Re-system

Re-system
Kembali Ke Kota Awan



Sementara Yu Chi Lan yang sudah tertidur lelap, Kai masih terjaga sambil terus melihat Biao Jian memurnikan Jantung Phoenix Api.


Pusaran api yang mengelilinginya Biao Jian perlahan-lahan mulai kehilangan nyalanya, hingga ketika pagi hari tiba. Nyala api dari Jantung Phoenix Api telah hilang sepenuhnya.


Duarr!!


Ledakan yang sangat menimbulkan beberapa hembusan angin yang cukup kencang menyapu dedaunan yang berada disekitarnya.


Biao Jian berdiri dan membuka kedua matanya, terlihat di salah satu matanya mengeluarkan Api merah yang begitu panas.


Sementara di mata satunya, adalah sebuah es yanng cukup dingin tetapi belum cukup kuat hingga dapat bersaing dengan panas api di mata kirinya.


Bukan hanya itu, Kultivasi Biao Jian telah melonjak hingga menembus Peak God Realm, Dewa Kuno Tahap Surga yang hanya butuh beberapa waktu lagi untuk menerobos ke Dewa Ilahi.


Hal pertama yang Biao Jian katakan setelah berhasil memurnikan Jantung Phoenix Api adalah, "Kakak.. Aku berhasil."


Dia segera berlari menuju Zhukai yang sedang duduk dibawah pohon bersama dengan Yu Chi Lan diperlukannya.


"Kakak, kenapa ibu ada di pelukanmu, jangan-jangan selama aku berlatih kalian..."


Pa!!


Kai mengetuk pelan kepala Biao Jian dan berkata dengan suara pelan, "Kamu gadis nakal, apa yang coba kamu pikirkan dikepalamu itu.."


"Ah, Bwlee... Siapa yang peduli tentang itu, yang lebih penting.. Apakah kakak tidak ingin memberiku hadiah?" Biao Jian dengan malu-malu menutup kedua matanya seolah-olah menunggu hadiah yang akan Kai berikan.


"Hmm hadiah ya? Ini ambillah.." Tiga buah inti binatang buas Peak God Realm Kai serahkan pada Biao Jian sebagai hadiah.


Dia tahu bahwa hadiah yang Biao Jian maksud adalah yang lain, tetapi karena ada Yu Chi Lan di sisinya, Kai tidak secara langsung memberi Biao Jian ciuman.


"Emm, tapi aku tidak ingin ini kakak.."


"Sudahlah, aku akan memberimu hadiah yang lain nanti..."


Tepat setelah Kai menyelesaikan kalimatnya, Yu Chi Lan yang sedang tertidur perlahan terbangun karena percakapan Kai dengan putrinya.


"Putriku? Apakah kamu tidak apa-apa.." Yu Chi Kan menguap sesaat kemudian segera berjalan mendekati putrinya.


"Aku tidak apa-apa Bu, dan maaf untuk sikapku beberapa hari yang lalu.." Ucap Biao Jian menundukkan kepalanya merasa bersalah.


"Haha, tidak apa-apa..." Yu Chi Lan tersenyum bahagia dan segera memeluk putrinya erat.


Karena Kai tidak ingin menganggu mereka berdua, dia memutuskan untuk membuat sebuah portal menuju Dunia luar.


Di atas langit, Kai melayang dan mulai mengigit salah satu jarinya. Ketika darah menetes keluar, Kai membuat sebuah rune kuno dsn membacakan beberapa mantra yang tidak diketahui.


Darah yang terukir menjadi Rune kuno mulai mengeluarkan cahaya merah, Aliran Qi dari dalam Dantian Kai terserap masuk dengan kecepatan tinggi kedalam rune kuno itu.


Hanya dalam sepersekian detik, sebuah portal secara tiba-tiba muncul di tengah-tengah langit.


Portal yang transparan serta mengandung Hukum Ruang dan Waktu. Jika Zhukai tidak memahami betul kedua hukum itu, mungkin dia tidak dapat membuat portal itu dengan tetesan darahnya.


"Apakah kalian sudah selesai?" Melihat kedatangan Biao Jian dan Ibunya, Kai tersenyum dan bertanya.


Mereka berdua mengangguk, tepat setelah itu. Kai menggenggam erat tangan mereka berdua dan masuk kedalam portal.


Whengg!!.


Duarr!!


Tepat setelah Zhukai dan dua lainnya keluar dari Dunia Kecil yang Yu Chi Lan ciptakan, Dunia Kecik itu segera meledak dan hancur tak bersisa.


Itu karena tidak ada energi yang di tampung hingga membuat Dunia Kecil itu kehilangan fungsinya.


Sementara itu, Di depan mulut Goa. Terlihat tiga orang yang secara tiba-tiba muncul.


"Kalian berdua baik-baik saja?" Kai melirik Biao Jian dan Yu Chi Lan dan bertanya.


"Ya, kami baik-baik saja.." Yu Chi Lan menjawab setelah itu buru-buru melepaskan tangannya yang Kai genggam erat.


Kai sudaha sadar akan hal itu dan hanya berdiam diri.


Mereka bertiga segera berjalan menuju ke selatan bermaksud kembali ke Kota Awan.


"Kakak, kita akan kemana?" Biao Jian mendongak keatas dan bertanya.


Karena tinggi Biao Jian hanyalah 163 cm, dia terlihat begitu kec di bandingkan dengan Zhukai yang memiliki tinggi hampir 2 meter.


