
Zophiel berhasil mengendalikan Ryūhime kembali, setelah Wind Dragon Princess tersebut terlepas dari kendalinya
akibat keraguan yang ia rasakan ketika mendengar kata-kata Myllo. Karena tindakannya itu, Chaos Island terbebas dari kehancuran yang diakibatkan oleh Ryūhime.
Walaupun ia berhasil menjalankan tugasnya, Leonard tetap memusatkan perhatian pada kesalahannya, dibandingkan keberhasilannya. Oleh karena itu Leonard menunjukkan ungkapan kekecewaannya dengan mengoyakkan sepasang sayap Malaikat milik Zophiel.
Tetapi Tarruc berhasil menghentikan aksinya dengan menantangnya kembali, walaupun kondisinya sudah
sangat tidak memungkinkan untuk bertarung dengan Penakluk tersebut.
“Lo masih mau nantang gue, Tarruc?! Emangnya apa yang bisa lo lakuin?! Lo nggak sadar sama Tubuh lo yang
penuh luka kayak gitu?!”
Tanya Leonard dengan angkuh kepada Tarruc, yang berusaha untuk berdiri di samping Myllo yang sudah tidak
sadarkan diri.
“…”
Tarruc menatap Myllo yang tidak sadarkan diri. Ia seketika merasa bersalah ketika melihat kondisi pria yang ia
anggap sebagai adiknya itu.
“Cih! Frontliner macem apa gue?! Bisa-bisanya gue dilindungin dia dari serangan Wind Dragon yang ada di
Lapisan Bawah!”
Pikir Tarruc dengan menyesal, setelah mengetahui alasan Myllo yang sudah tidak bisa bertarung.
“…”
Ia pun melangkah ke depan untuk menghadapi Leonard.
Sementara itu, beberapa orang yang masih sadarkan diri, yang terdiri dari Luvast dan Ollie sama-sama belum bisa bangkit berdiri karena tekanan dari Union Domi yang dipancarkan oleh Leonard dan Myllo. Namun berbeda dengan Paul dan Machinno, yang berdiri di belakang Tarruc.
“Woy! Lo serius mau lawan dia?! Kan lo masih luka-luka! Tunggu aja dulu ada yang nyembuhin lo—”
“Gue bisa minta tolong nggak sama kalian?!”
Sahut Tarruc kepada Paul, ketika Striker dari Lynx tersebut hendak membantunya.
“Hah?! Apa maksud lo—”
“Tolong… Tolong bawa semua anggota gue dari sini…!”
“Woy! Lo pikir lo siapa bisa nyuruh-nyuruh gue—”
“Ikutin… permintaannya… Paul…!”
“…”
Paul mendengar bisikan Ollie, Leader dari Party-nya.
“Cih! Siap, bos! Ayo bantuin gue, jelek!”
“Haha. Jelek.”
Balas Machinno dengan sedih, sambil ikut bersama Paul untuk mengangkut Slasher dan Kritach, lalu hendak
pergi bersamanya dari Leonard.
“…”
Leonard mendengar permintaan Tarruc kepada Paul. Kemudian ia hendak bertanya kepadanya.
“Lo bilang, bawa anggota lo pergi dari sini kan, Tarruc?!”
“Hm?”
“Bagus deh kalo lo cuma minta orang itu untuk bawah anak buah lo aja! Selama bukan Myllo, gue nggak masalah!”
Seru Leonard kepada Tarruc.
“*BHUK!!! BHUK!!! BHUK!!!”
“…”
Tarruc terus menahan pukulan keras Leonard.
Melihat keadaan tersebut, anggota dari keempat Party hendak membantunya, walaupun mereka masih tidak berdaya.
“B-Bangunlah… Tubuh-ku…! Setidaknya aku harus bisa menyembuhkannya…!”
“S-Sialan…! Andai gue… bisa ikut dia… tahan pukulan maut itu…!”
Pikir Luvast dan Ollie, yang sama-sama berusaha bangkit berdiri.
“*BHUK!!! BHUK!!! BHUK!!!”
Leonard terus memukul Tarruc dengan sekeras-kerasnya.
“Apa yang bisa lo lakuin, Tarruc?!”
