Re-system

Re-system
Kebangkitan Tubuh Dewa Bintang



Kota pandai besi hanya dipenuhi dengan banyak toko senjata, sangat sedikit tempat yang cocok untuk Zhukai dan Qi Yue menghabiskan kencan mereka.


"Suamiku, bagaimana kalau kita pergi ke toko pakaian terlebih dulu." Qi Yue berkata memberi saran.


Kai menerima saran Qi Yue dengan anggukan, karena di kota pandai besi hampir semua dipenuhi dengan tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa terdapat toko pakaian disana.


Zhukai dengan cepat menjadi pusat perhatian diantara beberapa Kultivator, mereka semua memberinya tatapan dingin karena melihat seberapa beruntungnya dia.


Sementara Qi Yue, dia benar-benar mengabaikan tatapan semua orang dan menarik lengan Zhukai untuk datang kesebuah taman.


"Suamiku, lihat ... Pohon itu sangatlah cantik bukam?" Qi Yue menujuk pada sebuah pohon berwarna merah muda.


Kai sendiri melihat pohon itu cukup terkejut karena bisa tumbuh di tempat seperti ini, Cherry Blossom ... itulah namanya.


Kai melirik Qi Yue dan melihat bahwa tatapan matanya tenggelam melihat betapa indahnya bunga sakura.


Kai sendiri tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Qi Yue, ia benar-benar terpesona oleh kecantikan Qi Yue.


"Suamiku? Apakah ada yang aneh dengan wajahku?"


Kai segera kembali ke akal sehatnya dan sedikit malu, "Ekhem, apakah kamu ingin melihatnya lebih dekat?"


"Apakah boleh?"


Kai mengangguk, dia menggenggam erat telapak tangan Qi Yue dan berjalan mendekat dimana bunga sakura berada.


Ketika Qi Yue melihatnya lebih dekat, dia berdecak kagum melihat seberapapun indahnya pohon sakura itu.


Kau tanpa sadar memetik salah satu bunga sakura dari ranting pohon dan meletakkan di kepala Qi Yue.


"Kamu terlihat cantik.."


Blushh!!


Qi Yue memerah, dia buru-buru mengalihkan pandangannya agar Zhukai tidak melihat wajah tersipunya.


"Ada apa, apakah kamu baik-baik saja?" Kai bertanya ketika melihat Qi Yue segera membuang wajahnya.


"T–Tidak, hanya saja aku sangat ... bahagia."


Kai dan Qi Yue menghabiskan waktu kencan mereka hingga sore hari menjelang. Selain membelikan Qi Yue baju dan juga sebuah kalung, Kai dan Qi Yue kembali ke toko Ling Chen.


Klak!!


Ketika Kai membuka pintu kayu yang sudah rusak itu, dia melihat bahwa Ling Chen masih belum keluar dari ruangannya.


"Suamiku, karena aku mengubah wujudku menjadi manusia, waktuku disini juga semakin cepat. Kita akan bertemu lagi besok, sampai jumpa.."


Qi Yue mendekat kearah Zhukai kemudian mencium bibi Zhukai dengan lembut, "Terimakasih untuk hari ini."


Tubuh Qi Yue perlahan memudar dan menghilang seketika.


"Ha, aku sendirian lagi."


Zhukai menggaruk kepalanya, entah mengapa dia selalu merindukan Qi Yue setiap kali dia tidak ada disisinya.


Tetapi apa yang tidak Kai sadari adalah setiap kali dia melakukan kontak fisik dengan Qi Yue, kubus hitam yang ada di dalam tubuhnya semakin mengeluarkan cahaya terang.


Tetapi jika kontak fisik yang Kai lakukan dengan Qi Yue semakin intim, maka cahaya yang keluar dari dalam. kubus hitam juga semakin terang.


Karena tidak ada yang Kai lakukan disana, dia memutuskan untuk berkeliling. Dia menelusuri setiap senjata yang ada di dalam toko itu, meski semuanya di tempa dengan sangat baik, tetapi jika harus dibandingkan dengan Ling Shuo itu masih kalah jauh.


Zhukai akhirnya sampai di rak terkahir dimana banyak pedang-pedang yang sudah berkarat berkumpul disana.


Ketika dia sedang melihat-lihat, ada sebuah lencana dengan dua bintang terukir di tengah-tengah lencana itu.


"Lencana ini..." Zhukai sangat terkejut sekaligus sedih ketika melihat lencana itu.


Berbagai ingatan muncul di pikirannya, lencana itu dibuat khusus oleh Ling Shuo pada Zhukai sebagai tanda hadiah dimana mereka berdua memulai persahabatan.


