
Chemia Guild.
Guild yang saat ini menduduki peringkat keempat dari semua Guild yang berada di Geoterra.
Semua itu berkat satu orang, yang tidak lain adalah Ghibr Doldrah, yang saat ini menjabat sebagai Guildmaster dari
Chemia.
Dikenal sebagai salah satu pria yang paling cerdas dari seluruh Geoterra, khususnya dalam bidang Alchemy, Ghibr berhasil menciptakan pasukan-pasukan monster yang disebut sebagai Chimera bagi beberapa negara yang dipercaya oleh Centra Geoterra.
Namun, kehadirannya tidaklah sesuai dengan apa pendahulunya cita-citakan, mengingat dirinya adalah dalang dibalik perebutan posisi Leader dengan pendiri Guild yang bernama Berius Schrauder.
……………
15 tahun yang lalu, di suatu desa yang tidak dikenal.
Di salah satu rumah di dalam desa itu, seorang ibu sedang dilanda kepanikan karena anaknya yang terkena Curse Magic.
“A-Anakku terkena kutukan! To-Tolong selamatkan anak saya!”
“Bu… Udahlah, bu. Ja… Jangan nangis lagi, bu. Tolong relain saya.”
Jelas pria itu, dengan tubuhnya yang terpapar bercak berwarna hitam yang akan tersebar ke sekujur tubuhnya.
Tidak lama kemudian, datanglah ayah dari anak itu bersama seorang perempuan.
“Sa… Saya bawakan wanita ini!”
“Wa… Wanita ini—”
“Ssssttt! Diam-diam saja! Jangan sampai desa ini tahu!”
Bisik ayah tersebut kepada keluarganya.
“…”
Wanita itu menghampiri pria itu dan menyembuhkannya.
“Te… Terima kasih, Nyonya!”
“Ya, sama-sama.”
Balas wanita itu, sambil mengurai tubuhnya menjadi beberapa burung gagak untuk melarikan diri ke kediamannya.
Ketika ia tiba di kediamannya…
“Hey! Apa kabar?!”
“!!!”
…ia dikejutkan dengan seorang Petualang.
“Anda adalah…”
“Berius Schrauder! Salam kenal, Angela Meadow!”
Balas Berius kepada wanita yang bernama Angela Meadow.
Berius pun menjelaskan kedatangannya untuk mengajaknya menjadi Petualang dan ikut bersamanya untuk membangun sebuah Guild.
“Harapan gue sih, Guild kita jadi geeeede banget! Kalo punya Guild, gue mau orang-orang yang suka riset atau eksperimen demi kemajuan teknologi yang ada di Geoterra! Gimana?! Setuju nggak?!”
“…”
Mendengar proposal dari Berius membuat Angela tertarik.
“Baiklah. Saya setuju untuk bergabung dengan anda. Namun, saya ada syarat.”
“Syarat?”
“Jika kita berhasil mendirikan sebuah Guild, saya mau turut bergabung dengan penelitian yang dilakukan oleh calon-calon anggota kita nantinya. Saya tidak suka menggunakan kemampuan saya untuk kekerasan.”
“OK, gue setuju!”
Dengan begitu, Berius berhasil mendapatkan anggota pertamanya, sebelum ia berhasil mendirikan Guild.
Bertahun-tahun kemudian, Berius berhasil menjadi mendirikan sebuah Guild yang ia namakan Chemia.
Setelah Chemia dikenal sebagai Guild yang berfokus pada pengembangan dan riset, nantinya Angela dan keempat orang pertama yang mereka rekrut akan dikenal sebagai Five Scholars, lima orang yang sangat cerdas pada bidangnya masing-masing.
“Oh! Jadi ukuran Jiwa orang itu bisa berubah-rubah?!”
“Ya. Walaupun hal tersebut sangatlah langka, akan tetapi aku percaya bahwa ukuran Jiwa seseorang bukanlah hal yang mutlak.”
“Wuoaah… Pinter banget lo, Eìmgrotr!”
Kata Berius kepada Eìmgrotr, salah seorang Scholar yang pandai dalam bidang praktik sihir, Mana, serta implementasi sihir pada teknologi tertentu.
“Berius! Menurut lo gimana tampilan dari bangunan ini?!”
“Hmm… Menurut gue sih modelnya udah bagus, tapi harusnya bisa lebih tinggi lagi.”
“Akh! Ma-Masih jelek, ya…?”
“Ng-Nggak, kok! Jangan patah semangat gitu, dong!”
