
Jangan lupa selalu tunggu update terbaru. Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.
Selamat membaca cerita sederhana ini.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Hari ini Eddy mengajak rombongan ke Taman Satwa Taru Jurug. Sama seperti rencana liburan ke Thailand kemarin maka rencana liburan ke Solo juga sebelumnya dibahas wisata apa yang akan mereka kunjungi di kota ini. Eddy dan Adit memutuskan hanya dua atau tiga destinasi saja yang akan mereka datangi. Mereka tidak mau anak-anak terlalu lelah dan diburu waktu.
Hari pertama mereka akan menuju Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau terkenal dengan nama Jurug Solo Zoo.
TSTJ merupakan kebun binatang dengan berbagai koleksi satwa. Konsepnya sendiri mengusung tema taman bermain sekaligus wisata edukasi.
Fari dan Iban bisa belajar banyak hal tentang dunia flora dan fauna. Jurug Solo Zoo mempunyai koleksi spesies binatang yang beragam dan langka. Suasana di dalamnya benar-benar terlihat asri dan mirip seperti hutan belantara. Areanya sangat luas dan ditumbuhi pepohonan rindang menjulang tinggi.
“Wah senang ya Mas, aku bisa ikut lihat keseruan di sini dengan enggak menguras energi aku,” ucap Dinda. Mereka sedang berkeliling Jurug Solo Zoo menggunakan transportasi unik Bus Jurug Solo Zoo untuk memudahkan pengunjung dalam menjelajahi area kebun binatang.
“Iya Yank, Bus Solo Zoo adalah angkutan umum yang disediakan pengelola untuk berkeliling area wisata. Kehadirannya sangat membantu pengunjung untuk menjelajahi kawasan kebun binatang. Terlebih lagi Jurug Solo Zoo memiliki area yang tergolong luas. Sehingga untuk mencapai satu kandang ke kandang lain terkadang butuh waktu lama. Karena ada bus ini kamu dan kakek jadi bisa ikut melihat sekeliling ‘kan? Padahal tadinya kalian mau nunggu aja saat kami berkeliling,” ucap Adit.
Dinda memperhatikan bentuk bus ini. Bentuknya unik dan cukup besar dengan warna merah menyala. Tidak perlu khawatir jika tidak kebagian tempat duduk. Sebab angkutan ini punya 1 tingkat di bagian atasnya. Dengan begitu dapat menampung penumpang dalam jumlah banyak.
Dengan menggunakan bus yang berjalan lambat ini Fari dan Iban bisa melihat beberapa jenis hewan yang ada di Jurug Solo Zoo misalnya dari kelompok mamalia ada Macan Tutul, Harimau, Kuda, Onta, Kera, dan Gajah.
Selanjutnya ada pula Kuda Nil, Kambing, dan Kanguru. Kemudian untuk jenis reptil ada Buaya dan Komodo. Sedangkan kelompok burung terdiri dari Merak, Burung Unta, Nuri Bayan, dan masih banyak lagi.
“Kalau malam di sini katanya ada taman pelangi. Sebuah area yang menampilkan keindahan lampu lampion dalam beragam bentuk. Atau pertunjukan dancing fountain yang menampilkan tarian air mancur. Lokasinya ada di tengah-tengah danau taman pelangi. Atraksi tersebut hanya bisa disaksikan pada pukul 19.00, 20.00, dan 21.00.” Kata Eddy.
“Itu mah bukan buat anak-anak ya Pa kalau sampai malam seperti itu,” ujar Dinda.
“Anak ABG yang bisa sampai jam segitu, tapi mungkin juga sudah lelah bila mulainya jam 9 malam,” timpal Adit mengomentari percakapan papa dan istrinya.
Selanjutnya Adit dan para simbok mengitari kebun binatang membawa anak-anak. Dinda dan Eddy duduk di cafe menunggu karena keduanya tak mampu jalan teramat jauh. Eddy menyerahkan camera pada Adit untuk merekam keseruan mereka hari ini.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Biar bisa lihat promo novel yanktie, add FB dan IG yanktie yaaaa, semua nama sama dengan napen koq.
Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul THE BLESSING OF PICKPOCKETING yok.