GHIFARI ~ RADITE ~ GHIBRAN

GHIFARI ~ RADITE ~ GHIBRAN
CERAIKAN ATAU CARI PENDAMPING



“Untuk kasus anak Anda, menurut Anda siapa yang patut disalahkan istri Anda atau Anda pribadi?” tanya penyidik pada Lucas.


“Tentu saja istri saya, karena saya kan lebih banyak di luar mencari nafkah untuk keluarga,” jawab Lucas tegas dan pasti. Bagi lelaki seperti dia tugas lelaki adalah mencari nafkah dan tugas perempuan mengasuh anak. Tak perlu seorang lelaki ikut aktif mendidik anak mereka.


Antara Lucas dan Adit sangat bertolak belakang. Bagi Adit membantu istri dalam merawat anak adalah kewajiban suami dan mendidik anak bersama istri adalah kewajibannya sebagai orang tua.


“Anda sebagai kepala keluarga tidak bertanggung jawab membimbing istri Anda? Anda tidak bertanggung jawab terhadap kelakuan istri Anda yang tidak merawat anak Anda? Jadi semua salah istri Anda?”


“Bukankah seharusnya kepala keluarga itu menegur istrinya bila tidak mau merawat anak. Jadi semua kesalahan jangan dilemparkan begitu saja. Anda sendiri sebagai kepala keluarga tak berperan apa pun.” kata polisi.


Di ruang terpisah Irene juga sedang diinterogasi oleh petugas.


“Mengapa Anda menyepelekan panggilan dari sekolah sebelum panggilan ke 4 saat Charles babak belur? Anda meminta suami Anda yang datang dipanggilan ke 4 padahal ada tiga panggilan yang Anda tidak beritahu pada suami Anda. Anda menganggap 3 panggilan sebelumnya hanya angin lalu saja. Pertanyaannya mengapa di panggilan ke 4 Anda tergerak untuk menyuruh suami Anda?”


“Kenapa bukan Anda saja yang datang? Mengapa minta suami Anda yang datang?”


“Panggilan 1 sampai 3 saya enggak merasa itu penting karena hanya disebutkan bahwa Charles mengganggu teman perempuannya. Karena ditulis mengganggu ya saya pikir hanya masalah kenakalan biasa. Tidak ditulis hal-hal yang lebih spesifik jadi saya anggap ya udah, enggak ada perlunya datang.”


“Dipanggilan ke-4 saya merasa wajib datang karena kondisi anak saya sudah babak belur. Dan mengapa harus suami saya agar orang tahu siapa kami sebenarnya. Siapa papinya Charles.”


“Anda merasa karena suami Anda itu bisa mengintimidasi orang lain ya, sehingga meminta dia yang datang.” Irene diam mendapat desakan seperti itu.


Sebagai pelaku utama Charles memang tidak diinterogasi oleh polisi tapi dia diinterogasi oleh psikolog dari kepolisian, sekalian dia akan diterapi agar bisa kembali normal.


Pihak keluarga Lucas meminta agar Lucas memberi sanksi berat pada Irene.


Optionnya adalah diceraikan atau mencari pendamping untuk Charles yang bisa mendidiknya selama 24 jam.


Tentu pendamping ini juga harus profesional baik untuk mendidik agama yang mereka anut maupun perilaku.


Sayangnya keluarga Lucas sengaja menaruh seorang perempuan cantik yang sejak dulu memang Irene tahu sangat menyukai Lucas. Tentu saja ini dilema buat Irene.


Kalau dia dicerai itu sudah pasti Lucas tidak menjadi miliknya dan dia akan jadi kere tetapi kalau didampingi oleh Steffany nama perempuan tersebut bisa juga nanti Lucas tetap bermain mata dan dia bisa tersingkir.  Irene benar-benar sekarang seperti masuk jurang.


‘Aku harus antisipasi agar Lucas tidak main mata dengan Steffany karena memang sejak dulu Steffany sangat menginginkan menjadi istri Lucas,’ batin Irene. Dulu Fanny dan Irene cukup dekat walau bukan sahabat. Mereka sama-sama aktivis gereja.


Takut kalah oleh Fanny, Irene ‘mengikat’ Lucas dengan Charles dalan rahimnya sebelum mereka menikah. Tentu saja itu membuat Fanny terpaksa mundur.