Re-system

Re-system
Kemenangan dan Terobosan Zhukai



"Suamiku, apakah kamu memerlukan bantuanku?" Suara menggoda dari seorang wanita terdengar tepat di belakang Zhukai.


Kai terkejut dengan suara itu, entah mengapa dia merasa bahwa suara itu cukup familiar di telinganya.


Ketika ia berbalik, sosok gadis cantik tersenyum dibelakangnya. Dia tidak lain adalah Roh Pedang Hitam yang pernah muncul puluhan tahun lalu.


Saat ini, pandangannya tiba-tiba menjadi samar. Kepalanya seolah-olah melihat dunia berputar, sangat pusing.


Ini karena Aura Kematian dalam tubuhnya terserap habis dalam waktu satu tarikan nafas, Dia benar-benar terkejut dengan tingkat penyerapan seperti itu.


Apalagi dia melihat bahwa roh pedang di belakangnya belum puas dengan Aura Kematian sebanyak itu.


Tetapi hal yang paling membuatnya terkejut adalah alasan mengapa wanita itu memanggilnya sebagai suami.


"Tidak ada ingatan tentangnya dalam kehidupan keduaku ... Mungkinkah dia seseorang yang dekat denganku di kehidupan pertama.."


Hanya alasan itu yang cukup masuk akal untuk saat ini. Rasa pusing yang Kai alami juga perlahan mereda.


"Kita akan berbicara nanti, aku masih sibuk saat ini." Mengabaikan roh pedang itu, Zhukai kembali menatap Tian Chen.


Wajahnya tercenggenag tak percaya. Saat ini, diatas udara Tian Chen membentuk sebuah gambaran pedang yang sangat besar.


"Tch, kau pasti akan mati kali ini Zhukai!!.."


Tian Chen meraung keras, dia melepaskan cetakan pedang besar itu pada Zhukai yang ada di bawah.


Kai mengernyitkan dengan kerutan di keningnya, "Sial, aku akan mati jika tidak menghindar."


Bahkan jika Kai memiliki tubuh dewa yang memiliki ketahanan ya g sangat kuat, tidak mungkin baginya untuk selamat dari serangan Godly God Realm.


"Hubby ... Apa yang kamu takutkan."


Roh Pedang tersenyum menggoda, dia mengangkat tangannya dan sebuah laser hitam tiba-tiba mu *** dari jarinya.


Swosshh


Boomm!


Cetakan pedang dari Tian Chen hancur menjadi kepingan-kepingan kecil. Sedangkan Tian Chen sendiri, dia memuntahkan beberapa teguk darah segar akibat dari serangan balik dari pedangnya sendiri.


Melihat kejadian itu, Kai tercenggenag tidak percaya. Sosok wanita yang melayang di depannya benar-benar memberinya kejutan besar.


"Hihi... Hubby, ekspresi mu itu cukup lucu juga."


Gadis roh pedang itu tersenyum. Dia memiliki paras yang sangat cantik, bibinya sedikit merah seperti ceri, bulu matanya begitu lentik dengan senyuman menggoda di wajahnya.


Gadis itu memiliki rambut hitam panjang terikat dengan pita merah dibelakang, tingginya sekitar 175 cm dengan *********** dan pantat nya yang sangat seksi.


Dia memakai gaun putih panjang yang sangat cocok dengan penampilannya. Sebuah kendi terikat di pinggangnya dengan pita putih panjang mengikat pinggang nya.


"Cantik sekali.." Untuk sesaat, Kai benar-benar terpesona dengan kecantikannya.


Mendengar gumaman dari Zhukai, senyuman di wajah gadis roh pedang itu semakin merekah.


Dia mendekat kearah Zhukai dan tiba-tiba menciumnya.


Itu lembut, kenyal, dan sangat manis. Kai tidak bisa melupakan bagaimana perasaan ketika dirinya dan gadis itu berciuman.


"Hah..." Kau terkejut, dia tiba-tiba menjauh dan berkata. "Apa yang sedang kau lakukan."


Saat ini ia masih sedangan tengah bertempur melawan Supreme Demon, bagaimana. pikirannya buat teralihkan hanya dalam waktu beberapa detik.


"Apa? Apa yang salah dengan mencium suamiku sendiri?" Gadis itu memiliki ekspresi polos di wajahnya.


Dia benar-benar bingung mengapa Zhukai tiba-tiba melepas ciuman yang begitu panas tadi.


"Bodoh, lihatlah situasinya.." Ucap Zhukai dalam benaknya.


"Sudah, kita akan bicara nanti.."


Untuk saat ini, yang harus Kai fokuskan adalah membunuh Tian Chen terlebih dulu. Dia tidak punya waktu bermain-main.


Tetapi apa yang tidak ia sadari adalah sesaat setelah ciuman, sebuah kekuatan besar mengalir dan secara perlahan membangkitkan Bloodline misterius yang jauh di dalam tubuh Zhukai.


Kai mendongak keatas, dia menatap Tian Chen yang saat ini tengah menahan serangan balik dari kekuatannya sendiri.


