Re-system

Re-system
Terlempar Kembali Ke Bumi (End Bagian 2)



Sebuah Titik Cahaya berwarna emas Keperakan menyedot tubuh Kai dan Yi, Yi membuat sebuah Barier pelindung untuk melindungi Tubuh mereka berdua..


Di sebuah Planet berbentuk Bulat, Bumii!! Tiba-tiba 2 Lintasan Cahya terbang menuju Kesana kelap-kelip cahaya itu layaknya sebuah Bintang yang bersinar di Hari Malam.


Di Sebuah Rumah sakit di Kota Huxia, terdapat sebuah Pasien yang berhasil selamat dari Kecelakaan... Perlahan-lahan Pemuda itu membuka matanya.


"Argh.. " Setelah kesadarannya kembali, Ia terkejut.


"Eh, Bangunan ini.. Bukankah mirip dengan Rumah sakit yang ada di kehidupanku dulu."


Ia menengok ke samping Kanan Kiri dan menyadari banyak Lansia yang sedang dirawat Disana, Pemuda itu tenang mengambil cermin di Samping tempat tidurnya, Ia berkaca.


Sebuah Bayangan muncul di dalam cermin yang memunculkan sosok Pemuda Remaja dengan wajah yang tidak terlalu Tampan.


Tiba-tiba pemuda itu terkejut, "**..tidak mungkin Kan? Apakah ini mimpi?" Mencubit tangan Kanan dan masih merasakan sakit. Kedua tangan pemuda itu bergetar hebat.


"Mustahil.. Ini..- Ini Bumi!!"


Mencoba bergerak, Seluruh tubuhnya sulit di gerakkan, Sebab ia terluka sehabis kecelakaan Di Bus menyebabkan Kedua Tulang kakinya Patah.


Menutup Mata Pemuda dengan baju khas Rumah sakit mulai mengedarkan Qi ke Tulang yang patah agar dapat segera Sembuh.


Membuka Mata, Pemuda itu terkejut.. Ia menutup mata dan mengulangi Proses yang sama berkali kali.


Ekspresi tidak percaya muncul di Raut wajahnya, "Kenapa aku tidak bisa mengolah Qi milikku, Jangan-jangan semua yang aku alami saat itu hanyalah mimpi? Tapi jika itu hanyalah mimpi kenapa sensasi nya sangat nyata?" Ucap Pemuda itu dengan Ekspresi bertanya-tanya.


Tak lama kemudian terdengar suara seorang Wanita memanggil namanya, "Kai.. Bagaimana Keadaanmu?" Tanya suara lembut wanita dari luar Kamar.


Tak asing dengan suar ini, tiba-tiba air mata menetes keluar dafi wajahnya, "Ibu!!.." itulah hal pertama yang ia ucapkan.


Pintu terbuka memperlihatkan sesosok Wanita Paruh Baya sederhana sambil membawa sebungkus Kotak makan, Senyum tulus terlihat dari Wajah Wanita Paruh baya itu.


"Kai, Apakah kamu baik-baik saja?" Tanya Wanita di depan Pintu dengan Ekspresi khawatir.


Mengusap Air mata di matanya, Kai tersenyum menatap Wanita Paruh baya, Berkata "Aku tidak apa-apa Ibu."


"Syukurlah, Begitu aku mendengar kamu mengalami kecelakaan, Aku sungguh khawatir.. Jika kau meninggalkanku Ibu, Siapa yang akan menemani ibu setelah itu." Ucap Wanita Paruh Baya menghela nafas lega.


"Haha... Ibu, Apakah itu Nasi Goreng kesukaan ku?"


Berjalan mendekat Ibu Kai membuka bungkusan pada Kotak makanan dan terlihat sebuah Nasi Goreng dengan sebuah Telur dadar di dalam Kotak, "Buka mulutmu.. Aaaa."


Di suapi oleh ibunya Kai merasa sedikit malu, "Bu, aku sudah dewasa.. Aku bisa makan sendiri."


Mendengar Ucapan anaknya, Dia tersenyum mengambil sesuap sendok lalu menyuapi Kai yang sedang terbaring di tempat tidur.


Malam Hari tiba, Ibu Kai sudah keluar dari Rumah sakit dan kembali ke rumah, Kini Kai yang sedang sendiri di dalam Kamar mulai memanggil Yi dan Systemnya.


"Yi, System apakah kamu mendengar ku?"


Tidak ada jawaban.


Kai tidak berputus asa, Ia terus mengulangi kalimatnya selama beberapa jam dan masih tidak ada tanggapan dari System nya ia merebahkan tubuhnya, menghela nafas panjang ia mencoba mengintip kejadian terakhir yang ia alami di Dunia Kultivator.


Saat itu Ia sedang terkena Telapak Racun dari Ratu Nyamuk yang membuat Organ internal dan Tulang Rusuknya Patah, sehingga membuat penyebaran racun di tubuhnya menyebar dengan cepat.


