis ini teh Witch!”
“HAAAAAH?!?! DIA ITU WI—”
“Ehem! Saya tidak masalah jika anda mengetahuinya. Namun alangkah baiknya jika anda tidak mengumumkannya secara terang-terangan seperti itu, Tuan Geri.”
Jadi anggota lamanya Berius itu Witch?! Gila juga!
“Oh gitu?! Hehe! Senang kenal lo, Angela!’
“Saya juga, Myllo—”
“Oh ya! Sebelumnya, maafin Kak Sylv ya, yang—”
“Terkait hal itu, saya bisa jelaskan kepada anda nanti, Myllo. Saya juga sama penasarannya dengan yang rekan-rekan anda, terkait cara anda melarikan diri dari Ghibr Doldrah?”
“Gue… Ehehe…”
Lah! Malah ketawa!
“Dia muntah!”
““Mu-Muntah?!””
“…”
Salah satu tahanan jelasin ke kita cara Myllo gagalin eksperimen Ghibr.
Selesai kita denger…
““Iyuuuhhh…””
…kita jadi jijik sendiri dengernya!
Haaaah… Nyesel gue dengernya!
Ya, seenggaknya dia udah bebas, deh!
Gue nggak tau hoki macem apa yang dia punya sampe berhasil selamat keluar dari tempat itu.
“A-Anu…”
“Ada apa, Lephta—”
“AYO KITA KELUAR DARI NEGARA INI SECEPETNYA!!! KITA MASIH DIINCAR GAZOMATRON!!! AKU NGGAK MAU MA—”
“Lephta, Lephta! Tenanglah! Tenanglah!”
Oh iya! Kita masih harus keluar ya…
“…”
Itu… Gazobile, kan?!
“Haha!”
“Hah?! Lo kenapa ketawa, Djinn?!”
“Nggak.”
Ternyata gue bener! Bentuknya persis banget kayak mobil!
“…”
“Djinn! Lo mau ke mana?!”
“Sebentar! Gue mau coba sesuatu!”
Waktu gue masukin salah satu Gazobile, ternyata apa yang gue pikirin makin bener! Mau interior atau eksteriornya persis banget kayak mobil!
Tapi…
“…”
…kok gue nggak liat adanya pedal untuk gigi, ya?
“Ide bagus, Tuan Dracorion!”
“Hm?”
“Apakah anda bisa mengendarai Gazobile?!”
“Gu-Gue coba dulu…”
Masalahnya sekarang itu, gimana cara nyalainnya?
“Anda bingung cara mengendarai kendaraan ini?”
“Kayaknya sih bukan ngendarainnya. Tapi cara nyalainnya.”
“Baiklah. Izinkan saya menyalakan Gazobile yang akan anda gunakan.”
Ujung-ujungnya mobil gue dinyalain sama Angela.
“Ingat baik-baik, Tuan Dracorion.”
“Hm?”
“Kendaraan ini akan menguras Mana seseorang. Jika anda sanggup menggunakan kendaraan ini, anda harus perhatikan Mana anda. Semakin kencang laju Gazobile, semakin banyak juga Mana yang terkuras.”
Mana gue?
Artinya bensin dari mobil ini tuh Mana gue, ya?
“…”
Dari yang gue liat pake Mata gue sih, masih cukup banyak. Padahal gue mati-matian lawan Styx, tapi masih sebanyak ini?
“*Brum! Brum, brum, brum!”
Bagus! Udah nyala mobil gue!
“Wuoaaahh! Djinn, Djinn, Djinn! Gue mau bawa, dong!”
“Ih, Myllo! Kamu jangan rusuh kayak gitu dong—”
“Aing mau bawa!”
Bawel banget sih bocah-bocah sialan ini!
“Haduh, jangankan kalian. Gue aja nggak yakin Djinn bisa bawa kendaraan ini.”
Wah! Sialan nih Si Brengsek!
Ya kali orang yang pernah kerja di bengkel mobil nggak bisa bawa mobil?!
Walaupun dulu gue bisa bawa di bawah umur, sih…
Untuk yang di bawah umur, jangan ikutin gue ya, hehe…
“Devania! Bilang ke yang lain untuk mundur dari negara ini sekarang juga!”
OK!
Oh iya! Mereka naik apa, ya?!
“Myllo! Izinin mereka untuk naik kendaraan ini!”
“OK, Styx!”
Karena permintaan Styx, ujung-ujungnya gue bawa beberapa Mistyx manula sama anak-anak.
Sedangkan Mistyx yang lainnya, mau manula sama anak-anak juga ada yang ikut di mobil yang di bawa Angela atau mobil yang dibawa Lephta.
“Terus yang lainnya?”
“Biarin mereka ikut kita lari dari sini.”
“OK kalo gitu!”
Mistyx yang remaja sama yang dewasa lari bareng mereka ya?
“Djinn! Lo udah siap?!”
“Siap, Mil.”
“OK! Kita jalan seka—”
“Myllo, Tuan Dracorion, alangkah baiknya jika anda sekalian membawa mereka semua lewat Voxhaben.”
