
Iblis Hati!!
Itu merupakan sisi jahat seseorang, semua orang memiliki sisi jahat, bahkan jika itu orang baik sekalipun, Kai juga tidak terkecuali.
Orang yang baru saja ia lihat merupakan tan pertama ya g ia miliki dan juga cinta pertama, tetapi karena suatu alasan yang tidak jelas, Ia bunuh diri.
Hal itu merupakan sebuah trauma berat bagi Zhukai, apalagi saat itu dia masih berusia 6 tahun. Setelah peristiwa itu, setiap harinya, Kai selalu menyalahkan dirinya atas kematian temannya.
Setelah melewati Tangga ke 500, tidak ada tekanan fisik lagi melainkan itu adalah tekanan mental. Itu merupakan sebuah belenggu ilusi yang tercipta dari Iblis Hati dan itu menghasut Kai untuk terjebak didalam ilusi untuk selama-lamanya.
"Ya benar, kau adalah pembunuh, pembunuh sahabat terbaik mu sendiri." Iblis Hati mengeluarkan sebuah tawa yang mengerikan serta mengungkapkan sebuah senyuman jahat di wajahnya.
"Tidak!! Itu bukan aku!! Aku tidak melakukannya." Luapan emosi tidak terkendali membuat Kai melupakan fakta bahwa baru saja yang ia alami adalah sebuah ilusi.
Ketika Kondisi nya benar-benar sudah tidak terkendali, Iblis Hari memanfaatkan ini untuk membuat nya semakin terpuruk dalam keputusasaan.
"Benarz kamu memang tidak melakukan itu, tetapi kamu adalah penyebab ia terbunuh, ini semua salah mu.. Kekeke.."
Emosi Kai sudah tenggelam dalam keputusasaan, tepat ketika ia akan memasuki keputusasaan abadi. Matanya tiba-tiba bersinar.
Bamm!!
Kai dengan cepat berbalik dan tangganya sudah membentuk sebuah kepalan, ia dengan keras memukul Iblis Hati tepat di bagian perutnya.
"Kamu Iblis bodoh, haha.. Apakah kamu pikir hanya dengan ilusi jelek seperti itu dapat mempengaruhi ku? Ckckckck... Melihat mu bertingkah bodoh seperti tadi benar-benar menghibur." Kai berkata sambil mengungkapkan senyuman menjengkelkan diwajahnya.
"Kamu.. Keparat sialan, bagaimana bisa kamu keluar dari ilusi ku begitu cepat!" Iblis Hati bertanya dengan nada tak percaya.
"Ilusi, kamu bilang tadi adalah ilusi. Itu tak lebih seperti lelucon bagiku."
"Apa!!.." Iblis Hati dengan marah meraung keras, tangannya membentuk sebuah cakar dan menyerang Kai dengan kemampuan nya.
Tetapi bagaimana bisa dia mengalahkan Kai yang sudah memiliki Teknik Prediksi masa depan dan juga kecakapan bertarung nya sudah meningkat dengan pesat.
Ia menghindar serangan dari Iblis Hati dengan begitu mudah kemudian tangannya tiba-tiba muncul sebuah pedang berwarna biru menyala.
Itu dengan cepat memutar pedangnya dan mengalirkan Qi ber-elemen Cahaya. Cahaya berwarna putih keemasan memancar keluar dari Pedang Thunderbird, itu seketika menusuk langsung menuju jantung Iblis Hati dan membunuhnya.
"Hmpmh... Aku akui ilusi tadi cukup membuatku terkesan, tetapi ilusi adalah ilusi. Itu tidak nyata." Kai berkata dengan dingin setelah itu pemandangan didepannya dengan cepat memudar dan kembali seperti semula.
***
Diluar, sudah 1 Minggu berlalu, di kaki Gunung, Gu Nan dan Bai Hu dengan sabar menunggu tuannya, mereka berdua tidak bosan. Karena selin menunggu Kai kembali, mereka bisa menghabiskan waktu berdua dan mempererat hubungan mereka.
"Kaka Gu, kira-kira kapan tuan akan kembali, ini sudah satu minggu." Ucap Bai Gu dengan nada khawatir.
"Kmu tidak bisa menganggap remeh Langkah Surga, ini merupakan salah satu tempat Terlarang di Alam Immortal, jelas itu bukanlah sesuatu yang sederhana seperti yang kamu pikirkan."
