
Lucas menatap tabel pergerakan sahamnya, ada dua perusahaan yang memutuskan kerja sama dengan perusahaannya karena dia dianggap tidak kredibel untuk memimpin sebuah perusahaan besar. Tingkah lakunya memaki-maki anak kecil sangat tidak baik untuk nama dirinya juga nama perusahaan yang dia pimpin.
AROGAN
Itu julukan yang dia sandang sekarang ini sejak videonya memaki-maki anak kecil viral.
“Pak ada wartawan ingin bicara,” Vincent memberi laporan permintaan wawancara.
“Tolak semua wartawan,” jawab Lucas
Lucas segera menghubungi Irene, ternyata ponsel istrinya tidak aktif. Lucas lalu menghubungi istrinya melalui telepon rumah.
“Kenapa Pi?” tanya Irene. Dia tahu suaminya menghubungi dengan nomor rumah karena ponselnya mati. Tadi dia sudah berpesan pada pembantu rumah tanggannya, kalau ada yang cari dirinya katakan sedang di salon.
“Bilang satpam, suruh kunci pagar rapat-rapat. banyak wartawan menuju ke rumah. Lalu bilang juga ke driver yang jemput Charles jangan biarkan wartawan mewawancarai Charles.”
“Kenapa wartawan mewawancarai Charles?” tanya Irene.
“Karena dia pelaku utama!” ucap Lucas tegas.
“Baik Mami akan beritahu driver saat menjemput Charles.”
“Pak ada pengacara Bapak,” lapor Vincent selanjutnya.
Lucas memang langsung memanggil pengacaranya karena dia tahu lembaga perlindungan anak sudah bergerak sehingga dia harus didampingi oleh pengacara.
“Suruh masuk,” jawab Lucas. Lucas hampir tak percaya. Kejadia baru tadi pagi. Sekarang siang menjelang sore kasusnya sudah ramai di dunia maya.
“Percuma Pak. Bapak take down keluarin uang banyak pun berita itu sudah menyebar. Pasti sudah banyak yang merekam ulang baru dibagikan sendiri. Kalau dia hanya share link, itu bisa langsung lenyap. Begitu di take down semua yang share langsung terhapus.”
“Tapi kalau dia rekam ulang atau download dan dibagikan sebagai postingannya itu tak bisa kita hapus. Jadi berapa pun uang yang Bapak punya itu tak ada gunanya,” kata sang pengacara.
“Lalu bagaimana saya bisa mengatasi hal ini?”
“Sebagai pengacara Bapak sejak dulu, saya hanya bilang ini akan sulit. Karena lawan Anda bukan hanya pengacara dari orang tua siswa yang Anda intimidasi dan orang tua dari siswa yang dilecehkan oleh putra Anda. Tapi juga netizen Pak!”
“Netizen itu sulit dibendung. Sekarang semua reputasi baik Bapak karena rajin mengadakan pekan amal dan santunan langsung hancur dengan persoalan ini.”
“Persis dengan peribahasa hujan sehari menghapus panas setahun atau apalah. Semuanya langsung hilang lenyap,” kata pengacara.
“Sebagai orang hukum saya hanya bisa mendampingi Anda tapi kalau untuk membela mati-matian seperti biasa ini akan sulit Pak. Karena sudah jelas rekaman sudah tersebar ke-mana-mana. Kalau rekaman belum tersebar kita masih bisa menekan yayasan untuk tidak mengeluarkan. Kalau pun yayasan akan mengeluarkan harus dengan izin dari kita. Tapi kan ini sudah keluar. Yayasan sudah tak bisa membendung lagi.”
“Terlebih ada rumors Charles sudah dipanggil empat kali tapi tak pernah datang. Ibunya tak peduli soal pemanggilan itu. Ada saksi bilang ibunya Charles atau istri anda bilang tak penting masalah Charles dipanggil soal pelecehan yang dia lakukan di sekolah. Istri anda sangat merendahkan lembaga sekolah dengan tidak mengindahkan panggilan berulang.”
“Istri anda juga tidak menjadikan Charles sebagai putra yang wajib dia didik. Karena bisik-bisik dia dengan sesama temannya sekarang sudah berbalik Pak. Semua temannya menghujat dia. Apa yang dia ceritakan pada teman-temannya itu sekarang diungkapkan semua Pak.”
“Teman itu baik kalau di depan kita, di belakang kita tuh seperti itu Pak. Jadi kata-kata Bu Irene waktu bilang aku nggak peduli tuh Charles dipanggil guru BP. Paling juga nanti diam dengan uang.”
“Bu Irene pernah bilang bahwa korbannya Charles cari dia karena minta bantuan! Semua itu diungkapkan oleh teman-temannya. Teman-teman Bu Irene kan juga punya power. Kalau Bu Irene menyangkal pasti semuanya akan langsung mendukung teman Bu Irene yang bicara fakta soal ucapan bu Irene. Karena banyak yang mendengar waktu Bu Irene berkata seperti itu.
“Bapak bisa meredam mereka enggak?” kata pengacara pada Lucas.
Lucas hanya diam dia tak percaya perilakunya mendidik anak juga perilaku istrinya akhirnya berdampak seperti sekarang. Perusahaan yang dia bangun dengan susah payah dengan image yang bagus sering melakukan pekan amal dan santunan serta segala macam promo kebaikan akhirnya harus hancur dengan kasus yang dibuat Charles.