Re-system

Re-system
Kebenaran Yang Sebenarnya



Di dalam Goa, Biao Jian mendengarkan cerita dari Phoenix tua itu dengan serius, semakin lama ia mendengar cerita itu, tubuhnya akan menengang dan bergetar.


Banyak sekali emosi mulai bergejolak di dalam hatinya, Saat Biao Jian masih dalam wujud telur. Dia belum mengambangkan kesadarannya, Jadi dia tidak begitu mengerti cerita yang Yu Sha ceritakan.


Fakta yang terpenting adalah bahwa Biao Jian dapat merasakan energi dan Aura yang sama dari Yu Sha dan itu membuatnya semakin yakin bahwa Yu Sha adalah ayah kandungnya.


"Apakah kamu benar-benar ayahku?" Biao Jian bertanya sambil menatap Yu Sha dengan penuh harap.


Yu Sha mengungkapkan sebuah senyum, dia menjawab. "Tentu Saj–..."


Crrtttt!!..


Slashh!!..


"Argghh.." Yu Sha menjerit ketika merasakan sebuah tusukan benda tajam yang begitu dalam mengenai perutnya.


Dia segera berbalik untuk melihat siapa yang melakukannya, "Anak muda.. Apa maksudmu dengan ini, apa kamu berniat untuk mencelakai ku?" Ucap Yu Sha sedikit mengerutkan kening.


Karena tingkat Kultivasinya yang begitu tinggi, luka yang dia alami segera pulih total. "Maafkan aku Paman Yu, aku hanya mencoba ketajaman dari belati baruku.."


Yu Sha adalah seorang Peak God, tetapi tubuh fisiknya dapat tertembus oelh serangan Zhukai barusan, ini membuktikan betapa tajamnya belati itu.


"Hmph, baiklah aku akan memanfaatkan dirimu kali ini.."


Kemudian Yu Sha kembali memasang senyuman dan menoleh pada Biao Jian, "Tentu saja Jian'er, aku adalah ayah kandungmu."


Walaupun Biao Jian merasa ada yang aneh tentang kejadian barusan, dia lebih memilih untuk mengabaikannya dan bertanya pada Kai nanti.


Waktu berlalu dengan dangat cepat. Saat ini di Persimpangan Dimensi sudah malam hari, di dalam Goa, Karena Biao Jian tidak terbiasa tidur sendiri, dia menghampiri Zhukai dan tidur disisinya. "Jian'er, kamu sudah besar sekarang. Cepat tidur sendiri."


"Tidak mau, Aku ingin tidur di samping tuan." Biao Jian berkata sambil menutup kepalanya dengan selimut.


"Hmm, anak ini sungguh keras kepala.."


Kai tidak tidur seperti Biao Jian, dia mulai bermeditasi dan mulai menyerap Energi Spiritual yang ada disekitarnya, Walaupun energi itu tidak murni dan begitu jahat.. Karena Kai memiliki Tubuh Dewa Kematian. Energi tersebut dapat membantu Kultivasi nya meningkat beberapa kali lipat lebih cepat.


Selama Kultivasi nya, Kai kerap kali membuka matanya sebentar dan menutupnya lagi.. Tak berselang lama setelah Kai mulai berkultivasi, Ada gerakan aneh dari Yu Sha.


"Kekeke.. Aku sebenarnya bisa membunuhmu dari tadi, tetapi karena aku menginginkan Api Lotus Hijau yang dimiliki anak itu, aku membiarkan mu untuk hidup lebih lama..." Suara itu terdengar seperti gumaman seseorang yang begitu pelan.


Meski begitu, Suara barusan terdengar begitu jelas di telinga Zhukai. Tubuhnya bergidik negeri tetapi ia masih setenang air.


Dia masih dengan tenang bermeditasi sambil menunggu sesuatu terjadi, tepat ketika tengah malam tiba. Kai melihat jejak niat membunuh yang disembunyikan dengan begitu baik.


Dia terkekeh pelan, "Hehe, sebentar lagi dia akan menunjukkan niat aslinya."


Benar saja, tak berselang lama setelah itu. Yu Sha tiba-tiba berdiri dengan matanya yang berwarna merah menyala.


Dia berjalan pelan kearah Zhukai tanpa menimbulkan suara...


Yu Sha tertegun, kemudian dia tertawa dengan lantang. "Kekeke.. Aku sudah menduga ini sedari tadi, tetapi bagaimana caramu tahu bahwa semua itu hanyalah kebohongan semata?" Tubuh Yu Sha segera berubah, wujud ha yang terlihat seperti Pria paruh baya segera berubah menjadi sosok pemuda dengan rambut merah menyala.