“*BHUK!!!”
“Bahkan lo cuma bisa tahan pukulan gue doang?!”
“*BHUK!!!”
“Apa mungkin lo bisa ngalahin gue…”
“*BHUK!!!”
“…kalo cuma diem kayak gitu aja?!”
“*BHUK!!!”
“…”
Tarruc tidak menjawab pertanyaan Leonard, sementara Penakluk yang ia hadapi itu terus memukulnya dengan
sekeras-kerasnya.
Namun tanpa Leonard sadari…
“*Crat, crat, crat…”
…tangannya juga sama terlukanya dengan Tubuh Tarruc karena terus memukul Tubuh Kapten Taurus tersebut yang sangat amat keras.
“H-Haha…”
“Hm?!”
Leonard merasa heran dengan Tarruc yang tiba-tiba tertawa kecil.
“Lo tadi bilang… kalo Zophiel itu… nggak lebih dari sekedar budak…?”
“Emang bener kan?! Terus apa poin lo, Tarruc—”
“K-Kalo lo… mau hancurin Centra Geoterra… dengan alesan dendam… apa bedanya lo… sama Zophiel…?”
“M-Maksud lo—”
“Asal lo tau… Leonard…! Bahkan sampe sekarang pun… Sylv nggak punya rasa dendam… sama Centra Geoterra…!”
“!!!”
Leonard terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Tarruc, setelah mengerti maksud dari apa yang ia katakan.
“K-Kalo gitu…”
“Diem, Tarruc—”
“…lo nggak lebih…”
“Gue bilang diem—”
“…dari sekedar…”
“Tarruc!”
“…budak… dari kebencian dan dendam lo… LEONARD…!!!”
“!!!”
Leonard benar-benar marah besar dengan apa yang dikatakan oleh Tarruc.
“*CHRINGGG!!!”
Leonard kembali menggunakan Union Utuh, dengan memusatkan semua Mana miliknya pada kedua lengannya,
sehingga kedua lengannya menjadi bintang sangat bercahaya.
Setelah itu…
{((Rushing Star))}
“*BHUKBHUKBHUKBHUK………”
“…”
…ia memukul Tarruc dengan sangat keras, cepat, dan tanpa henti.
“H-Henti…kan…!”
Bisik Luvast yang tidak berdaya.
Tidak lama kemudian…
“*FWUSH!!!”
“*VWUMM!!!”
…Sonda, Slasher, dan Kritach datang dan menyerang Leonard.
“Semuanya! Mari kita bantu Kapten Tarruc”
““Ya!””
Seru seluruh anggota Taurus lainnya, yang datang bersama dengan Kritach.
“M-Maafkan kami… Kapten Tarruc…! Kami tidak akan… membiarkan anda mati…!”
“Masih banyak wilayah yang belom kita jelajahin, Kapten!”
“Sekali ini aja… Kapten…! Sekali ini aja tolong biarin kita semua untuk langgar perintah lo… untuk yang
pertama kali… dan terakhir kalinya… Kapten…!”
Seru Kritach, Lozrick, dan Sonda, sambil bersama-sama menyerang Leonard.
“D-Dasar anggota-anggota tolol…! Kenapa… mereka malah balik lagi…?!”
“…”
Luvast mendengar apa yang dikatakan oleh Ollie. Perkataan Ollie membuatnya geram.
“A-Apa katamu…?! Tentu saja mereka—”
“Keselamatan anggota itu… prioritas utama semua Leader…! Lagipula… perhatiin baik-baik… Beastman itu…!”
“!!!”
Luvast pun terkejut dengan kondisi Tarruc, sementara anggota Taurus terus menyerang Leonard.
“Cih! Dasar orang-orang lemah! Kerjaannya ganggu gue terus!”
Seru Leonard dengan kesal, sebelum ia…
{((Star Zona: Death Star))}
““*CYUT!!!””
…membunuh Kritach dan Lozrick dengan menggunakan Union Zona.
“KRITAAAACH!!! LOZRIIIICK—”
“Diem lo! Dasar cewek lemah!”
Teriak Leonard kepada Sonda, sebelum ia hendak membunuhnya.
