Re-system

Re-system
Ruang Latihan



Dalam perjalanannya, Kai dan Gu Nan kerap kali bertemu binatang iblis, dengan kekuatan Kai saat ini, ia hanya perlu satu tebasan untuk mengalahkannya.


Selagi masih berada di dalam hutan, Kai berniat untuk mengumpulkan Poin System dan Poin pengalaman nya.


Tiap harinya Kai membunuh setidaknya sepuluh ribu binatang Iblis, karena jumlah mereka yang terbatas. Kai hanya dapat membunuh seratus binatang Iblis dalam 2 Minggu.


Dalam Inventory nya kini benar-benar dipenuhi dengan Kristal Jiwa, Poin System nya meningkat pesat dan saat ini sudah berjumlah 700 Milyar Poin. Begitu juga dengan Poin pengalamannya, Kultivasi nya meningkat sebanyak 2 tingkatan.


Cukup puas dengan hasil ini, Kai segera terbang menaiki Gu Nan menuju Lembah Naga Suci, jika Kai memutuskan terbang menggunakan kekuatannya sendiri, itu akan memperlambat perjalanan nya.


Diatas Awan ada sebuah siluet seekor ular raksasa terbang menuju Arah Utara.


***


"Ayah! Ayah! Lihat, ada seekor Naga diatas langit." Ucap seorang anak dengan semangat sambil menunjuk keatas Langit tepat Dimana Kai dan Gu Nan terbang.


Ayah dari anak itu mendongak keatas dan melihat apa yang anaknya lihat, Keranjang yang ia pegang ditangannya jatuh ketanah dan seluruh kakinya gemetar.


Ia buru-buru menggendong anaknya pergi ke tempat yang aman.


Setelah hari itu, sebuah rumor tentang sebuah ular raksasa terbang diatas langit dan menuju kearah Utara mulai menyebar di seluruh Alam Immortal.


Sementara itu, Kai dengan santainya duduk diatas Gu Nan sambil memakan sebuah apel besar di tangannya. "Kau mau?"


"Tidak tuan."


"Ya sudah." Kai melanjutkan makannya dan dengan lahap menyantap buah-buahan lainnya.


Sudah Tiga hari semenjak Kai dan Gu Nan melanjutkan perjalanan dengan terbang, Ia benar-benar bosan hanya duduk, makan, dan tidur diatas Gu Nan.


Karena tidak memiliki kesibukan lain, Kai mengecek fitur baru dari System nya setelah ia upgrade.


Ada dua fitur baru yang terbuka, yang pertama adalah Ruang latihan sedangkan yang lain adalah Pohon Poin.


Kai pertama-tama memasuki ruang latihan dan melihat bahwa jiwanya seketika dibawa kesebuah tempat seperti tempat yang benar-benar kosong tanpa adanya seorangpun Disana.


"Dimana aku? Tempat macam apa ini." Ucap Kai sambil bertanya-tanya dalam hatinya.


Setelah beberapa saat berlalu, sebuah suara seperti Yui terdengar di kepala Kai.


Ding


[Halo Kakak laki-laki, ini adalah ruang latihan. Fitur baru System setelah Kakak Kai mengupgrade System ke Versi 1.7]


"Oh, jadi seperti itu... Bagaimana aku menjalankan ruang latihan ini."


Yui dengan bersemangat mulai menjelaskan pada Kai bagaimana caranya untuk menjalankan ruang latihan.


Ada berbagai kesulitan, dimulai yang paling mudah yaitu Easy, Medium, Hard, dan yang paling susah adalah Hell.


Kai juga dapat menguat Proyeksi dirinya sendiri atau orang lain yang ia ketahui kekuatannya dengan pasti.


Setiap kali Yui mulai menjelaskan, Kai menjadi semakin bersemangat dan tidak sabar untuk mencobanya sendiri.


[Itu saja Kakak Laki-laki Kai, semoga kakak menyukai Ruang latihan ini, Chuu♡]


Kai menghela nafas melihat sifat manja yang Yi tunjukkan, setelah itu ia memulai dengan memproyeksikan dirinya sendiri dan mengatur kesulitan Easy untuk pertama kalinya.


Setelah selesai mengatur musuh yang akan ia lawan, Muncul sebuah Proyeksi diri Kai sendiri, itu terlihat transparan tetapi Kai merasa kekuatan yang dimilikinya sama seperti dirinya.


