GHIFARI ~ RADITE ~ GHIBRAN

GHIFARI ~ RADITE ~ GHIBRAN
EMOSINYA MELEDAK-LEDAK



Jangan lupa selalu tunggu update terbaru.  Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.


Selamat membaca cerita sederhana ini.



“Ada apa ini bu Dinda, terlihat sangat bahagia,” Tanya Dokter melihat pasiennya masuk dengan wajah penuh rona bahagia.



“Saya bahagia Dok, karena barusan saya dilabrak sama perempuan pasien  dokter yang barusan periksa sebelum saya,” kata Dinda pada dokter.



“Loh kok bisa? Dilabrak Bu Dinda malah bahagia.” dokter malah bingung sendiri orang dilabrak koq bahagia.



“Ya bahagialah Dok, orang dia langsung balas,” jelas Adit.



“Perempuan itu sudah membius suami saya Dokter, dia sudah membuka baju dan menciumi suami saya. Dia ingin memiliki suami saya, bodohnya dia tidak tahu kalau semua hal itu saya rekam dan langsung saya sebarkan ke media sosial sehingga akhirnya namanya dia hancur.”



“Barusan saya posting dia hamil 14 minggu tapi tak punya suami dia langsung melabrak saya. Ya saya langsung jawab, lelaki mana lagi yang dia korbankan.”



“Astaga sesama pasien saya saling mendahului rupanya,” kata dokter.



“Iya Dok, harusnya sesama bis kota enggak boleh saling mendahului ya Dok?” jawab Adit sambil tersenyum.



“Ha ha benar. Ayo kita mulai pemeriksaan. Bagaimana ada keluhan?” tanya Dokter.



“Emosinya Dok yang menggebu-gebu,” kata Adit/



“Seperti barusan ini, itu tidak bisa dikekang sama sekali. Beda dengan dua kehamilan sebelumnya Dokter,” Adit melapor.



“Iya ya Mas. Waktu hamil Ghifari aku banyak diam, hamil Ghaidan aku usil, dan yang sekarang usil serta pemarah ya Mas,” kata Dinda membenarkan apa yang Adi ucapkan.



“Iya yank, makanya dari tadi Mas enggak berani negur kamu, takutnya kamu malah bilang Mas mencegah karena Mas belain dia. Kesalahan fatal seperti itu yang Mas hindari. Mas enggak mau ribut dan kamu salah duga,” ujar Adit.



Sudah Adit bayangkan bila Dinda mengira dia membela Meliana dan tanpa pikir panjang Dinda minta cerai. Jadi bukan dia takut istri, tapi Adit mencegah hal fatal karena kondisi labilnya emosi Dinda.




“Ini berat tubuh ibu naiknya cepat loh Bu, berarti Ibu sehat dan semoga mereka semua sehat. Ayo kita langsung ke ranjang pemeriksaan, kita lihat berat mereka masing-masing,” kata dokter. Dia menyuruh suster membantu Dinda.



“Tepat ya Bu dugaan bulan lalu, Dinda dan Adit terbelalak rahasia yang bulan lalu belum diungkap sampai sekarang ke Edgy jelas memang sudah nyata sekarang.



“Ya Dok. Kami terima,” kata Adit



“Kalau memang sudah terlalu besar. Lebih baik Ibu tidak beraktifitas padat ya, takutnya enggak kuat. Dan saya yakin di kehamilan ini tidak akan sampai 8 bulan. Mereka tidak akan bertahan sampai 8 terlebih 9 bulan. Terlalu sempit untuk mereka. Jadi kita harus benar-benar ekstra hati-hati dan bersiap.”



“Bapak juga harus selalu stand by di sebelah Ibu, tidak boleh sedikit pun lengah.”



“Baik dokter, kami akan selalu waspada,” kata Adit dan Dinda hampir bersamaan. Adit terus menggenggam jemari istrinya seakan mengirim gelombang cinta dan dukungan. Sesekali dia kecup jemari istrinya tanpa malu pada dokter.



Rupanya keributan Meliana dan Dinda di depan poli kebidanan banyak yang membuat videonya dan itu pun makin ramai di media sosial, sehingga Meliana semakin hancur. Karena dalam video yang beredar jelas-jelas terlihat Dinda menjawab kemarahannya dengan kemarahan juga. Semua orang mendengar bagaimana Dinda mengatakan kalau Meliana membius suaminya untuk dilecehkan jelas di situ poin Meliana kalah telak.



Video tersebut langsung dicopy oleh Dinda dan dia sebar lagi menjadi statusnya dan kembali Dia tag Meliana dan beberapa teman Radite, itu yang tadi dilihat Meliana.



Adit tak bisa berkutik. Bukan dia tak punya wibawa terhadap Dinda, dia punya wibawa tapi dia tak mau membuat Dinda marah besar terlebih saat kondisi Dinda sedang hamil seperti sekarang.



“Kamu enggak salah?” tanya Velove japri melihat postingan itu.



“Enggak tuh aku senang aja,” jawab Dinda ketika Velove menanyakan kasus di rumah sakit.



“Sejak bulan lalu aku memang sudah melihat dia tapi kan belum tahu bahwa dia hamil. Mas Adit bilang mungkin dia punya keluhan apa tapi bukan kehamilan. Tadi pas barengan di meja pendaftaran langsung aku mulai seranganku.” jelas Dinda.


Biar bisa lihat promo novel yanktie, add FB dan IG yanktie yaaaa, semua nama sama dengan napen koq.


Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE yok.