Re-system

Re-system
Kehancuran Sekte Cahaya



Ding.


[Kai Gege telah membunuh salah satu dewa perang kuno (Light God). Mendapatkan 100 Triliun Poin Takdir, 200 Triliun Poin Pengalaman]


[Godhood ??? Menyerap energi cahaya, mendapatkan keterampilan baru ... jadi naga jiwa]


"Godhood ini lagi? Sebenarnya Godhood apa ini..."


Kai mengerutkan keningnya setelah mendengar notifikasi system, Godhood itu sama sekali tidak bekerja ketika Kai membunuh seseorang murid biasa.


"Apakah ini hanya bekerja saat aku membunuh dewa perang kuno? Hmm, aku akan memastikan itu setelah menyerang Fire God dan Water God."


Ding...


Misi System : Bunuh sepuluh dewa perang kuno yang masih hidup.


Penyelesaian : 1/10.


Hadiah : ???


Batas Waktu : 5 Bulan.


Setelah notifikasi system berakhir, Kai merasakan adanya energi spiritual yang mengalir dengan deras di dalam Dantian nya.


"Hmm ... Ternyata untuk naik ke tingkat selanjutnya memerlukan energi yang lebih banyak dari yang aku perkirakan. Kurasa aku akan naik tingkat setelah membunuh dua dewa perang lagi."


Menatap mayat Light God yang ada di depannya, Zhukai diam selama beberapa detik kemudian mensummon mayat Light God menjadi pasukan Undead nya.


"Lima bulan? Heh, itu sudah cukup bagiku untuk membunuh dewa pernah kuno yang tersisa."


"Hubby, apakah kamu membutuhkan bantuan ku lagi?" Qi Yue yang berdiri tepat di samping Zhukai bertanya dengan senyuman manis.


"Emm, terimakasih kurasa bantuan ini saja sudah cukup."


Sebelum Qi Yue kembali ke dimensi pedang hitam, dia sedikit melirik ke arah gunung yang berada tak jauh dari gunung tempat dia berdiri saat ini.


Setelah kembali menyegel aura kematian di dalam pedang, tubuh Qi Yue diselimuti oleh cahaya hitam dan akhirnya menghilang seketika.


Setelah Qi Yue kembali, Kai berjalan pergi meninggalkan gunung tempat kediaman Light God dan menuju ke halaman murid.


Dia tidak tahu apakah pertempuran itu sudah berkahir atau tidak, tapi dengan bantuan pasukan Undead nya. Kai yakin bahwa tidak lama lagi pertempuran itu akan berkahir.


Sementara itu di tempat lain, kedua belas tetua sekte cahaya yang berkhianat stelah berhasil menekan delapan belas tetapi sekte cahaya.


Tidak hanya itu saja, mereka bahkan berhasil membunuh tiga orang tetua dalam pertempuran yang cukup singkat itu.


Meski mereka kalah dalam hal jumlah, tetapi berkata senjata immortal yang Kai berikan, itu menutupi kekurangan mereka.


"Kalian sebaiknya menyerah atau kami akan membunuh kalian." tegas seorang pria sambil mengangkat pedang nya ke leher tetua lain.


"Bunuh saja aku! lebih baik aku mati daripada menjadi pengkhianat yang tidak tahu malu seperti dirimu."


Slashh!!


Setelah mendengar jawabannya, tetua itu sama sekali tidak ragu membunuh tetua lainnya.


"Sungguh jawaban yang bodoh!."


Pria itu menatap tetua lain dengan tatapan tajam dan menanyakan pertanyaan yang sama.


Tapi jawaban yang mereka berikan tidak berbeda jauh dibanding dengan tetua tadi.


Oleh karena itu, pria yang merupakan tetua sekte yang berkhianat meminta rekan-rekannya untuk membunuh seluruh tetua sekte cahaya yang masih hidup.


Sementara itu di puncak gunung yang bersebelahan dengan tempat sekte cahaya berada, terlihat dua orang pria duduk di sebuah batu sambil mengawasi kehancuran sekte cahaya.


"Kakak, sepertinya tidak sia-sia kita datang jauh-jauh ke isni. Ada pertunjukan yang cukup menarik untuk di lihat." ujar pria itu sambil menunjuk ke tempat dimana sekte cahaya berada.


"Hmph, hanya sebuah sekte yang lemah. Tidak layak menarik perhatian ku. Ayo kita pergi, tidak ada banyak waktu lagi sebelum pertempuran itu pecah."


