SEXY HUSBAND

SEXY HUSBAND
Eps 447



Gienka berdiri dan mendekati Kyros yang sedang marah. Dan ternyata dibelakang Kyros sudah ada Kyra yang baru saja datang.


"Sayang... Kenapa??" Tanya Gienka.


"Ky.... Ada apa denganmu???" Tanya Camilla juga.


Kyros melangkah pelan dan langsung menatap Camilla penuh dengan kemarahan yang memuncak. Sementara Kyra memeluk Gienka, mereka berdua juga bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi.


"Cukup ..... Jangan bicara apapun lagi denganku...!" Kyros mencengkram kedua bahu Camilla dan terus menatap penuh kemarahan.


"Camilla...! What do you want tried to kill my wife again???" Tanya Kyros. "You must think I stupid??? No Camilla, no..!!!" Teriak Kyros lagi tepat di depan wajah Camilla.


"Im not stupid Camilla.....! Im.... Not.... Stupid....!!! Aku tahu semua yang sudah kau lakukan untuk mencelakai Gienka, aku tahu....!"


Camilla memasang wajah bingung didepan Kyros, kemudian memandang Gienka dan Kyra berganti-ganti seraya menggeleng-gelengkan kepalanya. "Ky, apa yang kau katakan??? Aku tidak mengerti sama sekali...!" Tanya Camilla yang berpura-pura bingung.


"Berhentilah bersandiwara, aku tadi sudah bilang bahwa aku tidak bodoh! Kau tidak bisa membodohiku lagi! Kau jangan lupa Camilla, siapa diriku, siapa istriku dan siapa keluarga kami? Aku tidak pernah menyombongkan tentang keluargaku dan bagaimana mereka akan bersikap jika ada yang berani mengusik kehidupan keluarga mereka! Tetapi kau lupa Camilla bahwa keluargaku bisa melakukan apa saja kepadamu hanya dalam hitungan jam! Bahkan Apapku bisa langsung membuat visa serta ijin tinggalmu disini dibekukan dan kau juga bisa diusir dari negara ini, itu bisa terjadi jika aku langsung melaporkan semua itu pada orangtuaku atau mertuaku tentang semua perbuatanmu pada Gienka kemarin!"


Camilla masih mencoba berkelit. Dia menggelengkan kepalanya dan tersenyum menutupi kegugupannya. "Kau ini kenapa Ky...! Kau bicara panjang lebar seperti itu tapi aku masih tidak mengerti maksudmu!"


Kyros memalingkan wajahnya dan kembali lagi menatap Camilla dengan penuh kemarahan. Kali ini dia sudah tidak bisa lagi menahan kemarahannya. Penjelasan dokter semalam tentang obat itu sudah membuat Kyros sangat terkejut, dan dia sangat yakin bahwa Camilla memang yang sudah memasukkan obat itu ke minuman Gienka. Sejak semalam dia tidak bisa tidur dengan tenang, memikirkan berbagai hal dan apa alasan Camilla melakukannya. Selama ini dia sangat mempercayai Camilla, menganggapnya sebagai adik tetapi ternyata ada hal mengerikan yang ada di hati Camilla.


Merasa kesal karena Camilla masih berbohong dan berkelit, dengan kasar Kyros mendorong Camilla hingga perempuan itu terjatuh dilantai. Kyra yang melihat itu langsung berlari dan membantu Camilla. Kyra memandang Kakaknya juga dengan pandangan kemarahan.


"Ky....!!! Apa yang kau lakukan??? Bagaimana bisa kau mendorong seorang perempuan??" Kyra merangkul punggung Camilla dan membantunya berdiri. "Ayo berdiri...!" Gumam Kyra.


Sementara itu, Gienka mendekati Kyros dan mengusap dada suaminya itu sambil menatapnya dengan bingung juga penasaran kenapa Kyros bisa semarah ini dan menuduh Camilla. Kyros tidak pernah seperti ini sebelumnya.


"Dia.....!!!" Teriak Kyros sambil menunjuk ke arah Camilla. "Dia adalah orang yang sudah hampir membunuhmu kemarin! Dia sudah memasukkan obat keras yang membuatmu jadi sepertii itu, dia yang melakukannya...!" Ujar Kyros dengan wajah yang masih penuh dengan kemarahan.


Gienka mengernyit, dia bingung, Camilla yang memasukkan obat, tapi bagaimana bisa Camilla melakukannya. Dan dimana Camilla memasukkan obat itu.


