
Malam pun tiba, Aditya dan Cahya menikmati makan malamnya di resort mereka, Aditya benar-benar tidak membawa Cahya untuk pergi keluar resort, walaupun hanya beberapa jam saja tetapi sepertinya itu tidak masalah untuk Cahya, karena hari ini mereka begitu menikmati semua kegiatan yang mereka lakukan.
" Apa kau merasa bosan selama seharian ini??" Tanya Aditya.
" Tidak, karena kita melakukan banyak hal, dan tempat ini tidak membuatku bosan sama sekali"
" Aku sudah berjanji padamu, besok kita akan menghabiskan waktu diluar, sepertinya ada banyak hal istimewa disini" Aditya menggenggam tangan Cahya lalu menciumnya.
" Terima kasih Adit atas semua kebahagiaan ini"
" Kenapa berterima kasih, aku suamimu sudah kewajibanku membahagiakan dan menjagamu, ayo kite selesaikan makan malam kita dan kita nikmati pemandangan langit malam disini, itu sangat indah" .
Aditya dan Cahya berbaring diatas lantai jaring, Aditya memeluk Cahya dibalik selimut, dan mereka berdua menatap langit malam yang dihiasi ratusan bintang dilangit. Malam seolah tenang dan seperti mendukung ketentraman dua anak manusia itu.
Aditya membalikkan badannya dan menatap Cahya dengan senyuman manisnya, Cahya pun melakukan hal yang sama, mereka saling berpandangan dan kemudian berciuman dibawah langit yang bertabur bintang. Seolah tidak ingin melewatkan moment indah itu, Aditya meminta Cahya untuk melingkarkan kakinya di atas pahanya, lalu menyingkap dress yang dipakai istrinya, sengaja tadi dia meminta Cahya untuk tidak memakai pelindung apapun dibadannya selain dress saja agar memudahkan jika dia menginginkan istrinya itu.
Setelah Cahya melingkarkan kakinya dan Aditya menyiingkap dressnya, Aditya langsung menyatukan tubuh mereka, erangaan kecil keluar dari mulut mereka berdua, dibalik selimut itu mereka saling berpelukan, Aditya bergerak perlahan menikmati setiap inci dari istrinya, begitu pula Cahya yang seolah tersihir oleh setiap gerakan yang dilakukan suaminya, dia memejamkan matanya karena sangat menikmati itu semua. Hingga akhirnya mereka mencapai ending yang luar biasa, membuat keduanya lemas dan saling memeluk erat.
" Thanks sayang, kau selalu membuatku merasa puas dengan tubuuhmu" Ucap Aditya lalu mencium kening istrinya.
Cahya tersenyum karena Aditya selalu mengucapkan terima kasih saat mereka menyelesaikan kegiatan penyatuan. Dia tidak akan pernah bisa melupakan rasa dari setiap moment yang dilakukan dengan Aditya, selalu dilakukan dengan penuh cinta, dan juga romansa yang luar biasa.
Aditya mengajak Cahya untuk masuk ke dalam kamar, karena sepertinya angin malam mulai berhembus kencang.
" Tidurlah, sepertinya malam ini sudah cukup" Ucap Aditya yang kemudian justru ditertawai oleh Cahya.
" Akhirnya kau berkata Sudah Cukup, aku pikir ini tidak akan cukup, entah seharian ini sudah berapa kali kau melakukannya dan kau terlihat seolah tidak ingin berhenti melakukannya"
" Kau mengejekku? Kaulah yang membuatku tidak bisa berhenti, kau sangat menggoda dan aku selalu tergoda, rasanya aku sangat puas saat memasukimu, didalam sana kau mencengkramku hingga aku tidak ingin melepaskanmu, aku ingin membuatmu mengandung anakku, itulah sebabnya aku melakukannya terus menerus hari ini" Aditya lalu mencium perut Cahya.
" Haha kau melakukannya setiap ada kesempatan Adit sayang, aku yakin dia sedang tumbuh diperutku, ayo kita tidur aku sangat mengantuk" Ujar Cahya lalu memeluk suaminya yang berbaring disampingnya .