Mendengar ucapan itu, wajah pemuda tadi yang di penuhi dengan senyum perlahan menjadi dingin.


"Ya, kau benar kakak. Kita tidak boleh menghabiskan terlalu banyak waktu di tempat ini."


Saat kedua pria itu berbalik, sebuah portal biru muncul secara tiba-tiba tepat di hadapan mereka berdua.


Saat kedua pria itu berjalan masuk, portal itu secara perlahan menutup hingga akhirnya menghilang.


Perang di sekte cahaya telah berlangsung kurang lebih selama 4 jam lamanya. Selain jumlah korban yang terus meningkat dari kedua belah pihak, murid sekte cahaya terus di tekan karena seiring berjalannya waktu, ada banyak murid sekte cahaya yang berkhianat.


"Ini sudah berakhir saudara senior, lebih baik untuk kalian menyerah."


"Sial, padahal jumlah kami lebih banyak daripada kalian. Tapi mengapa kami terus terdesak setiap saat."


"Kalian para Kultivator yang menjijikkan, kau tidak layak memanggilku dengan sebutan saudara dasar pengkhianat."


Melihat bahwa tidak mungkin bagi salah satu pihak untuk menyerah, pria yang memimpin para murid menghela nafas panjang.


"Haahhh, jika itu yang kau inginkan ... bunuh mereka semua."


Pertempuran terus berlanjut hingga menyisakan ribuan murid sekte cahaya yang masih hidup.


Sementara di pihak lain, masih terdapat ratusan ribu orang yang hidup. Bahkan tidak terlihat goresan luka sedikitpun di tubuh mereka...


"Ini adalah kemenangan kami, mulai sekarang tidak ada lagi yang namanya sekte cahaya. Long Tian Sect akan menjadi penguasa Alam Cahaya mulai sekarang."


Dengan perkataan Wei Xun, dia segera memerintahkan rekan-rekannya untuk membunuh murid sekte cahaya yang masih tersisa.


Sedangkan Long 1 dan pasukan Undead yang lain, mereka hanya menghabisi murid-murid yang memiliki basis Kultivasi yang lebih kuat.


Di tempat lain yang masih berada di wilayah sekte cahaya, Yu Hanlong mengangkat pedang nya kearah dua orang pria dan juga satu wanita yang mencoba melarikan diri dari sekte.


"Ckckck... Aku kira siapa, ternyata hanya seroang sampah yang telah dibuang oleh ayah." Pria itu tersenyum jahat sambil mengeluarkan senjatanya yang berada di dalam cincin ruang.


"Sampah? Hahaha, aku bahkan tidak mengenalinya setelah melihat seberapa buruk dia saat ini." Wanita yang berdiri paling belakang membuka mulutnya sambil melontarkan ejekan pada Yu Hanlong.


"Darimana sampah ini memiliki keberanian untuk menghentikan langkah kita."


Meski menerima ejekan dari saudara-saudaranya, Yu Hanlong masih tetap diam tanpa membalas sedikitpun.


Dia dan ketiga orang itu sebenarnya adalah anak dari Light God, karena pengusiran Yu Hanlong ratusan tahun lalu, mereka tidak pernah bertemu selama ratusan tahun lamanya.


Karena Yu Hanlong yang tidak memiliki bakat untuk berlatih seni beladiri ataupun berkultivasi, dia sering mendapatkan perlakukan kejam dari saudara-saudaranya.


Tidak hanya itu saja, saudara-saudaranya bahkan menyakiti ibu Yu Hanlong saat Yu Hanlong tidak ada di rumah.


Tak berselang lama, dia mendengar transmisi suara Zhukai di dalam kepalanya.


"Ini adalah perintah ku, jangan biarkan siapapun yang memiliki hubungan dengan sekte cahaya keluar hidup-hidup."


Dengan perintah itu, senyum mengerikan terukir di wajah Yu Hanlong.


"Hahaha... Hahahaha, aku telah menahan diri untuk waktu yang cukup lama. Perlakuan kejam kalian terhadap ibuku di masa lalu, aku akan membuat kalian merasakan apa itu neraka yang sebenernya."


Dengan membiarkan niat membunuh menguasainya, Yu Hanlong sama sekali tidak menahan diri untuk membunuh mereka semua..


Tiga hari setelah itu, kabar hancurnya sekte cahaya telah menyebar luas ke seluruh dunia ilahi.


***


Bersambung...