
Saat melakukan hubungan suami istri pertama kali dengan perempuan pertama yang Papi cintai, Papi panas dingin. Baru saat itu Papi merasakan seorang istri yang virgin. Ibunya Mischa sudah tidak virgin saat malam pertama kami di pesta itu, begitu pun ibunya Farouq tapi apa mau dikata kalau Papi sudah sekali pasti akan setia. Itu kejelekan dan sekaligus ke kebaikan Papi. Papi hanya setia pada satu perempuan. Jadi Papi minta kamu nggak perlu cemas Papi akan mendua. Tidak akan pernah. kalau tapi ingin dengan perempuan lain tentu yang pertama diselesaikan tidak ada istilah selingkuh karena selingkuh itu menyakitkan.”
“Ini adalah kejujuran, Papi cinta sama kamu. Benar-benar cinta sejak 2 minggu mengamati kamu. Jauh sebelum Papi menerima harus menikah dengan kamu!”
“Yang Papi bingung kenapa kamu mau dinikahi dengan Papi yang kotor ini?”
“Itu adalah masa kelam,” kata Santi.
“Aku sudah punya tunangan dan kami akan menikah, karena aku sibuk saat itu aku baru masuk di kantorku. Aku minta tolong sahabatku yang selama ini memang selalu dekat dengan aku dan tunanganku. Aku minta sahabatku untuk mengambil undangan pertunanganku yang baru dicetak. Aku bilang nanti aku ambil di kamar kosnya. Sahabatku mau karena memang dia dekat sekali dengan tunanganku. Dulu sebelum Aku tunangan dengan lelaki tersebut kami memang sahabatan bertiga. Ke mana-mana bertiga. Jadi tidak aneh kalau aku minta tolong dia.”
“Tanpa pemberitahuan lebih dulu aku ke kamar kos sahabatku untuk mengambil undangan padahal aku bilang hari itu sebenarnya aku nggak bisa. Tapi bukan undangan yang aku dapat di sana. Aku lihat ada dua orang bergumul dengan sangat ganas. Aku banting pintu kamar kos itu. Dan sejak itu Aku tidak mau mengenal mereka berdua. Itu terjadi 3 tahun sebelum aku mengenal Mischa.”
“Tuhan memberi aku lepas dari lelaki tersebut, jujur waktu awal menikah aku takut. Karena ternyata aku masuk ke lubang yang sama yaitu laki-laki yang suka main perempuan. Karena itu aku pasrah aja aku nggak akan mau menahan dia untuk tidak selingkuh. Aku tak peduli dia mau berlaku apa pun karena sampai saat ini, mohon maaf aku tak punya perasaan apa pun sama kamu. Aku hanya menjalankan semua kewajibanku. Ya betul, semua aku jalankan dengan ikhlas. Baik sebagai istri maupun sebagai ibu. Tapi tak ada cinta dari aku buat suami. Tidak! Jadi walaupun kamu tidak pulang walaupun kamu mau melakukan apa pun aku nggak mau bermain perasaan. Karena perasaanku sudah aku kubur 3 tahun lalu dan perasaan cintaku sekarang hanya untuk Farouq dan Mischa aja,” kata Santi.
Ajat tak percaya sekali nya dia jatuh cinta, perempuan tersebut malah tak ingin jatuh cinta padanya.
‘Inikah yang disebut KARMA?’
“Please, Papi itu serius. Papi cuma pernah jatuh cinta sama kamu. Enggak pernah ke orang lain. Tolong belajarlah mencintai Papi. Enggak akan pernah ada perempuan lain Mi. Enggak akan pernah, karena sejak dulu Papi selalu berkomitmen setia.”’
“Papi akui Papi kotor, tapi itu kan jajan bukan tipu sana tipu sini. Jelas kalau jajan, take and give. Kalau selingkuh akhirnya banyak yang hamil itu kan karena dia menipu sana-sini. Terima cinta Papi ya Mi? Papi cinta banget sama Mami. Please terima lelaki kotor ini,” kata Ajat menghimbau istrinya.