***
Pagi tiba, Cahya terbangun dan melihat Aditya masih terlelap, dia mengelus pipi suaminya itu dan mengaguminya, Cahya sangat suka membaca novel percintaan dan selalu membayangkan kisah cintanya bisa seindah novel yang dibacanya, memiliki kekasih atau pasangan hidup yang tampan, romantis, penyayang, penuh cinta dan selalu berusaha membahagiakan pasangannya, semua itu kini sudah didapatkannya dari Aditya bahkan suaminya itu memberikan kehidupan rumah tangga yang luar biasa.
Cahya menelusup ke dalam selimut mencari apa yang diinginkannya, kemudian dia menemukannya, perlahan dia membuka celana Aditya lalu memegang dan mengeluarkan apa yang ada didalamnya, mengelusnya secara perlahan, sang pemilik rupanya tersadar dan membuka matanya, melihat ada yang sembunyi dibalik selimutnya tetapi tiba-tiba Aditya merasakan kejutan luar biasa, dan mengintip dibalik selimut itu, ternyata istrinya sedang mengullum senjatanya, ini luar biasa baginya karena pertama kalinya Cahya melakukannya, segera Aditya menyingkap selimutnya untuk melihat apa yang dilakukan istrinya.
" Ohhh shiiit, yes baby, dont stop, Im having a good time" Tangan Aditya meraih bantal disamping nya dan menaruhnya dibawah kepalanya agar dia bisa melihat lebih jelas kegiatan Cahya.
Kini kepala Aditya bertumpu pada dua bantal dan melihat dengan jelas apa yang dilakukan istrinya padanya, kedua tangannya juga memegang kepala Cahya dan menuntun ritme gerakan mulutnya, membuat Aditya mengerang dan menikmatinya.
Aditya membimbingnya untuk melakukan secara perlahan, setiap gerakan mulutnya ternyata membuat suaminya semakin menggila sampai akhirnya suaminya itu menghentikannya.
" Oke sudah cukup, aku harus mengeluarkannya dalam tubuuhmu, bukan mulutmu sayang, ayo naiklah dan lakukan sesukamu"
Cahya melakukan apa yang disuruh Aditya, dia bergerak cepat sampai akhirnya suaminya itu menegang dan caiiran hangat itu menyembur didalam dirinya kemudian dia memeluk suaminya.
" Thank you my wife, your so amazing, I love you so much".
***
Mereka mandi dan bersiap-siap untuk jalan-jalan, pagi ini mereka akan sarapan direstoran yang berada diwilayah resort ini. Aditya memakai kemeja berwarna putih serta celana pendek warna khaki dan Cahya memakai mini dress berwarna putih. Mereka berjalan menyusuri jalanan yang terbuat dari kayu yang menghubungkan antara resort satu dengan yang lainnya, berjalan bergandengan tangan dan menikmati pemandangan dikanan kiri mereka.
Setelah sarapan, Cahya mengajak Aditya untuk berkeliling menggunakan sepeda. Tawa bahagia terlihat diwajah Cahya, suaminya hari ini benar-benar menepati janjinya untuk mengajaknya keluar dan berjalan-jalan. Hari ini mereka melakukan banyak hal, selain bersepeda, mereka juga datang ke spa yang tersedia, lalu melanjutkan berjalan-jalan di atas pasir putih yang membelah air laut.
Akhirnya jam makan siang pun tiba dan mereka menikmati makan siang dengan bahagia tak sampai disitu Aditya mengajak Cahya untuk menaiki Seaplane dan berkeliling melihat pemandangan dari atas.
Karena ini adalah hari terakhir mereka disini, Aditya tidak ingin melewatkan moment indah bersama Cahya.
" Bagaimana? apa kau menyukai ini semua" Tanya Aditya
" Sangat aku sangat menyukainya, aku sekarang ingin snorkling, apa kau mau menemaniku??"
" Baiklah istriku sayang, sekarang kita akan snorkling seperti keinginanmu"
Mereka pun melakukan snorkling, melihat berbagai terumbu karang yang indah, dan aneka biota laut didalamnya termasuk kura-kura. Setelah puas berjalan-jalan seharian, Aditya mengajak Cahya untuk kembali ke resort untuk membersihkan diri dan beristirahat sejenak sebelum makan malam, kali ini Aditya akan mengajak Cahya makan malam romantis di restoran yang berada dipinggir pantai.