"Kita akan kembali ke kota awan, aku sudah berjanji dengan Saudara Ye untuk latih tanding."


Karena berjalan kaki akan membutuhkan waktu yang lama, Zhukai kembali menggenggam erat tangan Biao Jian serta ibunya untuk pergi ke Kota Awan dengan Skill Teleportasi.


Meski Yu Chi Lan awalnya terlihat sedikit enggan, tetapi karena gerakan Zhukai yang begitu cepat. Mau tidak mau dia hanya bisa mengikuti apa yang Kai inginkan.


Whuuss!!


Tubuh mereka bertiga berubah menjadi kerlipan cahaya putih, ketika mereka muncul kembali. Itu berada di dekat kota awan.


"Apakah itu kota yang kamu maksud?" Setelah melepaskan tangannya dari Zhukai, Yu Chi Lan bertanya.


Kai mengangguk sebagai jawaban, dia membuka Inventory dan mengambil dua buah cadar untuk menutupi wajah Yu Chi Lan serta putrinya.


"Pakailah ini..."


Tanpa ragu, kedua ibu dan anak itu memakai cadar yang Kai berikan. Meski telah menggunakan cadar sebagai penutup wajahnya, mereka berdua masih terlihat cantik.


"Mari masuk.."


Mereka bertiga berjalan menuju gerbang kota, terlihat tembok raksasa yang sangat besar dan menjulang tinggi mengelilingi kota awan.


Selain Zhukai, ada banyak pedangan serta pelancong dan beberapa pria dan wanita yang mengantri disana.


Ketika Kai masuk kedalam antrian, seseorang tiba-tiba berteriak untuk memperingatkan dirinya.


Suara itu terdengar cukup jelas, Zhukai secara langsung menggunakan Persepsi Ilahinya untuk melihat area disekitarnya.


Tak jauh di belakangnya, ada sebuah kereta kuda dengan kecepatan tinggi mengarah masuk kedalam kota.


Bahkan ketika ada banyak orang disana, kereta kuda itu tidak memperlambat pergerakannya seolah-olah tidak peduli tentang antrian banyak orang.


Karena Zhukai juga berada disana, dia tidak menghindar, jika dia menghindar orang-orang yang mengantri di depannya akan tertabrak oleh kereta kuda itu.


Pelindung tipis yang melindungi dirinya serta Biao Jian dan Yu Chi Lan dapat secara langsung menahan tabrakan dari kereta kuda itu.


Boomm!!


Tepat ketika kereta kuda itu menabrak pelindung yang telah Kai buat, itu langsung terpental jauh dan meledakkan kereta kuda.


Dengan ledakan yang sangat keras tercipta, Kai seketika langsung menjadi pusat perhatian semua orang.


Sementara itu, di dalam tumpukan kayu dari kereta kuda. Seseorang tiba-tiba muncul dengan mengeluarkan tekanannya yang merupakan seorang Quasi God Tahap Bumi.


Dengan tatapan marah, dia menatap Kai penuh niat membunuh.


"Kau!! Beraninya kau menghancurkan kereta kuda ku. Apakah kau tahu siapa aku?" Pemuda itu berkata dengan sangat marah, detik berikutnya puluhan pengawal disekitarnya juga muncul entah dari mana.


"Tidak!! Apakah aku wajib mengetahui siapa dirimu? Dasar Idiot.."


Dengan ucapannya barusan, Pemuda itu menjadi sangat marah dan memerintahkan pengawalnya untuk menyerang Zhukai.


***


Bersambung.


Tingkatan Kultivasi :


(Realm Dewa)


– Demigod (Setengah Dewa)


• Dewa Tingkat Lima : 1-3


• Dewa Tingkat Empat : 1-3


• Dewa Tingkat Tiga : 1-3


• Dewa Tingkat Dua : 1-3


• Dewa Tingkat Pertama : 1-3


– Early God (Dewa Awal)


• Dewa Kuning : Awal, Tengah, Akhir.


• Dewa Hitam : Awal, Tengah, Akhir.


• Dewa Putih : Awal, Tengah, Akhir.


• Dewa Emas : Awal, Tengah, Akhir.


– Middle God (Dewa Tengah)


• Prajurit Dewa : Awal, Tengah, Akhir, Half Step.


• Jenderal Dewa : Awal, Tengah, Akhir, Half Step


• Raja Dewa : Awal, Tengah, Akhir, Half Step.


• Kaisar Dewa : Awal, Tengah, Akhir, Half Step.


• Dewa Suci : Awal, Tengah, Akhir, Half Step.


– Peak God (Puncak Dewa)


• Dewa Kuno : Bumi, Langit, Surga.


• Dewa Ilahi : Bumi, Langit, Surga.


• Saint God : Bumi, Langit Surga.


• Quasi God : Bumi, Langit, Surga.


– True God (Dewa Sejati)


• Dewa Purba : Ordo Pertama, Ordo Ke-dua, Ordo Ke-tiga.


• Chaos God : Prajurit, Jendral, Raja, Kaisar.


• Dewa Surgawi : Kekacauan, Kehancuran, Tribulasi.


• Dewa Abadi : Saint, Legenda, Abadi.


- Dewa Semesta


...(????)...


Kultivasi :


• Zhukai : (True God) Dewa Surgawi Tahap Kekacauan.


• Biao Jian : (Peak God) Dewa Kuno Tahap Surga.


• Yu Chi Lan : (Dewa Semesta) ???