Tetapi Radomila berhasil menyelamatkan Sonda dengan mendorongnya, agar tidak terkena serangan maut
Leonard.
Walaupun…
“*Crat, crat, crat…”
“A-Aaagh…”
“*Bruk…”
…ia harus terbunuh di tangan Leonard.
“Raaaaaagh!”
“*Chrak!”
“…”
“*Chrak, chrak, chrak…”
Dengan amarah yang meluap-luap, Slasher terus menyerang Leonard dengan Beast Form miliknya, lalu terus mencakar Leonard. Tetapi Leonard tidak terpengaruh dengan serangannya.
“*Krrrttt…”
“*BRUK!!!”
“Akh…”
Leonard menggenggam kepala Slasher dengan sangat keras. Kemudian ia membantingnya ke tanah, hingga tanah
menjadi pipih karenanya.
“S-Sonda…”
“…”
“T-Tolong pergi dari sini…!”
“A-Apa lo bilang, Hobart—”
“GUE MAU SALAH SATU DARI KITA ADA YANG BISA BALES LEONARD!!! MAKANYA GUE MAU LO HIDUP, SONDA!!!”
“Keuk…!”
Atas permintaan Hobart, Sonda pun pergi melarikan diri, dengan air mata berlinang di pipinya.
Namun tidak lama setelah kepergiannya…
“*BHUK!!!”
“…”
…Leonard membunuh Hobart, dengan memukul kepalanya dengan sekeras-kerasnya.
“…”
Leonard menatap seluruh anggota Taurus yang ia bunuh, serta Slasher yang telah ia kalahkan.
“*SWUSH!!!”
“Kita lanjutin lagi pertarungan kita, Tarruc!”
Seru Leonard, sambil melompat dengan tinggi untuk kembali memukul Tarruc.
Namun setelah ia mendarat…
“*Bruk…”
“…”
…ia menghentikan aksinya, setelah mengetahui kejanggalan dari mantan anggota dari Aquilla itu.
“Cih! Ternyata lo udah mati daritadi, ya? Pantes aja lo nggak ngapa-ngapain selama gue hajar anggota lo.”
Kata Leonard kepada Tarruc, yang telah mati sambil berdiri dengan posisi yang terlihat seperti menahan pukulan Leonard.
Dengan kematian Tarruc, Leonard kembali memenangkan pertempuran besar antara Leo Guild melawan gabungan
kekuatan dari empat Party.
“…”
Leonard kemudian menghampiri ketiga Executioners.
“*DHUK!!! DHUK!!! DHUK!!!”
“Bangun!”
““Y-Ya… bos…””
Balas ketiga Executioners, setelah kepala mereka ditendang ke atas oleh Leonard.
“Cepet suruh anggota Leo lainnya untuk cari mereka yang kabur dari gue!”
““S-Siap, bos!””
“Bagus! Kalo gitu—”
“T-Terus untuk jasad Tarruc, bos…?”
Tanya Marwell, dengan kondisi kritis karena Leonard.
“Kubur dia di samping temen-temen gue! Karena, kalopun dia mati di tangan gue, dia mati dengan terhormat! Bahkan mati pun, dia masih tantang gue! Nggak ada aksi yang lebih terhormat daripada itu!”
Jelas Leonard terkait jasad Tarruc yang masih berdiri dengan tegap.
“T-Terus gimana soal Myllo Olfret, bos—”
“Balikin dia ke dalem penjara dulu! Karena untuk asah kekuatannya, gue mau dia ikut partisipasi di acara besok!”
“S-Siap, bos.”
Kata Passio, sebelum ia memerintahkan anggota Leo lainnya untuk membawa Myllo beserta rekan-rekannya.
“…”
Setelah itu Leonard menyaksikan kekacauan di Chaoseum, serta merasakan hancurnya beberapa titik di Chaos Island dengan Union Zona miliknya.
“Haaaaaah…! Padahal besok acara besarnya! Tapi gue harus butuh renovasi besar-besaran!”
Bisik Leonard dengan kesal sambil berjalan menuju ruangannya, seakan tidak ada hal besar yang terjadi di Chaos
Island.