Dan akhirnya Kyros dengan penuh emosi, menjelaskan semuanya pada Kyra dan Gienka. Semua kecurigaannya muncul ketika dia tidak menemukan sesuatu yang salah dengan makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh Kyra dirumah, tetapi penjelasan dokter mengenai kandungan obat itu yang ada di dalam tubuh Gienka tidak lagi bisa di pungkiri, bahwa itu memang ada. Lalu bagaimana bisa obat itu busa dikonsumsi oleh Gienka, itulah sebuah pertanyaan besar yang terus mengganjal dipikirannya.


Sebuah fakta terungkap ketika seseorang melihat Camilla datang dan berbicara dengan Gienka, fakta itu juga dibenarkan oleh Camilla juga Gienka sendiri, sayangnya Camilla berbohong jika dia tidak masuk ke dalam apartemen, padahal di cctv jelas sekali dia masuk dan menunggu beberapa menit hingga akhirnya keluar lagi dengan sebuah buku di tangannya.


"Kau mengatakan itu, tapi bisa jadi bukan Camilla Ky pelakunya???" Bantah Kyra.


"Bukan dia??? Lalu siapa lagi Ra? Tidak ada yang masuk selain dia dan Gienka hingga aku pulang dan menemukan Gienka sudah mengejang dan tubuhnya kaku, aku menuduh bukan tanpa alasan Ra, kau tahu kan bahwa setiap kejahatan yang dilakukan selalu akan meninggalkan jejaknya!!" Ujar Kyros.


Kyra mengernyit. "Maksudmu???" Tanya Kyra lagi.


"Gantungan tas miliknya terlepas dan tertinggal diatas sofa temlat dimana dia duduk dan disana juga ada cangkir berisi kopi Gienka, aku menemukannya lalu mengantarnya ke apartemennya, dan kau tahu apa yang aku temukan disana? Botol obat itu, aku bertanya tentang obat itu dan dia menjawab dengan mengarang cerita, tapi sekali lagi, aku tidaklah bodoh, aku mengambil satu butir obat itu dan membawanya ke rumah sakit, dan meminta dokter memeriksanya, benar saja, itu adalah obat yang membuat Gienka mengejang dan hampir mati kemarin lusa!"


Kyra dan Gienka langsung memandang ke arah Camilla bersamaan. Sedangkan Camilla masih bersikap bingung seolah masih tidak mengerti dengan apa yang sudah dikatakan oleh Kyros. Camilla sekali lagi membela dirinya dan masih menolak untuk mengakuinya. Membuat Kyros semakin murka, dan menarik dengan kasar kerah kemeja Camilla, kemudian kembali lagi mendorong Camilla dengan keras hingga jatuh lagi di lantai. Kyros duduk berjongkok dan menatap tajam Camilla untuk kesekian kalinya.


"Why did you do that to my wife??? Why Camilla.....! Why.....!??" Teriak Kyros sekali lagi.


Kali ini tatapan Camilla berubah tidak seperti tadi yang terlihat bingung. Camilla berganti mendorong Kyros, hingga Kyros terduduk di lantai. Camilla berdiri dan mendekati Gienka, dan langsung memegang kedua bahu Gienka dengan penuh kemarahan.


"Ya ..... Ya .... Ya... Aku memang memasukkan obat itu di kopimu, karena aku kesal padamu, aku marah padamu, kau sombong, congkak dan tidak tahu diri! Aku ingin membalasmu, agar kau tahu siapa aku yang sebenarnya, obat itu akan membuatmu seperti orang sekarat serta kesakitan, dan jika kau mati itu adalah bonusnya!" Camilla berteriak didepan wajah Gienka sambil mengguncangnya dengan sangat keras, membuat Gienka yang masih dalam keadaan lemas itu meringis dan kesakitan.


Tidak sampai disitu, setelah mengguncang Gienka, Camilla langsung mendorong Gienka dengan keras, hingga kepala Gienka terbentur ke meja. Gienka langsung berteriak kesakitan dan bersamaan dengan itu juga sebuah vas jatuh menimpa kepala Gienka. Kyros bergegas bangkit menolong istrinya, sementara Kyra berlari dan langsung saja menampar Camilla dengan sangat keras hingga menimbulkan bekas memerah di pipi Camilla. Dengan penuh kemarahan, Kyra mendekati Camilla lagi dan langsung mendorongnya dengan keras hingga Camilla terjatuh di lantai sebagai ungkapan kekesalannya.