"Domain Bintang : Meteor Penghancur."


Energi bintang dalam star lordnya terkuras habis dalam satu serangan itu. Sebuah bola meteor raksasa turun dari atas langit.


Itu sangat panas bahkan hampir membuat seseorang mati kepanasan.


Tekanan yang keluar dari meteor itu benar-benar membuat hampir semua orang tertunduk kaku dengan tulang mereka rasanya hampir remuk.


"Bajingan! Dia memiliki teknik segila ini, aku harus cepat melarikan diri.."


Khuakk!! Uhuk!


Tian Chen memuntahkan seteguk darah segar, kepalanya sangat sakit karena tekanan dari batu meteor.


"Apakah ini akhir hidupku? Tidak!!.."


Tian Chen mengumpulkan hampir seluruh kekuatan yang tersimpan di tubuhnya, dia membentuk sebuah tombak raksasa dan melemparkannya kearah batu raksasa.


Tetapi bagaimana itu bisa bersaing dengan energi bintang yang Kai miliki, sudah jelas bahwa serangan Tian Chen hanyalah serangan keputusasaan.


Benar saja, tepat ketika tombak dari Tian Chen dan batu meteor berbentuk, ledakan besar dengan gelombang angin tercipta.


Meski dengan ledakan besar seperti itu, batu meteor itu sama sekali tidak berhenti bergerak.


Wajah Tian Chen menjadi pucat, bulu kuduknya merinding dengan detak jantungnya yang terus berdetak semakin cepat.


Meski ini adalah kedua kalinya bagi Tian Chen untuk merasakan apa yang namanya kematian, dia sangat ketakutan dengan hal itu.


Ketika batu meteor menghantam tubuh Tian Chen, ledakan besar memusnahkan ratusan Supreme Demon yang berada di dekat Tian Chen.


Sedangkan untuk Tian Chen sendiri, tubuhnya hancur tak bersisa bersamaan dengan jiwanya yang iku musnah.


Ding.


[Kai Gege berhasil membunuh Tian Chen, Godly God tahap pertama dan ratusan ribu Supreme Demon lain. Mendapatkan 5 Triliun Poin Takdir, mendapatkan 10 Triliun Poin Pengalaman]


Boomm!!


Lonjakan energi spiritual datang dari dalam Dantian nya. Langit perlahan berubah warna menjadi hitam dengan banyak kilatan petir turun dan menghantam area disekitar Zhukai.


Kenaikan Tingkat!! Dewa Semesta, Original God tahap pertama.


Untuk seseorang, mencapai Original God membutuhkan waktu puluhan ribu tahun lamanya. Tidak hanya mereka harus mendapat keberuntungan, mereka juga harus memiliki fondasi yang kuat untuk itu.


Sedangkan untuk Zhukai, dia belum lama ini menerobos dan kali ini dia menerobos lagi. Bisa kalian bayangkan seberapa gila kecepatan Kultivasinya.


Kai duduk bersila sambil melayang di atas udara. Dia mendongak keatas langit dan minat bahwa petir berwarna putih itu berubah warna menjadi hitam.


"Hmm.. Datanglah, aku tidak takut." Ucap Zhukai dengan suara dingin.


Seakan mengerti apa yang Kai inginkan, petir hitam itu melesat turun dan menghantam Zhukai tujuh Ki berturut-turut tanpa henti.


Zzzrrtt!!


Ctarr!!


Petir hitam itu menghantamnya untuk tiga kali lagi setelah itu menghilang seketika. Saat ini, hampir setiap pakaian Zhukai memiliki sobekan besar.


Kai perlahan membuka matanya dan mengangkat salah satu jarinya. Puluhan sinar laser tiba-tiba muncul dan dengan cepat menghabisi seluruh Supreme Demon yang tersisa.


"Haahh... Akhirnya aku menembus ranah Original God, ini ratusan kali lebih cepat daripada yang aku perkirakan."


Kai sangat senang ketika mengetahui fakta tentang itu, dia tiba-tiba berdiri dan melayang menghampiri roh pedang yang menatapnya penuh cinta dari kejauhan.


"Suamiku, kamu sangat keren.." Roh Pedang itu tersenyum manis, dia dengan cepat melingkari lengan Zhukai dan memeluknya dengan erat.


"Haahh, gadis cantik, siapa namamu?"


Gadis roh pedang itu menatap Zhukai dengan senyumnya semakin merekah.


"Hubby, kamu lupa namaku? Baiklah akan aku katakan jika kamu lupa, namaku Qi Yue."


***


Bersambung.


Tingkatan Kultivasi :


(Dewa Semesta)


• Original God : Tingkat Pertama – Tingkat Ke-lima.


• Godly God : Tingkat Pertama – Tingkat Ke-lima.


• Celestial God : Langit Pertama – Langit Ke-tujuh.


• God of Destruction : Langit Pertama – Langit Ke-tujuh.


• God of Creation : Langit Pertama – Labgut Ke-sembilan.


• (???)


Terimakasih buat yang sudah membaca... Sehat selalu buat kalian semua.