Re-system

Re-system
Informasi



Untuk dapat melatih Fist Eternal Dragon, orang itu setidaknya harus memiliki fisik naga kuno karena teknik itu memang dibuat untuk mereka yang berasal dari rasa naga kuno.


Kai sangat beruntung tubuh Naganya telah berevolusi menjadi tubuh Naga kuno. Jika saja itu tidak terjadi, akan sangat mustahil bagi Zhukai untuk mempelajari teknik itu, bahkan dengan tubuh roh sekalipun.


"Hufff.. Untuk melatih tubuh ini, aku diharuskan untuk telanjang setengah badan!? Siapa orang bodoh yang membuat teknik ini." Kai mendengus dan melepas pakaian atasnya.


Dia kemudian duduk bersila dan mengatur nafasnya. Kedua tangannya menyatu menjadi satu tepat berada di depan pusarnya...


Kesadaran Zhukai seolah keluar dari tubuhnya dan masuk kedalam tubuhnya. Itu menelusuri setiap titik meridiannya dan mulai membuka titik-titik meridian yang masih tertutup.


Untuk saat ini, Meridian dalam tubuh Zhukai berjumlah 72 titik. Meski begitu kekuatan yang dikeluarkan oleh tubuhnya sangat kuat.


Sedangkan untuk melatih Fist Eternal Dragon, Kai setidaknya harus membuka 108 Meridian dalam tubuhnya.


Jiwa Zhukai yang saat ini sedang di otaknya berhenti tepat di depan sebuah dinding meridian yang tertutup, setidaknya ada tiga meridian yang harus Kai buka di dalam kepalanya.


Kai mengumpulkan Qi di tangan kanannya kemudian memukul penghalang itu untuk membuka meridian di kepalanya.


"Urghh.." Sedikit noda darah muncul di sudut bibir Zhukai, sementara jiwanya masih dengan kuat memukul penghalang itu.


Hingga beberapa menit berlalu, salah satu titik Meridian yang tertutup akhirnya terbuka. Hanya dengan satu titik itu, Kai bisa merasakan aliran Qi dalam tubuhnya mengalir semakin cepat.


Kai terus melakukan proses itu hingga tiga Meridian itu terbuka dengan sempurna.


Khaaakkk!! Uhuk!!..


Kai memuntahkan seteguk darah berwarna merah sedikit kehitaman dari mulutnya, itu merupakan darah kotor yang terkandung di dalam otaknya.


Karena titik disana telah terbuka sepenuhnya, aliran darah itu akhirnya keluar dan membuat pikiran Zhukai menjadi semakin jernih.


"Meski proses ini menyakitkan, tetapi itu layak dengan hasil yang aku dapatkan."


Kai beristirahat sebentar dan kembali membuka lagi titik-titik Meridian di dalam tubuhnya. Satu malam berlalu, ketika sinar matahari yang baru saja terbit dan masuk kedalam sela-sela jendela Zhukai. Itu membuatnya terbangun.


Banyak kotoran yang keluar dari dalam tubuh Zhukai yang membasahi seluruh tubuhnya dan menyebabkan bau busuk yang menyebar keseluruh ruangan.


Setelah semalaman berkerja keras membuka titik meridian, Kai hanya dapat membuka 20 titik, dan itu kurang 16 titik Meridian lagi baginya untuk bisa melatih Fist Eternal Dragon.


"Aku tidak menyangka bahwa tubuhku masih menyimpan banyak kotoran seperti ini."


Kai buru-buru melepas pakaian bawahnya, dia berdiri dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sudah sangat bau.


Di dalam bak mandi yang berisi air hangat, Kai merendam tubuhnya sambil meredam rasa sakit yang masih terasa ketika membuka titik meridian.


"Ini bahkan lebih sakit ketika memurnikan Pil Evolusi Naga." Kai menggertakkan giginya sembari menahan rasa sakit di otak dan juga sekitar punggungnya.


Kai keluar dai kamar mandi dan membuka Inventory untuk mengambil pakaian disana. Sama seperti yang biasa dia pakai, warna hitam adalah yang paling dia sukai.


"Aku akan mengisi perut terlebih dulu." Karena semua energinya telah terkuras habis ketika mencoba membuka meridian semalaman, Kai membutuhkan nutrisi untuk memulihkan energinya kembali.


Dia berjalan menuju kamar Wei'er Yunlan dan mengetuk pintunya sebanyak tiga kali.


Klak!.


Pintu terbuka, sosok wanita berambut putih panjang keluar dengan bagian bawah matanya membengkak dan berwarna hitam.


"Wwaaaa..."


Kai berteriak kaget ketika mengira sosok Wei'er Yunlan adalah orang lain, "Apa yang kamu teriakkan?"


"Tch, ternyata itu kamu! Apa yang kamu lakukan hingga membuat matamu membengkak seperti itu. Bukankah aku sudah mengatakan untuk jangan terlalu berlebihan." Ucap Zhukai dengan sedikit marah.


"Hoaaammm.. Ini memang salahku, maaf! Jika tidak ada urusan aku akan tidur terlebih dulu.."


Brakk!!


Bahkan sebelum Zhukai dan mengatakan sepatah kata untuk memarahinya, pintu kamarnya sudah tertutup terlebih dulu.


