Re-system

Re-system
Di Dalam Kamar



Kristal Waktu yang Kai keluarkan merupakan benda yang ia buat untuk merekam Bai Wang dan pelayan nya waktu berhubungan intim.


Segera, mata semua orang tertuju pada batu kristal kecil yang melayang di depan Zhukai, "Itu adalah Kristal Waktu." Seru Xue Long ketika ia mengingat bagaimana rupa Kristal jiwa dari catatan leluhurnya.


"Kristal Waktu?" Semua orang bertanya-tanya tetapi tidak ada satupun dari mereka yang mengetahui tentang Kristal Waktu. Ini dikarenakan Alam Immortal tidak memiliki Kristal Waktu dan hanya terdapat di Alam Dewa.


Setelah itu, Kai menyuntikkan Qi miliknya kedalam Kristal Waktu, dan itu menyala sangat terang hampir menerangi seluruh Aula Istana.


Tepat ketika cahaya itu berakhir, muncul sebuah Video yang mengambang besar di udara. Ketika video itu dimulai suara nyaring menggema di seluruh ruangan.


"Ahnn~ Tuan, bagaimana jika Tuan Putri dari Kekaisaran Naga mengetahui hal ini?." Itu adalah suara dari Pelayan Bai Wang.


"Hehehe, jadi apa jika ia tahu, sebentar lagi dia juga akan menjadi istriku, setelah itu akan kubuat Kekaisaran Naga tunduk dibawah perintahku hahaha.."


Kejadian itu persis sama seperti yang dilakukan oleh Bai Wang dua hari yang lalu, dan suara itu juga dapat terdengar jelas di telinga semua orang.


Tubuh Semua orang bergetar, Patriak Long menatap Bai Wang dengan tatapan penuh amarah. Sementara itu, tubuh Bai Wang tiba-tiba ambruk, ia merasakan dunianya telah berakhir ketika Video itu diputar.


"Bajingan!!.. Beraninya kamu berkata seperti itu... Plak!! Plak!! Plak!!.." Seru Xue Long pada Bai Wang kemudian ia menampar wajah Bai Wang dengan sangat keras hingga membuat seluruh wajahnya bengkak dan seluruh giginya copot.


Dia melotot ke arah semua orang kemudian pandangan nya berhenti pada Zhukai, dia berteriak dengan keras, "Itu dia, dia berusaha menjebak ku agar Xue Yu mau membatalkan pertunangannya denganku.. itu pasti dia."


Bai Wang sudah seperti orang gila yang mencari alasan tidak masuk akal agar dirinya keluar dari situasi ini.


Kemudian sebuah tamparan sekali lagi mengenai pipinya, "Plakk!!.."


"Kau pikir aku bodoh hingga mempercayai ucapan tidak masuk akal mu? Tidak seperti dirimu, aku tahu dengan jelas bagaimana kegunaan dadi Kristal Waktu."


Ia merintih kesakitan, kemudian Ia melirik Zhukai dan segera berlari untuk menyerangnya, "Kau bajingan, aku akan membunuhmu.."


Bang!! Duarr!!


Tubuh Bai Wang terpental sangat jauh, tulang rusuknya patah dan juga Dantian nya telah dihancurkan, dimasa depan tidak mungkin bagi dirinya untuk berkultivasi lagi.


Bai Wang kehilangan kesadaran tepat ketika ia memuntahkan Seteguk darah segar. Suasana di dalam aula seketika menjadi sangat hening.


"Kirimkan Perwakilan menuju Kekaisaran Macan Putih, aku ingin mereka memberikan kompensasi untuk menebus nyawa pangeran ketiga." Teriak Xue Long memecah keheningan.


Segera setelah itu, para prajurit istana mulai berdatangan. Mereka mengangkat tubuh Bai Wang yang sudah tidak sadarkan diri, setelah itu salah satu dari mereka pergi menuju Kekaisaran Macan Putih untuk meminta kompensasi.


***


Disebuah ruangan yang cukup besar di dalam Istana, ruangan itu terlihat begitu mewah dengan corak Naga terukir di setiap dindingnya.


Itu ruang makan Istana yang dikhususkan untuk tamu terhormat yang sedang berkunjung ke Kekaisaran Naga. Karena hanya ada beberapa orang terhormat di Alam Immortal yang dapat memasuki ruangan itu, jadinya itu sangat sepi tetapi itu juga terawat dengan baik.


Disana dapat terlihat beberapa kursi, Kai dan Xue Yu duduk bersebelahan sambil berpegangan tangan. Melihat kemesraan dua pasangan itu membuat orang lain iri.


"Jadi darimana kamu mengenal Yu'er?" Xue Chun bertanya sambil tersenyum.


"Kami bertemu di Alam Kultivator, saat itu aku dan Xiao Yu sedang bersaing dala. Turnamen Alkimia....."


