
Cahaya yang menarik perhatian Kai adalah benda yang disebut Batu Neraka. Seperti namanya, batu itu berasal dari neraka dengan tingkat kepanasan yang tidak diketahui. Itu adalah material yang sangat langka ditemukan, bahkan di Alam Dewa sekalipun..
"Hebat, dengan Batu Neraka ini aku bisa meningkatkan Tingkat dari Pedang Kaisar." Ucap Kai sambil memandang lebih dekat kearah Baru Neraka di tangannya.
Tingkatan Keterampilan Beladiri :
- Normal
- Bumi
- Langit
- Surgawi
- Kuno
- Ilahi
- Dewa
- Mistis
- Sovereign
(Kayaknya Author lupa belum tulis Tingkatan Seni Beladiri / Teknik)
Kai tidak bisa memulai proses tersebut karena dirinya bukan seorang Pandai besi. "Meskipun tidak ada harta menarik yang lain, tetapi ini tetaplah harta. Ayo masukan semua kedalam Cincin."
Tanpa butuh waktu lama, seluruh harta yang berada di dalam ruangan itu habis tak bersisa. Kai dan Undead satu juga meninggalkan Makam Kuno setelah itu.
Mereka berjalan keluar melewati labirin yang besar tetapi karena mata Ilahi, Kai dapat melewati semuanya dengan mudah.
Kai berhenti dan melihat keatas, Cahaya silau dan hangat mengalir ke sekujur tubuhnya, "Hah, Sinar matahari pertama dalam 3 Tahun."
Selama di makam kuno, tidak ada cahaya matahari sekalipun dan karena itu Kai begitu senang karena dapat merasakan cahaya matahari yang tidak pernah ia rasakan selama 3 tahun terakhir.
Dia mengirim Undead satu kedalam Ruang tertentu yang hanya dapat dimasuki oleh Pasukan Undead nya, "Eh, ada suara pertarungan disekitar sini.."
Kai berjalan mendekat untuk melihat pertarungan itu lebih jelas, "Jubah Itu.. Bukankah itu milik Kekaisaran Naga.." Ucap Kai di balik dedaunan lebat, suara pertarungan yang didengarnya ternyata adalah Seorang Prajurit dari Kekaisaran Naga melawan seorang Prajurit dari Kekaisaran Macan Putih.
Melihat pasukan dari Kekaisaran Macan Putih, jejak kemarahan timbul dalam hati Kai, tiga tahun lalu yang menculik Xue Yu dan menyiksanya merupakan Bai Wang.. Pangeran dari Kekaisaran Macan Putih.
"Undead Satu, bunuh mereka semua jangan biarkan satupun hidup."
Undead satu muncul dan segera menghilang menjadi bayangan hitam.. Tak butuh waktu lama suara teriakan dari orang-orang Kekaisaran Macan Putih menggema di Hutan.
Setelah teriakan mereda, Kai keluar dari persembunyiannya, Ia melihat wajah ketakutan di antara para prajurit dari Kekaisaran Naga.
Saking takutnya, mereka bahkan tidak bisa menggerakkan tubuh mereka dan hanya diam terpaku di tempat.
"Katakan, bagaimana kalian bisa berada di tempat ini."
Salah satu dari banyak prajurit tersadar ketika Kai bertanya, tetapi masih ada sebagian orang yang masih takut ketika melihat sosok bayangan hitam yang membantai habis Pasukan Macan Putih.
"Ahh, itu Kami datang kesini untuk mencari pemuda bernama Zhukai.."
"Bodoh!! Kenapa kau memberitahunya!!.." Seru salah satu temannya dengan marah.
"Jalan tidak perlu khawatir, aku bukan musuh dari Kekaisaran Naga.."
"Hmph, bagaimana mungkin kami dapat mempercayai mu–.." Ucapannya terhenti ketika melihat Token yang Kai keluarkan.
Token itu berwana emas dan ada ukuran Naga Hitam disetiap sisinya, Prajurit yang bersikap angkuh barusan terpana sesaat kemudian segera berlutut.
"Maafkan bawahan ini Tuan Muda.."
Kai memberikan Pil penyembuh kepada semua orang dan segera pergi mencari tempat untuk beristirahat.
Begitu cepat, Para prajurit yang terluka tadi sudah sembuh, luka di tubuh mereka menghilang seolah-olah mereka tidak terluka dari tadi.
"Cepat ceritakan semuanya.."
Prajurit itu mengangguk kemudian mulai menceritakan seluruh Kejadian selama Kai pergi ke Tanah Terlarang.