Balas Berius kepada Zhivreeg, seorang Insectant laba-laba, yang menjadi seorang Scholar yang bergerak dalam bidang arsitektur dan pembangunan.
“BERIUS! GAWAT!”
“Hah?! Ada apa?!”
“Serum yang dari Mulberry ini ternyata nggak cocok untuk dijadiin Potion…”
“*Tung!”
“Aduh!”
“Nggak perlu teriak, dong! Bikin panik aja!”
Seru Berius kepada seorang Beastwoman berwujud kelinci yang bernama Lephta Maura, seorang Scholar yang pandai dalam bidang biologi dan kesehatan.
Angela dan ketiga Scholar tersebut sangatlah menghormati Berius.
Berkat ide dan inovasinya, mereka bersama-sama ikut terlibat dalam penciptaan teknologi-teknologi yang bahkan digunakan oleh Geoterra saat ini.
Salah satunya adalah Orb Call, yang bahkan bisa digunakan oleh seseorang yang memiliki kapasitas Jiwa yang sangat kecil sekalipun.
Selain untuk penduduk Centra Geoterra, mereka juga meneliti alat dan material khusus untuk dijadikan Artifact, yang nantinya akan digunakan oleh Petualang.
Salah satu ciptaan khusus Berius merupakan…
“Liat ini! Beda sama Invisible Cloak, jubah ini juga bisa ciptain salinan Tubuh dari penggunanya!”
“Apa nama dari artifak itu, Berius?”
“Obscure Cloak!”
…Artifact yang saat ini dikenakan oleh Dalbert.
Namun masa Berius hanya sampai situ saja.
Karena pada malam itu, 7 tahun yang lalu…
“*Brak!”
“Ghibr! Cukup! Lo ngapain?! Kenapa lo buat eksperimem terlarang kayak gitu?!”
…ia menemukan praktik penciptaan Chimera oleh Scholar terakhir, Ghibr Doldrah, yang terkenal akan kecerdasan dalam Alchemy.
Momen di mana ia mendapati praktik terlarang Ghibr adalah penyesalan terbesar bagi Berius.
“Guildmaster…?”
“Me-Mengapa anda… melakukan kontrak dengan Iblis?!”
Tanya beberapa anggota Chemia, yang menemukan Berius dengan lengan yang terpotong untuk dijadikan tumbal untuk melakukan kontrak dengan Iblis.
“Tu-Tunggu! Ini nggak yang kayak kalian liat! Dia yang—”
“Sa-Saya pun juga nggak percaya! Ternyata Guildmaster kita ini bahkan hampir mau tumbalin saya juga!”
Seru Ghibr, yang melakukan kontrak dengan Iblis dengan lengan Berius, serta berusaha memfitnahnya.
Oleh karena pengkhianatan dan fitnah Ghibr, seluruh anggota Chemia pun dilanda ketakutan, baik Berius maupun anggota lainnya.
Rasa takut akan Guild yang ia bangun dengan darah dan keringatnya akan hancur.
Rasa takut akan hilang kepercayaan dan persahabatan dengan rekan-rekannya, khususnya Five Scholars lainnya.
Ketiga rasa takut itu benar-benar membuat Berius putus asa.
Oleh karena itu…
“Gue pergi dari sini, ya. Semoga kalian sukses.”
…Berius meninggalkan Chemia Guild, dengan alasan pensiun sebagai Petualang kepada seluruh dunia.
Namun, ia tidak hanya pergi meninggalkan kebanggaannya begitu saja.
“Liat aja lo, Ghibr! Semoga lo mati di tangan gue!”
Ia berjanji untuk membalaskan dendamnya.
……………
Satu tahun setelah ia pensiun sebagai Petualang, Berius telah tinggal bersama adiknya di tempat kelahiran kedua orang tuanya.
Selama ia pensiun, ia terus memikirkan cara terbaik untuk membunuh Ghibr.
Akan tetapi…
“Eh liat nih! Siapa sih nih Petualang yang baru masuk ke Ranking Petualang?!”
“Oh ini?! Dia nih namanya Ghibr Doldrah! Katanya sih kontribusi Guild-nya tuh gede banget buat Centra
Geoterra!”
…ia mendapati perkembangan Guild ciptaannya menjadi sangat pesat.
Selain kabar tentang Ghibr yang menjadi Petualang Kesepuluh Terbaik di dunia, ia juga mendapati rekan-rekan pertamanya, seperti Eìmgrotr, Lephta, serta Zhriveeg, telah pergi meninggalkan Chemia.
