
"Mata itu!! Aura ini!! Kau seorang Ahli Nujum!!.." Kini tubuh roh jahat itu bergetar, Dia adalah Roh Jahat sedangkan Kai merupakan seorang Ahli Nujum. Mereka berdua merupakan musuh abadi satu sama lain.
Kai menyeringai lebar dia menatap bodoh kearah Roh Jahat itu sambil berkata, "Ya, kamu tahu apa yang biasanya Ahli Nujum lakukan pada Roh jahat sepertimu."
"Tsk.. Jadi apa jika kau seorang Ahli Nujum, Meskipun kau bisa membakar ku dengan Api aneh mu itu tetapi apa gunanya jika aku menghilang."
Kai tidak menunggu Roh Jahat itu menyelesaikan Kalimatnya, dia mengambil sebuah rantai besi yang sudah sangat berkarat, dia melempar Rantai besi itu keudara dan mengucapkan Satu Mantra.
"Zhauo.."
Wheng!! Whengg!!
Rantai itu segera menyerang Roh jahat dan mengikatnya kuat-kuat, "Sialan, jawab aku dari mana kau mendapatkan rantai ini!"
"Kenapa aku harus memberitahumu, sebentar lagi kamu juga akan menghilang. Jadi, selamat tinggal.."
Kai membuka telapak tangannya, dia kemudian mulai mengucapkan sebuah mantra Kuno, Setelah dia memasukkan kesadaran jiwanya kedalam Roh Jahat, dia segera mengubahnya menjadi sebuah bola asap yang berukuran. sebesar Bola Basket.
"Tidak!! Tolong lepaskan aku, aku bersedia menjadi pengikut mu selamanya, kumohon, aku tidak ingin menjadi seorang Undead." Merasa bahwa dia tidak dapat menggerakkan tubuhnya, Keputusasaan melanda Hati Roh Jahat itu.
"Maaf saja, aku tidak mempercayai janji dari musuhku sendiri..."
Tak butuh lama bagi Kai untuk menghapus jejak kesadaran di dalam Roh Jahat itu, setelah kesadaran dari Roh Jahat menghilang sepenuhnya, Kai berjalan menuju Peti mati yang berisi tubuh dari Roh Jahat tadi.
Kai melepaskan sebuah pukulan keras ke Peti Mati dan...
Duarr!!..
Peti mati itu meledak berkeping-keping sedangkan mayat di dalamnya tetap utuh, Tidak mungkin mayat dari seorang Middle God akan hancur dengan mudah, walaupun ia tidak memiliki Kultivasi lagi tetapi tulangnya dan tubuhnya pernah menjadi seorang Middle God.
Tengkorak itu terlihat masih sangat bagus, tidak ada bekas kerusakan sedikitpun walaupun sudah ratusan ribu tahun berlalu.
"Kekeke... "
Kai segera memasukkan bola hitam di tangannya yang terdapat Roh Jahat kedalam Tubuh tengkorak itu.
[Terjadinya Sinkronisasi antara Roh dan Tengkorak Undead, Proses ini dapat memicu evolusi, apakah Kai Gege menginginkan nya. Y/N]
Suara gelak tawa segera menghilang, Dia menatap dengan fokus layar Hologram besar di depannya.
"Apakah setelah aku memilih Evolusi apakah dia akan menumbuhkan kesadaran nya sendiri?." Ucap Kai dengan wajah datar, tangannya sedikit bergetar, dia ragu-ragu antara menekan Y/N.
[Tidak Kai Gege, kecuali sebelum dia meninggal tingkat Kultivasinya berada di Peak God]
"Begitukah?.." Kai kemudian mengklik tombol Y dengan percaya diri.
Tengkorak yang tergelatak di tanah tiba-tiba mengeluarkan sebuah cahaya Hitam, Tengkorak itu melayang tinggi di udara dengan aura pembunuh yang mengelilingi tubuhnya.
Untuk beberapa waktu, Tengkorak itu menumbuhkan sebuah Organ, Daging, Otot, Tendon dan lain-lainnya.
Selang satu menit, Proses itu berakhir.. Tengkorak itu ternyata membuat sebuah tubuh baru dengan wajah tanpa emosi (Wajarlah Undead).
Dia bergerak dengan pelan menuju Zhukai dan segera berlutut, Walaupun dia tidak dapat berbicara, Kai seolah-olah mengerti apa yang sedang kau lakukan.
"Karena kau adalah Undead pertamaku, namamu adalah Undead Satu!!.. Sekarang ayo ikut aku mencari apakah ada harta disekitar sini."
Seakan mengerti apa yang Kai katakan, Undead itu berdiri dan mengikuti Kai dibelakang.
Waktu berlalu dengan begitu cepat, Kai dan Undead satu keluar dari Makam tanpa menemukan harta apapun.
"Sial, sia-sia saja aku mencari kedalam Makam kuno untuk waktu yang lama, tetapi apa yang kudapat!!.." Kai mengumpat kesal sambil memukul dinding Goa dengan keras.