Tepat 3 Bulan semenjak kepergian Kai, Kekaisaran Macan Putih telah di tekan dititik dimana mereka tidak dapat lagi memulihkan kekuatan, Sayangnya Adik dari Bai Chen yang di terima oleh sekte Petir ungu ratusan tahun yang lalu kembali.
Mendengar bahwa Kakak laki-laki nya terbunuh oleh seseorang yang berasal dari Kekaisaran Naga, Dia marah dan hampir membantai Ribuan nyawa orang tak bersalah dari Kekaisaran Naga.
Untungnya Xue Long datang dan menghentikannya, karena kekuatan mereka berdua hampir sama. Xue Long dan Bai Kong sama-sama terluka parah.
Selama tiga tahun ini, Kekaisaran Naga perlahan pulih dari keterpurukan karena sumber daya yang Bai Kong miliki.
Setengah tahun yang lalu, Kekaisaran Phoenix dan Kekaisaran Macan Putih bekerja sama untuk menghancurkan Kekaisaran Naga.
Xue Long yamg mendengar kabar ini begitu marah, dan karena tidak memiliki pilihan lain, dia meminta para prajurit nya untuk mencari seorang Pemuda bernama Zhukai dan mengabarinya tentang masalah ini.
"Jadi begitu.." Kai segera memahami seluruh kejadiannya, Perang ini terjadi karena dia yang membunuh Bai Chen membuat adiknya marah dan menyatakan perang pada Kekaisaran Naga.
"Baiklah kalian tidak perlu khawatir karena pemuda yang kalian cari ada di depan kailan.. Kalau begitu selamat tinggal.."
Kai menghilang meninggalkan para prajurit yang tertegun di tempat.
***
Di Kota Ruo Long, itu adalah salah satu dari Kota Kekaisaran Naga tetapi kini hanya terlihat penduduk lokal yang merupakan seorang pedangan dan pekebun.
Kota ini cukup ramai tetapi hal aneh yang terlihat adalah jubah yang merek pakai bukan berasal dari Kekaisaran Naga, melainkan dari Kekaisaran Phoenix dan Kekaisaran Macan Putih.
Kai muncul di tempat yang begitu sepi, setelah menelusuri hampir sepanjang jalan, dia dihadang oleh beberapa orang yang berkulit hitam dan berbadan besar.
"Siapa kau, aku melihat mu beberapa kali menelusuri jalanan ini.. Apakah kau orang dari Kekaisaran Naga." Orang yang menghadang Kai berkata dengan dingin tanpa menyembunyikan niat membunuh yang ditujukan padanya.
"Heh.." Sebuah seringai dingin keluar dari mulutnya, Karena mereka berani secara terang-terangan merebut kekuasaan milik Kekaisaran Naga, kenapa ia tidak.
Slashh!!
Suara tubuh terpotong diikuti oleh suara percikan darah menarik perhatian semua orang.
Kai masih berdiri diam di tempat tanpa melakukan gerakan sekalipun, sedangkan orang yang baru saja memegangnya, Kepalanya telah terpisah dari tubuhnya.
Matanya beru ah menjadi hitam pekat serta sebuah suara tawa menakutkan keluar dari mulutnya, Dia berubah menjadi Ahli Nujum.
"Apa!! Kakak senior.. Mati!!." Teriak orang yang ikut menghadang Zhukai ketakutan sehingga celananya basah akibat air *****
Seringai di wajah Kai tidak menghilang tetapi semakin melebar.." Summon!!."
Mayat yang baru saja Kai bunuh kembali bangkit, tetapi tidak seperti Undead satu yang memiliki daging serta tubuh seperti manusia. Undead barunya hanyalah tulang tengkorak.
"Graaa!!.." Tengkorak itu meraung dengan keras kemudian dengan cepat mengigit dua lainnya yang ikut menghadang Zhukai.
"Ahhh.. Tolong!! Selamatkan Aku!!.." Teriakan mereka berdua seketika membuat orang lain ketakutan dan berlari menyelamatkan diri masing-masing.
Sedangkan dua orang yang baru saja terbunuh karena tadi, Kai mensummon mereka dan menjadikan pasukannya.
"Undead Satu, kamu keluar dan pimpin mereka membantai habis seluruh orang yang berasal dari Kekaisaran Phoenix dan Kekaisaran Macan Putih... Ingat Pesan ku baik-baik.. Jangan biarkan satupun Hidup!!.."
***
Bersambung..