Re-system

Re-system
Telapak Dunia



Kekayaan yang Kai miliki adalah Unlimited yang berarti tidak terbatas, Ia dapat mengeluarkan banyak uang selama ia mau tetapi ia juga bukan dermawan yang akan memberikan uangnya secara cuma-cuma.


"Baiklah, di dalam Cincin ini terdapat 10 Juta Batu Roh, silakan Paman suruh seseorang untuk membeli bahan-bahan untuk membuat Pil Surgawi, aku sendiri yang akan meracik Pil nya." Ucap Kai dengan wajah datar sambil memberikan sebuah Cincin Ruang pada Xue Chun.


"Eh, apakah Nak Zhukai juga seorang Alkemis?" Xue Chun bertanya dengan nada terkejut, jika Kai benar-benar seorang Alkemis betapa luar biasanya itu.


"Ya, bukankah dulu aku pernah bercerita pada Paman bahwa aku dan Xiao Yu bertemu di Turnamen Alkemis?" Kai berkata sambil tertawa pelan, baru beberapa hari ia menceritakan tentang dirinya dan Xue Yu pertama bertemu tetapi Xue Chun sudah lupa.


"Hehe, harap dimaklumi Nak Zhukai, aku sudah berumur hampir 2.000 tahun."


Kai dan Xue Chun berbincang-bincang tentang perang harga yang akan ia lakukan, sedangkan Xue Yu hanya dapat mendengar dan tidak paham sama sekali apa yang ayahnya dan Kekasihnya bicarakan.


Karena kesal, Dia memutuskan untuk pergi keluar meninggalkan Kai dan Xue Chun saja di dalam ruangan.


Waktu itu, bahan-bahan yang Kai pesan sudah datang, Ia meminta kepada Xue Chun untuk memberikan nya sebuah ruangan yang tenang dan sepi yang cocok untuk meracik Pil.


Karena jika ingin Pil yang dibuat dalam kondisi sempurna, seorang Alkemis harusnya dalam kondisi tenang dan nyaman.


Jadi, ketika Kai meminta untuk mendapatkan sebuah ruangan yang sepi dan tenang. Xue Chun memberinya sebuah ruangan yang berada sangat jauh di pojok lorong.


Ketika Kai sampai disana, ia melihat sebuah tungku besar yang sudah berdebu, itu terasa sudah sangat lama sejak terkahir kali digunakan.


Kai dengan tenang membersihkan Tungku itu dengan elemen air nya, Stelah ruangan itu beserta tungku Pil telah bersih dan kinclong. Kai segera duduk dan memulai proses Alkimia.


Dua api secara bersamaan menyala di dalam tungku, Karena Profesi Alkemis nya yang sudah berada di tingkat Grand Master, Kai dapat dengan mudah mengontrol dua api itu secara bersamaan dan meningkatkan Kualitas Pil.


Tangan Kiri Kai fokus mengontrol nyala api sedangkan tangan kanannya terus-terusan memasukkan bahan-bahan dadi Pil yang akan ia buat.


Kai menaikkan suhu apinya untuk meleburkan bahan-bahan nya agar menyatu menjadi satu lalu Kai segera mengecilkan nyala apinya untuk memudahkan bahan-bahan yang lain melebur dengan sempurna.


Proses itu terasa begitu lama bagi orang lain, tetapi bagi Zhukai itu hanyalah semudah membalik telapak tangan.


Beberapa waktu berlalu dengan cepat, tungku Pil yang ada di depan Zhukai tiba-tiba bergetar dan tepat ketika Kai membuka tutup dari Tungku Pil.


Puluhan Ribu Pil terbang keluar sambil mengeluarkan aroma harum yang begitu memikat hidung setiap orang.


Ini adalah Pil yang dapat meningkatkan kecepatan Kultivasi seseorang sebanyak 5 kali lipat selama 1 jam. Dan itu juga merupakan kualitas sempurna.


"Hmm, ini cukup bagus sebagai permulaan, untuk berikutnya biarkan aku membuat Pil yang meningkatkan Kultivasi sebanyak 10 kali lipat selama 2 jam."


Jika bukan karena bahan-bahan nya yang kurang berkualitas, Kai dari tadi mungkin sudah dapat membuat Pil Surgawi di tingkat yang lebih tinggi.


Akhirnya dalam satu hari itu, Kai membuat jutaan Pil Surgawi yang rata-rata memiliki efek untuk meningkatkan kecepatan Kultivasi seseorang sebanyak 10 Kali lipat sebanyak 3 jam.