"Gadis ini.." Dia menghela nafas lalu berbalik keluar dari penginapan.


Ia menuju restauran yang kemarin ia datangi, karena makanan disana dan juga araknya sangat enak.


Klinkk!!


Sama seperti kemarin, suara bunyi lonceng terdengar ketika pintu restauran itu terbuka. Pelayan datang dan menyambut dengan ramah.


"Permisi, aku pesan yang sama seperti kemarin."


Pelayan itu mengangguk, dia mencatat pesanan Zhukai dan berjalan menuju dapur. Sambil menunggu pesanannya datang, Kai melihat ada beberapa wajah yang tidak asing baginya.


Mereka adalah dua orang yang memberinya peringatan kemarin dan juga beberapa petualang yang sedang beristirahat.


Kai menghabiskan makanannya dan segera pergi, tetapi jalannya dihadang oleh dua pria yang tidak lain adalah iblis.


"Hmm, apakah kau sudah merenungkan peringatanku kemarin?"


Kai tersenyum, "Kenapa juga aku harus memikirkannya?"


"Tch, beraninya ka–.."


"Berhenti!!.." Pria itu menatap Zhukai sambil mengangkat salah satu tangannya.


"Tidak peduli apakah kau ikut campur atau tidak, kami pasti akan menghancurkan kerajaan ini dan membangkitkan raja kami. Bahkan jika Goldon bergabung bersamamu, kalian tidak akan pernah bisa menghentikan kami." Pria ras iblis berkata dengan angkuh.


Kai menghela nafas, "Begitukah? Maka kalian tunggu saja nanti."


Kai berjalan maju menghiraukan mereka berdua, bahkan jika dia membunuhnya. Itu adalah hal yang sia-sia karena mereka berdua hanyalah sebuah boneka yang dikendalikan.


Sedangkan Kai sama sekali tidak tahu dimana tubuh asli mereka, "Itu pasti sangat jauh hingga persepsi Ilahiku tidak dapat menjangkaunya."


Kai kembali kedalam kamarnya dan mulai kembali membuka titik meridian yang tersisa.


Tepat ketika sore hari, ledakan keras terdengar di dalam kamar Zhukai. Itu menghancurkan perabotan dan juga kasurnya.


Kedua matanya terbuka, sinar cahaya berwarna emas memenuhi bola matanya dan tubuh Zhukai mulai melayang di atas udara.


Duarr!!


Lonjakan energi spiritual segera berkumpul di satu titik dan meledak pada saat yang sama.


Kai kembali turun, aliran rasa hangat memenuhi tenggorokan nya. Ketika Kai membuka mulutnya, seteguk darah segar keluar dan memenuhi lantai.


Kai mengepalkan tangannya yang bergetar, "Akhirnya!! 108 Meridian telah terbuka.."


Dia menatap keluar jendela dan melihat bahwa itu masih sore hari, "Masih ada waktu sebelum orang dari organisasi gagak hitam memberiku informasi."


Kai merenung sambil memegang dagunya, dia akhirnya memutuskan untuk berlatih teknik Fist Eternal Dragon selagi ada waktu.


Fist Eternal Dragon terbagi menjadi empat bentuk, bentuk pertama adalah memadatkan Qi menjadi kepala naga, bentuk kedua memadatkan Qi menjadi ekor naga, bentuk ketiga memadat Qi menjadi naga sejati, dan bentuk terakhir adalah menjadi naga itu sendiri.


Kai berdiri dan mengganti pakaiannya yang sudah rusak, setelah itu dia melesat keluar dan memutuskan untuk berlatih di tengah hutan agar tidak menarik perhatian orang lain.


"Fist Eternal Dragon, bentuk pertama "


Kai memejamkan kedua matanya, dia bisa merasakan Qi miliknya mengalir bagaikan bak yang sangat deras.


Konsentrasi yang begitu tinggi, bahkan tidak goyah sedikitpun. Perlahan-lahan, di kedua tangan Zhukai, terlihat gambaran kepala naga. Meski itu masih sangat sama, tetapi itu termasuk pencapaian besar.


"Untuk hari ini cukup sampai disini dulu.."


Kai berubah menjadi bayangan hitam dan menghilang seketika. Dia muncul kembali di dalam kamarnya dan mengabari Wei'er Yunlan bahwa dirinya akan pergi keluar.


"Baiklah, jangan pulang terlalu malam." Ucap Wei'er Yunlan dari dalam kamar.


Kai menghela nafas panjang, "Kenapa dia malah bersikap seperti seorang istri saja haha.."


Di dalam sebuah gang sempit, terlihat seorang misterius dengan jubah yang menutup seluruh tubuhnya.


Dia tanpa basa-basi memberi Zhukai secarik kertas setelah itu melesat pergi.


Kai membuka kertas itu dan membacanya secara perlahan, "Hahaha, ini informasi yang sangat berguna. Jadi itu yang kalian inginkan? Tapi maaf, kalian tidak akan mendapatkan nya selagi aku disini."


Kai tertawa terbahak-bahak setelah itu berubah menjadi kumpulan asap hitam dan menghilang seketika.


***


Bersambung..