Saat ketika dirinya mengingat Yi, Bibi Yao, Jiuyang Lin, dan anak-anak angkatnya, matanya tiba-tiba meneteskan Air mata, "Kenapa aku menangis?"


Tiba-tiba Rasa sesak muncul dari dalam dada, semakin mengingat Keluarganya di Dunia Kultivator semakin sakit yang Kai rasakan.


Ding


[Memulai Re-System... Memulai Proses..]


Terkejut, Kai duduk sambil melihat Kesamping kanan Kiri, Reaksinya sama persis Seperti saat dirinya tiba di dunia Kultivator.


[Re-System berhasil di muat, Memulai Koneksi dengan Pemilik... 25%... 50%... 75%... 100%..]


Suara imut dari seorang gadis kecil tiba-tiba terdengar.


"Kai Gege.. Apakah kau baik-baik saja?"


Kai tercengang, Mendengar suara itu kehangatan meresap kedalam Hatinya. Ia menatap Layar Hologram di depannya, "Aku baik-baik saja, Bagaimana keadaan Dunia Kultivator? Bagaimana Bisa aku kembali Ke Bumi, Kenapa aku tidak bisa mengolah Energi Qi?."


Berbagai pertanyaan dari Zhukai membuat Yi tertawa kecil, Ia menjelaskan Kepada Kai keadaan Dunia Kultivator, setelah Kai membunuh Ratu Nyamuk serangannya membuat sobekan Ruang dan membuka Celah Ruang dan Waktu sehingga membuatnya terlempar kembali ke Bumi.


"Itu karena Saat ini Tubuh yang Kai Gege gunakan adalah tubuh lama kamu, juga tubuh Lama Kai Gege tidak memiliki Meridian dan Juga Laut Qi(Dantian)." Jelas Yi.


Kai mengganguk kemudian bertanya sekali lagi, "Kalau Begitu dimana Tubuhku? dan juga apakah Aku masih bisa kembali Kesana?"


"**Tubuh Gege saat ini sedang berada di Dunia Jiwa, Karena Tubuh Kai Gege saat ini sedang dalam masa penyembuhan, Yi memindahkan Jiwa Kai Gege kedalam tubuh lama kamu."


"Tentu saja bisa, Tapi untuk saat ini Kai Gege Harus menembus Ranah Pendekar Raja agar dapat menggunakan System**."


Kai mengganguk Paham, Setelah itu Ia mengambil sikap bersila dan mulai berkultivasi. Satu Jam berlalu, Kai membuka Mata dengan raut wajah masam, "Qi di Bumi terlalu tipis, bahkan selama satu jam aku belum bisa menerobos Ke Ranah Pembentukan Qi."


Tersenyum Kecut, Kai kembali duduk bersila dan mulai berkultivasi, Esok Paginya Sinar matahari masuk dari jendela, merasakan kulitnya hangat Kai membuka mata menghentikan Kultivasinya.


"Ha... Aku sudah berkultivasi semalaman, bahkan itu tidak sanggup untuk menembus Pembentukan Qi Tier 1."


Kai merasakan sedikit Qi mengalir dari dalam Tubuhnya, Meridian nya sudah terbentuk walupun ukurannya bisa dibilang sangat kecil tapi itu cukup untuk mengalirkan Qi, Juga Dantian nya juga sudah terbentuk.


Zhukai mulai mengarahkan Qi miliknya perlahan-lahan ke dalam Kedua tulang kakinya, Perasaan hangat dan nyaman mengalir dari Ujung Kaki sampai Lutut.


Setelah setengah Jam mengalir kan Qi, Kai dapat bergerak kembali. Ia berdiri dan langsung memberitahu Dokter bahwa dirinya sudah sembuh.


Dokter ruang merawatnya langsung Tersentak Kaget, ia tak percaya dan mulai memeriksa kondisi Kai. Tulang yang awalnya sudah patah dan membutuhkan waktu 2 Bulan untuk sembuh tapi satu hari sudah sembuh siapa yang dapat percaya itu?. Akhirnya Dokter mengijinkan Kai untuk Keluar.


Kai keluar dari Rumah sakit dan langsung kembali Ke rumah, Rumah Kai terletak di Perempatan jalan, Tepatnya di Sebuah Rumah makan yang cukup sederhana.


Melihat Rumah nya setelah 3 Tahun berada di Dunia Kultivator membuat Kai Tersenyum Bahagia.


Ia berlari dan Membuka Pintu, Pandangnya tertuju Oleh sesosok Wanita Paruh Baya yang sedang membersihkan Meja dan Kursi.


"Ibu Aku Pulang!"


...----------------...


Terimakasih buat semua yang sudah membaca Karya saya, Harusnya Update Chapter ini tadi malam tapi Author nya ketiduran Haha..


Authornya sehabis ini mau merevisi Chapter-chapter sebelumnya yang banyak Typho atau Kata-kata yang gak enak di baca..


Jadi buat yang nunggu kelanjutannya insyaallah author bakal lanjut Minggu depan atau setelah Author merevisi..


See You Babay👋