Dengan itu, akhirnya bahan-bahan sudah habis terpakai. Kai segera memasukkan semuanya kedalam Cincin Ruang dan segera pergi meninggalkan ruangan Alkimia miliknya.


Ia berjalan di lorong Istana dan bertanya kepada beberapa Pelayan yang lewat, dimana Xue Chun saat ini. Salah satu dari banyak pelayan yang Kai tanyai menjawab bahwa Xue Chun saat ini sedang berada di ruangannya.


"Oh, Nak Zhukai.. Apa ada yang ingin kamu bicarakan dengan orang tua ini?"


Tanpa basa-basi, Kai segera menyerahkan sebuah Cincin Ruang pada Xue Chun, "Paman Chun, ini adalah Jutaan Pil yang telah berhasil aku suling dari bahan-bahan yang kamu belikan. Sekarang bahan untuk membuat Pil itu telah habis, Kalau begitu aku akan segera pergi ke Kamar.. Hoamm.." Kai menguap beberapa kali sebelum akhirnya ia pergi meninggalkan Xue Chun yang terbengong disana.


Akhirnya setelah Kai pergi meninggalkan Xue Chun seorang diri, Dia akhirnya kembali ke akal sehatnya dan buru-buru menyuntikan sedikit Qi miliknya untuk melihat Pil yang berhasil Kai buat.


"Apa!!.." Teriak Xue Chun dengan kaget mengakibatkan cincin yang ia pegang jatuh ke lantai.


"Apakah ini hasil dari Bahan-bahan tadi? bagaimana dia bisa membuat Pil Surgawi kelas tinggi hanya dengan bahan-bahan seperti itu " Ucap Xue Chun dengan wajah tak percaya sambil tangan kanannya mengambil Cincin yang jatuh ke lantai..


Xue Chun menyuruh bawahannya untuk membeli bahan obat yang digunakan untuk membuat Pil Surgawi Kelas atas.


Sayangnya Xue Chun tertinggal satu langkah dibelakang dari Bai Peng, anak dari Bai Chen yang telah memborong habis bahan-bahan Pil.


"Jadi hanya bermodalkan bahan-bahan jelek seperti itu, dia masih dapat membuat Pil berkualitas tinggi seperti ini.. Apakah dia seorang monster? Astaga sungguh beruntung Xue Yu dapat bertemu dengannya."


Esok harinya, perang harga benar-benar pecah antara Kekaisaran Naga dengan Kekaisaran Macan Putih.


Di suatu pagi di Pasar milik Kekaisaran Macan Putih, seorang pria muda yang merupakan orang suruhan dari Kekaisaran Naga.ulai melakukan aksinya.


"Hei, aku dengar Kekaisaran Naga mengeluarkan sebuah Pil yang meningkatkan kecepatan Kultivasi seseorang sebanyak 10 Kali lipat selama tiga jam... dan itu hanya seharga 100.000 Batu Roh." Ucap Oe.yda itu pada pemuda lainnya.


"Apakah yang kamu katakan itu benar?" Tanya pemuda lain sedikit tidak percaya.


"Bahh, Ini adalah yang temanku kata-kata kemarin, dia adalah seorang Alkemis di Kekaisaran Naga."


"Kalau Begitu apalagi, ayo cepat pergi kesana sebelum mereka kehabisan stok."


Banyak orang yang mendengarkan percakapan dua orang itu dengan jelas, seketika juga mereka membuang Pil yang baru saja mereka beli dari Kekaisaran Macan Putih dan segera berlari pergi ke Pasar Kekaisaran Naga.


Sementara itu, di Pasar milik Kekaisaran Naga, banyak orang berkerumun membentuk lautan orang. Mereka semua berdesak-desakan mengantri untuk mendapatkan Pil itu.


Siang Hari itu, Jutaan Pil yang Kai buat habis tak bersisa, ini memungkinkan Kekaisaran Naga meraup keuntungan yang luar biasa besar.


Kai berada di sebuah hutan yang lebat sambil berlatih sebuah keterampilan yang baru saja ia beli dari Systemnya seharga 1 Triliun Poin.


Teknik itu adalah Teknik Kuno yang sangat jarang dipelajari, itu adalah keterampilan serangan area.


"Telapak Dunia!!.."


***


Bersambung


Tinggalkan Like dan komen ya, makasih semua.