
Mata bintang Zhukai mengeluarkan cahaya biru yang sangat terang. Kedua jari tangannya mulai mengukir pola Rune disetiap sudut punggung Yu Hanlong.
Sementara itu, Yu Hanlong dengan tenang mengalirkan energi Qi miliknya seperti yang Kai perintahkan.
Meskipun sekujur tubuhnya kesakitan, Yu Hanlong tidak sedikitpun mengeluarkan suara. Dia sudah mengalami siksaan rasa sakit lebih dari itu ketika dia di usir dari sekte cahaya oleh ayahnya.
Kekutan bintang yang Zhukai edarkan secara perlahan masuk kedalam pori-pori tubuh Yu Hanlong.
Itu mulai mengumpul di Dantian nya yang kemudian mulai menyerap tablet roh cahaya yang menyegel bakat alami Yu Hanlong.
Yu Hanlong bisa merasakan darah di sekujur tubuhnya mendidih, dia menggertak giginya kemudian meraung dengan suara keras.
Booomm!!
Ledakan keras yang berasal dari Dantian nya secara cepat membuat Yu Hanlong mengeluarkan beberapa teguk darah.
Qi yang tersimpan cukup lama bersama dengan energi cahaya yang telah tersimpan di dalam Dantian Yu Hanlong meluap-luap memenuhi garis meridiannya.
Yu Hanlong dengan banyak keringat keluar mulai memurnikan seluruh energi spiritual itu dan menjadikannya menjadi energi murni yang akan dia gabungkan dengan energi cahaya di dalam Dantian.
Hingga beberapa detik berlalu setelah itu, suara ledakan kembali terjadi.
Boomm!! Duarr!!.
Original God Tahap Pertama.
Yu Hanlong perlahan membuka kedua matanya, rasa sakit yang terjadi beberapa saat yang lalu menghilang digantikan oleh tubuhnya nya yang penuh dengan energi.
Apalagi menyadari bahwa dia baru saja menerobos, Yu Hanlong berteriak senang.
Dia sudah terjebak di ranah Immortal God untuk waktu yang lama, jika bukan karena bakatnya yang sangat buruk, Yu Hanlong sudah menerobos ribuan tahun yang lalu.
Dia menatap Zhukai dengan tatapan penuh rasa hormat dan syukur. Dia tiba-tiba bersujud di depan Zhukai untuk mengucapkan terimakasih padanya.
"Terimakasih ketua sekte, mulai sekarang apapun yang ketua sekte perintahkan. Aku, Yu Hanlong pasti akan melakukannya." Yu Hanlong berkata dengan penuh rasa suka cita.
Sementara itu, Zhukai sendiri sangat kelelahan setelah terlaku berlebihan mengeluarkan energi bintangnya.
Tetapi karena ia berhasil mendapatkan Tablet Roh Cahaya, semua rasa lelah itu seakan menghilang.
"Baiklah, karena kamu ingin membalas kebaikanku, aku memiliki satu permintaan untukmu." Zhukai menjawab sembari menyeka keringat di dahinya.
"Apa itu ketua sekte?"
"Kembalilah ke sekte cahaya."
"Apa!! Kenapa ketua sekte memintaku kembali kesana!?" Yu Hanlong berteriak keras.
"Dengarkan dulu, aku hanya memintamu kembali untuk melemahkan sekte cahaya. Karena kekuatanku saat ini masih terlalu lemah, menghancurkan sekte cahaya masihlah suatu hal yang mustahil."
"Jika kamu kembali dan memiliki posisi yang cukup tinggi, ajaklah beberapa orang untuk melakukan pemberontak. Tidak banyak, hanya butuh puluhan orang saja."
Zhukai kemudian terus mengatakan rencananya pada Yu Hanlong tentang apa saja ya g harus di lakukan ketika di sekte cahaya.
Dan untuk para pengungsi lainnya yang telah menjadi anggota Ling Tian Sect, Kai berfikir untuk mendirikan sebuah cabang sekte di salah satu gunung tertinggi di Alam Cahaya.
Hingga setelah Zhukai selesai membicarakan semuanya dengan Yu Hanlong, dia pergi meninggalkan Yu Hanlong untuk memasuki kamarnya.
Ding.
[Lelang Semesta akan dimulai beberapa saat lagi Kai Gege, apakah kamu tidak ingin menukar Poin Angkasa?] Yui bertanya dengan suara lembut.
"Ya, tukarkan 5 triliun Poin Takdir kedalam Poin Angkasa."