“Voxhaben?”
“Ya. Di luar kota tersebut terdapat Mistyx Town.”
Mistyx Town?!
Oh! Pantesan mereka nyerang Voxhaben dulu sebelum nyerang kota lain di negara ini!
“Myllo! Aku sudah mengabarkan Jennania dan Virgo untuk menemui kita di bagian timur kepulauan ini!”
“Wah! Ada Virgo juga, ya?! OK kalo gitu! Kita semua pergi sekarang juga!”
““Ya!””
Ujung-ujungnya gue jalan duluan ninggalin rekan-rekan gue.
“*Brumm!”
Sambil jalan pake mobil ini, gue bisa liat kota ini yang udah kacau balau.
Mulai dari gedung-gedung yang kebakaran, kendaraan-kendaraan yang mogok di tengah jalan, bahkan sampe tumpukan-tumpukan Gazobot yang hancur.
Untungnya sih semua itu bukan jadi halangan yang besar untuk kita semua.
((Sticky Threads))
““*Cyuut…””
Insectant yang namanya Zhivreeg itu pake benang lengketnya untuk tarik penghalang di depan kita.
Nggak cuma dia doang.
“Hraaagh!”
“*Prang!”
Gia buka jalan untuk kita pake pedang gedenya.
“*Fwush!”
Myllo juga ikutan pake anginnya.
Semoga aja semua bisa berjalan lancar, sebelum—
“*Boom!”
“!!!”
Aaaah! Sialan!
Kenapa tiba-tiba ada pasukan Gazobot, sih?!
“Djinn! Angela! Lephta! Kalian berpencar aja!”
Berpen—
“Semuanya! Kita juga berpencar sambil ikutin kendaraan yang mereka bawa!
“Mil! Tapi—”
“Tenang aja! Nanti kita semua bakal ketemu lagi di Mistyx Town!”
“OK!”
Andai gue bisa bantuin rekan-rekan gue yang lain! Tapi mau gak mau gue harus prioritasin
tahanan-tahanan ini semua!
“Semuanya! Pegangan, ya?!”
“Eh?! Kenapa kita harus pega—”
“*Bruuumm!!!”
““Aaaaahhh!””
Gue terpaksa harus ngebut supaya bisa bawa mereka semua secepetnya!
“PE-PELAN-PELAN, DONG—”
“BAWEL!”
““HIEEEKKHH!!!””
Bilang makasih juga nggak, mereka malah protes!
Untung aja gue nggak ngarepin rasa terima kasih mereka!
“…”
Oh! Kita udah di Voxhaben, ya?!
OK! Kalo gitu artinya kita semua udah—
“*DRAP! DRAP! DRAP!”
““!!!””
EH!!! KOK GEDE BANGET GAZOBOT ITU?!?!
Dandur Bonesteel?!
Maksudnya Perdana Menteri negara ini?!
“Gue bisa tembak kalian dari sini! Berhenti sekarang juga!”
“…”
Cih! Yang lainnya masih belom ada di sini, ya?!
Ayo, Djinn! Cari sesuatu yang bisa…
“…”
Ada rel kereta yang jatoh kayak gitu…? Kalo diperhatiin baik-baik, rel itu harusnya ada di langit-langit. Tapi karena rubuh, makanya rel itu jadi kayak jalur masuk ke jalan layang.
Makanya itu, sebisa mungkin gue harus manfaatin jalanan itu!
“*Brum, brum, brum!”
“Jangan coba ngelakuin yang aneh-aneh! Mending nyerah aja!”
Hmph! Nyerah dia bilang?!
Bukan gue banget!
“Siap-siap ya semuanya!”
“Si-Si-Siap-si—”
“*Cyiiiittt!”
““AAAARGH! KITA BAKAL MATI!””
Bawel banget!
“*DOR, DOR, DOR…”
“**Boom! Boom! Boom!*”
Cih! Peluru Gazobot itu gede banget!
Semoga aja dia nggak coba tembak—
“…”
Sialan! Dia tau gue mau ke mana?!
“*DOR, DOR, DOR…”
Aduh! Bisa gagal nih kalo—
“*Boom! Boom! Boom!”
Eh?! Kok ada semacam penghadang gi—
“*Fwush…”
Hah?! Ada Myllo yang terbang?!
“Djinn! Bawa dia!”
“*Fwush…”
“Aaaaa…”
Eh! Sialan nih Si Dongo—
“*Tup!”
Aduh! Malah ngalangin pandangan gue! Bisa-bisanya dia lempar Machinno seenaknya!
“HALO!!!”
“Kok malah halo?!”
“Hieeekh! Seram!”
“Bawel!”
“*Hup!”
Bikin repot aja tuh Si Dongo!
Gue harus angkut Machinno dari dashboard mobil ini, sambil nyetir—
“A-Ada yang ngejar kita semua!”
““!!!””
Siapa tuh yang ada di belakang kita?!
“Kami Menteri dari Gazomatron! Jangan bergerak lebih jauh lagi! Kami bisa hancurin Gazobile yang anda kendarain kapan aja!”