Bai Hu mengangguk dan segera menyandarkan kepalanya di bahu Gu Nan.. Mereka berdua terlihat seperti sepasang kekasih yang sangat bahagia.
Sementara itu, Kai yang tergeletak tak sadarkan diri di tangga ke 500 perlahan membuka matanya, di bangkit dan segera melanjutkan langkahnya untuk menaklukkan Langkah Surga.
Setelah ilusi itu berkahir, kini Tekanan gravitasi kembali muncul dan bertambah kuat, Kai menggertakkan giginya dan terus melangkah maju.
Kecepatan nya kini telah menurun secara signifikan. Pertama kali Kai naik, ia hanya membutuhkan satu jam untuk naik ke tangga yang keseratus.
Kini setelah satu jam berlalu, Kai hanya dapat melangkah sebanyak 5 tangga dalam waktu satu jam. 1 Minggu lagi berlaku dengan sangat cepat.
Setelah berhasil melewati Tangga ke 850, Kai berhenti untuk beristirahat.. Kekuatan fisiknya sudah meningkat secara gila. Setelah selesai beristirahat, Kai segera lanjut untuk naik.
1 Minggu lagi berlaku, Kai sudah berada di tangga ke-964... Kaki kaki sudah gemetar dan tidak kuat lagi untuk melanjutkan Naik, tetapi karena hadiah yang akan ia terima sepadan, Kai memutuskan untuk terus lanjut.
Kai memaksakan dirinya untuk bangkit dan menaiki tangga yang sekarang hanya bersisa 44 tangga lagi untuk sampai di puncak atas.
Satu Langkah!!
Dua Langkah!!
Tiga Langkah!!
Kai terus-menerus memaksakan dirinya untuk terus maju, seluruh tubuhnya benar-benar kelelahan, entah itu fisik maupun mentalnya.
Sembilan ratus tujuh puluh dua!!
Sembilan ratus delapan puluh satu!!
Sembilan ratus delapan puluh tujuh!!
Sembilan ratus sembilan puluh lima!!
"Hah.. Hah... Ha... " Seluruh pakaiannya basah karena keringat, kakinya dari tadi sudah gemetar dan ingin sekali rasanya untuk segera tidur dan beristirahat.
"Tersisa lima langkah lagi... Huuffhh."
Satu Langkah!!
"Degg..."
Tubuh Kai bergetar dengan sangat keras.. Darah mulai mengalir deras keluar dari lubang hidung, dan telinga nya.
Ini adalah Tekanan Seratus Kali lipat.
Kai memaksa tubuhnya untuk tetap sadar, ia kemudian dengan paksa naik satu tangga lagi.
"Arrgghh!! Uhuk!! Uhuk!!..."
Kai merasakan aliran hangat dari tenggorokan, tepat ketika ia membuka mulut. Darah keluar dari mulutnya.
Kai melangkah lagi dan lagi.. Setiap kali ia naik satu tangga, ia akan memuntahkan darah lagi. Tepat ketika ia sampai di tangga yang Ke-999....
Tekanan gravitasi itu adalah seribu Kali lipat.
Kai menggertakkan bibirnya, wajahnya sudah pucat dan ia juga kehilangan cukup banyak darah.
"Satu Langkah lagi.." Kai membuka mulut dan ia berkata dengan sangat pelan.
Kai melangkahkan kaki, seluruh tubuhnya untuk naik ke tangga terakhir menuju puncak, "Haaa..."
Kai memusatkan seluruh kesadaran terakhir nya untuk melewati tangga ke-seribu. Tekanan gravitasi menekan tubuh Kai. Ia berteriak keras, seluruh tubuhnya seakan sudah remuk dan tulang-tulang nya tidak berfungsi.
Dengan keseluruhan tekad yang ia kumpulkan di detik-detik terakhir.
Langkah Ke-seribu!!
Blakk!!
Tepat ketika Kai berhasil menyelesaikan Langkah Surga, ia segera pingsan di tempat.
Ding
[Tubuh Naga sudah mencapai tingkat maksimal, Tuan mendapatkan 2 Teknik tersembunyi. Raungan Naga dan Tranformasi Naga]
Hari itu, Pertama Kalinya dalam sejarah!! Seorang Pria berusia 21 Tahun berhasil menaklukkan sesuatu yang di anggap semua orang Mustahil!!