SEXY HUSBAND

SEXY HUSBAND
Eps 360



"Begini Iel, mendiang Mamamu pernah mengatakan sesuatu pada Tante, dan saat itu dia meminta agar tante tidak memberitahu siapapun, tetapi entah kenapa tante merasa bahwa kau harus tahu akan hal ini"


Ariel mengernyit, tetapi dia diam dan mencoba mendengarkan dengan seksama apa yang ingin dikatakan oleh sahabat Mamanya itu. Nyonya Donna tersenyum melihat ekspresi Ariel yang tampak antusias mendengarkannya, tetapi dia harus berhati-hati dalam menyampaikannya nanti agar Ariel bisa mendengarkan semuanya secara detail dan tidak pergi ditengah obrolan mereka nanti.


"Suatu hari Mamamu telah melakukan sebuah kesalahan yang begitu besar bahkan hingga detik akhir hidupnya dia mungkin masih membawa semua rasa bersalahnya, tante berharap kau harus mendengarkan dengan baik-baik semua ini agar kau bisa mengambil pelajaran hidup dari cerita yang akan tante sampaikan padamu, mungkin setelah ini Mamamu juga akan merasa lebih tenang lagi"


"Kesalahan besar??? Apa itu tan???"


"Mamamu dulu telah menghancurkan rumah tangga orang lain, dia terlalu mencintai Ayahmu hingga dia melupakan semua norma yang ada dan pada akhirnya kehidupan rumah tangga Ayahmu yang pertama hancur, Ayahmu meninggalkan istri pertamanya yang saat itu sedang hamil, semua karena obsesi gila Mamamu untuk memiliki Ayahmu"


"Apa.....!!!??????" Seru Ariel terkejut dan wajahnya berubah seketika.


Kemudian cerita itupun mengalir dari mulut Nyonya Donna. Dia mulai menceritakan tentang bagaimana awal pertemuan antara Mama Ariel dan Ayahnya.


Pertemuan mereka tentu berawal dari rekanan kerja, dimana Ayah Ariel dulu bekerja sebagai staf biasa diperusahaan milik keluarga Mama Ariel. Dimana suatu hari Ayah Ariel tidak sengaja membantu Mama Ariel hingga pertemuan itu terus berlanjut. Perlahan tumbuhlah ketertarikan dari Irma yang begitu dalam kepada Andi, saat itu Andi sendri mencoba menjaga jarak tetapi Irma bukanlah perempuan yang mudah menyerah, dia terus mendekati Andi serta tidak peduli jika Andi hanyalah staf biasa.


Hingga suatu hari, Irma berusaha menjebak Andi agar lelaki itu tidak bisa menolaknya lagi yaitu dengan memberikan kehormatannya secara sukarela. Karena lelaki tidak akan pernah menolak hal itu. Mereka melakukannya, sekali rupanya tidaklah cukup, Irma selalu menyediakan dirinya meskipun Andi tidak pernah memintanya, dan mereka selalu mencari waktu yang tepat setrlah pulang kerja. Tetapi ternyata itu masih belum cukup, karena Andi ternyata masih belum mau mengikatnya atau sekedar menjadikannya seorang kekasih. Irma masih melihat keraguan yang begitu besar dari Andi, hingga akhirnya dia berpura-pura mengatakan pada Andi, jika dia sedang hamil. Saat itulah dia baru tahu jika ternyata Andi sudah memiliki seorang istri karena Andi baru mengungkapkan semuanya pada Irma.


Sebuah pengakuan yang sebenarnya tidak begitu berpengaruh bagi Irma, obesesi besarnya pada Andi membuatnya lupa akan norma yang ada, dan semakin menggila. Setiap hari Irma menghujani Andi dengan perhatian yang begitu luar biasa, bahkan menghujaninya dengan materi juga jabatan yang tidak main-main. Irma juga menjajikan pada Andi, jika lelaki itu mau menikahinya dan meninggalkan istrinya, dia akan menjadikan Andi sebagai direktur dan mengelola perusahaan keluarganya yang dia pegang. Dan lebih parahnya adalah Irma membuat Andi mabuk lalu mengantarnya pulang, dan saat itulah dia bertemu dengan istri Andi, bukannya berpura-pura ingin membantu mengantar Andi, Irma justru mengatakan kepada Istri Andi bahwa dia adalah kekasih dari Andi dan dia hamil jadi secepatnya Andi harus menikahinya. Entah apa yang terjadi selanjutnya dengan rumah tangga Andi dan istrinya itu, Irma pulang dengan perasaan yang sangat bahagia karena sudah mengungkapkan hal itu pada istri Andi, dia yakin mereka secepatnya pasti akan segera berpisah.


Kehidupan rumah tangga mereka bahagia seperti keluarga lain pada umumnya, kelahiran Ariel menjadi pelengkap keluarga kecil mereka. Hingga beberapa tahun kemudian, tidak sengaja Irma melihat mantan istri Andi sedang berjalan dengan seorang anak laki-laki yang umurnya sepelantara dengan Ariel. Dilanda rasa penasaran, Irma membayar seseorang untuk mencari informasi tentang kehidupan mantan istri Andi itu. Kemudian di dapatlah sebuah fakta yang cukup mengejutkan juga membuat Irma merasa ketakutan. Fakta itu adalah bahwa anak laki-laki yang seumuran dengan Ariel adalah anak dari Andi dan mantan istrinya. Kehidupan ibu dan anaknya itu selama ini mengalami banyak kesulitan sejak ditinggal oleh Andi. Sedangkan Irma mulai mengalami ketakutan jika suatu saat Andi tahu tentang hal ini, suaminya itu akan meninggalkannya dan kembali pada mantan istrinya. Itu sebabnya Irma merahasiakan semua yang diketahuinya dan dia tahu semua yang dihadapi oleh mantan istri Andi dan anaknya.