S-Sialan…
Bahkan kalo gue liat-liat lagi, Gazobot yang mereka pake beda dari yang lainnya! Artinya semua Menteri punya Gazobot khusus, ya?!
Kalo gitu gue harus…
Eh iya! Ini di Voxhaben, kan?! Kalo orang itu mau bantu gue, harusnya mereka ada di kota ini!
“Saya bilang berhentiin Gazobile kalian! Sebelum kami—”
“*Pwush…”
Hm?
“…”
Dari yang gue liat pake spion sih, tiba-tiba para Menteri yang ngejar kita tiba-tiba ketutupan asap tebel?
“*Bzzztt!!!”
““Aaaargh!””
Hah?! Kok tiba-tiba mereka kesetrum kayak gi—
“!!!”
Itu kan… Berius sama Dreschya!
Haha! Akhirnya dia dateng juga!
Awalnya gue minta dia untuk ke Voxhaben untuk awasin kota ini! Walaupun keliatannya nolak, ternyata dia baca surat yang gue tinggalin!
Untungnya ada dia! Jadi—
“Oi, oi, oi!”
“Ja-Jalur Gazorail ini…”
“U-Udah buntu!”
“!!!”
Aduh! Jadi nggak fokus deh, gue!
Gue harus gimana, ya?! Kalo keluar rel ini, bisa-bisa mobil ini meledak! Tapi nggak mungkin gue hajar jalur rel yang buntu itu, kan?!
“Eh! Lo bisa bikin jalan pake sihir lo, kan?!”
Hah?! Sihir?!
Maksudnya…
“Oi, Machinno! Lo bisa bikin kayak gitu?!”
“…”
“…”
“Bisa.”
Lama banget jawabnya!
“Buruan bikin!”
“…”
“MACHI—”
“Baik.”
Haaaaaaah!
Kenapa lemot banget sih mahluk aneh satu ini?!
((Barrier Magic: Curve Lane))
“…”
Eh! Bisa sihir kayak gitu ya dia?!
Artinya…
Eh! Bentar!
“Machinno! Kependekan, woy!”
“…”
“Machinno! Jalur yang lo bikin terlalu—”
“HYAAAAA!!! MENGAPA JALURNYA PENDEK?!?!”
“Mana gue tau?!”
Gue kira jalur yang dia buat bisa nyambung dari rel ini sampe ke tembok kota!
Kenapa malah sependek itu?!?!
“WOY, DJINN! REM! REM! REM!”
“*BRUMMM!!!”
“KENAPA MALAH DIKENCENGIN LAJUNYA?!?!”
Bawel banget!
“Siap-siap semuanya!”
“*Bruuuummm…”
““AAAAAAAA…””
Ujung-ujungnya mobil ini terbang dari jalur yang di bikin Machinno!
Semoga aja kita bisa lewatin tembok kota itu!
“…”
Bagus! Kita berhasil lewatin!
Masalahnya sekarang…
““AAAAAA…””
…KITA MAU JATOH DARI KETINGGIAN!!!
SIALAN! BISA-BISA KITA MATI!
“HYAAAAA!!! KITA MAU JATUH!!!”
““TELAT KAGETNYA!!!””
Eh! Daripada ngomel-ngomel, gue harus pikirin cara kita selamat, sebelum nyentuh tanah!
“…”
Ah, iya! Gue pernah di keadaan kayak gini! Terus Logrim pake sihirnya untuk selamatin kita, kan?!
“…”
Bagus! Gue udah tulis sajak!
((Rune Spell: Gum Property))
Plis, plis, plis!
Semoga berha—
“*Boink! Boink! Boink!”
Huuuuhh!!!
Untung aja gue bisa pake Runecraft supaya mobil ini jadi membal kayak karet!
“*Brum…”
“Tuan Dracorion?! Apakah anda baik-baik saja?!”
Oh, Angela udah dateng, ya?!
“Gu-Gue nggak mau bilang baik-baik aja, sih. Yang pasti kita sela—”
“*Boom!”
Eh?! Ada suara ledakan dari Voxha—
“WUHUUU!!!”
““!!!””
Myllo tiba-tiba lompat dari atas tembok kota, bareng yang lain?!
“Semuanya! Ayo kita pergi secepetnya!”
Ada juga Styx yang dateng bareng Mistyx?!
Artinya…
“SEMUANYA!!! KITA SEMUA BERHASIL KELUAR DARI NEGARA INI!!! KALO UDAH SAMPE DI MISTYX TOWN, WAKTUNYA KITA PESTA BESAR-BESARAN!!!”
““HOREEEE!!!””
Gi-Gila!
Gue nggak nyangka kita berhasil!
Tapi ini semua karena…
“Myllo! Makasih banyak udah bebasin kita!”
“Kalo nggak ada dia, mungkin ita semua masih bertarung satu sama lain!”
“Beruntung banget kita ketemu di penjara!”
…Si Dongo ini, yang harusnya kita bebasin!