SEXY HUSBAND

SEXY HUSBAND
Honeymoon Day 1



Aditya dan Cahya akhirnya tiba malam hari, perjalanan selama lebih dari 12 jam membuat keduanya merasa sangat lelah, petugas mengantarkan mereka menuju resort, suara ombak dan pemandangan kanan kiri serta dihadapannya tampaknya tidak membuat Cahya tertarik sama sekali, dia hanya ingin segera sampai dan membaringkan badannya di tempat tidur, Aditya hanya tersenyum melihat wajah istrinya yang sedang kelelahan. Akhirnya mereka sampai di Resort mereka, tanpa pikir panjang Cahya langsung membaringkan badannya saat melihat ada sofa, Aditya hanya tersenyum melihatnya, mungkin istrinya benar-benar merasa sangat lelah hingga dia tidak memperdulikan apa yang ada didepannya, padahal Resort ini sangat indah dan pemandangannya juga tidak kalah cantik.


Aditya membiarkan Cahya yang sedang terlelap diatas sofa, dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya. Setelah mandi Aditya merasa lebih segar, dia berkeliling melihat keadaan Resort dan tempat tidurnya sudah dihias dengan bunga, dia mengambil ponselnya dan mengambil gambar tempat tidur itu untuk ditunjukkan pada Cahya keesokan harinya.



setelah mengambil foto dia mengangkat Cahya dan membaringkannya ke tempat tidur.


" Sepertinya kau benar-benar merasa lelah, sayang sekali padahal pemandangan diluar sangat cantik, tidurlah sayang dan besok aku tidak akan membiarkanmu untuk tidur lagi" Ucap Aditya lalu mencium kening istrinya, kemudian dia ikut berbaring disebelahnya dan memeluknya lalu ikut tertidur.


***


Keesokan harinya sinar matahari mulai mengintip nakal disela-sela gorden, Cahya bangun dalam keadaan masih dipeluk oleh Aditya, sepersekian detik dia mengingat apa yang terjadi semalam.


" Astaga, semalam aku terlalu lelah sampai aku tidak menyadari apa yang sudah ku lakukan" Ucap Cahya sambil menggerutkan keningnya karena menyesal.


Perlahan Cahya melepaskan pelukan Aditya dan turun dari tempat tidurnya, penasaran dengan apa yang tersembunyi dibalik gorden itu.



Cahya terdiam melihat pemandangan yang ada dihadapannya, tidak berhenti mengaguminya didalam hati.


" Ini benar-benar sangat indah, sudah lama rasanya mataku tidak melihat pemandangan laut seperti ini"


Cahya menoleh kebelakang saat ada tangan yang melingkar di perutnya,, ternyata Aditya terbangun dari tidurnya.


" Ini sangat indah bukan?? bahkan tak kalah indah saat malam hari" Ucap Aditya berbisik di telinga Cahya.


" Maaf semalam aku sangat lelah, hingga tidak menyadari ada surga dihadapanku"


" Tetapi ada surga yang lebih indah dari ini semua, surga itu saat ini sedang ada dalam pelukanku"


Mereka berdua tersenyum dan tetap dalam keadaan sama, mereka sama-sama terdiam menikmati pemandangan yang ada dihadapannya. Setelah merasa puas, Aditya melepaskan tangannya dari pelukannya pada istrinya. Cahya membalikkan badannya dan menatap suaminya dengan senyuman.


" Baiklah, aku mandi dulu, disitu ada kolam renang kau bisa berolahraga pagi dengan berenang seperti kebiasaanmu"


" Kau benar, aku terbiasa berolahraga pagi, pagi inipun aku akan berolahraga tetapi denganmu"


" Denganku??? Tidak-tidak aku tidak mau berenang pagi-pagi"


" Bukan berenang sayang, tadi kau mau mandi bukan?? Kita akan mandi bersama karena itu belum pernah kita lakukan" Aditya langsung menggendong Cahya dan membawanya ke kamar mandi.


Aditya memuja keindahan tubuh istrinya lalu membawanya masuk ke dalam bathub yang masih belum terisi air, Aditya duduk didalamnya diikuti oleh Cahya, dan mengarahkan tangan Cahya untuk memegang senjatanya lalu menyuruhnya mengeksplorasi dari ujung hingga ke ujung, membuatnya tidak berhenti mengerang kenikmatan disetiap gerakan Cahya setelah dirasa puas, Aditya menyuruh istrinya itu untuk duduk diatas pangkuannya dan membimbingnya untuk menyatukan tubuh mereka.


