
Dengan peningkatan kekuatan Kai secara tiba-tiba, Pria setengah baya itu tidak dapat menahan diri untuk mengerutkan keningnya.
"Dewa Ilahi Tahap Surga? Bagaimana dia bisa menjadi kuat secara tiba-tiba." Gumam Pria itu pelan.
Sementara itu, Kai yang telah sepenuhnya berhasil ber-transformasi kini mengeluarkan dua bilah pedang dari dalam Inventory nya.
Whuss!!
Dia melesat maju dengan begitu cepat, maju Kedepan. "Badai Neraka!!.."
Bang!! Bang!! Bang!!
Tebasan Hitam muncul sebanyak tiga kali secara berturut-turut, Tebasan itu mengecil dan seketika menghilang.
"Apa? Serangannya menghi–.."
Duarr!!
Boomm!!
Tubuh Pria paruh baya itu terpental sangat jauh di udara dan mendarat dengan keras di tanah.
"Yui,er.. Analisis orang itu!.."
Dengan cepat, sebuah layar Hologram muncul dan memperlihatkan status dari orang itu.
Ding
Nama : Bi Tie
Ras : Naga.
Kultivasi : Quasi God Tahap Surga.
"Apa? Dia berada di Puncak Peak God Realm." Melihat sedikit informasi yang dia dapat dari analisis. Kai menjadi sangat terkejut.
Dia menatap kebawah dan melihat bahwa Pria paruh baya itu sama sekali tidak terluka, sebaliknya dia mengungkapkan sebuah seringai dingin di wajahnya.
"Cukup hebat anak muda! Bisa membuatku terhempas cukup jauh seperti itu padahal kau hanyalah seorang Dewa Ilahi Tahap Surga."
"Dan teknik Nyang kamu gunakan barusan, serahkan itu padaku. Mungkin aku akan mengampuni nyawamu.." BI Tie masih dalam senyum dinginnya, tetapi itu tidak menutupi niat membunuh yang dia keluarkan.
"Omong Kosong!!.." Kai menggertakkan giginya, bahkan dengan kartu truf miliknya, dia sama sekali bukan tandingan BI Tie.
"Hmph!! Apakah kamu berfikir begitu? Aku sudah berbaik hati memberimu kesempatan untuk hidup lebih lama, sayangnya..."
Mata Bi Tie semakin dingin, dia mendengus kemudian segera menghilang dari tempatnya berada.
Whuss!..
Swosshh..
Tidak seperti yang Bi Tie harapkan, serangannya tidak mengenai Zhukai melainkan udara kosong.
Dia menghilang kembali dan muncul dimana Zhukai berada, tetapi sama seperti tadi, serangannya mengenai udara kosong.
"Keparat!!.. Jika kau seorang pria, jangan menjadi pengecut dan lawan aku dengan kekuatanmu.."
Kai diam saja dan tidak menjawab, dia bukan orang bodoh yang akan menghadapi BI Tie dengan bentrokan langsung.
Karena Title Dewa Bintang nya baru saja aktif, semua Cooldown Skill nya secara otomatis langsung menghilang.
"Bodoh! Siapa juga yang mau melawan mu dalam Pertarungan langusng!!.."
Dari Kejauhan, Kai melempar beberapa bola api yang terbentuk dari Api Ilahinya, dia juga memanggil Petir Kuno setelah menggubah Tubuh Iblisnya kedalam Tubuh Petir Abadi.
Ctarr!!
Duarr!!
Meski di hantam oleh serangan Zhukai yang memiliki daya penghancur yang sangat kuat, Tubuh Bi Tie sama sekali tidak menerima luka sedikitpun.
Tubuhnya seolah-olah tembok yang sangat kokoh dan tak tertembus. Melihat serangannya yang sia-sia, Kai mengerutkan kening.
"Jika kejadian ini terus berlanjut aku Khawatir.."
Kai sekali lagi berubah kedalam Tubuh Iblisnya, dia mengeluarkan Telapak Ilahi sekali lagi yang mana itu akan sangat menguras tenaga serta Qi miliknya.
"Hmph!! apakah kau berfikir serangan ini akan melukaiku? sangat bodoh!.."
Dia melompat begitu tinggi dan menerjang Telapak Ilahi Zhukai, dengan satu tebasan darinya, Telapak tangan raksasa yang ada di atas langit terbelah menjadi dua.
"Haha.. Dihadapan kekuatan absolute, Teknik seperti apapun tidak akan berguna padaku.." Bi Tie tertawa keras sambil mengacungkan Pedangnya pada Zhukai.