Ketakutan itu terus melingkupi kehidupan Irma, teringat akan kemarahan mantan istri Andi saat mereka bertiga mendatangi perceraian Andi dan mantan istrinya. Saat itu kemarahan dan tangisan kekecewaan mantan istri Andi jelas sekali terlihat, hingga akhirnya perempuan itu mengatakan sesuatu yang begitu menakutkan hingga setiap Irma mengingatnya, dia bergidik ngeri dan ketakutan. Saat itu mantan istri Andi mengatakan jika kehidupan rumah tangga yang akan dijalani oleh Irma dan Andi akan berakhir dengan menyakitkan suatu saat nanti, sebuah hubungan yang dimulai dengan perselingkuhan juga akan berakhir dengan hal yang sama. Irma akan merasakan sakit yang luar biasa bahkan sakitnya itu akan lebih pedih daripada sakit yang dirasakan oleh mantan istri Andi itu.


Benar saja, kutukan mantan istri Andi itu menjadi sebuah kenyataan tatkala Irma mengetahui jika ternyata Andi memiliki hubungan spesial dengan sekretarisnya. Hubungan itu tercium sudah cukup lama oleh Irma sebenarnya, mereka sudah menjalin hubungan sekitar 3 tahun di awal-awal Irma mulai sakit, dimana jauh sebelum kejadian Andi dan sekretarisnya itu pulang ke rumah bersamaan dan melakukan perselingkuhan secara terang-terangan didepan Irma dan Ariel.


"Dan setelah kejadian itu, kondisi Mamamu semakin memburuk, itu juga menjadi terakhir kalinya dia datang untuk berobat ke amerika bersamu dan saat kau sedang pergi keluar, Tante datang menemuinya di hotel tempat kalian menginap, saat itulah Mamamu mengungkapkan semua kisah itu pada tante dengan berlinang airmata, dia menyadari bahwa perbuatannya di masalalu telah menghancurkan kehidupannya sendiri, dia sangat menyesalinya, benar-benar menyesal Iel, tante memberitahunya agar dia bisa segera menemui mantan istri Ayahmu dan meminta maaf, setidaknya dengan melakukan itu, Mamamu bisa merasa tenang dan lega, akan tetapi belum sempat dia melakukannya, Tuhan sudah memanggilnya" Nyonya Donna menyeka airmatanya, dia masih ingat betul betapa mendiang sahabatnya itu mengalami penderitaan yang luar biasa di akhir hidupnya, penyesalannya begitu dalam, dan dia baru percaya bahwa karma itu memang benar-benar ada.


Ariel terdiam menatap Nyonya Donna, dia tidak menyangka bahwa ada rahasia besar yang begitu kelam terjadi di dalam keluarganya dan dia baru mengetahuinya sekarang. Ariel juga mulai menyadari bahwa apa yang pernah dilakukannya dulu pada Elea ternyata sudah lebih dulu dilakukan oleh kedua orangtuanya, dia pikir bahwa itu hanya dilakukan oleh Ayahnya dengan Mama Maysa, tetapi ternyata jauh sebelum itu hal yang sama pernah dilakukan Ayah dan Mamanya sendiri pada mantan istri pertama Ayahnya.


Nyonya Donna melanjutkan lagi ceritanya. "Sebenarnya tante udah tahu semua permasalahan yang terjadi antara dirimu dan Ayahmu selama ini, juga bagaimana kemarahanmu kepada Ayahmu saat dia berniat ingin membagi hartanya untuk kedua putranya, kau marah sekali padanya dan tidak mau mendengar penjelasan apapun darinya, padahal jika saja kau mendengarkannya mungkin kau masih bisa bersamanya sekarang, bahkan tante juga tahu bagaimana kemarahanmu pada kakakmu dan Ibunya, kemarahanmu tidak beralasan Iel, mereka hanya korban dari perbuatan kedua orangtuamu, harusnya merekalah yang marah kepadamu dan Ayahmu, tetapi itu terjadi malah kebalikannya, tante melihat dengan jelas bagaimana kesedihan kakakmu yang begitu mendalam saat dipemakaman ayah kalian, dia menciba kuat tetapi dari raut wajah dan suaranya terdengar jelas ada kesedihan yang begitu mendalam ditambah lagi kau tidak datang untuk bersama-sama melakukan kewajiban terakhir kalian sebagai anak, tante sudah menemui kakakmu dan Ibunya bahkan tante juga sudah bertemu dengan Gienka putrimu juga Elea, tante datang untuk meminta maaf pada mereka atas nama Mamamu, hal yang belum sempat Mamamu lakukan jadi tante yang melakukannya, hati mereka begitu baik bahkan mereka memilih tidak mengatakan kebenaran ini padamu hanya karena mereka tidak ingin membicarakan aib Mamamu yang sudah tiada"


Saat itu Ariel mulai menemukan jawaban dari pertanyaannya selama ini, dan mulai curiga jika yang sejak tadi dimaksud mantan istri pertama Ayahnya adalah Sari, Mama dari Danist. "Tante jangan bilang jika Danist adalah anak dari mantan istri Ayah???"


Nyonya Donna tersenyum kemudian menganggukkan kepalanya. "Ya, Sari adalah mantan istri Ayahmu, Danist adalah buah cinta mereka"


"Apa.......!!!!! Jadi.....????" Ariel tidak melanjutkan ucapannya tetapi langsung menundukkan kepalanya, merasa masih belum percaya dengan semua yang di dengarnya saat ini.