Duarr!!
Dinding Goa itu hancur dan terlihat sebuah jalan rahasia dibalik dinding yang hancur itu. "Jalan Rahasia?" Kedua alis Kai mengkerut, dia memiliki mata Ilahi tetapi tidak menyadari adanya jalan rahasia disekitarnya.
"Ayo masuk Undead satu."
Kai masuk menyusuri jalan rahasia itu bersama dengan Undead satu dibelakangnya. Di sepanjang jalan terdapat obor api yang merupakan penerang jalan, jadi Kaibtidak perlu khawatir untuk tersesat.
Dia berhenti tepat di sebuah gerbang besar yang terbuat dari kayu, bahkan jika ada 10 orang dewasa disini mungkin itu tidak cukup untuk membuka gerbang itu.
Kai segera memasuki posisi kuda-kuda, tangan kanannya mengepal membentuk sebuah pukulan dengan aliran Qi di dalam pukulan itu.
Boomm!!
Duarr!!
Seperti yang Kai harapkan, pintu itu hancur berkeping-keping, setelah asap bekas hancurnya pintu menghilang, terlihat Kilauan cahaya dari dalam ruangan.
"Ini.. Apakah ini adalah harta!!."
Ada banyak sekali Emas, Batu Roh, dan ada juga beberapa batu Mistis, tetapi yang paling menarik minat Kai adalah sebuah Pecahan besi yang berada di tengah-tengah harta.
"Fragment terakhir!!" Ucap Kai kaget, tubuhnya kembali semula dengan aura hitam sudah menghilang dari tubuhnya.
Ia buru-buru berlari menuju tempat dimana Pecahan Pedang Kaisar itu berada..
"Haha, dengan ini ke-dua puluh pecahan pedang sudah terkumpul.. Quest itu akhirnya berakhir hah.." Kai menghela nafas sambil mengambil Pecahan Pedang yang tergeletak di Tanah.
Ding
[Mendapatkan :
• 100 Milyar Poin System.
• Title Kaisar Bintang meningkat menjadi Dewa Bintang.
• Peningkatan sebanyak dua Ranah.
• Membuka keterampilan, Ramalan Masa Depan.
• Mendapatkan Pedang Kaisar Bintang (Setengah Dewa)
"Apa-apaan dengan hadiah semacam ini..."
Tubuh Kai menegang, dia merasa bahwa hadiah itu terlalu besar untuk misi yang mudah seperti mencari Fragment Pedang Kaisar.
Tetapi bagaimanapun ini adalah keberuntungannya.
Whuss!! Duarr!! Ledakan!!
Tubuhnya bercahaya untuk sesaat, Energi Spiritual berfluktuasi di dalam Dantian Zhukai dan segera menyebar keseluruh Meridian di dalam tubuhnya.
Early God, Dewa Putih Awal!!
Kai membuka status dan segera menyadari bahwa Title Kaisar Bintang miliknya telah berubah menjadi Dewa Bintang.
Dia mengklik itu dan terpampang jelas sebuah penjelasan dari Title barunya.
Star God : Sebuah Profesi yang sudah sangat terlupakan dibenak semua orang, Pada Zaman perang kuno, terdapat 12 Dewa yang memegang kendali penuh aturan Dunia, dan Dewa Bintang adalah salah satu dari 3 Dewa Terkuat.
Setelah Title Di aktifkan, Kultivasi meningkat sebanyak satu tingkatan, Persepsi Ilahi diperluas dan dapat menahan satu serangan musuh apapun tingkatannya.. Semua Cooldown Skill menghilang.
Title dapat bertahan selama Setengah Jam.
Kai merasa sangat bahagia dalam hatinya, tetapi setelah itu perhatiannya teralihkan dengan sebuah Cahaya berkelap-kelip berwarna Putih yang terpendam di antara Lautan harta itu.
Kai tidak tertarik pada awalnya tetapi sesaat setelah itu akhirnya kai berteriak.
"Batu Neraka!!.."
***
Bersambung..
**Tingkatan Kultivasi :
(Alam Dewa)
– Demigod (Setengah Dewa)
• Dewa Tingkat Lima : 1-3
• Dewa Tingkat Empat : 1-3
• Dewa Tingkat Tiga : 1-3
• Dewa Tingkat Dua : 1-3
• Dewa Tingkat Pertama : 1-3
– Early God (Dewa Awal)
• Dewa Kuning : ?
• Dewa Hitam : ?
• Dewa Putih : ?
– Middle God (Dewa Tengah)
• Raja Dewa : ?
• Kaisar Dewa : ?
• Dewa Suci : ?
– Peak God (Puncak Dewa)
(????)
– True God (Dewa Sejati**)
(????)
Maaf banget Author hanya dapat Update satu chapter saja untuk hari ini.
Hari ini Author benar-benar sibuk mengerjakan tugas dari sekolah.. Jika besok tidak sibuk, insyaallah author ganti dengan update 4-6 Chapter..
Makasih semua atas dukungannya