Ding


[Selesai mengatur, Pertandingan akan dimulai dalam ... 3, 2, 1... 0]


Kai sudah dalam posisi bertarung begitu juga dengan proyeksi dirinya, mereka berdua melesat maju dengan kecepatan yang sama.


Ting!! Ting!! Ting!!


Besi dan besi saling beradu menimbulkan sebuah suara bising, Kai menghindar dan menyerang Proyeksi dirinya di bagian-bagian vital dan juga celah-celah yang ditunjukkan.


Ting!! Duarr!!


Serangan Kai ditangkis dengan begitu baik dan ia mendapat sebuah pukulan tepat di perutnya membuat Ia terpental beberapa langkah kebelakang.


Bahkan walaupun kekuatannya yang mereka miliki sama, penguasaan pertarungan dan pengalaman bertarung benar-benar berbeda.


Proyeksi dirinya bagaikan seseorang yang sudah berlatih selama 100 tahun, sedangkan Kai hanyalah seorang anak kecil yang berlatih selama 10 tahun.. Perbedaan pengalaman bertarung juga merupakan salah satu faktor penting yang menentukan hidup dan mati seseorang.


Kai tidak menyerah begitu saja, ia menjadi semakin bersemangat lagi dan lagi. Ia menerjang kearah depan dan memutar pedangnya ke posisi yang menusuk, berniat mengincar leher dari proyeksi dirinya.


Ting!!


Sekali lagi serangan Kai ditahan dengan mudah, Kai segera mencari jarak dan menguat serangan lain.


Ia terus-menerus menyerang sambil mengamati bagaimana proyeksi dirinya visa begitu hebat dalam pertahanan diri.


Setiap dirinya menemukan sebuah celah, proyeksi dirinya dapat dengan mudah membaca gerakannya bahkan dapat membalas apa yang ia lakukan dengan mudah.


Setelah bertarung untuk waktu yang sangat lama, Kai akhirnya menyadari Sesuatu. "Aku mengerti, walaupun aku terus Menganti arah serangan yang aku lakukan terus menerus, proyeksi itu sudah dapat menebak dimana aku akan menyerang.. Ini pastilah salah satu kemampuan nya, Prediksi masa depan."


"Jika ia memiliknya, bukankah aku juga seharusnya memilikinya juga?"


Prediksi masa depan adalah salah satu kemampuan unik yang dimiliki seseorang ketika keadaan mentalnya benar-benar tenang dan tidak memiliki gangguan apapun. Mereka menganggap bahwa lingkungan disekitarnya sudah menyatu dengan dirinya sendiri.


Ini dapat dilakukan ketika kekuatan mental seseorang mencapai Tingkat Ahli.


Tingkatan kekuatan mental seseorang dibagi menjadi beberapa kategori :


-Tingkat Normal


-Tingkat Berpengalaman


-Tingkat Ahli


-Tingkat Master


-Tingkat Grand Master


-Tingkat Sempurna


-Tingkat Ilahi


- ????


Kai menutup matanya mencoba membuat dirinya menjadi setenang air mengalir, Saat ia membuka matanya, seluruh pemandangan didepannya benar-benar berbeda.


"Alam adalah bagian dari diriku..."


Whuss!!


Tubuh Kai melayang keudara dan dengan begitu cepat menyergap Kedepan dengan pedangnya yang sudah dalam posisi menusuk.


Itu mengincar bagian lengan kanan, tetapi ketika serangan itu hampir Mengenai lengan kanan dari Proyeksi dirinya, tiba-tiba arah serangannya berubah menusuk dada.


Slashh!!


Ding


[Selamat!! Tuan berhasil menyelesaikan Latihan pertarungan Level Easy.. Kini kecakapan pertemuan tuan meningkat sebanyak lima kali lipat]


Kai duduk berlutut, ia bernafas dengan tidak merata sambil menyeka keringat di sekujur tubuhnya.


"Haaa... Akhirnya aku berhasil juga, sekarang pengalaman bertarung ku sudah sangat meningkat pesat..."


Ruang Latihan ini benar-benar membantu meningkatkan ketajamannya dalam bertarung dan juga memperkuat insting bertarung yang Kai miliki.


Kai juga sudah dapat melatih Prediksi masa depan, tetapi karena energi mentalnya terbatas.. Kai hanya dapat melakukan selama beberapa kali.


"Sudah saatnya aku keluar dari tempat ini, Yui kirim aku keluar!" Kai bangkit dan tersenyum gembira.


[Baik Kakak Laki-laki ♡‿♡]


Tubuh Kai perlahan menghilang dan keluar dari Ruang Latihan.