SEXY HUSBAND

SEXY HUSBAND
Eps 19



Persiapan pernikahan hampir selesai, undangan juga sudah disebar terutama untuk Cyntia dan Theo yang menjadi target utama dari Aditya, dia akan membungkam mereka dengan membuktikan bahwa dia memenuhi janjinya menikahi Cahya, bahkan pesta pernikahan itu akan digelar sangat mewah. Sehari sebelum pernikahan Cahya maupun Aditya masih tetap disibukkan dengan pekerjaan mereka dikantor, bahkan Aditya menyurh supirnya untuk mengantar dan menjemput Cahya dikantor hari ini karena ada banyak hal yang harus dia kerjakan.


Hari yang dinanti pun tiba, Cahya sedang berada diruang ganti, sudah selesai dimake up dan berganti pakaian ditemani Ibunya, Chika dan Elea sambil menunggu akad nikah dimulai, dia terlihat sangat tegang dan ketakutan.


“ Kau terlihat tegang dan merasa sangat gusar, apa yang kau pikirkan?” Tanya ibunya.


“ Ibu, aku takut, aku tidak tahu bagaimana menjadi seorang istri, sedangkan aku juga baru mengenalnya, ini terlalu cepat! Bagaimana ini?"


” Ibu selalu mendoakan kebahagiaan untuk kedua anak ibu, meminta agar mereka suatu saat nanti diberikan pasangan yang baik dan membahagiakan mereka, ibu yakin doa ibu sudah didengar Allah, kau dan adikmu dipertemukan dengan orang-orang baik, membuat hati ibu merasa tenang memikirkannya, saat ini yang harus kau lakukan adalah percaya bahwa ini adalah yang terbaik dan segala sesuatu yang diawali dengan kebaikan maka akan berakhir dengan baik juga” Ucap Ibunya yang akhirnya sedikit bisa menenangkannya.


Lalu seseorang memanggil dan memberitahu bahwa akad nikah akan segera dimulai.


Cahya keluar dengan diiringi oleh Ibunya, Chika dan juga Elea tampak sangat cantik dengan balutan kebaya putih membuat semua orang tersenyum karena mengagumi kecantikannya begitupula Aditya, matanya tidak berkedip sama sekali saat melihat Cahya. Sedangkan dalam hati, Cahya juga mengagumi ketampanan Aditya.


****


Akad nikahpun selesai dan berjalan sangat lancar. Acara resepsi akan dilaksanakan malam ini juga, setelah akad nikah mereka langsung mempersiapkan untuk resepsinya.


Seperti yang diinginkan Aditya, acara resepsi pernikahannya begitu mewah, semua tamu pasti akan terkagum-kagum setelah datang kesini, seluruh sajiannya terlihat menggiurkan, dekorasi yang luar biasa indah, dan yang pasti Aditya sudah tidak sabar melihat Cahya dengan gaun pernikahan yang dia pilihkan sendiri.


Tamu satu-persatu mulai datang, dan Aditya sudah menyiapkan tempat duduk untuk tamu istimewanya yaitu Cynthia dan Theo, sengaja dia meminta Ariel untuk mengatur tempat duduk mereka bersamanya dan Elea, agar Elea bisa mencegah kekacauan yang bisa saja dilakukan oleh Cyntia diacara ini.


Tak berapa lama Cyntia datang dengan Theo, sontak saja Elea segera mendekati mereka tetapi hanya sekedar berdiri didekat mereka sambil mendengarkan pembicaraan mereka, tetapi ternyata Cyntia dan Theo memutuskan untuk duduk dan mencari tempat duduknya. Elea pun langsung menggandeng Ariel dan mengajaknya untuk duduk menyusul Theo dan Cyntia. Baru pertama kali ini Elea melihat dan bertemu langsung Theo, sebelumnya dia hanya mendengar cerita dari Cahya. Dulu karena penasaran dia mencari Theo lewat media sosial, menemukan fotonya bersama dengan Cyntia, jadi meskipun belum pernah bertemu langsung setidaknya Elea sudah tau bagaimana wajah Theo dan perempuan bernama Cyntia ini yang sudah berani melakukan penghinaan besar terhadap Cahya sahabatnya.


Dan saat ini Elea dibuat muak saat melihat Cyntia, perempuan itu benar-benar sangat terlihat menyebalkan, saat sudah duduk, sayup-sayup Elea mendengar Cyntia bergumam pada Theo mengatakan bahwa pesta pernikahan ini walau mewah pasti sangat membosankan, seketika Elea ingin sekali mengumpat tetapi Ariel segera menggenggam tangannya agar dia tenang.


Hingga akhirnya kedua mempelai memasuki altar pernikahan dan disambut dengan tepuk tangan dari para tamu undangan. Cahya terlihat begitu anggun dengan balutan Gaun pernikahan yang begitu indah, elegan serta sangat cantik sedangkan Aditya terlihat sangat tampan, mereka berjalan bergandengan. siapapun yang datang disini pasti akan memuji kedua mempelai yang begitu sempurna tetapi tidak dengan Theo dan Cyntia, wajah Theo terlihat seperti orang yang telah kalah dari pertempuran sedangkan Cyntia sangat sinis dan terus bergumam pada Theo.


