
Dari luar Profound Ark, ada beberapa kelompok kapal perang yang mengelilingi Profound Ark yang Kai naiki.
Di gempur oleh banyak serangan dari Kapal perang, sebuah retakan mulai tercipta pada Array yang melindungi Profound Ark.
"Apa yang terjadi?" Ucap Zhukai terkejut ketika mendapati Profound Ark bergetar hebat.
"Sepertinya kita diserang oleh sesuatu.." Ekspresi Tang Ye menjadi semakin serius, dia berlari keluar ruangan untuk melihat apa yang terjadi.
Melihat sosok Tang Ye yang perlahan mulai menghilang, Kai juga segera ikut pergi keluar.
Ketika Kai keluar dari ruangan, dia melihat ada puluhan kapal Perang sedang mengepung Profound Ark yang dia naiki.
"Hmm... Mereka adalah Bandit langit.." Gumam Tang Ye pelan.
"Bandit langit? Siapa mereka.."
"Yah kau tahu, sekelompok pencuri yang merampok Profound Ark. Bahkan ada dafi mereka yang sangat berani hingga merampok Profound Ark dari seorang raja."
Dari penjelasan Tang Ye barusan, Kai sedikit paham. Jika Bandit langit sampai begitu berani merampok Profound Ark milik seorang raja. Jelas kekuatan mereka tidak lemah.
"Saatnya bagiku untuk bersinar.." Tang Ye terkekeh kemudian mengeluarkan sebuah tombak panjang dengan api panas mengelilingi tombak itu.
"Tombak sutra api... Tusukan beruntun..."
Tang Ye mengalirkan Qi miliknya melalui titik Meridian yang terhubung ke Dantian nya, dia melompat keluar dari Profound Ark kemudian terbang di atas udara.
Whuss!!
Swosshh!!..
Gerakan Tang Ye yang begitu indah serta kuat membuat Kai sedikit kagum. "Meski dia seorang cabul, tetapi kekuatannya tidak bisa dianggap remeh.."
Dari puluhan kapal yang mengepung Profound Ark, ada sebuah kapal induk besar yang merupakan kapal perang milik pimpinan dari bandit langit.
Sosok pria berambut cokelat pendek berjalan keluar sambil mengeluarkan tekanannya yang berada di ramah Dewa Surgawi Tahap Kekacauan.
Sosoknya yang begitu agung segera mendapat banyak penghormatan dari setiap bawahannya,
"Apakah Array pelindung nya sudah hancur?" Tanya sosok pemimpin bandit itu pada bawahan nya.
"Maaf tuan, Array itu terlalu kuat. Serangan gabungan dari kita semua belum cukup untuk menghancurkannya.." Jawab bawahan itu dengan tubuh gemetar, jelas saja dia sangat takut.
"Tch, dasar tidak berguna!!..." Pemimpin bandit langit berteriak marah, dia melompat dari Kapal Induk dan segera membuat sebuah bola cahaya yang cukup besar..
"Haha, rasakan ini..." Dengan ayunan tangan pemimpin bandit, bola cahaya raksasa segera melesat menuju Profound Ark.
Tepat tepat sebum bola cahaya itu mengenai Profound Ark, sebuah tebasan angin membelah bola cahaya itu menjadi dua.
Duarr!!!
Bola cahaya itu meledak menimbulkan sebuah ledakan beserta kabut asap yang cukup tebal. Sementara itu, di dalam kabut asap, terlihat siluet hitam meliuk-liuk di atas udara.
Duarr!!...
Tak berselang lama, sebelum asap tebal itu menghilang, terdengar bunyi ledakan yang lebih keras dari yang tadi.
"Apa itu..." Pemimpin bandit langit terkejut dan menggunakan Persepsi Ilahi nya untuk mliha apa yang sedang terjadi.
Sayangnya, karena terdapat asap tebal yang menghalangi pandangan dari Persepsi Ilahi, pemimpin bandit langit hanya bisa melihat sebuah kepingan-kepingan kayu yang berjatuhan.
"Apa!!.. Siapa yang melakukannya.." Pemimpin bandit langit meraung keras. Dia mengambil sebilah pedang yang tersarung rapi di punggungnya.
Whuuss!!
Pemimpin bandit langit melesat untuk mencari pelaku yang menghancurkan kapal perang bawahannya. Dia terus menerus menggunakan Persepsi Ilahi untuk mencari orang itu.
Sayangnya, karena gerakan Tang Ye yang sangat cepat, dia segera berpindah ke kapal perang lain dan melepaskan sebuah serangan tombak ber-elemen api.
Itu segera membakar kapal perang yang lain dan membuat kapal perang itu menjadi puing-puing.
Sementara itu, orang yang berada di dalam kapal perang segera melompat keluar dan imut bergabung dengan pasukan bandit langit yang lain.
"Ketua... Ada seseorang yang menyerang kapal perang kita secara diam-diam.." Orang itu bernafas secara tidak merata dan berkata dengan terbata-bata.
"Aku sudah tahu bodoh!!.. Cepat kumpulkan semua pasukan kita.. Orang ini setidaknya memiliki basis Kultivasi yang sama denganku.." Teriak pemimpin bandit langit memerintahkan pasukannya.