Kai menjelaskan secara panjang lebar bagaimana ia dan Xue Yu bertemu serta bagaimana rasa cinta diantara mereka tumbuh dan juga tentang Xue Yu yang meninggalkan nya.


Wajah Xue Yu berkedut ketika Kai membicarakan dimana ia kembali ke Alam Immortal dan meninggalkan Kai sendirian.


"Sshh.." Kai menggunakan jari telunjuknya untuk, "Kau tahu kamu tidak bermaksud meninggalkan ku saat itu, aku paham keadaanmu." Ucap Kai tersenyum manis sambil mencubit pipi Xue Yu.


"Terima Kasih Yan Gege." Hati Xue Yu menjadi tenang dan rasa hangat mengalir di seluruh tubuhnya, ia merasa seolah-olah lelaki di sampingnya adalah orang yang paling ia andalkan.


Tanpa sadar ia memberikan sebuah ciuman manis di pipi Kai, itu membuat kaget semua orang.


"Hahaha, gadis kecilku ini ternyata sudah dewasa." Xue Chun tertawa nyaring di iringi tawa dari orang lain.


Kainjuga sedikit terkejut dengan inisiatif yang Xue Yu berikan padanya, tak menunggu lama pelayan sudah datang dari arah dapur sambil membawa makanan ditangan masing-masing.


Mereka dengan cepat menaruh makanan diatas meja, "Silakan dinikmati, ini adalah masakan paling terkenal di Kekaisaran yang terbuat dari daging binatang Iblis, kelinci bertanduk."


"Hehe, kalau begitu aku tidak akan sopan." Ucap Kai dengan mengambil sebuah sendok dan segera memasukan suapan pertama kedalam mulutnya.


Mata Kai tiba-tiba menyala, "Ini sungguh enak."


Mereka semua dengan cepat menghabiskan makanan diatas meja tanpa menyisakan satu daging pun. Malam Harinya, Kai tidur di ruangan yang sama dengan Xue Yu sementara Gu Nan dan Bai Hu juga berada di ruangan yang sama di kamar lain.


Di dalam Kamar Kai, terlihat Xue Yu sedang berbaring diatas kasur sambil menutup dirinya menggunakan selimut.


Sementara itu, Kai masih dikamar mandi untuk membersihkan dirinya. Klak!! Pintu kamar mandi terbuka memperlihatkan Kai yang telanjang bagian atas dan memperlihatkan tubuhnya yang berotot dan kekar tetapi itu tidak terlalu berlebihan, bisa dibilang standar.


Dia menatap lurus kearah kasur dan hanya melihat Xue Yu yang tertutup rapat owlh selimut.


Kai tertawa ringan kemudian berjalan pelan tanpa menimbulkan sebuah suara, Ketika dirinya dan Xue Yu berjarak beberapa langkah... Kak melompat kearah kasur bermaksud mengagetkan Xue Yu.


"Kena kau..." Dia dengan erat memeluk tubuh indah Xue Yu dan menciumi aroma dadi tubuh Xue Yu.


"Yan Gege, berhenti!! berhenti!! Hahaha.." Xue Yu tertawa terpingkal-pingkal karena Kai menggelitik perutnya.


"Jika kamu tidak mau keluarkan jangan salahkan Yan Gegemu ini karena berbuat sesuatu yang nakal." Ucap Kai sambil memasang ekspresi mesum di wajahnya.


Mendengar hal itu, Xue Yu buru-buru keluar dari dalam selimut dan berteriak keras, "Yan Gege kamu mesum.."


Ketika Kai melihat tubuh Xue Yu yang begitu indah, dia hanya memakai sehelai kain tipis sepeti baju tidur, bahkan Bra dan Celana d*lamnya terlihat sangat jelas.


"Itu putih... Crahh.." Tatapan Zhukai terfokus pada pakaian dalam yang Xue Yu pakai, darah mengalir keluar dafi hidungnya.


Xue Yu khawatir dan segera menggunakan Kain yang dipakainya untuk menyeka noda darah di hidung Zhukai.


"Yan Gege kamu baik-baik saja?" Xue Yu bertanya dengan khawatir, sehingga melupakan bahwa kai dapat melihat lekuk tubuhnya dengan begitu jelas.


"Haaa..." Aliran rasa panas mengalir di tubuh Kai, ia saat ini dipenuhi dengan ***** yang membara karena sudah sangat lama semenjak dirinya melakukan hal itu dengan para istrinya.


Dia dengan kuat memegang lengan Xue Yu dan menatapnya dengan wajah memerah. Begitu pula dengan Xue Yu, dia juga memerah, detak jantungnya semakin kencang.


"Yan Gege, apa yang ingin kamu lakukan." Ucap Xue Yu dengan tubuh bergetar sambil matanya terus menatap lurus pada mata Zhukai.


"Xiao Yu, aku.."


***


Bersambung