“ Semua orang disini berlebihan seperti tidak pernah melihat pengantin saja, padahal gadis miskin itu juga terlihat biasa saja, walaupun memakai gaun mahal tetap saja dia miskin, kenapa juga pimpinan perusahaan itu mau saja dibohongi oleh gadis iskin yang gila harta itu, lihat saja pernikahan mereka tidak akan bertahan dengan lama jika perempuan itu sudah mendapatkan semua yang diinginkan pasti si suami akan dibuang, dan ya Beib saat kita menikah nanti kita harus lebih mewah daripada ini kalau perlu kita menikah saja di Bali” Gumam Cyntia dengan sinis tetapi Theo hanya terlihat diam tak menanggapi ucapan kekasihnya itu.


Disisi lain Elea sangat kesal mendengar ucapan Cyntia yang lagi-lagi menghina sahabatnya, Elea pun langsung membalas Cyntia dengan sindiran, sambil melihat ke arah Ariel.


“ Kau tau Dear, Cahya pernah bercerita padaku bahwa dulu dia pernah menjalin hubungan dengan seseorang, lalu orang itu meninggalkan Cahya begitu saja tanpa penjelasan apapun dan hanya bilang bahwa dia telah memiliki kekasih lain membuat Cahya begitu terpukul” Ujar Elea kepada Ariel yang tampak dengan serius mendengarkannya,begitupula tatapan Theo dan Cyntia yang tampak mendengarkan ucapan Elea itu, lalu Elea pun melanjutkan pembicaraannya dengan nada yang kesal dan menghina yang dibuat-buat.


“ Cahya bercerita bahwa dulu lelaki itu sangat mencintai tetapi keluarganya tidak menyukai Cahya karena Cahya berasal dari keluarga sederhana, aku heran kenapa dijaman seperti ini masih ada orang yang melihat rendah orang lain karena hartanya, dan kau tau lelaki bodoh itu malah memilih orang lain dan meninggalkan Cahya bukannya memperjuangkan cintanya, saking penasarannya bagaimana laki-laki itu diam-diam tanpa sepengetahuan Cahya aku mencarinya di medsos dan aku menemukannya hahha, kau tau Dear, lelaki bodoh itu ternyata memiliki kekasih dan kekasihnya juga terlihat bodoh sepertinya hahaha” Ujar Elea dengan tertawa, dan Ariel pun tersenyum serta penasaran dengan kelanjutan cerita Elea memintanya untuk melanjutkan, Elea pun melanjutkan dengan nada mengejek.


“Iya perempuan itu terlihat sangat bodoh dan terkesan angkuh serta sombongnya itu sangat terlihat dari wajahnya, wajar sih mereka sangat cocok, yang laki-laki bodoh yang tidak memiliki pendirian hanya mengikuti cara pikir orangtua nya yang kuno, kalo dia cerdas pasti dia tidak akan mau dikendalikan oleh orangtuanya, pasangannya pun juga bodoh hanya modal sombong tapi tidak pernah berkaca, dan kemarin yang aku dengar mantan kekasih Cahya itu datang menemui Cahya dirumahnya mengatakan bahwa dia masih mencintai dan merindukan Cahya, bodoh bukan?? Hahaha lalu perempuan bodoh itu datang dengan marah-marah dan mencaci Cahya padahal yang datang menemui Cahya kan sih lelaki bodoh itu kenapa dia malah memarahi Cahya?? Gila bukan?? ahhhh tapi beruntungnya Cahya bisa terlepas dari lelaki seperti itu dan mendapatkan Aditya yang begitu baik, sempurna dan yang pasti Aditya 1000X lebih baik dari mantan kekasih Cahya sebelumnya itu”


Ucapan Elea itu membuat wajah Cyntia dan Theo merah padam karena penghinaan Elea secara tidak langsung sedangkan Ariel hanya tersenyum mendengar sindiran Elea itu.


**


Pesta semakin meriah, dengan berbagai macam hiburan, Aditya terlihat sangat bahagia, walaupun kaku, Cahya juga harus tetap memasang wajah bahagia, begitupula dengan keluarganya, semu8a orang tampak bahagia dan para tamu mulai antri untuk memberikan selamat kepada kedua mempelai, kini giliran Theo dan Cyntia yang naik untuk memberikan selamat kepada mereka.


“ Wah istriku, ternyata tamu kehormatan kita datang juga” Ucap Aditya dengan nada mengejek, seketika membuat Theo seperti orang yang menahan malu, sedangkan Cyntia memasang muka tak peduli dengan ucapan Aditya itu, lalu mereka buru-buru turun dan memutuskan untuk segera pergi meninggalkan acara itu.


Satu persatu tamu mulai meninggalkan tempat acara, Aditya dan papanya masih berbincang dengan beberapa tamu pimpinan perusahhan yang bekerja sama dengannya, sedangkan Cahya meninggalkan Aditya untuk berganti baju dan dia merasa sangat lelah seharian ini.