[Kai Gege menukar 5 triliun Poin Takdir menjadi Poin Angkasa, Poin Angkasa Kai Gege saat ini : 60,15 juta]
Karena masih waktu sebelum lelang semesta dimulai, Zhukai bersiap membersihkan dirinya dan mengganti pakaiannya hitamnya dengan warna yang lebih cerah.
[10 menit dari sekarang Kai Gege]
"Baiklah Yui'er, terimakasih informasinya."
Setelah Zhukai selesai bersiap, dia memanggil Yu Hanlong dan mengatakan bahwa ia akan melakukan Kultivasi tertutup selama dua hari dan tidak ada yang boleh menganggu latihannya.
"Tersisa satu harta lagi, kuharap aku menemukannya di lelang semesta."
Zhukai saat ini duduk sambil menatap dua benda di kedua tangannya. Satu adalah sebuah batu berwarna biru dengan energi air yang begitu besar.
Sementara yang satunya, itu adalah sebuah papan yang terbuat dari kayu kuno dengan energi cahaya yang meluap-luap.
Zhukai menatap kedua benda itu sekilas. Dia tidak dapat menahan senyum di wajahnya.
Jika itu dirinya di masa lalu, Zhukai sama sekali tidak mungkin untuk mendapatkan barang ketiga.
Karena itu adalah suatu hal yang mustahil di dapat di dunia ilahi. Bahkan jika mungkin ada, itu tidak akan bertahan lama karena energi alam tidak ada di dunia ilahi.
Karena Zhukai tidak memiliki kuota untuk pergi ke Lelang Semesta, Zhukai tidak akan memiliki rencana untuk menggabungkan tablet roh cahaya dan mutiara roh air menjadi satu.
Jika untuk menggabungkan dua artefak kuat seperti itu, Zhukai membutuhkan suatu harta yang bernama kristal yin-yang.
Kai mengetahui semua itu dari suatu catatan di reruntuhan Shura yang menyebutkan beberapa harta umum di dunia atas.
Tubuh Zhukai sedikit bergetar karena semangat, jika dia benar-benar mendapatkan kristal yin-yang. Ia tidak bisa membayangkan seberapa besar peningkatan kekuatannya nanti.
Bahkan Kai mungkin mendapatkan ketahanan terhadap energi air dan energi cahaya.
Ding.
[Lelang Semesta telah dimulai, apakah Kai Gege akan memasukinya sekarang?]
Kai mengangguk sembari menjawab, "Ya..."
Whuss!!
Seakan kesadrannya ditarik oleh sebuah kekuatan tertentu, pandangan Zhukai perlahan menjadi gelap.
Kai merasa bahwa dia saat ini duduk di sebuah kursi yang cukup nyaman di duduki. Hingga setelah berselang beberapa detik, sebuah cahaya muncul yang seketika pandangan Zhukai menjadi terang.
Suara berbagai orang tertangkap secara jelas di telinganya. Zhukai menoleh ke kanan dan ke kiri nya dan melihat bahwa di setiap matanya memandang, terlihat bayangan hitam dengan sebuah nomor berjumlah 4 digit di atas kepalanya.
Sementara itu, aura yang Kai keluarkan masih berwarna hijau kekuningan yang membuatnya menjadi seorang pendatang baru.
"Hei-hei, lihat itu. Bukankah dia pendatang baru yang membeli banyak harta langka di lelang bulan lalu?" Suara seseorang, terdengar seperti pria tua berbisik pada salah satu temannya.
Ketika mendengar suara pria itu, para tamu lelang semesta segera mengalihkan pandangannya pada Zhukai.
Ada beberapa tirani yang melirik padanya, tetapi mereka mencibir dengan acuh dan fokus pada pelelangan.
Meski ada banyak tatapan penuh ketertarikan dari semua orang, Zhukai hanya bersikap acuh pada mereka semua.
Meski saat ini Poin Angkasa yang Kai miliki berjumlah lebih dari 60 juta. Tetapi jika ia ingin menyaingi para tirani, Kai setidaknya harus memiliki milyaran atau bahkan triliunan poin angkasa.
Sesaat ketika Zhukai hanyut kedalam pikirannya, sosok perempuan cantik dengan baju yang sangat seksi muncul di atas panggung lelang.
Tatapan matanya yang menggoda dapat memikat pria manapun yang melihatnya.
Dia adalah Murong Xin, dia tersenyum sambil menatap semua orang. Sudut mulutnya sedikit terangkat dan dia berkata.
"Baiklah, lelang semesta akan dimulai sekarang."
***
Bersambung