Sementara itu, Kai yang sama sekali tidak memiliki pilihan lain hanya bisa mencoba menggunakan Kartu Truf terakhirnya.
"Pedang Hitam!! Keluar!.."
Whuss!!
Dari udara kosong, kuat sebuah Pedang berwarna hitam gelap dengan Aura kematian yang begitu mencekik.
Bahkan Kai sendiri bergidik ngeri setiap kali melihat pedang itu. Cahaya Hitam yang merembes keluar dari pedang itu segera mengunci Kai, Bi Tie, dan ribuan meter jauhnya dari sana.
"Khuakk!! Uhuk!! Uhuk!!.." Bi Tie merasakan rasa sakit di dada sebelah kirinya, jantungnya terasa begitu sakit hingga membuatnya memuntahkan beberapa teguk darah segar.
Sementara itu, Kai yang saat ini begitu terkejut sekaligus ketakutan melihat Pedang Hitamnya yang semakin kuat.
"Ada apa ini? Bagaimana bisa Aura Kematian dari pedang ini semakin kuat dan kuat!!?"
Ucap Kai dengan mulut terbuka lebar, dia memasukkan Kedua pedangnya kedalam Inventory dan mulai berjalan mendekat kearah Pedang Hitam.
"Tidak!! Kumohon berhenti, aku menyerah. Jadi tolong ampuni hidupku, aku bersedia menjadi bawahanmu.." Bi Tie berteriak dengan putus asa.
Kai tidak menghiraukan perkataan dari Bi Tie, dia terus berjalan maju kearah Pedang Hitam tanpa emosi sedikitpun, seolah-olah dirinya sedang di kendalikan oleh Aura Kematian yang ada di sekitarnya.
Tepat ketika jaraknya dan pedang hitam hanya terpaut beberapa meter, dia berbalik dan menatap tajam kearah BI Tie.
"Mengampuni hidupmu? Hahaha, jangan membuatku tertawa Naga idiot! Salahkan dirimu sendiri karena terlalu meremehkan ku hingga membiarkan ku mengeluarkan Kartu Truf terakhir ku.."
Kai segera membulatkan tekadnya, dengan kecepatan yang sangat cepat dia meraih gagang pedang dan menggenggamnya dengan erat.
Sementara itu, Bi Tie yang sedang dalam posisi hidup dan mati tidak lagi ragu untuk mengeluarkan Wujud Naganya.
Whengg!!
Whuss!!
Angin segera bergejolak dengan awan hitam terkumpul diatas, Kilatan-kilatan petir mulai turun dan menghantam Kai sebanyak puluhan kali, tetapi itu sama sekali tidak membuat Kai terluka sedikitpun.
Kai yang saat itu telah dilahap oleh Aura kematian kembali ke penampilan normalnya, tetapi matanya menghitam sepenuhnya dengan cahaya Hitam berputar di atas kepalanya.
Ding
[Karena kekuatan yang tidak diketahui, Kai Gege telah memasuki Mode Mengamuk!!]
Sementara itu, Bi Tie yang juga telah bertransformasi ke dalam wujud Naganya. Kekuatannya telah meningkat beberapa kali lipat, tubuhnya juga telah membesar sebanyak 10 kali dari ukuran aslinya.
Mata emasnya menatap Tubuh Zhukai dengan penuh niat membunuh, tetapi ia tidak yakin dapat mengalahkan Zhukai setelah melihat betapa kejamnya Aura Kematian yang merembes keluar dari tubuh Zhukai.
"Bahkan jika aku mati, aku akan membawamu bersamaku!! Graa.."
Bi Tie meraung sambil membuka mulutnya lebar-lebar, sebuah Api berwarna biru segera keluar dari mulutnya.
"Bunuh!! Bunuh!!.."
Kai berkata tanpa sedikitpun emosi, dia segera melesat kearah BI Tie yang saat ini berada di langit.
Bahkan dibawah semburan Api dari Bi Tie, Kai sama sekali tidak peduli. Dia menebas maju dengan Pedang Hitam yang kemudian membelah semburan api dari Bi Tie menjadi dua.
"Bunuh!!.."
Melihat serangannya tidak bekerja, Bi Tie menjadi sedikit putus asa sampai-sampai tidak menyadari bahwa Kai sudah berada di depannya.
Swosshh!!
Duarr!!
Menerima serangan dengan kekuatan penghancur yang besar dari Zhukai, Tubuh Bi Tie terpental begitu jauh hingga menabrak sebuah bukit besar.
Dia merasakan sekujur tubuhnya mati rasa dan secara paksa membuat wujudnya kembali ke wujud manusia...
***
Bersambung...