“Hiks! Hiks! Hiks!”
Rasa depresi, putus asa, serta kegelisahan terus menyelimuti dirinya.
Karena kemalangan yang menimpanya itu, Berius pun mulai membenci Petualang.
……………
Dan saat ini, beberapa tahun kemudian, Berius telah melewati fase-fase terburuk dalam hidupnya dengan tidak terlarut dalam masa lalunya agar ia bisa melangkah ke depan sebagai seorang Pemburu di Clamista.
Namun, masa lalu Berius pun kembali menghantuinya.
“Hruaaagh!”
“*Prang!”
“Aaargh!”
Ia menyerang beberapa orang yang tidak ia kenali dengan lengan bajanya.
“*Dor! Dor! Dor!”
““…””
Dalbert yang ikut bersamanya juga berhasil menembak beberapa orang-orang tersebut.
“Dreschya! Lo nggak apa-apa?!”
“Nggak apa-apa, bang!”
Balas Dreschya kepada Berius.
“Gia! Lo juga nggak apa-apa, kan?!”
“Aku sih nggak apa-apa, Dalbert. Tapi Machinno…”
“Grugh…”
“…”
Dalbert hanya menyaksikan Machinno yang ketakutan.
“Berius, jadi mereka ini tuh orang-orang Chemia, ya?”
“Ya! Udah nggak salah lagi!”
Jawab Berius.
“…”
Salah satu dari orang-orang yang menyerang Gia pun maju ke hadapan mereka semua untuk menyampaikan sesuatu.
“Kalian kenal kita siapa, kan? Sebelumnya, gue ini Wickerd Shaw, salah satu Scholar dari Chemia! Daripada basa-basi lagi, mending kalian serahin bahan eksperimen itu, Aquilla!”
Seru pria itu yang bernama Wickerd Shaw kepada mereka semua.
Ketika mendengar nama itu, Gia teringat sesuatu.
“Wickerd Shaw? Kalo nggak salah dia itu Striker Kasta Jingga di Chemia Guild, kan?”
Pikirnya ketika mendengar nama pria itu.
Namun, alih-alih menyerahkan Machinno…
““…””
“Hooo! Berani ya sama gue?!”
…Gia dan Dalbert melangkah ke depan untuk menghadapi mereka semua.
“Gruuugh…”
“Ka-Kamu lari aja, Machinno! Jangan lupa bawa mereka juga!”
Kata Gia, agar Machinno melarikan diri bersama dengan Dreschya. Sementara Berius ikut bersama Dalbert dan Gia untuk menghadapi Chemia Guild.
“Nggak! Biarin gue di sini juga!”
Seru Berius kepadanya.
Bersama-sama, mereka bertiga hendak menyerang Wickerd bersama dengan anggota Chemia lainnya.
……………
Sedangkan di Chemia Guild, di salah satu ruang khusus Guildmaster, Ghibr menatap suatu Orb Call, yang mana ia melihat apa yang dilihat oleh anggota-anggotanya.
“Itu Berius?! BERIUS?! GYEEEHAHAHAHA!!!”
Guildmaster Chemia, Ghibr, begitu senang dan gembira melihat Mantan Guildmaster dari Guild tersebut.
“Artinya tinggal Eìmgrotr, Lephta, sama Zhriveeg aja, ya?! Ah, lupain aja! Mending saya fokus ambil balik eksperimen saya, bunuh Berius, sekaligus ambil orang penting yang ada di Aquilla! Gyeeehahaha!”
Kembali tawa Ghibr dengan gembira.
Di saat ia sedang tertawa kegirangan, ia mengetahui ada seseorang yang sedang mendengar dari balik ruangannya.
“Anda denger itu kan, Angela?!”
“…”
Angela hanya terdiam ketika ditanya Ghibr dari balik ruangannya.
“Pokoknya denger ini ya, Angela! Anda jangan macem-macem sama saya! Kalo macem-macem, anda inget kan saya bilang apa?!”
“…”
“Ya. Saya bunuh semua anggota Chemia kalo anda macem-macem. Dan saya nggak bercanda soal itu, Angela.”
“…”
Angela kembali terdiam dengan ancaman dingin dari Ghibr.
“Berius, semoga anda baik-baik saja! Chemia membutuhkan anda, Guildmaster.”
Pikir Angela, sambil mengingat momen di mana ia menjadi salah satu saksi kebusukan Ghibr yang memfitnah Berius.