
Jangan lupa selalu tunggu update terbaru. Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.
Selamat membaca cerita sederhana ini.
“Boleh saya bertanya?” tanya ibunya Utoro Bilowo sambil memegang copyan surat pernyataam yang tadi diberikan Shindu untuk dipelajari.
“Silakan Ibu,” jawab Dinda dengan sopan.
“Di bab sanksi kenapa dituliskan bahwa saya dan suami saya akan dijadikan pengganti apabila Utoro melarikan diri?” tanya perempuan itu.
“Baik Ibu saya yang akan menjawab,” kata Untari.
“Itu memang sudah saya buat untuk keamanan aset perusahaan bu Dinda. Ibu bisa jamin dia tidak lari dengan kebebasan Ibu dan pasangan, kalau Ibu tidak bisa jamin, Ibu silakan berikan agunan agunannya adalah 2X jumlah uang yang dia larikan juga denda dan semuanya.
“Itu sama aaja saya melunasi,” protes ibunya Utoro.
“Benar Ibu. Putra Ibu itu harus melunasi semua angka yang telah disebut DITAMBAH harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan pidana kurungan. Nah bila anak ibu kabur maka uang yang harus ibu bayar ya memang 3Xdari jumlah yang tertulis. Yaitu 1x sebagai uang pembayaran hutan da 2X harga kebebasan anak Ibu,” jelas Untari
“Jadi kalau saat ini Pak Utoro tidak mau tanda tangan bahwa Ibu dan Bapak yang akan menggantikan dia bila dia kabur, maka pihak Ibu harus langsung memberikan uang agunan tersebut.”
“Kenapa uang agunannya 3 kali lipat dari uang denda dan semua ruang pokok yang harus anak saya bayarkan?” tanya ibunya Rizaldy yang rupanya dia jadi punya keberanian setelah ibunya Utoro bicara.
“Memang seperti itu Bu, agar pelaku merasa terbebani. Dia tak pernah merasa terbebani selama mengambil uang perusahaan. Jadi sekarang dia harus mengalami itu. Sama saja orang tak merasa kalau sehat itu penting. Baru merasa kesehatan itu sangat penting di kala sakit,” kata Untari.
“Ibunya Utoro maupun ibunya Rizaldy diam. Jadi mereka harus membayar 1X uang yang memang kerugian perusahaan yang dirampok anak mereka ditambah 2X jumlah tersebut bila tak mau tanda tangan surat pernyataan bahwa Utoro dan Rizaldy tak akan kabur.
‘*Cari dana 3M dalam tempo dua minggu saja sudah bingung. Bagaimana lagi harus cari 6M tambahannya kalau aku tak mau tanda tangan*?’ pikir Utoro dan Rizaldy.
“Sudah tercantum dengan jelas di surat yang akan anda tanda tangan ini bahwa yang akan menjadi pengganti anda adalah kedua orang tua bukan salah satunya ibunya saja atau bapaknya saja.”
Tentu saja Rizaldy dan Utoro tak bisa berkutik, karena memang sudah melakukan kesalahan.
Eddy tak percaya selama ini orang kepercayaannya menggerogoti dia diam-diam.
“Masih ada yang ingin ditanyakan? Kalau tidak ada silakan tanda tangani,” kata pengacaranya perusahaan untuk mempersingkat waktu.
Disaksikan oleh kedua orang tuanya, Rizaldy dan Utoro menanda tangani surat pernyataan itu. Mereka juga tak tahu akan membayar uang sebesar itu dari mana, karena semua aset yang dia miliki sekarang dijual pun tidak ada sepertiga dari seluruh yang harus di bayarkan.
Tidak mungkin kan uang korupsinya semua jadi barang berharga? Pasti uang korupsinya dipakai buat foya-foya, hidup mewah, belanja, makan dan sebagainya. Sehingga yang berupa barang hanya tak sampai sepertiganya.
“Kalian ingat ya, saya tak pernah memberi keringanan pada siapa pun,” Adinda mengultimatum 5 orang binaannya yang duduk dekat dengan Angelica, Dewi, adik iparnya Utoro dan para polisi timnya Untari.
”Ya Bu. Kami mengerti,” jawab kelima binaan Dinda. Mereka semakin kagum Dinda memang sangat tegas dan memiliki power yang sangat kuat.
Yang tanda tangan di surat pernyataan itu adalah Pak Eddy karena memang secara hukum perusahaan masih atas nama Eddy. Kedua orang tua Rizaldy dan Utoro dijadikan saksi dan mereka tanda tangan di atas meterai.
Yang penasaran dengan peran serta Angelica sabar ya, kirim secangkir kopi dulu buat eyank dong?
eyank buat novel baru, langsung cuss ke sana yaa. Judulnya REGRETS
Ceritanya tentang penyesalan seorang suami yang menyia-nyiakan istri sah nya karena selalu memuja mantan calon istrinya yang telah meninggal!
Langsung kasih bintang 5dong
Enggak boleh lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar biar eyank semangat nulis kelanjutan ceritanya
Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta.