GHIFARI ~ RADITE ~ GHIBRAN

GHIFARI ~ RADITE ~ GHIBRAN
SATU LOKASI DENGAN MANTAN



Jangan lupa selalu tunggu update terbaru.  Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.


Selamat membaca cerita sederhana ini.



“Mas, tadi saat kita mau keluar dari Unlimited Skyfeast di Sydney Tower, pas bikin foto terakhir sebelum kita turun, aku seperti lihat Shalimah!”



“Kalau itu memang dia, masa ada di Sydney?”



“Bisa aja Mas, dia kabur dari Indonesia. Papanya si Bram kan orang kaya yang dulu bandar narkoba itu kan? Bisa jadi mereka kabur jauh agar aman,” jawab Dinda saat mereka sudah dalam taksi menuju hotel.



‘Mas enggak ngerti. Dan kalau pun ada dia juga Mas enggak mau peduli. Mas enggak mau kalau dia celakain kamu seperti yang tante Tasih lakukan. Kita sekarang punya anak-anak. Kalau mau nendang orang, kita pastikan dulu anak-anak aman sehingga enggak bakal mereka kena imbas angin puyuh.” jawab Adit yang tak pernah peduli pada Shalimah.



Adit masih sangat sakit hati diperas Shalimah untuk menghidupinya, padahal dia tinggal dengan perempuan itu demi Bram semata.



Hari ini Adit memutuskan membawa anak-anak melihat beragam jenis hewan di Wild Life Sydney Zoo. Lokasinya ada di Darling Harbour. Keunikan dari kebun binatang ini adalah konsepnya yang indoor, sehingga tempatnya tertutup dan bahkan menggunakan pendingin ruangan. Dengan konsep ini, pengunjung juga menjadi lebih nyaman dan tidak perlu lagi mencium aroma tidak sedap dari kandang hewan.



“Ayaaaaaaaaaaaaah, iyaaat,” teriak Ghifari menunjuk koala, dia bilang lihat Yah.



“Iya sayank, Ayah lihat koq. Mamas suka?” tanya Adit. Kali ini Dinda pegang Ghibran.



Dinda membuat foto Ghibran dengan ponselnya, begitu pun Adit. Yang pegang camera digicam adalah Eddy.



“Ateeek, ituuuuh,” tunjuk Ghibran. Dia memanggil kakeknya dengan penuh semangat.



“Iya sayank, itu Platypus namanya,” jawab Eddy menyebut nama hewan langka yang ditunjuk cucunya.



“Ternyata mereka memang sedang berlibur ke sini,” desah Hilma Antonia nama baru Shalimah yang sedang menggendong Ricky Thomas McKenzie putranya yang kecil,  sedang Bramantyo Setyo yang sekarang bernama David William McKenzie di gandeng oleh Steven McKenzie yang mengubah namanya menjadi Markus William McKenzie. Pasangan suami istri nan bahagia itu memang sedang mengajak putra-putra mereka berlibur.



“Aku harus memperingatkan Mark kalau ada apa Eddy dan Adit disini, bisa bahaya nanti identitas kami terbuka,” ucap Hilma lirih.



Markus suami Hilma sudah tahu kasus dia dipenjara karena yang membebaskannya dari penjara melalui jalur belakang adalah Markus.




“Dadd, kayaknya ada bahaya deh kata Shalimah dengan bahasa Indonesia agar David tak mengerti. Bahasa Inggris Hilma sudah sangat fasih  sesudah 2 tahun menetap di Australia.



Bahkan sejak belajar bicara pun Bram yang sekarang bernama David sudah menggunakan bahasa Inggris, apalagi Ricky adiknya dari mbrojol sudah di Australia.



“Kenapa?” tanya Markus juga dengan bahasa Indonesia. Dia tahu kalau Hilma pakai bahasa Indonesia, pasti ada hal rahasia yang tak boleh didengar David dan Ricky.



“Ada Pak Eddy.”



“Pak Eddy mana?”



“Mantan ayah angkat aku, dia yang memenjarakan aku karena aku harus ganti semua uang yang aku pakai,” jawab Hilma.



“Ya sudah ayo kita bawa anak-anak pulang, sebaiknya kita istirahat aja. Kamu beneran lihat dia?”



“Iya, dia bersama Adit dan istrinya. Juga dengan anak mereka. Kayanya anak mereka kembar sih aku lihat,” jawab Hilma.



“Wah hebat, kata kamu dia enggak bisa punya anak? Itu ternyata bisa.”



“Mungkin inseminasi buatan atau mungkin juga mereka adopsi anak kembar,” kata Hilma. Sebab mereka tahu mantan istri Markus juga adopsi anak.



“Iya juga ya?” jawab Markus William McKenzie.



“Aku ke WC dulu ya, sebentar pegang anak-anak dulu Dadd,” pinta Hilma.



“Oke aku tunggu jangan kelamaan,” kata suaminya.



Yaaaaah Hilma dan Markus ada satu lokasi ama Dinda dan Adit, ayo readers kasih tau Adit atau Dinda dong biar mergokin Hilma.


Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul BETWEEN QATAR AND JOGJA yok.