"Baik..."
Kai yang melihat seluruh kejadian itu tidak dapat menahan diri untuk berdecak kagum. "Saudara Ye, apakah kau butuh bantuan?"
Tang Ye yang sedang bertarung dengan ratusan bandit langit tiba-tiba mendengar suara Kai yang berada di dalam Profound Ark.
Di dalam Profound Ark, hampir setiap orang yang naik telah keluar dari ruangan masing-masing. Mereka memegang senjata di tangan mereka dan menatap pasukan bandit langit dengan penuh kemarahan.
"Murid-murid, dengarkan perintahku.. Habisi semua bandit langit yang menyerang Profound Ark.." Seorang wanita muda yang merupakan seorang guru dari akademi Fernir mengangkat pedangnya dan memerintahkan semua murid-murid nya.
"Baik..." Semua murid akademi Fernir yang berjumlah total 23 orang berteriak secara bersamaan.
Mereka segera melesat keluar dari Profound Ark dan mulai menyerang pasukan bandit langit. Sedangkan wanita yang merupakan guru dari akademi Fernir melawan musuh-musuh yang kekuatannya berada di Ranah Chaos God.
Sedangkan untuk pemimpin bandit langit, dia saat ini sedang dipojokkan oleh Yang Ye.
"Apakah hanya segini kekuatan dari bandit langit? Kau membuat semangat bertarungku berkurang.." Ejek Yang Ye sambil menusukkan tombaknya hingga membuat pemimpin bandit langit kesulitan bernafas.
"Hyaahh..."
Pemimpin bandit langit menjauh untuk mengambil nafas sambil mencari jarak. Doa menatap Tang Ye dengan ekspresi serius kemudian mulai mengalirkan Qi keseluruh tubuhnya.
Pedang Hitam yang dia pegang mengeluarkan Cahaya biru, pemimpin bandit langit kembali melesat dengan kecepatan tinggi untuk menyerang Tang Ye dengan pedang yang sudah dialiri Qi.
Dentang!!
Tang Ye menahan serangan itu dengan sangat mudah, matanya memerah dan mengeluarkan raungan keras yang memekakkan telinga.
Bahkan Kai yang berada cukup jauh darinya masih bisa merasakan sedikit rasa sakit dari ruangan Tang Ye barusan..
Sementara itu, raut wajah pemimpin bandit langit menjadi pucat. Telinganya mengeluarkan darah, gendang telinganya sudah rusak.
"Arghh..." Pemimpin bandit langit menjerit dengan sangat keras, dia memegangi telinganya menggunakan salah satu tangannya.
Dia mencoba menggunakan Qi untuk menyembuhkan luka yang di alaminya.
Slashh!!..
"Arghh.. Lenganku .." Pemimpin bandit langit kembali menjerit, potongan lengannya telah jauh ke tanah bersamaan dengan aliran darah yang mengalir deras dari bekas lengan yang sudah terpotong tadi.
"Apa yang kalian lihat!! Cepat bantu aku..."
Ratusan pasukan bandit langit yang berada di dalam kapal segera menghujani Tang Ye dengan ratusan anak panah dari atas langit.
Tang Ye menyeringai, dia memegang gagang tombaknya k3mudian memutar tombaknya untuk menangkis semua serangan panah itu.
Trang!!! Tingg!! Ting!!..
Dari ratusan anak panah itu, tidak ada satupun dari mereka yang berhasil membuat luka di tubuh Tang Ye.
"Sial, dia monster!! Kita mundur terlebih dulu..." Teriak pemimpin bandit langit ketakutan.
"Tch, membosankan..."
Tang Ye memejamkan kedua matanya, di tengah-tengah dahinya muncul sebuah tanda Api putih hampir sama dengan yang Kai miliki.
Dia memegang tombaknya erat-erat dan bergumam pelan, "Kekuatan bintang... Pusaran tombak sabit.."
Tang Ye menebas lurus secara vertikal, dari tebasan nya barusan, tercipta sebuah cetakan bulan sabit dengan bara api yang mengelilinginya.
Tebasan tombak itu segera membelah tubuh pimpinan bandit langit menjadi dua bagian dan masih terus melesat hingga meledakkan Kapal Induk bandit langit.
Duarr!! Booomm!!..
Mata semua orang memandang kearah Diaman ledakan itu berasal, mereka semua melihat Yang Ye terbang melesat kembali kedalam Profound Ark dengan penampilannya yang sudah kembali normal.
"Saudaraku, apakah kau sudah melihat kehebatan ku tadi... Hebat bukan?" Tang Ye tersenyum narsis kemudian berjalan sambil bersiul, arah yang dia tuju... Itu adalah sebuah kamar yang berada tepat disebelah kamar Zhukai.
Kamar milik salah satu murid perempuan Akademi Fernir!.
Sementara itu, setelah Tang Ye menghancurkan Kapal Induk dan membunuh pimpinan bandit langit beserta bawahannya.
Murid-murid akademi Fernir juga telah berhasil menghancurkan tujuh kapal lainnya..
****
Bersambung..