Hanya ada dua lencana seperti itu, satunya ada di Zhukai sedangkan yang lain ada pada Ling Shuo.


Kai tidak menyangka bahwa Ling Shuo masih menyimpan benda itu.


"Shuo, kamu benar-benar seorang sahabat yang baik."


Zhukai menggenggam lencana itu dan memasukannya kedalam Inventory, Kai tidak ingin menghilangkannya karena hanya itu satu-satunya barang yang tersisa dari Ling Shuo.


"Yi'er, apakah Poin Takdir ku saat ini cukup bagiku untuk mengembalikan kembali Tubuh Dewa Bintang?" Kai bertanya.


Kai mengepalkan tangannya dengan kerutan muncul di tengah-tengah alisnya. Mengorbankan empat tubuh? Itu jelas adalah sebuah pilihan yang berat.


Kai sendiri dulu dengan bersusah payah menaikkan setiap tubuh spesialnya hingga mencapai tingkat maksimal, dan ia harus mengorbankannya? Apalagi itu adalah tiga.


Tetapi untuk mendapatkan kembali tubuh dewa bintang, Kai merasa bahwa itu adalah sebuah pilihan yang masuk akal.


Dia tahu seberapa kuatnya tubuh dewa bintang itu, jika saja dia tidak terluka karena kesengsaraan Ilahi. Kai bahkan bisa melawan sebelas dewa perang kuno hanya dengan dirinya sendiri.


Kai menggertakkan giginya dan berkata dengan berat, "Ya."


Ding.


[Silahkan pilih tubuh spesial yang akan di korbankan....]


Dengan pilihan berat, Kai akhirnya memilih untuk mengorbankan tubuh elemen, tubuh roh, dan tubuh naga.


Karena Kai sudah memiliki Tubuh Dewa dan itu beberapa kali lebih kuat dibandingkan dengan tubuh naga, Kai akhirnya memilih untuk mengorbankan tubuh naga.


Walaupun dia tidak bisa mengeluarkan teknik Fist Eternal Dragon, tetapi Kai tidak begitu khawatir karena akan ada teknik yang lebih kuat ketika Zhukai mendapatkan kembali tubuh dewa bintangnya.


Kai juga sangat membutuhkan tubuh dewa kematian, karena selain bisa memanggil Undead, tubuh dewa kematian juga bisa menahan racun, bahkan jika itu racun terkuat sekalipun.


Ding


[Kai Gege telah mengorbankan tubuh roh, tubuh elemen, dan tubuh naga. 20 Triliun Poin Takdir telah dikurangi secara otomatis dan Title Reinkarnasi Dewa Bintang juga telah dihapus]


[Memulai proses kebangkitan tubuh dewa bintang!]


Boomm!!


Tubuh Zhukai meledak kemudian meregenerasi kembali, seakan itu akan direkonstruksi ulang, energi bintang terus mengalir tanpa henti disetiap bagian tubuhnya.


Setelah Kai kembali mendapatkan tubuhnya, aura disekitarnya berubah. Perubahan pada bola matanya juga terlihat jelas dengan paras wajahnya semakin tampan, itu hampir mirip dengan dirinya di kehidupan kedua.


Boomm!!


Booomm!!


Ledakan Energi Spiritual juga terjadi sekali lagi, kini Dantian Zhukai meledak-ledak dan secara rakus terus menyerap banyak energi spiritual yang ada disekitarnya.


Bahkan setelah dua jam berlalu, Dantian itu tanpa henti terus menyerap banyak energi spiritual yang ada disekitar Zhukai.


Karena hal itu juga, Kai mengambil terobosan secara beruntun dalam Kultivasinya, persepsi Ilahinya semakin diperlebar dan juga mata bintangnya juga semakin bertambah kuat beberapa kali lipat.


Hingga akhirnya...


Duarr!!


Bangunan toko milik Ling Chen hancur menjadi reruntuhan. Zhukai yang melayang di udara dengan lapisan cahaya biru disetiap tubuhnya terlihat bagaikan seorang penguasa sejati.


Ketika Zhukai membuka kedua matanya yang berwarna biru cerah, tekanan yang begitu kuat dengan kecepatan tidak masuk akal hampir menelan seluruh daratan Alam Air.


Celestial God Langit Pertama!!


***


Bersambung..


Tingkatan Kultivasi :


(Dewa Semesta)


• Original God : Tingkat Pertama – Tingkat Ke-lima.


• Godly God : Tingkat Pertama – Tingkat Ke-lima.


• Celestial God : Langit Pertama – Langit Ke-tujuh.


• God of Destruction : Langit Pertama – Langit Ke-tujuh.


• God of Creation : Langit Pertama – Langit Ke-sembilan.


• (???)


Terimakasih sudah membaca.