Ketika tubuh mereka saling menyatu, Aditya menghela napas pendek begitu pula dengan Cahya, lalu Aditya merangkul tubuh istrinya dengan lembut dan membimbingnya untuk bergerak sesuka hatinya.


" Bergeraklah sayang, puaaskan dirimu dengan tubuhku" bisik Aditya Parau.


Cahya bergerak dan senang mendapati bahwa setiap gerakannya bisa membuat Aditya menggeram. Dia bergerak sesuka hatinya didorong oleh sifatnya sebagai seorang perempuan yang ingin membahagiakan suaminya serta didukung suasana yang begitu romantis dengan pemandangan laut yang begitu indah tetapi tidak kalah indah dengan wajah suaminya yang kini seolah terbang oleh gerakan yang dibuatnya, mereka saling berhadapan dan menatap mata masing-masing. Cahya mencium bibir Aditya membuat mereka semakin menikmati moment ini. Hingga akhirnya Aditya memekik kecil dan kehangatan yang menyembur didalam diri Cahya yang langsung dirasakannya, mereka akhirnya saling berpelukan di dalam bathub.


" Hei sayang, kau tidak boleh tertidur didalam bathub, sekarang aku ingin berenang, ayo kau harus ikut berenang, sambil menikmati pemandangan diluar" Aditya mengangkat kepala Cahya yang bersandar dipundaknya lalu mencium bibirnya dengan lembut.


***


Pemandangan resort ini sungguh indah, dengan infinity pool dan disamping kanan kirinya terdapat matras serta bantal-bantal kecil didalam Gazebo untuk memanjakan tamunya yang ingin berjemur sambil menikmati pemandangan laut biru yang indah, jika ada tamu yang ingin berenang dilaut terdapat tangga kecil kebawah yang langsung menyentuh laut. Benar-benar menakjubkan dan memanjakan mata.



Sebelum berenang, mereka menikmati sarapan terlebih dulu, karena sejak semalam perut mereka tidak terisi apapun. Aditya menyantap omlete dengan sangat lahap, sedangkan Cahya memakan Roti gandum bakar dengan selai stroberi, dia tersenyum melihat Aditya, suaminya itu sangat bahagia dan terlihat sangat tampan dengan penampilan biasa seperti ini. Melihat Cahya memandanginya dengan senyuman, Aditya tersedak hingga batuk-batuk, dengan segera Cahya memberinya minum.


" Pelan-pelan kalau mengunyah, minumlah jus ini"


" Kau kenapa senyum-senyum sambil menatapku? itu membuatku tidak berkonsentrasi saat makan" Gerutu Aditya dengan suara jengkel.


" Kau suamiku, memang apa yang salah dengan aku yang menatapmu??"


" Sudah diamlah, makanlah buah ini" Aditya mengambil buah Anggur dan menyuapi Cahya.


" Hari ini kita akan berjalan-jalan dan berkeliling disini, aku tidak sabar melihat indahnya pulau ini" Cahya menggesek-gesekan kedua tangannya karena excited.


" Tidak, hari ini kita hanya akan menghabiskan waktu kita disini, aku tidak ingin melewatkan waktuku bersamamu, jalan-jalannya besok saja oke?"Mata Aditya berkedip nakal membuat Cahya bingung karenanya.


" Kenapa kita disini saja?? Diluar pasti ga kalah bagus pemandangannya, dan kenapa harus menunggu besok?" Gerutu Cahya tetapi melihat wajah lelaki itu nampaknya dia memiliki rencana lain, tapi rencana apa, Cahya masih bingung, kemudian Aditya memberinya kode dengan kedipan mata lagi sampai akhirnya Cahya menyadari maksud dari suaminya itu dan langsung mencubit lengan Aditya.


" Bisa-bisanya kau memikirkan hal itu"


Mereka berdua tertawa terbahak-bahak, lalu Aditya mengajak Cahya untuk berenang, tetapi Cahya menolak dan ingin menikmati pemandangan saja. Akhirnya Aditya berenang sendiri dan Cahya berbaring di atas jaring yang sengaja didesain dan diikat sedemikian rupa agar bisa menikmati serta berbaring dan melihat laut dibawahnya secara langsung, lalu Cahya berbaring dan bertumpu pada bantal kecil menikmati pemandangan dihadapannya dan laut dibawahnya.