"Kenapa aku harus memberitahumu tentang itu." Jawab Kai tenang.


Dari fitur wajahnya, pemuda itu terlihat berumur 30 tahun-an. "Hmph, ketika pertama kali bertemu denganmu, aku merasakan adanya Api Lotus Hijau dari dalam tubuhmu. Aku segera tahu bahwa Anak dari pak tua itu ada padamu... Kekeke.. untuk alasan kenapa aku tidak membunuhmu dari awal, kau pasti tahu itu sendiri.." Yu Sha mengungkapkan senyuman jahat dan menatap Tubuh Biao Jian dengan penuh keserakahan.


"Kau tidak bisa mengambilnya secara paksa bukan?" Kai bertanya dengan salah satu alisnya naik.


"Kau benar, untuk mengambil Api Lotus Hijau yang tertanam pada jiwa anak itu, selain dia memberikannya sendiri padaku, aku tidak akan bisa mendapatkan nya." Jawab Yu Sha dengan acuh tak acuh seolah-olah ia tidak memperdulikan kata-katanya barusan.


Dengan begitu, Kai segera mengaktifkan Title Dewa Bintang dan Sang Penakluk, dia juga tanpa ragu menggunakan Tranformasi Naga.


Dengan kekuatannya saat ini, Kai sangat mampu untu bersaing dengan Satu tingkat di atasnya.. Tetapi Yu Sha adalah seorang Peak God, Bahkan jika Kai mengerahkan seluruh kekuatannya, itu masih belum cukup untuk memberikan Yu Sha luka yang dalam.


"Kau ingin bertarung denganku? Hanya dengan Kultivasi mu yang seorang Middle God? Pfftt.. Haha jangan membuatku tertawa dengan tingkah konyolmu itu." Yu Sha tertawa terbahak-bahak, tepat ketika ia akan mencoba mengalirkan Qi ke lengan kanannya, ada sebuah penghalang yang menghalangi Qi miliknya tersebar ke Meridian yang ada di tubuhnya.


"Ada apa ini..."


"Heh.. " Setelah Kai berganti sepenuhnya ke dalam Penampilan setengah Naganya, dia mengeluarkan seringai dingin.


"Kau, apa yang telah kau lakukan padaku?" Yu Sha mengangkat pedang yang ada di pinggangnya dan mengarahkannya pada Zhukai.


Ia juga telah mencoba berubah ke wujud Phoenix nya tetapi itu sia-sia. Bahkan jika dia adalah seorang Peak God, tanpa adanya Qi yang mengalir di Meridian itu bahkan mengurangi kekuatan Yu Sha sampai setengahnya..


Yu Sha kembali mengingat kejadian tadi pagi waktu dimana Kai menusuknya dengan sebuah belati. "Jangan-jangan Waktu itu.... Sial!!.." Dia menggertakkan giginya dan melotot marah pada Zhukai.


Belati yang Kai gunakan waktu itu untuk menusuk perut Yu Sha hanyalah sebuah belati biasa, tetapi dia menambahkan sebuah baranag dari Toko System yang memiliki harga yang cukup fantastis dan juga sebuah racun yang sangat mematikan.


Kai segera melesat dan mengunakan Langkah Bayangan untuk mempercepat pergerakannya. Dia muncul kembali di belakang tubuh Yu Sha. dan menebas tubuhnya dengan Pedang Kaisar yang saat ini ia genggam.


"Argghh.." Yu Sha terpental puluhan meter hingga menabrak dinding Goa. Meski sudah di hantam oleh pedang Kaisar, Itu tidak menimbulkan luka apapun di tubuhnya.


"Tarian Pedang Api!!.."


Belum sempat Yu Sha mendapat keseimbangan nya kembali, dia dihantam sekali lagi oleh sebuah tebasan yang sangat panas dan melelehkan kulitnya.


"Cih.. Jangan sombong kau Middle God rendahan, bahkan tanpa Qi di dalam tubuhku, aku akan pastikan membunuhmu di tempat ini.." Yu Sha berteriak keras saat dia berdiri dan menyeka noda darah di sudut bibirnya.


Yu Sha mengangkat kedua telapak tangannya, dari situ, keluar dua bola api yang begitu kecil tetapi mengandung kekuatan yang luar biasa


"Hmph.. Mari kita lihat apakah dirimu sanggup menahan serangan ini.."


****


Bersambung...